Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pelatihan Kemampuan Usaha Perempuan melalui Ketersediaan Sumber Daya Lokal Matitaputty, Izaac T.; Sangadji, Maryam; Muspida, Muspida; Rumerung, Dientje; Oppier, Hermi; Ferdinandus, Sherly; Latuheru, Anita; Bugis, Muhammad; Pattilouw, Djufri R.; Tamtelahitu, Jopie; Pattimahu, Terezia V.; Hahury, Hendri Dony; Tuhumury, Harry A.
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/jppm.v10i2.1422

Abstract

Pemberdayaan perempuan melalui Usaha Mikro Kecil dan Menengah dengan memanfaatkan ketersediaan potensi sumberdaya lokal dapat menjadi alternatif sumber pendapatan. Meskipun UMKM memberikan peluang, perempuan masih menghadapi berbagai keterbatasan seperti kemampuan menciptakan produk baru, pemasaran dan promosi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan perempuan dalam mengembangkan usaha melalui ketersediaan sumber daya lokal. Adapun metode yang digunakan berupa Participatory Action Research (PAR) berupa pelatihan dan ceramah. Metode PAR memungkinkan proses yang berkelanjutan dan responsif terhadap dinamika dan kebutuhan masyarakat yang terus berubah. Pelaksanaan kegiatan di aula kantor Dinas Koperasi tepatnya di Kecamatan Namrole, Kabupaten Buru Selatan pada 16 November 2024 dengan melibatkan 21 perempuan pelaku UMKM dari berbagai jenis usaha. Hasil pengabdian memperlihatkan bahwa, usaha yang dilakukan kaum perempuan belum cukup optimal. Dimana, produk-produk yang dihasilkan belum cukup beragam dan pemasarannya pun terbatas di sekitar Kecamatan Namrole saja. Pelatihan yang diberikan telah memotivasi perempuan dalam mengembangkan usahanya berupa peningkatan pemahaman perempuan dalam mengelola usaha dengan memanfaatkan potensi sumberdaya lokal. Empowering women through Micro, Small and Medium Enterprises by utilizing the availability of local resource potential can be an alternative source of income. Although MSMEs provide opportunities, women still face various limitations such as the ability to create new products, marketing and promotion. This community service activity aims to improve women's understanding and skills in developing businesses through the availability of local resources. The method used is Participatory Action Research (PAR) in the form of training and lectures. The PAR method allows for a sustainable and responsive process to the dynamics and needs of the community that are constantly changing. The implementation of the activity in the hall of the Cooperative Office, precisely in Namrole District, South Buru Regency on November 16, 2024, involving 21 female MSME actors from various types of businesses. The results show that the efforts made by women are not yet optimal. Where, the products produced are not yet diverse enough and their marketing is limited to the Namrole District area. The training provided has motivated women in developing their businesses in the form of increasing women's understanding in managing businesses by utilizing local resource potential.
EFEKTIVITAS PEMANFAATAN ALOKASI DANA DESA BAGI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN INFRASTRUKTUR PEDESAAN DI DESA WAYAME KECAMATAN TELUK AMBON Ferdinandus, Sherly
Equilibrium: Journal of Economics and Development Studies Vol 1 No 2 (2024): EQUILIBRIUM: Journal of Economics and Development Studies
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/Equilibrium.1.2.88-97

Abstract

Effectiveness of Utilizing Village Fund Allocations for community Empowerment and Rural Infrastructure in Wayame Village, Teluk Ambon District". This research aims to determine the benefits of village fund allocation for economic development and rural infrastructure in Wayame Village, Teluk Ambon District. Qualitative descriptive research with data collection techniques through observation, interviews and documentation. Analysis of the data obtained is in the form of quantitative and qualitative analysis. The results of this research are that the economic and infrastructure development program that was realized in Wayame village, Teluk Ambon subdistrict can be seen from several stages, namely the stages of achieving goals, adaptation and implementation, everything runs on time and is also implemented well so that the benefits of Village Fund Allocation for economic and infrastructure development in Wayame village, Teluk Ambon sub-district, namely the community becomes prosperous, the village also becomes advanced, and development in Wayame village, Teluk Ambon sub-district, becomes better.
ANALISIS PENYERAPAN TENAGA KERJA PADA SEKTOR PARIWISATA DI PROVINSI MALUKU Ferdinandus, Sherly; Kuhuparuw, Ventje J; Pelu, Sutia
Equilibrium: Journal of Economics and Development Studies Vol 2 No 1 (2024): EQUILIBRIUM: Journal of Economics and Development Studies
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/Equilibrium.2.1.149-157

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis seberapa besar pengaruh jumlah kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara, jumlah daya tarik wisata, dan jumlah hotel terhadap penyerapan tenaga kerja sektor pariwisata di Provinsi Maluku, dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik Provinsi Maluku dan Dinas Pariwisata Provinsi Maluku. Variabel yang digunakan adalah penyerapan tenaga kerja, jumlah kunjungan wisatawan dalam dan luar negeri, jumlah tempat wisata dan jumlah hotel. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara, jumlah atraksi wisata dan jumlah hotel secara simultan berpengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja pada sektor pariwisata. Sedangkan secara parsial jumlah kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja pada sektor pariwisata di Provinsi Maluku
ANALISIS PENGARUH IPM, BELANJA MODAL, INFLASI TERHADAP PENYERAPAN TENAGA KERJA DI INDONESIA TAHUN 2010-2022 Ferdinandus, Sherly; Lelatobur, Yenny Erika
Equilibrium: Journal of Economics and Development Studies Vol 2 No 2 (2025): EQUILIBRIUM: Journal of Economics and Development Studies
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/Equilibrium.2.2.168-183

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis pengaruh IPM, Belanja Modal, Inflasi terhadap Penyerapan Tenaga Kerja di Indonesia Tahun 2010-2022. Penelitian ini merupakan penelitian dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Variabel bebas yang digunakan dalam penelitian ini adalah IPM, Belanja Modal dan Inflasi, sedangkan variabel terikatnya adalah Penyerapan Tenaga Kerja. Salah satu cara pemerintah mengatasi inflasi adalah menetapkan kebijakan moneter yang ditujukan untuk menjaga kestabilan moneter. Dalam hal ini, Bank Indonesia akan membatasi jumlah uang yang beredar dan meningkatkan suku bunga sehingga dapat menarik masyarakat untuk kembali menyimpan uang di bank. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel IPM tidak memiliki pengaruh signifikan dan positif terhadap Penyerapan Tenaga Kerja, kemudian variabel Belanja Modal memiliki pengaruh signifikan dan negatif terhadap Penyerapan Tenaga Kerja, dan variabel Inflasi memiliki pengaruh signifikan dan positif terhadap Penyerapan Tenaga Kerja. Secara simultan variabel IPM, Belanja Modal, Inflasi memiliki pengaruh signifikan dan positif terhadap Penyerapan Tenaga Kerja.
Pemberdayaan Perempuan Pegunungan Kota Ambon Melalui Pelatihan Diversifikasi Produk Olahan Perikanan Hahury, Hendri D.; Siaila, Steven; umerung, Dientje R; Oppier, Hermi; Matitaputty, Izaac T.; Ferdinandus, Sherly; Pattimahu, Terezia V.
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 6 (2024): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i6.1827

Abstract

Women are always identified with only domestic work. In fact, women are a potential source of income for the sustainability of household livelihoods. Moreover, when compared to men, women have a greater level of tenacity, innovation and creativity than men. This condition is illustrated through the diversification activities of fish products which until now have only been consumed as is. The Community Service Team, Department of Development Economics, FEB, Pattimura University provides training and science and technology diffusion. The training was carried out by means of counseling regarding various diversification of products made from fish, while the science and technology diffusion was in the form of fish sauce products. The results of service activities show that fish products that are easily damaged and rotten can be given added economic value through diversification as well as being an alternative source of income for households in the form of fish sauce. Then, women in Mahia Hamlet have the desire to help their husbands earn additional income, but this desire is often hampered by various obstacles such as knowledge of product diversification and marketing.