Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Psikologi Prima

PROKRASTINASI DITINJAU DARI KEPERCAYAAN DIRI DAN DUKUNGAN SOSIAL PADA SISWA SMK PABAKU Liana Mailani
Psikologi Prima Vol. 1 No. 2 (2018)
Publisher : unprimdn.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (607.477 KB) | DOI: 10.34012/psychoprima.v1i2.367

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Kepercayaan Diri dan Dukungan Sosial dengan Prokrastinasi pada Subjek dalam penelitian ini adalah siswa dan siswi SMK Pabaku yang akan menempuh ujian Nasional sebanyak 94 orang. Analisis data menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) ada hubungan negative antara Kepercayaan Diri dan Dukungan Sosial dengan prokrastinasi dengan koefisien rx1y = - 0,515, p= 0,000. Hal ini berarti semakin tinggi Kepercayaan Diri dan Dukungan Sosial maka akan semakin rendah prokrastinasi. Sumbangan efektif sebesar 49.1% sedang sisanya sebesar 50.9% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti. (2) Ada hubungan negatif antara Kepercayaan diri dengan prokrastinasi dengan koefisien rx2y = -0,657,p = 0,000. Artinya semakin tinggi kepercayaan diri maka akan semakin rendah prokrastinasi atau sebaliknya, dengan sumbangan efektif sebesar 43.1%. (3) Ada hubungan negatif antara Dukungan Sosial dengan prokrastinasi dengan koefisien rx2y = -0,356, p=0,018. Artinya semakin tinggi dukungan sosial maka akan semakin rendah prokrastinasi atau sebaliknya, dengan sumbangan efektif sebesar 12.6%.
RELATIONSHIP OF BIG FIVE PERSONALITY WITH DECISION TAKING CHOOSE SCHOOL DEPARTMENTS IN THE NETWORK COMPUTER TECHNICAL DEPARTMENT IN THE FACTORY VOCATIONAL SCHOOL Liana Mailani
Psikologi Prima Vol. 2 No. 2 (2019)
Publisher : unprimdn.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/psychoprima.v2i2.831

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepribadian Big Five dengan pengambilan keputusan. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah kepribadian Big Five (Etraversion, Agreeableness, Conscientiousness, Neuroticsm¸dan Openness to New Eperience) disini dapat dijadikan prediktor untuk memprediksi pengambilan keputusan memilih sekolah kejuruan di SMK Pabaku. Subjek penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa SMK Pabaku sebanyak 85 orang yang dipilih dengan metode Sampling Jenuh. Data diperoleh dari skala untuk mengukur kepribadian Big Five dan pengambilan keputusan memilih Jurusan di SMK. Perhitungan dilakukan dengan melalui uji prasyarat analisis (uji asumsi) yang terdiri dari uji normalitas sebaran dan uji linearitas hubungan. Analisis data yang digunakan adalah menggunakan analisa Regresi berganda melalui bantuan SPSS 17 for Windows. Hasil analisis data menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0,682 dengan p sebesar 0,002 (p < 0,05). Ini menunjukkan bahwa kepribadian Big Five dapat dijadikan prediktor untuk memprediksi pengambilan keputusan dengan sumbangan yang diberikan kepribadian Big Five terhadap pengambilan keputusan adalah sebesar 29,8 persen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari kelima kepribadian Big Five yang memiliki korelasi positif dan signifikan adalah pada dimensi Openness to New Experience dengan sumbangan yang diberikan dimensi Openness to New Experience terhadap pengambilan keputusan adalah sebesar 17,1% dan selebihnya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Dari hasil penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa hipotesis kepriban kepribadian Big Five (Etraversion, Agreeableness, Conscientiousness, Neuroticsm¸dan Openness to New Eperience) disini dapat dijadikan prediktor untuk memprediksi pengambilan keputusan memilih sekolah Tehnik Komputer Jaringan di SMK Pabaku dapat diterima.
HUBUNGAN PERSEPSI SISWA DALAM PENGELOLAAN KELAS DENGAN KEDISIPLINAN PADA SISWA SMK PABAKU Liana Mailani
Psikologi Prima Vol. 3 No. 2 (2020): Psikologi Prima
Publisher : unprimdn.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/psychoprima.v3i2.1250

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan korelasi antara persepsi siswa tentang manajemen kelas dan disiplin siswa SMK Pabaku. Hipotesis dari penelitian ini adalah bahwa ada korelasi positif antara persepsi siswa tentang manajemen kelas dan disiplin mereka. Hal ini diasumsikan bahwa persepsi siswa yang lebih positif dari manajemen kelas adalah, disiplin yang lebih tinggi akan mereka. Sebaliknya, semakin negatif persepsi mereka terhadap manajemen kelas, semakin sedikit disiplin mereka. Mata pelajaran penelitian ini adalah 155 siswa SMA SMK Pabaku. Sampel diperoleh dengan menggunakan teknik random sampling sederhana. Data diperoleh dari Skala Disiplin dan Skala Persepsi Siswa terhadap Manajemen Kelas. Perhitungan dilakukan dengan cara pengujian persyaratan analisis (asumsi pengujian) yang terdiri dari tes untuk normalitas distribusi dan hubungan linearitas tes. Data dianalisis dengan menerapkan formula korelasi produk moment melalui SPSS 20 untuk Windows. Hasil analisis data menunjukkan bahwa koefisien korelasi adalah 0,605 dengan nilai p 0,000 (p &lt;0,05). Ini menunjukkan ada korelasi positif antara persepsi siswa tentang manajemen kelas dengan disiplin. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kontribusi persepsi siswa terhadap manajemen ruang kelas untuk disiplin adalah 59,1 persen, dan sisanya 49,9 persen dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diperiksa. Dari hasil ini, dapat disimpulkan bahwa hipotesis yang menyatakan bahwa ada hubungan hubungan positif antara persepsi siswa tentang manajemen kelas dengan disiplin, dapat diterima.
PROKRASTINASI DITINJAU DARI KEPERCAYAAN DIRI DAN DUKUNGAN SOSIAL PADA SISWA SMK PABAKU Mailani, Liana
Psikologi Prima Vol. 1 No. 2 (2018)
Publisher : unprimdn.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/psychoprima.v1i2.367

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Kepercayaan Diri dan Dukungan Sosial dengan Prokrastinasi pada Subjek dalam penelitian ini adalah siswa dan siswi SMK Pabaku yang akan menempuh ujian Nasional sebanyak 94 orang. Analisis data menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) ada hubungan negative antara Kepercayaan Diri dan Dukungan Sosial dengan prokrastinasi dengan koefisien rx1y = - 0,515, p= 0,000. Hal ini berarti semakin tinggi Kepercayaan Diri dan Dukungan Sosial maka akan semakin rendah prokrastinasi. Sumbangan efektif sebesar 49.1% sedang sisanya sebesar 50.9% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti. (2) Ada hubungan negatif antara Kepercayaan diri dengan prokrastinasi dengan koefisien rx2y = -0,657,p = 0,000. Artinya semakin tinggi kepercayaan diri maka akan semakin rendah prokrastinasi atau sebaliknya, dengan sumbangan efektif sebesar 43.1%. (3) Ada hubungan negatif antara Dukungan Sosial dengan prokrastinasi dengan koefisien rx2y = -0,356, p=0,018. Artinya semakin tinggi dukungan sosial maka akan semakin rendah prokrastinasi atau sebaliknya, dengan sumbangan efektif sebesar 12.6%.
RELATIONSHIP OF BIG FIVE PERSONALITY WITH DECISION TAKING CHOOSE SCHOOL DEPARTMENTS IN THE NETWORK COMPUTER TECHNICAL DEPARTMENT IN THE FACTORY VOCATIONAL SCHOOL Mailani, Liana
Psikologi Prima Vol. 2 No. 2 (2019)
Publisher : unprimdn.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/psychoprima.v2i2.831

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepribadian Big Five dengan pengambilan keputusan. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah kepribadian Big Five (Etraversion, Agreeableness, Conscientiousness, Neuroticsm¸dan Openness to New Eperience) disini dapat dijadikan prediktor untuk memprediksi pengambilan keputusan memilih sekolah kejuruan di SMK Pabaku. Subjek penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa SMK Pabaku sebanyak 85 orang yang dipilih dengan metode Sampling Jenuh. Data diperoleh dari skala untuk mengukur kepribadian Big Five dan pengambilan keputusan memilih Jurusan di SMK. Perhitungan dilakukan dengan melalui uji prasyarat analisis (uji asumsi) yang terdiri dari uji normalitas sebaran dan uji linearitas hubungan. Analisis data yang digunakan adalah menggunakan analisa Regresi berganda melalui bantuan SPSS 17 for Windows. Hasil analisis data menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0,682 dengan p sebesar 0,002 (p < 0,05). Ini menunjukkan bahwa kepribadian Big Five dapat dijadikan prediktor untuk memprediksi pengambilan keputusan dengan sumbangan yang diberikan kepribadian Big Five terhadap pengambilan keputusan adalah sebesar 29,8 persen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari kelima kepribadian Big Five yang memiliki korelasi positif dan signifikan adalah pada dimensi Openness to New Experience dengan sumbangan yang diberikan dimensi Openness to New Experience terhadap pengambilan keputusan adalah sebesar 17,1% dan selebihnya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Dari hasil penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa hipotesis kepriban kepribadian Big Five (Etraversion, Agreeableness, Conscientiousness, Neuroticsm¸dan Openness to New Eperience) disini dapat dijadikan prediktor untuk memprediksi pengambilan keputusan memilih sekolah Tehnik Komputer Jaringan di SMK Pabaku dapat diterima.
HUBUNGAN PERSEPSI SISWA DALAM PENGELOLAAN KELAS DENGAN KEDISIPLINAN PADA SISWA SMK PABAKU Mailani, Liana
Psikologi Prima Vol. 3 No. 2 (2020): Psikologi Prima
Publisher : unprimdn.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/psychoprima.v3i2.1250

Abstract

This study aims to determine the correlation between students' perceptions of classroom management and students’ discipline of SMK Pabaku. The hypothesis of this study is that there is a positive correlation between students' perceptions of classroom management and their discipline. It is assummed that the more positive student perceptions of classroom management is, the higher discipline will they be. Conversely, the more negative their perception toward class management, the less discipline will they be. The subjects of this research were 155 high school students of SMK Pabaku. Samples were derived by using simple random sampling technique. Data were obtained from the Discipline Scale and Scale Student Perceptions toward Classroom Management. The calculation is done by means of testing requirements analysis (assumption testing) that consists of a test for normality of distribution and relationships linearity test. Data were analysed by applying formula of product moment correlation through SPSS 20 for Windows. Results of data analysis showed that a correlation coefficient was 0.605 with p value of 0.000 (p <0.05). It shows there is a positive correlation between students' perceptions of classroom management with discipline. The result of this study indicates that the contributions of the students' perceptions of classroom management to discipline are 59.1 percent, and the rest 49.9 percent is influenced by other factors not examined. From these results, it can be concluded that the hypothesis stating that there is a positive relationship between students' perceptions of classroom management with discipline, can be accepted.