Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

RJA SAMA FAKULTAS PERTANIAN DAN BALAI PENELITIAN PERTANIAN (BPP) BANGE KABUPATEN MANDAILING NATAL KEPADA KELOMPOK TANI “BUDIDAYA TANAMAN SAYURAN DENGAN APLIKASI ZAT PENGATUR TUMBUH” Jumaria Nasution; Meiliana Friska; Siti Hardianti Wahyuni; Surya Handayani
Jurnal Masyarakat Berdikari dan Berkarya (Mardika) Vol 2 No 4 (2024): Jurnal Masyarakat Berdikari dan Berkarya (MARDIKA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/mardika.v2i4.10815

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat oleh Fakultas Pertanian yang bekerjasama dengan BPP Bange untuk mengedukasi kelompok tani di Kabupaten Mandailing Natal. Pada kegiatan ini dilakukan sosialisasi tentang aplikasi ZPT organik dengan menggunakan bahan alami seperti air kelapa, air cucian beras, keong mas, dan gula merah pada tanaman sayuran. Aplikasi zat pengatur tumbuh memberikan manfaat yang sangat penting dalam fase pertumbuhan dan perkembangan sayuran khususnya dimana pada daerah ini mata pencaharian adalah bertani dengan pemanfaaatan bahan organik yang dianggap sebagai hama bisa diguanakan sebagai bahan ZPT organik. Keong mas yang biasa dikenal sebagai hama pada tanaman bisa dimanfaatkan sebagai bahan ZPT karena mengandung berbagai asam amino salah satunya adalah triftofan yang merupakan prekusor auksin. Peranauksin dalam pertumbuhan tanaman adalah pembesaran sel, mengatur formasi daun perkembangan buah sedangkan air kelapa tambahan mengandung ZPT organik jenis zeatin jenis sitokinin yang berfungsi untuk pemanjangan sel, penundaan penuaan pada tanaman,membentuk tunas dan lainny. Hasil dari Kegiatan Pengabdian ini memberikan manfaat pada kelompok tani dan wawasan pada seluruh mitra kerja sama pengolahan bahan organik menjadi ZPT dan manfaatnya pada tanaman sayuran khususnya menunjang pertumbuhan tanaman.
APLIKASI JAMUR BEAUVERIA BASSIANA DALAM MENGURANGI SERANGAN SPODOPTERA LITURA PADA TANAMAN BAWANG PUTIH (ALLIUM SATIVUM L.) Friska, Meiliana; Wahyuni, Siti Hardianti; Nasution, Jumaria; Harahap, Parmanoan; Yanty, Dini Puspita
BIOGENIC : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 1 No 2 (2023): BIOGENIC: Jurnal Ilmiah Biologi
Publisher : Program Studi Biologi UNARS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/biogenic.v1i2.3499

Abstract

Bawang putih (Allium sativum L.) adalah sayuran yang banyak memberikan keuntungan dan manfaat karena mempunyai nilai ekonomi yang tinggi. Kebutuhan konsumsi bawang putih semakin meningkat sejalan dengan pertambahan jumlah penduduk, namun peningkatan ini belum diimbangi oleh peningkatan produksi karena banyak kendala antara lain serangan organisme pengganggu tanaman. Penggunaan entomopatogen sebagai agens pengendali hayati merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menghindari dampak negatif bahan kimia terhadap lingkungan. Agens hayati tersebut meliputi organisme yang bersifat predator, parasit, parasitoid, dan patogen. Beberapa organisme yang dapat bertindak sebagai agens hayati meliputi hewan vertebrata, nematoda, serangga, virus, bakteri, dan jamur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok Non Faktorial dengan masing-masing perlakuan B0 (0 gr Beauveria bassiana), B1 (3 gr Beauveria bassiana /L air), B2 (6 gr Beauveria bassiana /L air), B3 (9 gr Beauveria bassiana /L air), dan B4 (12 gr Beauveria bassiana /L air). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan Beauveria bassiana menunjukkan pengaruh yang nyata terhadap persentase serangan seranga yaitu 0,06% dan intensitas serangan yaitu 0,03%. Perlakuan terbaik terdapat pada B4 (12 gr B.bassiana/L air). Kata Kunci: Bawang putih, Beuveria bassiana, Spodoptera litura
PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR UNTUK PENINGKATAN KUALITAS PERTANIAN SALAK DI DESA SIGUMURU KECAMATAN ANGKOLA BARAT Friska, Meiliana; Hardianti Wahyuni, Siti; Handayanti, Surya; Jumaria; Harahap, Sriwinaty; Arryannur Siregar, Deasy
Jurnal Masyarakat Berdikari dan Berkarya (Mardika) Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Masyarakat Berdikari dan Berkarya (MARDIKA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/mardika.v3i2.12211

Abstract

Desa Sigumuru Kecamatan Angkola Barat merupakan salah satu sentra produksi salak di Sumatera Utara. Penghasilan masyarakatnya bergantung pada penjualan hasil kebun, namun buah salak hanya dapat dipanen saat musim-musim tertentu, sehingga permasalahan hasil panen merupakan hal yang serius dalam isu lingkungan. Pengembangan tentang kesadaran lingkungan, termasuk pemanfaatan air leri (bekas cucian beras) dan kotoran ternak kambing akan berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pertanian salak di Desa sigumuru. Oleh karena itu Tim Bina Desa dan dosen fakultas pertaniam UGN Padangsidipuan melakukan program pengabdian masyarakat berupa pemanfaatan air leri dan kotoran ternak sebagai pupuk organik cair untuk perkebunan salak. Hasil yang diperoleh adalah kelompok petani dan warga sekitar Desa Sigumuru memperoleh pengetahuan, hal baru dalam pemanfaatan air leri dan kotoran ternak untuk menjadi pupuk organik cair serta memahami teknik sederhana pembuatan pupuk menggunakan alat sederhana.
Inventory of Insect Species and Populations on Arenga pinnata in Pargarutan Dolok Village, East Angkola District, South Tapanuli Regency Siti, Siti Hardianti Wahyuni; Friska, Meiliana; Handayani, Surya; Nasution, Jumaria; Harahap, Sriwinaty
JURNAL BIOLOGICA SAMUDRA Vol 7 No 1 (2025): Biologica Samudra
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Teknik, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jbs.v7i1.11816

Abstract

Palm plants (Arenga pinnata) are a type of palm plant that has high economic value in Indonesia, including in South Tapanuli Regency. All parts of the palm plant, ranging from sap, fruits, leaves, to stems have various benefits. However, in its cultivation, palm plants often face disturbances from insects, both as pests and as pollinating agents that have an important ecological role. Therefore, this study aims to inventory the types and populations of insects associated with palm plants in order to understand insect diversity and identify potential pests and natural predators. This study was conducted in Pargarutan Dolok Village, East Angkola District, South Tapanuli Regency for eight weeks using the anthracane trap method and direct observation. The results showed that insects of the order Hymenoptera, especially the family Apidae, were the group with the highest number of anthracite traps, at 23 individuals. In total, 65 individual insects were found consisting of 6 orders and 10 families. The insect population during the 1st to 4th week was 40 individuals, while in the 5th to 8th week it was 25 individuals. The role of insects found in palm plants includes pollinators, predators, and polyphages.
Effect Of Combination Of Extracts Of Several Rhizomes On Mortality Of Armyworm (Spodoptera sp.) On Sweet Potato Plants (Ipomoea batatas L.) Simbolon, Syamsuddin; Wahyuni, Siti Hardianti; Friska, Meiliana
Jurnal Agricultural Science Vol 19 No 2 (2024): NOVEMBER
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS RATU SAMBAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/jas.v19i2.283

Abstract

The use of a mixture of rhizome extracts of red ginger, turmeric, and kencur to control armyworms (Spodoptera litura F.) is an important prospect in increasing the yield of sweet potato crops, because plant-based pesticides can be used in single or mixed forms. The study aimed to determine the influence of various mixed effects of different concentrations of extracts of several rhizomes on the mortality of Grayak caterpillar pest (Spodoptera litura F.) on sweet potato plants (Ipomoea batatas L.). As well as determining the concentration of rhizome extract mixture that is more effective in controlling Grayak caterpillar pests (Spodoptera sp.) on sweet potato plants (Ipomoea batatas L.). This study used a method with a Group Random Design (RAK) consisting of 5 treatments and 5 replicates. The treatment is: 1. Control (sterile water application), 2. A mixture of red ginger, turmeric, and kencur rhizome extracts 40%, 50%, 60%, 70%, 80%, 90% through food (Stomach poison). The experiment was arranged in a complete randomized design of four replicates each using instar 2 larvae of Spodoptera sp. as many as 280 heads. Research Results The observation results showed that there was an influence of each concentration tested on the pest Spodoptera sp. through food (Stomach poison) against the larvae of the second instar where the level of attack caused in the instar is very high, so the concentration used is 40%-90%. All concentrations showed a real effect on the larvae of the two instars, at a concentration of 40% a mortality rate of 11.50%, and the highest concentration was 90% with a mortality rate of 80%..
The Effect of NPK Fertilizer on Peanut Crop Production (Arachis hypogaea L.) Andrian Imam Rahmadi; Wahyuni, Siti Hardianti; Meiliana Friska
Jurnal Agricultural Science Vol 19 No 2 (2024): NOVEMBER
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS RATU SAMBAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/jas.v19i2.308

Abstract

The need for peanuts from year to year continues to increase in line with the increasing population, community nutrition needs, food diversification, and the increasing capacity of the feed and food industry in Indonesia. N, P, and K are important factors and must be available to plants because they function as metabolic and biochemical processes of plant cells. Nitrogen is used as a builder of nucleic acids, proteins, bioenzymes, and chlorophyll. The purpose of this study was to determine the effect of NPK fertilizer on the growth and production of peanut plants. This research was conducted from January 2023 to April 2023 at the Faculty of Agriculture, Graha Nusantara University Padangsidimpuan. The method in this research is Non Factorial Randomized Group Design (RAK) with 4 types of calcium fertilizer treatments: 0 g/polybag (C0), 3 g/polybag (C1), 5 g/polybag (C2) and 7 g/polybag (C3). The results showed that NPK fertilizer affected the number of pods, pod weight and seed weight. The calcium fertilizer treatment that gives the best results on soybean crop production is in the C2 treatment, namely a dose of 5 3 g / polybag.
PENGEMBANGAN PENGETAHUAN MASYARAKAT TERHADAP SERANGAN HAMA PENGGEREK PADA TANAMAN MANGGA (Mangifera indica L). DI DESA AEK TUHUL KECAMATAN PADANGSIDIMPUAN BATUNADUA Wahyuni, Siti Hardianti; Friska, Meiliana; Nasution, Jumaria; Handayani, Surya; Siregar, Erin Alawiyah; Harahap, Parmanoan; Nasution, Yusriani; Pane, Doharni; Harahap, Darmadi Erwin; Harahap, Basitu Rahmat
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2023): Vol. 2 No. 2 Edisi Agustus 2023
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/adam.v2i2.1592

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui keberadaan hama penggerek cabang dan batang, insidensi serangan yang berupa data jumlah dan panjang gerekan serta untuk mengetahui ciri-ciri gejala serangan yang ditimbulkan oleh  hama penggerek cabang dan batang tanaman mangga di Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua. Pengabdian ini dilaksanakan di dua desa di kecamatan Padangsidimpuan Batunadua yaitu desa Pudun Julu dan Aek Tuhul. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan sifat deskriptif dengan tehnik pengumpulan data secara observasi dan dokumentasi. Tehnik sampling yang digunakan dalam penentuan sampel tanaman dilakukan secara Purposive Sampling yaitu pengambilan sumber data dengan pertimbangan tertentu. Pada tiap desa, ditentukan 20 sampel tanaman secara acak dengan demikian total tanaman mangga yang diamati sebanyak 40 tanaman. Parameter yang diamati adalah keberadaan hama penggerek cabang dan batang tanaman mangga, insidensi serangan dan gejala serangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan hama penggerek cabang dan batang tanaman mangga yang tertinggi adalah desa Aek Tuhul , sebanyak 15 (75%) terserang dan 5 (25%) tanaman mangga tidak terserang dan terendah adalah desa Pudun Julu  dengan tanaman mangga yang tidak terserang  13 (65%) dan hanya 7 (35%) terserang.
Pengaruh Suhu Air Panas Untuk Pengendalian Penyakit Busuk Buah Pascapanen Pada Salak Sidimpuan (Salacca sumatrana Becc.) Harahap, Sriwinaty; Friska, Meiliana; Fernando, Ryanov Louis; Wahyuni, Siti Hardianti; Handayani, Surya; Nasution, Jumaria
JUSTER : Jurnal Sains dan Terapan Vol. 4 No. 3 (2025): JUSTER: Jurnal Sains dan Terapan
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/juster.v4i3.2185

Abstract

Salak Sidimpuan (Salacca sumatrana Becc.) merupakan salah satu komoditi unggul di Kabupaten Tapanuli Selatan.Umumnya buah salak hanya dapat bertahan disimpan selama kurang lebih 7 hari pada suhu ruang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pada suhu berapa yang efektif untuk pengendalian busuk buah Salak Sidimpuan. Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium Fakultas Pertanian Kampus I Tor Simarsayang Universitas Graha Nusantara. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor yaitu suhu air panas yang terdiri dari 4 taraf, yaitu: S0 (Tanpa Perendaman),S1 (Perendaman suhu 40°C),S2 (Perendaman Suhu 45°C),S3 (Perendaman Suhu 50°C)Diulang sebanyak 6 kali dengan 4 perlakuan, setiap perlakuan menggunakan 3 buah salak sehingga total buah salak 72 buah. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan bahwa hasil terbaik terdapat pada perlakuan S3 yaitu dengan perendaman dengan suhu 50℃ selama 5 menit untuk mempertahankan kadar air salak Sidimpuan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan bahwa disarankan perlakuan perendaman suhu air panas yang efektif dan lama penyimpanan setelah pasca panen untuk salak sidimpuan pada perlakuan S1 dengan suhu air panas 400C dengan lama perendaman 5 menit. Untuk lama penyimpanan yang efektif pada 8 HSS.
Analisa Visual Anatomi Akar Padi Aplikasi Pupuk Organik Nasution, Jumaria; Handayani, Surya; Friska, Meiliana; Wahyuni, Siti Hardianti
JUSTER : Jurnal Sains dan Terapan Vol. 4 No. 3 (2025): JUSTER: Jurnal Sains dan Terapan
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/juster.v4i3.2186

Abstract

Padi (Oryza sativa L.) merupakan komoditas pangan utama di banyak negara tropis termasuk Indonesia. Produktivitas padi sangat dipengaruhi oleh kemampuan tanaman dalam menyerap air dan unsur hara melalui sistem perakarannya. Akar padi memiliki struktur anatomi khas tanaman monokotil, yang terdiri atas epidermis, eksodermis, korteks, endodermis, perisikel, serta silinder pusat yang mengandung xilem dan floem. Kondisi anatomis akar tersebut menentukan efisiensi penyerapan hara, Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh dosis pupuk organik yang berbeda (5, 10, dan 15 gram per tanaman) terhadap perubahan struktur anatomi akar padi (Oryza sativa L.). Kajian anatomi penting untuk memahami mekanisme internal yang mendasari peningkatan efisiensi penyerapan hara dan adaptasi akar. Sampel akar dari tiga perlakuan dosis diolah melalui metode histologi rutin (fiksasi FAA, dehidrasi, embedding parafin, dan sectioning mikrotom) dan diwarnai dengan Safranin–Fast Green. Analisis visual dan komparatif dilakukan pada tiga parameter perkembangan korteks, kualitas silinder pusat (stele), serta jumlah dan diameter xilem dari hasil analisa visual dari ketiga gamabr adalah terdapat perlakuan pupuk 15 gr paling signifikan hasilnya pada gambar 3.
Analisis Kandungan Unsur Hara Mikro Pada Tanah dan Pengaruhnya Terhadap Kualitas Kimia Buah Salak (Salacca sumatrana Becc.) Handayani, Surya; Nasution, Jumaria; Friska, Meiliana; Wahyuni, Siti Hardianti
JUSTER : Jurnal Sains dan Terapan Vol. 4 No. 3 (2025): JUSTER: Jurnal Sains dan Terapan
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/juster.v4i3.2198

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif hubungan antara kandungan unsur hara mikro tanah, khususnya seng (Zn), besi (Fe), mangan (Mn), dan boron (B), dengan parameter kualitas kimia buah salak (Salacca Sumatrana Becc.) yang meliputi total padatan terlarut (TPT), kadar gula reduksi, dan kandungan vitamin C. Penelitian dilaksanakan pada tiga ketinggian agroekosistem yang berbeda untuk mengidentifikasi variasi spasial kandungan unsur mikro dan pengaruhnya terhadap kualitas buah. Metode penelitian menggunakan pendekatan survei analitik dengan pengambilan sampel tanah dan buah secara komposit pada setiap lokasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif hubungan antara kandungan unsur hara mikro tanah, khususnya seng (Zn), besi (Fe), mangan (Mn), dan boron (B), dengan parameter kualitas kimia buah salak (Salacca Sumatrana Becc.) yang meliputi total padatan terlarut (TPT), kadar gula reduksi, dan kandungan vitamin C. Penelitian dilaksanakan pada tiga ketinggian berbeda untuk mengidentifikasi kandungan unsur mikro dan pengaruhnya terhadap kualitas buah. Metode penelitian menggunakan pendekatan survei analitik dengan pengambilan sampel tanah dan buah secara komposit pada setiap lokasi. Temuan ini menegaskan bahwa ketersediaan unsur hara mikro merupakan faktor penentu dalam pembentukan metabolit primer dan sekunder pada buah salak. Selain itu, kondisi agroekologi ketinggian turut memodulasi interaksi tanah–tanaman melalui perubahan pH, suhu, serta dinamika mineral.