Claim Missing Document
Check
Articles

Metode Pengukuran Interoperabilitas untuk Mengukur Kinerja Pelayanan Pemerintah Nadyan Winastan; Ridi Ferdiana
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2014
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Upaya peningkatan kualitas pelayanan telahdilakukan secara terus menerus oleh pemerintah. Salah satunyadengan melakukan evaluasi kinerja. Evaluasi kinerja organisasiyang telah ada yaitu Indeks Kepuasan Masyarakat. Namun,evaluasi kinerja tersebut belum bisa menjawab efektifitasperpindahan informasi antar unit teknis layanan. Padahal dalamperpindahan informasi seringkali terjadi permasalahan yangberpotensi mengganggu jalannya kegiatan pelayanan. Seperti,dokumen hilang, salah tujuan, atau terlambat.Di dalam penelitian ini diusulkan untuk menghitungefektifitas layanan dengan pendekatan interoperabilitas antaraunit layanan teknis dalam suatu layanan. Nilai interoperabilitaslayanan didapat dengan menjumlahkan semua nilaiinteroperabilitas penghubung dalam suatu layanan. Faktor yangmenyusun interoperabilitas penghubung adalah teknis danorganisasi. Semakin tinggi nilai yang didapat semakin rendahkinerja layanan. Dengan mengetahui tingkat interoperabilitaslayanan, dapat diketahui efektifitas layanan publik secara lebihcepat.
Transformasi XML dengan Skema Relax-NG menjadi Komponen GUI pada Kustomisasi Modul OpenERP disertai Uji Performa-nya Yosua Alvin Adi Soetrisno; Selo Sulistyo; Ridi Ferdiana
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2015
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - Enterprise Resource Planning (ERP) memilikimodul aplikasi yang bisa dikustomisasi. Modul aplikasi padaproduk OpenERP dibangun dengan konsep Model-View-Controller (MVC). Komponen view pada konsep MVC,digunakan untuk merepresentasikan graphical user interface(GUI) dari aplikasi, yang pada umumnya dibentuk daristruktur eXtensible Markup Language (XML). Struktur dokumenXML, yang dituliskan dalam bentuk tree maps akan sulituntuk dipahami. Skenario transformasi XML menjadi komponenGUI dilakukan untuk membantu pengguna mendapatkanpersepsi bagaimana komponen tersebut akan ditampilkanpada aplikasi sebenarnya.Pada transformasi akan dilakukan mapping deklaratif darielemen pada tag-tag XML menjadi komponen GUI tertentu.Transformasi XML ke komponen GUI bisa dibantu oleh toolspenggambar diagram seperti DIA yang bisa membacabeberapa format XML. Visualisasi yang diperoleh dari hasiltransformasi ini, akan mempermudah proses kustomisasi,karena visualisasi memberikan gambaran bagaimana susunankomponen pada aplikasi.Kata kunci - enterprise resource planning, transformasi,XML, komponen view, GUI, mapping, diagramming tools.
Parental Control Model for High School E-Learning Sri Suning Kusumawardani; Ridi Ferdiana
Forum Teknik Vol 35, No 1 (2013)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.823 KB)

Abstract

Adopting e-Learning in high school is challenging. The main problem in this situation is the adoption of e-Learning as a self-paced learning. In universities, the problem rarely happens since the students in universities have an awareness to explore and to learn by themselves. In high school level, student awareness is limited.High school students more likely need a control mechanism to use e-Learning. In this research, an efort is made to create a model that collaborate parents to control e-Learning usages. The collaboration of parents in e-Learning strongly believed can provides additional value of effectiveness in student e-Learning usage.The result of this research is a model called PCM (Parental Control Model). PCM is an architectural model that contains of information and software architecture that will cover business process collaboration between parent and student.Keywords: e-Learning, parental control model, software architecture, interaction model
Pengembangan Aplikasi Interactive Tv Pada Platform Set-Top Box Tertanam Berbasis Windows Embedded 7 Ferro Ferizka Aryananda; Widyawan Widyawan; Ridi Ferdiana
Jurnal Buana Informatika Jurnal Buana Informatika Volume 1 Nomor 1 Januari 2010
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jbi.v1i1.291

Abstract

Abstract. Interactive TV Application Development on Embedded Set-Top Box Platform Based on Windows Embedded 7. With the novelty of television technology that marked by the boom of DTV,  Internet enabled Set-Top Box,  and DVR,  television users become more aware to interactive and rich experience of multimedia contents viewing on their television that later become the concept of interactive TV.Interactive TV allows viewers to take control of what they want to see something conventional TV can’t afford. In this research, there will be an application developed so that the user could enjoy extended services through their TV set. CETV is a proof of concept of interactive TV concept that enables users to access extended services. CETV is a group of 7 different application module that has their own feature and functionality. CETV delivers extended services and contents that bring interactivity and control to television users. Kata kunci: Embedded Device, . NET Framework,  interactive TV,  Set Top Box.Abstrak. Dengan kebaruan teknologi televisi yang ditandai dengan tren DTV, Internet enabled Set-Top Box, dan DVR, pengguna televisi menjadi lebih sadar akan pengalaman yang interaktif dan kaya pada konten multimedia yang tampil di televisi mereka yang kemudian menjadi konsep TV interaktif. Interaktif TV memungkinkan pemirsa untuk mengambil kendali dari apa yang mereka ingin lihat, sesesuatu yang tidak mampu disediakan oleh TV konvensional. Dalam penelitian ini, akan ada aplikasi yang dikembangkan sehingga pengguna dapat menikmati layanan tambahan melalui TV mereka. CETV adalah bukti dari konsep konsep TV interaktif yang memungkinkan pengguna untuk mengakses layanan tambahan. CETV adalah kelompok 7 modul aplikasi yang berbeda yang memiliki fitur dan fungsi mereka sendiri. CETV memberikan layanan tambahan dan konten yang membawa interaktivitas dan kontrol kepada pengguna televisi.Kata kunci: Perangkat Tertanam, .NET Framework,  TV interaktif,  Set Top Box.
Learning from the Case Studies, How Global Software Development Process is executed in an Agile Method Environment Ridi Ferdiana; Lukito Edi Nugroho; Paulus Insap Santoso; Ahmad Ashari
Jurnal Buana Informatika Vol. 1 No. 2 (2010): Jurnal Buana Informatika Volume 1 Nomor 2 Juli 2010
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jbi.v1i2.297

Abstract

Abstrak. Belajar dari Studi Kasus, Bagaimana Proses Pengembangan Perangkat Lunak Global Dieksekusi Pada Lingkungan Metode Agile. Tantangan terbesar dalam Software Development Global (GSD) adalah efisiensi waktu untuk mengembangkan. GSD menyediakan panduan untuk menggunakan proses bersama dengan muka seperti proses metode analisis terpadu atau metode air terjun. Meskipun, itu memberikan manfaat melalui dokumentasi yang komprehensif dan kejelasan, ia memberikan menghambat organisasi yang ingin menggunakan GSD tetapi dalam terburu-buru. Metode Agile mengklaim efisien dan pendekatan yang efektif untuk pengembangan perangkat lunak. Makalah ini laporan tentang bagaimana organisasi menggabungkan proses GSD dengan metode tangkas seperti eXtreme Programming (XP), Scrum, Agile Unified Process (UP Agile), Pengembangan Fitur Driven (FDD), dan Microsoft Solusi Kerangka Agile (MSF Agile). Makalah ini menggunakan studi kasus untuk mendapatkan pengalaman organisasi dan menjelaskan praktek yang berguna untuk organisasi yang ingin menerapkan GSD dengan metode tangkas. Kata Kunci: Siklus Hidup Pengembangan Perangkat Lunak, Agile, GSD Abstract. The biggest challenge in Global Software Development (GSD) is the efficiency of time to develop. GSD provides a guidance to use the process along with up-front analysis method like unified process or waterfall method. Although, it gives a benefit through comprehensive documentation and its clearness, it gives inhibits the organization which wants use GSD but in a rush. Agile methods claim an efficient and the effective approach to software development. This paper reports on how organizations combine the GSD process with agile methods like eXtreme Programming (XP), Scrum, Agile Unified Process (Agile UP), Feature Driven Development (FDD), and Microsoft Solution Framework Agile (MSF Agile). The paper uses case study to get organization experiences and describe useful practices for the organization that want to implement GSD with an agile method. Keywords: Software Development Lifecycle, Agile, GSD
Pemodelan Lingkungan Virtual untuk Interaksi Avatar Berbasis Context Pada Proyek Digital Life at Campus (DiL@C) Haruno Sajati; Lukito Edi Nugroho; Ridi Ferdiana
Jurnal Buana Informatika Vol. 3 No. 2 (2012): Jurnal Buana Informatika Volume 3 Nomor 2 Juli 2012
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jbi.v3i2.321

Abstract

Abstract. Campus activities that use information technology increasing rapidly, these activities e.g. studying activity, access to information and so on. The increased activities forces instance has an "assistants" who can help the real user to complete their works and responsibilities. Virtual world allows the user to be in a different context so that it can follow a different activity at one time. Avatar requires a virtual Environment for the activity. This research build a model in virtual world (VES) that would bring together between avatars, virtual objects and context to work in a scenario in Digital Life at Campus (Dil@C). Design written in this paper to formulate a model of Context based communication, system architecture and implementation that can be applied in the virtual world.Keywords: DiL@C, avatar, context, Virtual Environment System (VES). Abstrak. Aktifitas kampus yang memanfaatkan teknologi informasi semakin banyak, Aktifitas ini contohnya perkuliahan, akses informasi dan lain-lain. Peningkatan aktifitas ini memaksa instance di dalam kampus memiliki ”asisten” yang dapat membantu real user untuk menyelesaikan pekerjaan dan tanggung jawabnya. Dunia virtual memungkinkan user dapat berada pada konteks yang berbeda sehingga dapat mengikuti aktifitas yang berbeda pada satu waktu. Pengembangan model avatar yang merepresentasikan user dalam dunia maya membutuhkan lingkungan virtual untuk beraktifitas. Penelitian ini memodelkan sebuah dunia virtual (VES) yang dapat mempertemukan antara avatar, obyek-obyek virtual dan konteks untuk bekerja dalam sebuah skenario dalam Digital Life at Campus (DiL@C). Perancangan yang ditulis dalam paper ini merumuskan model komunikasi berbasis konteks, arsitektur sistem dan implementasi yang bisa diterapkan dalam dunia virtual.Kata Kunci: DiL@C, avatar, konteks, Virtual Environment System (VES).
ANALISIS METODE KUSTOMISASI PADA ENTERPRISE RESOURCE PLANNING Yosua Alvin Adi Soetrisno; Selo Sulistyo; Ridi Ferdiana
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2015): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 6 2015
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Enterprise Resource Planning (ERP) merupakan sebuah solusi terhadap proses manajemenbisnis karena menyediakan modul yang lengkap dan bisa langsung dipakai. Proses bisnis yangditawarkan produk ERP terkadang tidak sesuai dengan proses bisnis perusahaan. Oleh karenaitu, metode kustomisasi diperlukan untuk menambahkan, mengganti, atau mengurangi fiturbawaan dari modul ERP. Sistem ERP yang kompleks dengan modul-modul yang telahterintegrasi menjadi halangan dalam melaksanakan proses kustomisasi. Pada beberapa kasusimplementasi, proses kustomisasi modul ERP sering dihindari, karena sejak awalimplementasi terjadi kesalahan pemilihan produk, yang diakibatkan kurangnya pengetahuanperbedaan karakterisitik produk ERP. Karakteristik produk ERP yang dipilih mempengaruhibagaimana kerangka kerja proses kustomisasi dikembangkan. . Oleh karena itu, analisismetode kustomisasi pada beberapa produk ERP berbayar maupun open source dilakukan.Analisis ini menggunakan parameter perbandingan berupa karakteristik ERP, fleksibilitas,dan support serta maturitynya. Parameter ini penting untuk dianalisis karena berhubungandengan peluang keberlangsungan dan keberlanjutan penggunaan ERP dalam sebuahperusahaan. Hasil yang diperoleh adalah kriteria dan spesifikasi dari beberapa produk ERP.Hasil tersebut bisa menjadi rekomendasi dalam memilih sistem ERP yang sesuai dengankarakteristik perusahan.Kata kunci: enterprise resource planning, kustomisasi, kerangka kerja, interaksi
Pengembangan Sistem Informasi Sumberdaya Sekolah Kota Ternate Berbasis Web Dengan Metode Rapid Application Development Mudar Safi; Paulus Insap Santosa; Ridi Ferdiana
POSITIF : Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi Vol 1 No 2 (2016): POSITIF - Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Secara geografis Maluku Utara terdiri dari berbagai macam pulau yang terpisah dari pusat kota, hal tersebut menyebabkan proses pengambilan data disetiap sekolah mem-butuhkan waktu yang lama. Proses penyaluran data terkadang juga melewati atau menyeberangi lautan. Karena alasan tersebut, maka diperlukan sistem untuk mengelola  data sebaran sumberdaya sekolah berbasis teknologi internet. Penelitian ini mengembangkan aplikasi sistem informasi untuk mengelola data sebaran sumber daya sekolah berbasis web. Sistem dikembangkan dengan metode Rapid Application Development (RAD). Metode tersebut digunkan dengan alasan untuk mempersingkat waktu pengembangan. Sistem yang dikembangkan diuji nilai kebergunaannya (usability) untuk mengetahui tingkat penerimaan dari pengguna. Hasil pengujian menunjukkan bahwa aplikasi yang dikembangkan mudah digunakan oleh pengguna yang dibuktikan dengan nilai rata-rata kebergunaan sebesar 3.94
Dimensi Context Aware untuk Manajemen Penerangan dalam Gedung Gusti Agung Ayu Putri; Ferdiana Ridi; FDanang Wijaya; Sayuri Egaravanda
IPTEK-KOM : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komunikasi Vol 15, No 2 (2013): JURNAL IPTEKKOM : Jurnal Ilmu Pengetahuan & Teknologi Informasi
Publisher : BPSDMP KOMNFO Yogyakarta, Kementerian Komunikasi dan Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33164/iptekkom.15.2.2013.91-102

Abstract

Inefisiensi energi pada sistem penerangan dalam gedung diantaranya karena tidak terkendalinya pemakaian penerangan secara konsisten. Salah satu alternatif penyelesaian permasalahan tersebut adalah perlu adanya manajemen sistem penerangan. Paper ini mencoba mengusulkan diagram dimensi context aware sistem manajemen penerangan yang merupakan pondasi untuk pengembangan sistem yang cerdas. Sebuah contoh arsitektur dan pengembangan kelas utama yang mengacu pada diagram tersebut dicoba untuk dikembangkan. Teknologi pervasive computing digunakan sebagai pendekatan awal desain sehingga pengelolaan dan pemantauan penerangan dapat dioptimalkan guna efisiensi energi listrik.
Pengujian Usability Website Menggunakan System Usability Scale Ika Aprilia H.N; Paulus Insap Nugroho; Ridi Ferdiana
IPTEK-KOM : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komunikasi Vol 17, No 1 (2015): JURNAL IPTEKKOM (Jurnal Ilmu Pengetahuan & Teknologi Informasi)
Publisher : BPSDMP KOMNFO Yogyakarta, Kementerian Komunikasi dan Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1208.706 KB) | DOI: 10.33164/iptekkom.17.1.2015.31-38

Abstract

Pemerintah Kota Tegal menyediakan portal layanan publik secara elektronik melalui website dengan alamat domain www.tegalkota.go.id. Rendahnya tingkat penggunaan website Pemerintah Kota Tegal dan masalah-masalah usability yang biasanya muncul dalam desain website Pemerintah, menunjukkan perlu dilakukannya pengujian usability. Pengujian usability dijalankan untuk mengukur aspek-aspek usability yaitu: efektivitas, efisiensi, dan kepuasan pengguna. Penelitian ini menggunakan kuesioner System Usability Scale (SUS) untuk mengukur aspek-aspek usability menurut penilaian subyektif pengguna. Hasil penelitian dapat menggambarkan tingkat usability website Pemerintah Kota Tegal dari sudut pandang pengguna. Kata kunci: Pemerintah, website, usability, System Usability Scale (SUS).