Oktri Mohammad Firdaus
Program Studi Teknik & Manajemen Industri, Institut Teknologi Bandung, Bandung 40132, Indonesia

Published : 14 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pengaruh Manajamen dan Kinerja Pegawai Dinas Kopersi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Terhadap Efektivitas Program Kopersi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah di Kabupaten Garut Surahmat, Cecep; Firdaus, Oktri Mohammad; Ulumudin, Aceng
Journal of Entrepreneurship and Strategic Management Vol. 3 No. 01 (2024): Journal Of Entrepeneurship and Strategic Management
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jesm.v3i01.239

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada permasalahan mengenai efektivitas program koperasi usaha mikro, kecil dan menengah di Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Garut yang diindikasikan belum baiknya manajemen program koperasi usaha mikro, kecil dan menengah dan kinerja pegawai di Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Garut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen program koperasi usaha mikro, kecil dan menengah, kinerja pegawai dan efektivitas program koperasi usaha mikro, kecil dan menengah di Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Garut. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskripsi analisis statistik dengan model analisis jalur (path analysis). Populasi dan responden dalam penelitian ini adalah sebanyak 66 responden dengan menggunakan teknik simple jenuh. Berdasarkan analisis data dan hasil penelitian bahwa manajemen program koperasi usaha mikro, kecil dan menengah dan kinerja pegawai di Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Garut memiliki pengaruh positif terhadap efektivitas program koperasi usaha mikro, kecil dan menengah di Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Garut. Temuan dilapangan salah satunya adalah pembagian tugas/beban pekerjaan dan dapat memberikan motivasi, proses pelaksanaan kerja dan hasil kerja yang belum optimal hal ini disebabkan oleh keterbatasan sumberdaya manusia yang memadai.
Strategi Penyaluran Program Garut Makmur Sebagai Implementasi Fundraising Zakat Untuk Kesejahteraan Mustahik Di Kabupaten Garut (Studi kasus: Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Garut) Muttaqin, Imam; Firdaus, Oktri Mohammad; Ijudin, Ijudin
Journal of Entrepreneurship and Strategic Management Vol. 3 No. 01 (2024): Journal Of Entrepeneurship and Strategic Management
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jesm.v3i01.315

Abstract

Kemiskinan merupakan permasalahan yang selalu muncul dihadapi oleh negara maju maupun negara berkembang. Zakat sebagai kewajiban yang ditetapkan oleh Agama Islam adalah metode efisien dan strategis yang dapat digunakan sebagai alat untuk meningkatkan perekonomian bagi kelompok masyarakat yang kurang mampu serta berperan amat penting dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi penyaluran zakat Program Garut Makmur sebagai implementasi fundraising untuk kesejahteraan mustahik di Kabupaten Garut. Pada penelitian ini, metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan variabel bebas penelitian terdiri dari strategi penyaluran dan implementasi fundraising sedangkan variabel terikatnya adalah kesejahteraan mustahik melalui alat ukur pedoman wawancara terstruktur. Populasi penelitian terdiri 1.962 mustahik/ orang pada 42 kecamatan di seluruh Kabupaten Garut dengan teknik penarikan sampel non probability sampling dimana responden dipilih secara convenience sampling dengan mempertimbangkan kemudahan menjangkau desa-desa yang akan dijadikan sampel dengan menetapkan mustahik zakat sebagai responden sebagai responden yang mewakili dari 42 kecamatan di Kabupten Garut. Teknik analisa data yang digunakan merupakan teknik triangulasi sumber, dimana hasil dari penelitian memperlihatkan di dalam variabel strategi penyaluran hanya satu point belum terealisir yaitu pada kondisi perantara zakat dari Baznas yang berbeda di setiap, pada variabel implementasi fundraising terdapat hanya satu point belum terealisir yaitu mustahik belum mendapatkan penyaluran zakat dari Baznas berlangsung terus atau berkelanjutan, pada variabel kesejahteraan mustahik terdapat tiga point belum terealisir yaitu belum optimal dalam mendapatkan peningkatan dalam pendidikan, kesehatan, akses pada listrik dan air. Sedangkan pada pernyataan mendapatkan peningkatan dalam pendapatan, peningkatan dalam rasa aman dan mendapatkan peningkatan dalam akses informasi sudah dapat diperoleh oleh mustahik.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Proses Keputusan Pembelian Smartphone Iphone pada Konsumen Generasi Z di Kabupaten Garut Hikmatulloh, Dede; Nabhani, Irfan; Firdaus, Oktri Mohammad
Journal of Entrepreneurship and Strategic Management Vol. 3 No. 02 (2024): Journal Of Entrepeneurship and Strategic Management
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jesm.v3i02.420

Abstract

Kabupaten Garut terletak di Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Menurut data dari Garutkab.go.id, Demografi Generasi Z adalah yang terbesar di daerah ini. Keputusan Generasi Z untuk membeli iPhone di Kabupaten Garut yaitu efek dari gaya hidup, citra merek, dan kelompok kelompok referensi. Penurunan harga saham Apple dan pendapatan dikarenakan munculnya iPhone refurbished, iPhone high definition copy & iPhone internasional mempengaruhi kualitas iPhone di pasaran. Keputusan pembelian smartphone iPhone oleh Generasi Z baik itu unit bekas internasional, refurbished, atau resmi sering kali dipilih demi memenuhi gaya hidup mereka tanpa mempertimbangkan harga, kualitas dan isu-isu negatif yang mempengaruhi citra merek iPhone. Sementara itu, Generasi Z belum mampu membeli smartphone iPhone. Diantisipasi bahwa metodologi deskriptif dan asosiatif penelitian ini akan mengklarifikasi dan mengevaluasi kejadian yang diperiksa dengan cermat. Metodologi dalam penelitian ini bersifat kuantitatif dengan basis menganalisis populasi dan sampel pada setiap variabel. Random Sampling merupakan prosedur pengambilan sampel. Pengumpulan data dilakukan melalui distribusi kuesioner melalui penggunaan Google Form, Google Spreadsheet, dan e-mail dengan skala likert. Penelitian ini melibatkan Generasi Z yang menggunakan iPhone sebagai populasi. Seratus responden adalah bagian dari populasi yang ditetapkan menggunakan metode sampel non-probabilitas. Aplikasi pengolahan data statistik seperti SEM-PLS dan SmartPLS 4 akan digunakan untuk teknik analisis data yang akan digunakan.
Faktor-Faktor Preferensi Muzaki dalam Menyalurkan Dana Zakat Melalui Baznas Kabupaten Garut Hendra, Hendra; Firdaus, Oktri Mohammad; Ijudin, Ijudin
Journal of Entrepreneurship and Strategic Management Vol. 3 No. 02 (2024): Journal Of Entrepeneurship and Strategic Management
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jesm.v3i02.421

Abstract

Zakat merupakan instrumen zakat untuk mewujudkan ekonomi berkeadilan tidak berjalan sebagaimana mestinya dan pengumpulan zakat di lembaga-lembaga penghimpunan zakat tidak ideal instrumen zakat untuk mewujudkan ekonomi. Hal ini karena pengetahuan masyarakat tentang sumber-sumber yang harus dikeluarkan Zakat hanya terfokus pada sumber-sumber tradisional, meskipun hal ini. Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang zakat mempengaruhi penghimpunan dana zakat di lembaga keluarga. Oleh karena itu diperlukan lembaga atau lembaga masyarakat untuk dapat membantu. Tidak dapat dipungkiri bahwa pemahaman masyarakat tentang konsep zakat kini telah berkembang dalam bentuk yang berjanji untuk membayar zakat, membayar zakat secara langsung tanpa perantara Amil menerima zakat (Mustahiq). diteruskan. Hal seperti ini masih berkembang di masyarakat. Pada dasarnya tidak dilarang untuk mengarahkan zakat kepada mustahiq, namun mengingat tujuan zakat yaitu upaya mengentaskan kemiskinan, maka tidak terpenuhi. Efek pendistribusian zakat tersebut hanya berumur pendek, sehingga tujuan utama zakat, mengubah mustahik menjadi muzakki, sulit tercapai. Oleh karena itu, penyaluran zakat melalui Amil sangat penting agar sejalan dengan visi dan misi zakat serta berhasil. Dalam hal ini Amil Zakat diangkat dan diangkat oleh penguasa atau pemerintah, sehingga tidak ada yang bisa menjadi Amil. Beberapa syarat Amil adalah Muslim, kedewasaan, kejujuran, amanah, pengetahuan Fiqh Zakat, dan kekuatan fisik dan mobilitas yang tinggi. Peluang zakat di Indonesia sangat besar. Arifin Purwanto, General Manager BAZNAS, mengatakan dalam siaran langsung IDN Times pada 15 Juni 2020, potensi Zakat sebesar Rp 330 triliun. Berdasarkan terlihat yang cukup signifikan dari tahun 2017 hingga tahun 2021. Akan tetapi, jika merujuk pada potensi yang ada, perolehan tersebut masih sangat jauh dari potensi pengumpulan zakat di Kabupaten Garut.