Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Transformasi Kurikulum Merdeka di MAN 1 Samarinda: Peran Pendampingan Berbasis Komunitas dalam Meningkatkan Pembelajaran Muhammad Khairul Rijal
Journal of Digital Community Services Vol. 3 No. 2 (2026): July-Desember
Publisher : Institute Of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/dcs.v3i2.44

Abstract

Transformasi Kurikulum Merdeka di Indonesia membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, termasuk di MAN 1 Samarinda. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran melalui pendampingan berbasis komunitas yang mendukung penerapan Kurikulum Merdeka. Pemilihan topik ini didasarkan pada pentingnya adaptasi guru dan siswa terhadap perubahan kurikulum yang membutuhkan pendekatan pembelajaran yang lebih fleksibel dan partisipatif. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah pendekatan partisipatif dengan melibatkan guru, siswa, dan komunitas pendidikan dalam proses pendampingan dan pelatihan. Aktivitas pendampingan ini mencakup workshop, diskusi kelompok, serta penerapan praktik terbaik dalam pembelajaran berbasis proyek dan teknologi. Hasil temuan menunjukkan bahwa pendampingan berbasis komunitas dapat meningkatkan pemahaman guru dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka, serta meningkatkan partisipasi siswa dalam proses pembelajaran. Selain itu, kolaborasi dengan komunitas turut memperkaya sumber daya dan memperkuat kesadaran akan pentingnya peran serta masyarakat dalam pendidikan. Proses ini juga membuka peluang bagi pemanfaatan teknologi sebagai sarana untuk mendukung pembelajaran yang lebih interaktif dan kontekstual. Pengabdian ini memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan profesionalisme guru dan kualitas pembelajaran di MAN 1 Samarinda, serta memperkuat peran komunitas dalam pendidikan yang lebih inklusif dan kolaboratif. Sebagai hasil akhirnya, upaya ini mendukung terciptanya pendidikan yang lebih relevan dan responsif terhadap perkembangan zaman, yang memberikan manfaat langsung bagi seluruh stakeholders di sekolah tersebut.
Philosophical Foundations of Holistic Education in the 21st Century Muhammad Nasir; Muhammad Khairul Rijal; Amie Primarni; Lucas Lima; Singgih Prastawa
International Journal of Educational Narratives Vol. 2 No. 6 (2024)
Publisher : Yayasan Adra Karima Hubbi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70177/ijen.v2i6.1610

Abstract

The 21st century brings an increasing demand for educational approaches that develop not only intellectual but also emotional, social, and ethical dimensions of learners, positioning holistic education as a relevant framework. Rooted in philosophies that value the interconnectedness of knowledge, self-awareness, and community responsibility, holistic education emphasizes the development of well-rounded individuals prepared to engage with complex global issues. This research aims to explore the philosophical foundations of holistic education, examining key principles from thinkers such as Rousseau, Dewey, and Steiner that support a balanced, learner-centered approach. A qualitative research methodology was used, involving a comprehensive literature review of philosophical texts and educational theory. Analysis focused on identifying core values in holistic education, including the nurturing of emotional intelligence, ethical understanding, and social responsibility. The study also examined modern adaptations of these philosophies in contemporary educational practices, highlighting how traditional philosophies inform current holistic teaching methods. Findings indicate that holistic education effectively addresses the multidimensional needs of learners, promoting critical thinking, empathy, and personal growth. The results reveal that integrating these philosophical principles encourages an inclusive and adaptable educational model that aligns with 21st-century learning objectives. Holistic education thus provides a viable alternative to conventional models focused solely on academic achievement. This study concludes that embracing the philosophical foundations of holistic education can foster a more inclusive, adaptive, and socially responsible approach to learning. Further research is recommended to explore practical applications and the impact of holistic education on diverse learning environments.