Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Equilibrium : Journal Of Economics and Development Studies

EFEKTIVITAS PEMANFAATAN ALOKASI DANA DESA BAGI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN INFRASTRUKTUR PEDESAAN DI DESA WAYAME KECAMATAN TELUK AMBON Ferdinandus, Sherly
Equilibrium: Journal of Economics and Development Studies Vol 1 No 2 (2024): EQUILIBRIUM: Journal of Economics and Development Studies
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/Equilibrium.1.2.88-97

Abstract

Effectiveness of Utilizing Village Fund Allocations for community Empowerment and Rural Infrastructure in Wayame Village, Teluk Ambon District". This research aims to determine the benefits of village fund allocation for economic development and rural infrastructure in Wayame Village, Teluk Ambon District. Qualitative descriptive research with data collection techniques through observation, interviews and documentation. Analysis of the data obtained is in the form of quantitative and qualitative analysis. The results of this research are that the economic and infrastructure development program that was realized in Wayame village, Teluk Ambon subdistrict can be seen from several stages, namely the stages of achieving goals, adaptation and implementation, everything runs on time and is also implemented well so that the benefits of Village Fund Allocation for economic and infrastructure development in Wayame village, Teluk Ambon sub-district, namely the community becomes prosperous, the village also becomes advanced, and development in Wayame village, Teluk Ambon sub-district, becomes better.
ANALISIS PENYERAPAN TENAGA KERJA PADA SEKTOR PARIWISATA DI PROVINSI MALUKU Ferdinandus, Sherly; Kuhuparuw, Ventje J; Pelu, Sutia
Equilibrium: Journal of Economics and Development Studies Vol 2 No 1 (2024): EQUILIBRIUM: Journal of Economics and Development Studies
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/Equilibrium.2.1.149-157

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis seberapa besar pengaruh jumlah kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara, jumlah daya tarik wisata, dan jumlah hotel terhadap penyerapan tenaga kerja sektor pariwisata di Provinsi Maluku, dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik Provinsi Maluku dan Dinas Pariwisata Provinsi Maluku. Variabel yang digunakan adalah penyerapan tenaga kerja, jumlah kunjungan wisatawan dalam dan luar negeri, jumlah tempat wisata dan jumlah hotel. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara, jumlah atraksi wisata dan jumlah hotel secara simultan berpengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja pada sektor pariwisata. Sedangkan secara parsial jumlah kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja pada sektor pariwisata di Provinsi Maluku
ANALISIS PENGARUH IPM, BELANJA MODAL, INFLASI TERHADAP PENYERAPAN TENAGA KERJA DI INDONESIA TAHUN 2010-2022 Ferdinandus, Sherly; Lelatobur, Yenny Erika
Equilibrium: Journal of Economics and Development Studies Vol 2 No 2 (2025): EQUILIBRIUM: Journal of Economics and Development Studies
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/Equilibrium.2.2.168-183

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis pengaruh IPM, Belanja Modal, Inflasi terhadap Penyerapan Tenaga Kerja di Indonesia Tahun 2010-2022. Penelitian ini merupakan penelitian dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Variabel bebas yang digunakan dalam penelitian ini adalah IPM, Belanja Modal dan Inflasi, sedangkan variabel terikatnya adalah Penyerapan Tenaga Kerja. Salah satu cara pemerintah mengatasi inflasi adalah menetapkan kebijakan moneter yang ditujukan untuk menjaga kestabilan moneter. Dalam hal ini, Bank Indonesia akan membatasi jumlah uang yang beredar dan meningkatkan suku bunga sehingga dapat menarik masyarakat untuk kembali menyimpan uang di bank. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel IPM tidak memiliki pengaruh signifikan dan positif terhadap Penyerapan Tenaga Kerja, kemudian variabel Belanja Modal memiliki pengaruh signifikan dan negatif terhadap Penyerapan Tenaga Kerja, dan variabel Inflasi memiliki pengaruh signifikan dan positif terhadap Penyerapan Tenaga Kerja. Secara simultan variabel IPM, Belanja Modal, Inflasi memiliki pengaruh signifikan dan positif terhadap Penyerapan Tenaga Kerja.