Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Promosi Kesehatan untuk Meningkatkan Peran Aktif Masyarakat dalam Pencegahan Penyakit Tidak Menular Hamidah Rahman; Ramli; Hairudin La Patilaiya; Monissa Hi. Djafar; Musiana
Bakti : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2021): Bakti: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XII Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/baktivol1iss1pp1-11

Abstract

Prevalensi nasional hipertensi berdasarkan Riskesdas 2018 sebesar 34,11%. Hipertensi menyebabkan komplikasi penyakit jantung, stroke, gangguan ginjal, dan meningkatkan angka kematian. Faktor risiko hipertensi antara lain: perilaku dan kebiasaan sehari-hari yang tidak sehat, aktivitas fisik yang kurang, kebiasaan merokok dan minum minuman yang mengandung alkohol. Tujuan kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat ini adalah (1) meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai faktor risiko hipertensi serta dampak merokok, (2) memberdayakan masyarakat dalam upaya mencegah hipertensi, dan (3) mengadvokasi masyarakat untuk berperan aktif menerapkan promosi kesehatan melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat. Lokasi kegiatan di desa Akeguraci kecamatan Oba Tengah Kota Tidore Kepulauan. Hasil evaluasi diperoleh peningkatan pengetahuan masyarakat tentang faktor risiko hipertensi sebesar 60,5%; pengetahuan tentang bahaya merokok sebesar 62,8% dan pengetahuan tentang PHBS sebesar 59,3%. Masyarakat mampu berpartisipasi dan memberdayakan diri pada kegiatan promosi kesehatan untuk meningkatkan status kesehatan mereka.  
Aksi Sosial Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Donor Darah dalam Rangka Memperingati Milad Muhammadiyah Ke-106 Ramli; Hairudin La Patilaiya; Hamidah Rahman
Bakti : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2021): Bakti: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XII Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/baktivol1iss1pp70-77

Abstract

Dalam rangka memperingati Milad Muhammadiyah yang Ke-106 Tahun 2018 Pimpinan Wilayah Muhammadyah Maluku Utara menyelenggarakan kegiatan Aksi Sosial yaitu Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Donor Darah, dengan Tema: “Menggerakan Dakwah Muhammadiyah yang Kreatif Berkemajuan Menuju Indonesia Bermartabat”.  Pemeriksan kesehatan gratis dilaksanakan hari Jum’at tanggal 26 Oktober 2018 di depan Rektorat Kampus  UMMU sedangkan kegiatan donor darah dilaksanakan Tanggal,  27 Oktober 2018 bertempat di RSI PKU Muhammadiyah Maluku Utara di Ternate. Tujuan dari kegiaatan ini untuk memberikan layanan  pemeriksaan kesehatan  gratis kepada masyarakat terkait pemeriksaan tekanan darah, kolestrol, gula darah, asam urat. Bantuan mendonorkan darahnya untuk kemanusiaan. Dengan aksi sosial ini menununjukkan kepada masyarakat dan pemerintah bahwa Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Maluku Utara turut mewujudkan pembangunan kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya
Pengabdian Masyarakat Melalui Kegiatan Bakti Sosial di Desa Tataleka Kecamatan Jailolo Selatan Kabupaten Halmahera Barat Hairudin La Patilaiya; Ramli; Nursia AJa; Taufik Yunus
Bakti : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): Bakti: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XII Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/baktivol1iss2pp47-52

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat dalam bentuk bakti social yang dilakukan tim IbM dapat memberikan manfaat yang luar biasa kepada Masyarakat Desa Tataleka Khususnya sunatan missal secara gratis, Check Up Kesehatan dan Sosialisasi Kesehatan. Adapun tujuan diselenggarakannya kegiatan tersebut dalam rangka memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat di bidang kesehatan serta meningkatkan rasa kepedulian sosial antar sesama manusia. Kegiatan tersebut dilaksanakan sejak tanggal 17 s/d 19 Mei tahun 2017 dengan melibatkan tenaga medis, seperti perawat diikuti sebanyak 105 peserta, terdiri dari sunatan massal gratis sebanyak 50 orang, Pemeriksaan Kesehatan Gratis sebanyak 30 orang dan Sosialisasi kesehatan PHBS di SD Negeri 41 Halbar sebanyak 25 orang serta Sosialisasi Kesehatan Reproduksi Remaja di MTs Al-Furqan 30 orang.
Penyuluhan tentang Etika Merokok dan Bahaya Rokok bagi Kesehatan di Desa Simpang 1 Kecamatan Simpang Raya, Sulawesi Tengah: Counseling About Smoking Ethics and the Dangers of Smoking for Health in Simpang 1 village Bambang Dwicahya; Cice Morintoh; Ramli Ramli; Maria Kanan; Fitrianty Sutadi Lanyumba; Marselina Sattu; Dwi Wahyu Balebu; Sandy Novriyanto Sakati
Jurnal Pengabdian MALEO Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Maleo
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

WHO mengurutkan Indonesia dengan 65 juta perokok. Tahun 2013 berdasarkan riset Kesehatan dasar, jumlah perokok di Indonesia mencapai 36,3%.  1,4% perokok di Indonesia berusia 10-14 tahun, 9,9% ditemukan pada pengangguran dan 32,3% pada kelompok ekonomi rendah. Peningkatan derajat kesehatan masyarakat perlu diketahui mengenai faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi pengetahuan, sikap, dan tindakan masyarakat setempat mengenai Etika merokok. Penyuluhan ini di lakukan pada 50 responden di Desa Simpang 1 pada tanggal 22 juli 2023. Berdasarkan hasil pengukuran pengetahuan, sikap dan tindakan masyarakat Simpang 1 mengenai Etika merokok ternyata masih kurang nya pengetahuan, minimnya sikap, dan kurangnya  partisipasi tindakan masyarakat.Terkait masalah masih banyak masyarakat desa Simpang 1 yang merokok yaitu sebesar 69,9% dan masih ada masyarakat desa Simpang 1 yang merokok dalam rumah yaitu sebesar 41,8% Kegiatan penyuluhan tentang Etika merokok dan bahaya rokok bagi kesehatan, tujuan Untuk menyadarkan masyarakat terkait bahaya rokok bagi Kesehatan, dan dapat menerapkan etika merokok,sasaran masyarakat umum, target 50 orang, sumber dana mahasiswa, waktu & tempat pelaksanaan 22 juli 2023 20.30-selesai,tempat : gereja efrata  Simpang 1, rencana penilaian : pre-test, pencapaian 100%. WHO ranks Indonesia with 65 million smokers. In 2013, based on basic health research, the number of smokers in Indonesia reached 36.3%. 1.4% of smokers in Indonesia are aged 10-14 years, 9.9% are found in the unemployed and 32.3% in the low economic group. To increase the level of public health, it is necessary to know what factors influence the knowledge, attitudes and actions of local communities regarding smoking ethics. This counseling was carried out on 50 respondents in Simpang 1 Village on July 22 2023. Based on the results of measuring the knowledge, attitudes and actions of the Simpang 1 community regarding smoking ethics, it turns out that there is still a lack of knowledge, a lack of attitudes and a lack of participation in community action. There are still many problems related to this. The people in Simpang 1 village who smoke are 69.9% and there are still people in Simpang 1 village who smoke at home, which is 41.8%. Outreach activities about smoking ethics and the dangers of cigarettes for health, the aim is to make people aware of the dangers of smoking for health, and can apply smoking ethics, target general public, target 50 people, source of student funds, time & place of implementation 22 July 2023 20.30-finish, place: Efrata Church Simpang 1, assessment plan: pre-test, 100% achievement.
Strategi Promosi Kesehatan Dalam Upaya Rehabilitasi Penyalahgunaan Narkoba Oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Maluku Utara Tahun 2019 Ramli Ramli; Namira Namira; Agustin Rahayu
BIOSAINSTEK Vol 2 No 01 (2020): Januari 2020
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALUKU UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52046/biosainstek.v2i01.331

Abstract

Undang-Undang Narkotika Nomor 35 Tahun 2009 mengamanahkan dilakukannya proses wajib lapor pecandu narkotika ke Puskesmas, Rumah Sakit, atau lembaga rehabilitasi medis dan lembaga rehabilitasi sosial yang ditunjuk oleh pemerintah untuk mendapatkan pengobatan dan perawatan. Pelaksanaan proses wajib lapor memerlukan koordinasi antara instansi-instansi yang terkait dengan dukungan dari masyarakat sehingga dapat mencapai hasil yang optimal (BNN RI, 2014). Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi terkait Advokasi, Kemitaraan dan Pemberdayaan dalam Upaya Rehabilitasi Penyelahgunaan Narkoba di BNNP Maluku Utara. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Kualitatif, pengumpulan data melalui wawancara mendalam, penentuan informan dilakukan dengan tehnik purposive sampling dan jumlah informan sebanyak 4 orang dengan rincian 2 informan pegawai BNNP Maluku Utara dan 2 informan pegawai Lapas Kelas IIA Ternate. Berdasarkan hasil penelitian terkait Advokasi adanya dukungan dari berbagai pihak, diantaranya : Lapas Kelas IIA Ternate, Puskesmas Kalumata, RSUD Dr. Hasan Boesoirie, Klinik Pratama, LSM Rorano, dan lain-lain. Bentuk Kemitraan BNNP Malut dirumuskan dalam surat Perjanjian Kerja Sama (PKS) antar institusi, diantaranya : Perjanjian Kerjasama antara Bidang Rehabilitasi BNNP Maluku Utara dengan Lapas Kelas IIA Ternate tentang dukungan layanan Rehabilitasi bagi pecandu dan korban penyalahgunaan Narkoba, Perjanjian Kerjasama dengan Puskesmas Kalumata tentang dukungan Pelayanan Rehabilitasi bagi pecandu dan korban Penyalahgunaan Narkotika pada fasilitas pemerintah. Adapun kegiatan Pemberdayaan melakukan penyuluhan dan pelatihan untuk memotivasi klien agar mengikuti layanan program rehabilitasi dan mengasah ketrampilan yang dimiliki klien sesuai bakat dan minat. Kendala yang ditemukan kurangnya pengguna melapor diri secara sukarela, sumber daya terbatas dan kurangnya sarana prasarana pendukung lainnya. Disarankan kepada Bidang Rehabilitasi BNNP Maluku Utara agar selalu melakukan penyuluhan dan memotivasi pengguna sehingga mereka secara sukarela melakukan rehabilitasi narkoba, menyediakan rumah damping, dan alat transportasi seperti bus dan speed boat.
Pengetahuan, Sikap dan Tindakan Masyarakat Terhadap Implementasi Kawasan Tanpa Rokok di Taman Nukila, Fort Oranje dan Landmark Kota Ternate Irnawati A Merek; Nani Supriyatni; Ramli Ramli
BIOSAINSTEK Vol 2 No 2 (2020): Juli 2020
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALUKU UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52046/biosainstek.v2i2.466

Abstract

Kawasan tanpa rokok (KTR) merupakan ruangan atau area yang dinyatakan dilarang untuk kegiatan merokok atau kegiatan memproduksi, menjual, mengiklankan, dan/atau mempromosikan produk tembakau, meliputi fasilitas pelayanan kesehatan, tempat proses belajar mengajar, tempat anak bermain, tempat ibadah, angkutan umum, tempat kerja dan tempat umum dan tempat lain yang ditetapkan. Tujuan penelitian ini Untuk memperoleh informasi tentang pengetahuan, sikap dan tindakan masyarakat terhadap Imlementasi kawasan tanpa rokok di Taman Nukila, Fort Oranje dan Landmark Kota Ternate Metode penelitian adalah penelitian kuantitatif deskriptif dengan populasi pada penelitian ini adalah seluruh masyarakat Kota Ternate dan sampel pada adalah pengunjung taman Nukila, Fort Oranje dan Landmark Kota Ternate dengan besar sampel yang digunakan adalah 80 responden. Hasil penelitian pada pengetahuan masyarakat banyak yang mengetahui istilah KTR (kawasan tanpa rokok) yaitu sebanyak 74,2 (92,5%), masih ada masyarakat yang belum mengetahui mengenai sanksi yang diterapkan pada KTR yaitu 66 (82,5%). Untuk sikap masih banyak masyarakat yang bersikap tidak setuju dengan diterapkanya sanksi terhadap KTR yaitu 40 (50%), sikap masyarakat juga banyak yang setuju terhadap dampak dari asap rokok yaitu tidak hanya berdampak pada perokok tapi asap rokok berdampak juga pada yang bukan perokok 69 (86,2%). kepada instansi Dinas Kesehatan, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan Dinas Perumahan rakyat kawasan permukiman dan pertanahan Perlu adanya advokasi lintas sektor lembaga kesehatan, tokoh keagamaan dan lembaga kepemerintahan dalam hal ini Kelurahan untuk membuat kegiatan sosialisasi tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) setiap bulannya.
Kepercayaan Masyarakat Terhadap Penolong Persalinan di Desa Manatahan Kecamatan Obi Barat Harianti Hamid; Ramli Ramli; Sitti Nurhidayanti Ishak
BIOSAINSTEK Vol 4 No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALUKU UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52046/biosainstek.v4i2.1125

Abstract

Salah satu faktor tingginya AKI di Indonesia adalah masih rendahnya pemanfaatan persalinan oleh tenaga kesehatan difasilitas Kesehatan. Masyarkat masih mempercayakan persalinannya di bantu oleh dukun bayi. Pertolongan persalinan oleh non tenaga kesehatan (dukun bayi) menimbulkan masalah karena mereka bekerja tidak berdasarkan ilmiah, pengetahuan mereka tentang fisiologi dan patologi pada persalinan juga masih sangat terbatas. Kondisi ini tentunya menjadi sebuah permasalahan kesehatan, social dan budaya. Untuk itu, penelitian ini bertujuan untuk melihat kepercayaan masyarakat terhadap penolong persalinan. Informan dalam penelitian ini sebanyak 9 informan yang terdiri dari 6 ibu yang melahirkan di dukun bayi, 1 orang bidan Desa, 1 orang dukun bayi yang terlatih dan 1 orang dukun bayi yang tidak terlatih yang berada di desa Manatahan kecamatan Obi Barat. Jenis penelitian yang di gunakan adalah penelitian kualitatif. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa pengetahuan informan terhadap kehamilan dan persalinan sudah cukup baik akan tetapi sikap dan kepercayaan masyarakat masih menganggap bahwa dukunlah yang dapat membantu persalinan dengan baik karena lebih perhatian terhadap masyarakat.
Implementation of the Progressive Healthy Nutrition Action Program Among the Muhammadiyah Generation (GenMu) at Muhammadiyah Junior High School 1 in Ternate Suryani Mansyur; Diah Merdekawati Surasno; Agustin Rahayu; Andiani Andiani; Tati Sumiati; Nani Supriyatni; Yusnita Yusnita; Monisa A Hi Djafar; Ramli Ramli; Suryadi M. Ali; Mayasari Soamole
BIOSAINSTEK Vol 8 No 1 (2026): Jurnal BIOSAINSTEK
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALUKU UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52046/biosainstek.v8i1.2696

Abstract

Data from Basic Health Research 2018 shows that approximately 32% of teenager girls in Indonesia experience anemia, primarily caused by iron deficiency. Furthermore, the 2022 Indonesian Nutritional Status Survey (SSGI) reported that breakfast habits among school aged children remain low and adequate physical activity has not yet become a routine practice in school environments. These conditions has an impact on decreased concentration in learning, academic achievement, and physical fitness, and in the long term can increase the risk of stunting in the next generation. Therefore, early intervention is urgently required. In response to this issue, the Indonesian government, through the Ministry of Health, initiated the Progressive Healthy Nutrition Action Program. This program integrates balanced nutrition education, the promotion of healthy breakfast habits, consumption of iron supplementation, and regular physical activity in schools. The purpose of community service is to improve female students’ knowledge of balanced nutrition and healthy lifestyles. The implementation activities included group exercise sessions, healthy breakfast activities, balanced nutrition counseling, and measurement of mid-upper arm circumference (MUAC). The method used was pre-posttest evaluation and analyzed using paired t-test analysis. The results demonstrated a positive impact on participants’ knowledge levels. The average knowledge score increased from 4.23 to 7.03 after the intervention, with a mean difference of 2.797. In addition, the average MUAC of participants was 22.194 cm, indicating chronic energy deficiency status. These findings suggest that the educational intervention effectively improved students’ understanding of balanced nutrition and can be considered effective as a form of educational intervention in the school environment.