Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

PENGARUH WORD OF MOUTH DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP MINAT BERKUNJUNG KEMBALI : (Studi Kasus: Ranca Upas Kabupaten Bandung) Nengsih, Ratna; Ghani, Yosef Abdul; Mubarok, Ade
Service Management Triangle: Jurnal Manajemen Jasa Vol 5 No 1 (2023): Service Management Triangle: Jurnal Manajemen Jasa
Publisher : Magister Manajemen Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jsj.v5i1.1222

Abstract

Ranca Upas merupakan salah satu destinasi wisata di Kabupaten Bandung yang identik dengan wisata Penangkaran rusa dan Tempat wisata buat Camping. Word of Mouth dan kualitas pelayanan berpotensi meningkatkan kunjungan wisatawan ke Ranca Upas termasuk minat berkunjung kembali. Oleh karena itu, Word of Mouth dan kualitas pelayanan merupakan aspek yang menarik untuk diteliti lebih lanjut. Perlu diketahui sejauh mana pengaruh Word of Mouth dan kualitas pelayanan terhadap minat berkunjung kembali ke destinasi wisata Ranca Upas Kabupaten Bandung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Word of Mouth dan kualitas pelayanan terhadap minat Berkunjung Kembali ke Ranca Upas Ciwidey Kabupaten Bandung. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan bantuan instrumen penelitian kuesioner berisi 22 pertanyaan yang disebar ke 100 responden. Data yang didapat selanjutnya dianalisis baik secara deskriptif dan statistik. Hasilnya menunjukkan bahwa secara parsial Word of Mouth dan kualitas layanan berpengaruh terhadap minat Berkunjung Kembali ke Ranca Upas Ciwidey Kabupaten Bandung. Begitu pula secara simultan Word of Mouth dan kualitas layanan berpengaruh kepada minat Berkunjung Kembali ke Ranca Upas Kabupaten Bandung.
PERAN OPERATOR FRONT OFFICE DALAM MENINGKATKAN KEPUASAN TAMU DI HOTEL BINTANG EMPAT Dewi, Kartika; Madani, Nurul; Ghani, Yosef Abdul
Service Management Triangle: Jurnal Manajemen Jasa Vol 6 No 1 (2024): Service Management Triangle: Jurnal Manajemen Jasa
Publisher : Magister Manajemen Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jsj.v6i1.1864

Abstract

Pelayanan yang baik merupakan hal yang penting dalam industri perhotelan dimana pelayanan dapat memberikan dampak besar terhadap suatu bisnis akomodasi, kebanyakan masyarakat telah mengadaptasi kebiasaan baru yang baik dan mampu membawa kesan bagi banyak orang. Pentingnya telepon operator bisa dilihat dalam ungkapan yang menyatakan bahwa mereka adalah ujung tombak perusahaan, karena telepon operator sebagai penyambung antara hotel dengan pihak luar. Penelitian ini membahas peran operator front office dalam meningkatkan pengalaman pelanggan di hotel bintang empat, dengan studi kasus di hotel Aston Pasteur. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan operator front office, observasi langsung dan analisis dokumen terkait. Operator bertanggung jawab atas penerimaan tamu, proses check in dan check out, memberikan informasi tentang layanan hotel, serta menangani keluhan dan permintaan pelanggan dengan cepat dan efisien. Pengembangan keterampilan bagi operator front office memastikan bahwa mereka mampu memberikan layanan yang berkualitas tinggi kepada pelanggan, sehingga dapat meningkatkan kepuasan dan layalitas pelanggan di hotel Aston Pasteur.
Pengaruh Layanan Travel Terhadap Loyalitas Konsumen Di GPR Holiday : Variabel Kepuasan Sebagai Intervening Jakaria; Ghani, Yosef Abdul
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20854

Abstract

Penelitian yang ada di artikel ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh layanan travel terhadap loyalitas konsumen dengan kepuasan sebagai variabel intervening pada konsumen GPR Holiday di Kota Bandung. Latar belakang penelitian ini didasari oleh meningkatnya persaingan antara travel konvensional dan online travel agent, serta kualitas layanan sangat penting dalam mempertahankan loyalitas konsumen. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif verifikatif. Penelitian mengambil sampel sebanyak 71 responden yang pernah menggunakan jasa GPR Holiday. Teknik analisis data menggunakan uji regresi linear dan path analysis dibantu dengan software SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas layanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen, kepuasan konsumen berpengaruh signifikan terhadap loyalitas, dan kualitas layanan juga berpengaruh signifikan terhadap loyalitas melalui kepuasan sebagai variabel intervening. Dengan demikian, kepuasan konsumen terbukti menjadi mediator dalam hubungan antara layanan dan loyalitas.
Mengetahui Penentu Perilaku Pro-Lingkungan Tamu Hotel di Kota Bandung Ghani, Yosef Abdul
Jurnal Ilmiah Ilmu Pariwisata Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Kajian Pariwisata
Publisher : LPPM STP ARS Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jiip.v5i1.1092

Abstract

Perkembangan industri perhotelan di Kota Bandung semakin berimbas negatif pada lingkungan. Meningkatnya penggunaan listrik hotel dan penggunaan air tanah oleh industri perhotelan di Kota Bandung apabila tidak diantisipasi sejak dini akan berimbas pada generasi yang akan datang. sebagian besar hotel sudah mengadopsi konsep green hotels untuk meminimalkan hal tersebut. Konsep green hotel ini memerlukan dukungan atau peran prilaku pro lingkungan dari tamu hotel tersebut, tamu dapat berperan langsung mengurangi penggunaan sumber daya alam, energy, dan limbah melalui gerakan pro-lingkungan tamu. Namun penentu keputusan tamu untuk berperilaku pro lingkungan di hotel seperti itu belum cukup dieksplorasi. Atas dasar tersebut peneliti ingin lebih lanjut mengetahui faktor penentu tamu dalam melakukan perilaku pro lingkungan tamu di hotel menggunakan theory planned behavior. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan alat pengujiannya menggunakan alat bantu Smart-PLS. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 68 orang. Dari hasil analisis data ditemukan hasil bahwa konstruk TPB mampu menjelaskan pembentukan keputusan tamu untuk berperilaku pro lingkungan (hasil dapat dilihat pada kesimpulan). Kuatnya keyakinan akan manfaat dari perilaku pro lingkungan di hotel, keyakinan normative dan faktor- faktor kontrol menjadi penentu tamu hotel untuk melakukan perilaku tersebut. ABSTRACT The development of the hospitality industry in the city of Bandung is having a negative impact on the environment. The increasing use of electricity and groundwater by the hospitality industry in Bandung, if not anticipated early, will have an impact on future generations. Most hotels have adopted the concept of green hotels to minimize this impact. This concept requires support or pro-environmental behavior from hotel guests. Guests can directly reduce the use of natural resources, energy, and waste through pro-environmental movements. However, the factors that determine guests' decisions to behave pro-environmentally in such hotels have not been sufficiently explored. Therefore, the researcher wants to further explore the determinants of guest behavior in performing pro-environmental behavior in hotels using the Theory of Planned Behavior (TPB). The research method used in this study was a quantitative method with Smart-PLS as the testing tool. The sample used in this study was 68 people. The results of the data analysis found that the TPB construct was able to explain guests' decision-making to behave pro-environmentally (the results can be seen in the conclusion). The strength of beliefs in the benefits of pro-environmental behavior in hotels, normative beliefs, and control factors determine hotel guests' behavior.
Pengunjung “Semu” sebagai dampak dari Promosi Digital dan Implikasinya terhadap Minat Berkunjung Kembali Ghani, Yosef Abdul; Hamzah, Faizal; Maulisti, Desyca Bestari; Shalomitha, Sharon Rosie
Jurnal Ilmiah Ilmu Pariwisata Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Kajian Pariwisata
Publisher : LPPM STP ARS Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jiip.v6i1.1421

Abstract

Pemasaran destinasi melalui media digital semakin banyak digunakan oleh destinasi-destinasi wisata di Indonesia, bahkan terbentuk pendapat bahwa “tempat wisata viral adalah suatu keberhasilan” namun temuan di lapangan tidak sedikit pengunjung yang datang ke destinasi bukan dikarenakan ia butuh untuk menikmati aktifitas berwisata, namun justru dikarenakan rasa keinginan untuk menjadi ikut dari ke-viralan destinasi tersebut, dan setelah masa viral di media sosial hilang, maka jumlah pengunjung ke destinasi pun turun dengan sendirinya. Penelitian ini bertujuan untuk menelusuri gejala pengunjung semu dan menangkap hakikat realita gejala tersebut serta memberi kontribusi keilmuan terkait fenomena Pengunjung semu dan memberikan alternatif kebijakan pengembangan desa wisata dengan memperhatikan kecenderungan “pengunjung semu” ini. Hasil penelitian ditemukan bahwa promosi digital memang menjelaskan 53% Perilaku pengunjung semu, namun hal yang dihipotesiskan di awal bahwa pengunjung semu dimungkinkan berpengaruh negatif ditolak. Hasil menunjukan bahwa pengunjung semu tetap signifikan membentuk minat berkunjung kembali ke desa wisata khususnya para remaja usia 12-25 tahun.