Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Welcome-Day: Semangat Meraih Prestasi, Memupuk Akhlak Saling Menghargai dan Menyayangi Sarasati, Budi; Kusumawati, Dian; Wdiastuti, Iin
AKSIOLOGIYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v3i2.1478

Abstract

Berdasarkan kesepakatan kerja sama antara Fakultas Psikologi Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (UBJ) dengan Sekolah Islam Global Insani (Global Insani Islamic School-GIIS) Bekasi, dengan nomor surat kerja sama: 07/KS-DN/VIII/2016 maka perlu dilakukan tindak lanjut sebagai realisasi dari perjanjian kerjasama tersebut. Realisasi kerjasama yang dilakukan antara lain yaitu dalam program pengabdian masyarakat yang dapat berupa kegiatan penyuluhan, pendampingan. Melalui diskusi formal, dan juga informal antara Fakultas Psikologi UBJ dengan GIIS terkait dengan kondisi permasalahan di lingkup Sekolah Menengah Pertama (SMP), didapati bahwa salah satu permasalahan yang dirasa perlu untuk diwaspadai adalah dalam hal pergaulan dengan sesama siswa SMP. Berdasarkan pengamatan pihak sekolah, dalam hal ini adalah guru, pergaulan siswa SMP dirasakan semakin “berani”. Dalam arti terkadang “melupakan” resiko atau bahaya yang dihadapinya.Jika ditelaah lebih lanjut, maka perilaku berisiko di kalangan siswa SMP dapat disebabkan karena adanya proses adaptasi dalam menghadapi masa pubertas dan juga dalam menghadapi perubahan gaya pergaulan di masa remaja. Perilaku berisiko yang menjadi permasalahan yang marak terjadi adalah perilaku yang terkait dengan bullying serta perilaku yang terkait dengan pemahaman akan seksualitas.Kata Kunci : bullying; pubertas; seksualitas
Pencegahan Bullying di Sekolah Melalui Program “Welcome Day” Budi Sarasati; Dian Kusumawati; Iin Wdiastuti
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1656.617 KB) | DOI: 10.30651/aks.v3i2.1648

Abstract

This community service activity is motivated by the condition of problems in the environment of Junior High School (SMP) of Global Insani Islamic School (GIIS); it has been found that one of the problems that is deemed necessary to watch out is in terms of interaction with fellow Junior High School students. Based on the observation of the school, in this case is the teacher, the intercommunications of Junior High School students are considered "braver". In the sense of sometimes "forgetting" the risks or dangers they face. If we learn further, then the risk behavior among Junior High School students can be caused by the adaptation process in the face of puberty and also in the face of changes in the style of intercourse in adolescence. Risky behaviors that become the most widespread problem are the behaviors associated with bullying and the behaviors of intercommunication with understanding of sexuality.
Penerapan Self Monitoring Program Tingkat Aktifitas Fisik Usia Lanjut di Posyandu Anyelir Bekasi Budi Sarasati; Iin Widyasatuti; Rafi Saridayani; Veny Kurniasari; Sofyan Farid Maarif
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2019): Agustus
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (554.815 KB) | DOI: 10.31960/caradde.v2i1.244

Abstract

Tujuan Pengabdian Masyarakat ini adalah untuk menerapkan alat monitoring aktifitas fisik untuk para lanjut usia yang tinggal di wilayah Puskesmas Aren Jaya Kecamatan Bekasi Timur kota Bekasi. Praktek monitoring aktifitas lansia menggunakan buku saku berjudul “FIT-Pro”, yang didalamnya terdapat PACE ( Patient-Centered Assessment and Counceling for Exercises ), yang dimodifikasi sesuai dengan aktifitas fisik usia lanjut di Indonesia. Alat ini untuk mengukur tingkat aktifitas fisik, dukungan sosial dan self-efficacy responden. Partisipan adalah masyakat kelompok umur usia lanjut yang ada di daerah tersebut di atas, berjumlah 35 orang. Pelaksanaan penerapan Self Monitoring Program melibatkan provider kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Aren Jaya Kecamatan Bekasi Timur Kota Bekasi. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa kelompok usia lanjut di wilayah Aren Jaya belum melaksanakan self monitoring aktifitas kesehatan fisiknya secara teratur. Kesimpulan nya adalah Self Monitoring Program dapat diterapkan untuk lanjut usia dalam mempertahan aktifitas fisik sehari-hari, agar tercapai kesehatan yang optimal. Selama pelaksanaan Self Monitoring Program para lansia dan keluarga mencatat hambatan yang dirasakan, agar pedoman dapat direvisi dan disempurnakan guna kesejahteraan para usia lanjut.
THE CELESTIAL MANAGEMENT; KAJIAN HISTORIS RESILIENSI BANK MUAMALAT MELEWATI KRISIS EKONOMI TAHUN 1998-2000: THE CELESTIAL MANAGEMENT; HISTORICAL STUDY OF BANK MUAMALAT RESILIENCE THROUGH THE ECONOMIC CRISIS 1998-2000 Budi Sarasati; Herbudhi Setio Tomo
NISBAH: Jurnal Perbanka Syariah Vol. 7 No. 2 (2021): NISBAH: Jurnal Perbankan Syariah
Publisher : Sharia Banking Study Program, Faculty of Islamic Economics, Djuanda University, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jn.v7i2.4968

Abstract

Bank Muamalat Idonesia adalah bank syariah pertama di Indonesia, berdiri tahun 1992. Prinsip operasional BMI murni sesuai syariah yang dalam operasional terdapat dewan pengawas syariah, agar terjaga dari unsur riba. Tahun 1997 Indonesia mengalami krisis ekonomi yang parah. Namum BMI tetap bisa bertahan dengan tanpa pemberian suntikan dana dari pemerintah. Tidak seperti bank konvensional yang mulai di merger dan bahkan bankrut, BMI malah mendapatkan laba. Tujuan penelitian adalah mengungkap fakta sejarah bahwa budaya organisasi berbasis spiritual sangat efektif diterapkan dalam sebuah institusi perbankan. Permasalahan yang dikembangkan adalah “Bagaimana budaya organisasi Celestial Management dapat terbentuk? Bagaimana pemimpin mensosialisasikan budaya kerja Celestial Management? Dan bagaimana hubungan antara budaya organisasi Celestial Management dengan peningkatan kinerja karyawan”?. Metode penelitian menggunakan kualitatif historis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bank Muamalat telat mengukir sejarah tentang pentingnya budaya organisasi berbasis spiritual yang melandasi seluruh kegiatan operasional bank. Kesimpulan penelitian adalah prinsip dzikir, mikr dan pikr perlu dijalankan secara kontinyu agar BMI dapat tetap eksis didunia perbankan Indonesia.
EMOSI DALAM TULISAN Budi Sarasati; Okta Nurvia
Psibernetika Vol 14, No 1 (2021): Psibernetika
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/psibernetika.v14i1.2745

Abstract

 Studi ini merupakan penelitian kualitatif, dengan pendekatan psikolinguistik. Masa pandemi menyebabkan sistem belajar menggunakan daring. Akibatnya mahasiswa mengalami kejenuhan dan kebosanan. Penelitian ini hendak melihat emosi mahasiswa selama mengikuti pembelajaran secara daring. Subyek penelitian berjumlah 43 orang mahasiswa yang sedang menjalani kuliah daring. Mahasiswa diberikan beberapa pertanyaan dan mereka wajib menjawab setiap pertanyaan dengan menuliskan di lembar kerja. Mahasiswa diberikan kebebasan dalam memilih setiap kata yang digunakan untuk menggambarkan emosi mereka. Mahasiswa diberi waktu satu minggu untuk mengembalikan kertas kerjanya. Metode penelitian dengan mix method, berupa analisa deskriptif dan analisa isi. Analisa isi dilakukan pada jawaban mahasiswa berupa tulisan. Kesimpulannya adalah para mahasiswa mengalami berbagai macam emosi secara bersamaan dan respon emosi masing-masing ada yang sama dan ada yang berbeda.
Pola Asuh Otoriter dan Pengambilan Keputusan Jurusan Kuliah pada Siswa SMAN 2 Babelan Muhammad Fariz Adnan; Andreas Corsini Widya; Budi Sarasati
Journal on Teacher Education Vol. 5 No. 1 (2023): Journal on Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jote.v5i1.19089

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara Pola Asuh Otoriter dengan Pengambilan Keputusan pada siswa kelas 12 SMAN 2 Babelan. Subjek dalam penelitian ini merupakan siswa kelas 12 SMAN 2 Babelan. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling kuota dan sampel dalam penelitian ini berjumlah 223 siswa kelas 12. Alat ukur yang digunakan dalampenelitian ini menggunakan skala Pengambilan Keputusan dan skala Pola Asuh Otoriter dengan menggunakan skala likert. Penelitian ini menggunakan uji korelasi Spearman’Rho dengan hasil arah korelasi yang negatif sebesar -0.413 dan hasil nilai signifikansi 0.00 (p < 0.050). Hasil penelitian ini dapat dikatakan bahwa ada hubungan antarapola asuh otoriter dengan pengambilan keputusan pada siswa kelas 12 dalam memilih jurusan kuliah.
Studi Deskriptif Tentang Kecemasan Bertanding Pada Atlet Sepakbola Di Club X Syachrizal Farhan; Budi Sarasati; Nurwahyuni Nasir
Educate : Journal of Education and Learning Vol. 4 No. 2 (2026): Educate : Journal of Education and Learning
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/educate.v4i2.2151

Abstract

Kecemasan bertanding merupakan aspek psikologis yang dapat memengaruhi performa atlet saat menghadapi kompetisi. Pada olahraga sepak bola, kecemasan dapat muncul dalam bentuk gejala fisik, kekhawatiran terhadap hasil pertandingan, maupun gangguan konsentrasi. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tingkat kecemasan bertanding pada atlet sepak bola Club X berdasarkan skor total serta dimensi somatic anxiety, worry, dan concentration disruption. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif. Sampel penelitian berjumlah 126 atlet yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan Sport Anxiety Scale-2 (SAS-2) versi Indonesia yang terdiri atas 15 aitem dengan reliabilitas Cronbach’s Alpha sebesar 0,915. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif berupa frekuensi, persentase, mean, dan standar deviasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 58 atlet (46,0%) memiliki tingkat kecemasan bertanding rendah, 12 atlet (9,5%) sedang, dan 56 atlet (44,4%) tinggi. Pada dimensi somatic anxiety dan concentration disruption, mayoritas atlet berada pada kategori rendah, masing-masing sebesar 54,8% dan 61,9%. Sebaliknya, pada dimensi worry, sebagian besar atlet berada pada kategori tinggi (60,3%). Temuan ini menunjukkan bahwa kecemasan bertanding atlet Club X lebih didominasi oleh aspek kognitif berupa kekhawatiran terhadap performa dan hasil pertandingan dibandingkan gejala fisik maupun gangguan konsentrasi.
Self-Compassion, Menopause Attitudes, and Social Support as Correlates of Well-Being in Midlife Indonesian Women Budi Sarasati; Lenny Utama Afriyenti; Dini Iswari
Journal of Islamic Psychology and Behavioral Sciences Vol. 4 No. 3 (2026): Journal of Islamic Psychology and Behavioral Sciences
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/jipbs.v4i3.2089

Abstract

Psychological well-being in adulthood reflects the interaction of personal psychological resources and social environments, particularly when aging-related bodily changes are shaped by cultural expectations. This study examined the associations of self-compassion, perceived social support, attitudes toward menopause, and optimism with psychological well-being among Indonesian women. Using a cross-sectional survey, data were collected from 147 women aged 18–63 years (M = 45.29, SD = 5.73) through online self-report questionnaires. Measures assessed psychological well-being, self-compassion, perceived social support, attitudes toward menopause, and dispositional optimism. Data were analyzed using reliability testing, Pearson correlations, and HC3 robust multiple regression to address non-normality. Results showed that psychological well-being was positively associated with self-compassion (r = .34, p < .001), perceived social support (r = .48, p < .001), and positive attitudes toward menopause (r = .23, p = .005), whereas optimism was not significantly related (r = .13, p = .117). Robust regression confirmed self-compassion and perceived social support as the strongest predictors, with menopause attitudes contributing modestly and optimism remaining non-significant. These findings highlight the importance of intrapersonal and interpersonal resources for psychological well-being among Indonesian women, particularly during midlife transitions. Although limited by its cross-sectional design and lack of menopausal stage assessment, this study supports culturally informed interventions that strengthen self-compassion and social support.
Kebingungan Arah Karier pada Dewasa Awal yang Mengalami Quarter Life Crisis: Studi Fenomenologi Aisha Malika; Budi Sarasati; Nurwahyuni Nasir
Journal of Islamic Psychology and Behavioral Sciences Vol. 4 No. 3 (2026): Journal of Islamic Psychology and Behavioral Sciences
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/jipbs.v4i3.2124

Abstract

Pengambilan keputusan karier merupakan salah satu tugas perkembangan pada masa dewasa awal yang sering diwarnai ketidakpastian ketika individu mengalami quarter life crisis. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pengalaman dewasa awal dalam memaknai kebingungan arah karier selama mengalami quarter life crisis. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi deskriptif untuk memahami pengalaman subjektif partisipan sebagaimana dimaknai dalam kehidupan mereka. Partisipan dipilih melalui purposive sampling dan melibatkan dua partisipan utama serta dua informan pendukung. Data dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis fenomenologis tematik dengan kredibilitas data dijaga melalui triangulasi sumber dan member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebingungan arah karier terbentuk melalui interaksi berbagai faktor psikologis dan sosial, meliputi perbandingan sosial, keraguan terhadap kompetensi diri, pengalaman kegagalan dalam transisi menuju dunia kerja, kecemasan finansial, serta ketidakpastian masa depan. Selain itu, quarter life crisis dimaknai sebagai proses refleksi diri yang mendorong individu mengenali potensi, mengevaluasi nilai personal, dan membangun arah karier yang lebih bermakna. Temuan ini memperkaya kajian quarter life crisis dalam konteks dewasa awal di Indonesia dengan menunjukkan bahwa kebingungan arah karier merupakan pengalaman multidimensional yang dipengaruhi dinamika psikologis dan sosial, sehingga diperlukan dukungan psikologis serta bimbingan karier untuk membantu individu menghadapi transisi menuju dunia kerja secara lebih adaptif.
TINGKAT MASTERY GOAL ORIENTATION SISWA SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN BEKASI Ida Saidah; Budi Sarasati
FOKUS : Kajian Bimbingan dan Konseling dalam Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2026): Vol 9, No 1 Januari 2026
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/fokus.v9i1.30777

Abstract

This study aims to analyze the relationship between mastery goal orientation and growth mindset among elementary school students. Mastery goal orientation is defined as a learning orientation focused on mastering subject matter, developing competence, and demonstrating academic progress through sustained effort. This research employed a quantitative method using a survey design and descriptive analysis. Respondents were drawn from 313 public and private elementary schools in Bekasi Regency. The research instrument was a mastery goal orientation scale adapted from Slavin (2003), modified into nine characteristics relevant to the developmental stage of elementary school students. Data were analyzed using t-tests and analysis of variance (ANOVA) with SPSS 23. The results indicated no significant differences in mastery goal orientation across gender, age, grade level, or school type. However, overall findings highlight that mastery goal orientation positively contributes to the development of a growth mindset, particularly in terms of strategic approaches to challenges, enthusiasm within the learning environment, and the principle of continuous growth. These results underscore the crucial role of teachers in fostering mastery-oriented learning, perseverance, and positive interpretations of failure.