Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Pengaruh Pupuk Organik Cair (POC) dan Zat Perangsang Akar Pada Pertumbuhan Bibit Stek Tanaman Mangga Apel (Mangifera indica L.) Mahmul Salim Siregar; Rizky Amnah; Meiliana Friska
Journal Agro-Livestock Vol. 2 No. 02 (2024): JAL - Oktober
Publisher : Yayasan Perguruan Kampus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65474/ddysra28

Abstract

This research aims to determine the effect of administering several types of POC doses and the effect of various types of ZPA soaking on mango stem cuttings. This research was conducted from June to July 2023. This research used the RAK (Randomized Group Factorial Design) method with 2 factors, namely 1. Dose P0 = No treatment, P1 = 3ml POC dose, P2 = 5ml POC dose. 2. Length of soaking Z0 = No Treatment, Z1 = Length of Soaking 6 Hours, Z2 = Length of Soaking 12 hours, and Z3 = Length of Soaking 18 hours Parameters observed were Percentage of life, Number of shoots, height of shoots (cm), number of leaves, number root eye. The total number of living cuttings was 75% of the 36 cuttings and the dead were 9 cuttings.  
Optimalisasi Lahan Pekarangan melalui Pengembangan Tanaman Jahe di Desa Pargarutan Dolok, Kabupaten Tapanuli Selatan Wahyuni, Siti Hardianti; Meiliana Friska; Surya Handayani; Jumaria Nasution; Sriwinaty Harahap
Jurnal INDONESIA RAYA (Pengabdian pada Masyarakat Bidang Sosial, Humaniora, Kesehatan, Ekonomi dan Umum) Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muda Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This community service program aims to optimize the utilization of home gardens through the development of ginger (Zingiber officinale) cultivation in Pargarutan Dolok Village, South Tapanuli Regency. The activity was implemented in response to the low productivity of village home gardens, which are generally underutilized for economic purposes. The implementation method employed a participatory approach involving local residents directly through stages of socialization, training, demonstration plot establishment, technical assistance, and program sustainability evaluation. A total of 42 families actively participated out of 60 targeted households, with a plant growth success rate of 92%. The application of liquid organic fertilizer and botanical pesticides effectively increased the number of shoots and reduced the incidence of plant diseases. The social impact showed an 85% improvement in community awareness and skills in utilizing home gardens, along with the formation of the “Jahe Sejahtera Pargarutan” group as a collaborative business platform. Economically, the potential additional household income from 50 ginger polybags reached IDR 270,000–360,000 per planting cycle. The results of this program demonstrate that optimizing home garden land through ginger cultivation can significantly enhance household welfare and food security while promoting economic independence among rural communities.
STUDI EKSPLORATIF PERUBAHAN WARNA DAGING BUAH SEMANGKA (CITRULLUS LANATUS) PASCA APLIKASI HORMON GIBERELIN Meiliana Friska; Sriwinaty Harahap; Siti Hardianti Wahyuni; Jumaria Nasution; Surya Handayani
BIOGENIC : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 4 No 1 (2026): BIOGENIC: Jurnal Ilmiah Biologi
Publisher : Program Studi Biologi UNARS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/biogenic.v4i1.8413

Abstract

Semangka (Citrullus lanatus) merupakan komoditas hortikultura yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan banyak diminati konsumen. Salah satu indikator kualitas buah semangka adalah warna daging buah yang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian hormon giberelin terhadap kualitas warna daging buah semangka. Penelitian dilaksanakan menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) non-faktorial yang terdiri atas empat taraf konsentrasi giberelin, yaitu G0 = 0 ppm, G1 = 100 ppm, G2 = 200 ppm, dan G3 = 300 ppm dengan enam ulangan. Parameter yang diamati adalah warna daging buah menggunakan Royal Horticultural Society (RHS) Colour Chart. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian hormon giberelin mampu meningkatkan intensitas warna merah daging buah semangka. Perlakuan G0 menghasilkan warna 47D Red Pink, perlakuan G1 menghasilkan warna 42B Medium Red, sedangkan perlakuan G2 dan G3 menghasilkan warna 45B Dark Red. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pemberian giberelin pada konsentrasi 200 ppm dan 300 ppm menghasilkan warna merah daging buah yang lebih pekat dibandingkan perlakuan lainnya. Dengan demikian, aplikasi hormon giberelin berpotensi meningkatkan intensitas warna merah daging buah semangka.
Pengaruh Suhu Air Panas Untuk Pengendalian Penyakit Busuk Buah Pascapanen Pada Salak Sidimpuan (Salacca sumatrana Becc.) Sriwinaty Harahap; Meiliana Friska; Ryanov Louis Fernando; Siti Hardianti Wahyuni; Surya Handayani; Jumaria Nasution
JUSTER : Jurnal Sains dan Terapan Vol. 4 No. 3 (2025): JUSTER: Jurnal Sains dan Terapan
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/juster.v4i3.2185

Abstract

Salak Sidimpuan (Salacca sumatrana Becc.) merupakan salah satu komoditi unggul di Kabupaten Tapanuli Selatan.Umumnya buah salak hanya dapat bertahan disimpan selama kurang lebih 7 hari pada suhu ruang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pada suhu berapa yang efektif untuk pengendalian busuk buah Salak Sidimpuan. Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium Fakultas Pertanian Kampus I Tor Simarsayang Universitas Graha Nusantara. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor yaitu suhu air panas yang terdiri dari 4 taraf, yaitu: S0 (Tanpa Perendaman),S1 (Perendaman suhu 40°C),S2 (Perendaman Suhu 45°C),S3 (Perendaman Suhu 50°C)Diulang sebanyak 6 kali dengan 4 perlakuan, setiap perlakuan menggunakan 3 buah salak sehingga total buah salak 72 buah. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan bahwa hasil terbaik terdapat pada perlakuan S3 yaitu dengan perendaman dengan suhu 50℃ selama 5 menit untuk mempertahankan kadar air salak Sidimpuan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan bahwa disarankan perlakuan perendaman suhu air panas yang efektif dan lama penyimpanan setelah pasca panen untuk salak sidimpuan pada perlakuan S1 dengan suhu air panas 400C dengan lama perendaman 5 menit. Untuk lama penyimpanan yang efektif pada 8 HSS.
Analisa Visual Anatomi Akar Padi Aplikasi Pupuk Organik Jumaria Nasution; Surya Handayani; Meiliana Friska; Siti Hardianti Wahyuni
JUSTER : Jurnal Sains dan Terapan Vol. 4 No. 3 (2025): JUSTER: Jurnal Sains dan Terapan
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/juster.v4i3.2186

Abstract

Padi (Oryza sativa L.) merupakan komoditas pangan utama di banyak negara tropis termasuk Indonesia. Produktivitas padi sangat dipengaruhi oleh kemampuan tanaman dalam menyerap air dan unsur hara melalui sistem perakarannya. Akar padi memiliki struktur anatomi khas tanaman monokotil, yang terdiri atas epidermis, eksodermis, korteks, endodermis, perisikel, serta silinder pusat yang mengandung xilem dan floem. Kondisi anatomis akar tersebut menentukan efisiensi penyerapan hara, Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh dosis pupuk organik yang berbeda (5, 10, dan 15 gram per tanaman) terhadap perubahan struktur anatomi akar padi (Oryza sativa L.). Kajian anatomi penting untuk memahami mekanisme internal yang mendasari peningkatan efisiensi penyerapan hara dan adaptasi akar. Sampel akar dari tiga perlakuan dosis diolah melalui metode histologi rutin (fiksasi FAA, dehidrasi, embedding parafin, dan sectioning mikrotom) dan diwarnai dengan Safranin–Fast Green. Analisis visual dan komparatif dilakukan pada tiga parameter perkembangan korteks, kualitas silinder pusat (stele), serta jumlah dan diameter xilem dari hasil analisa visual dari ketiga gamabr adalah terdapat perlakuan pupuk 15 gr paling signifikan hasilnya pada gambar 3.
Analisis Kandungan Unsur Hara Mikro Pada Tanah dan Pengaruhnya Terhadap Kualitas Kimia Buah Salak (Salacca sumatrana Becc.) Surya Handayani; Jumaria Nasution; Meiliana Friska; Siti Hardianti Wahyuni
JUSTER : Jurnal Sains dan Terapan Vol. 4 No. 3 (2025): JUSTER: Jurnal Sains dan Terapan
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/juster.v4i3.2198

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif hubungan antara kandungan unsur hara mikro tanah, khususnya seng (Zn), besi (Fe), mangan (Mn), dan boron (B), dengan parameter kualitas kimia buah salak (Salacca Sumatrana Becc.) yang meliputi total padatan terlarut (TPT), kadar gula reduksi, dan kandungan vitamin C. Penelitian dilaksanakan pada tiga ketinggian agroekosistem yang berbeda untuk mengidentifikasi variasi spasial kandungan unsur mikro dan pengaruhnya terhadap kualitas buah. Metode penelitian menggunakan pendekatan survei analitik dengan pengambilan sampel tanah dan buah secara komposit pada setiap lokasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif hubungan antara kandungan unsur hara mikro tanah, khususnya seng (Zn), besi (Fe), mangan (Mn), dan boron (B), dengan parameter kualitas kimia buah salak (Salacca Sumatrana Becc.) yang meliputi total padatan terlarut (TPT), kadar gula reduksi, dan kandungan vitamin C. Penelitian dilaksanakan pada tiga ketinggian berbeda untuk mengidentifikasi kandungan unsur mikro dan pengaruhnya terhadap kualitas buah. Metode penelitian menggunakan pendekatan survei analitik dengan pengambilan sampel tanah dan buah secara komposit pada setiap lokasi. Temuan ini menegaskan bahwa ketersediaan unsur hara mikro merupakan faktor penentu dalam pembentukan metabolit primer dan sekunder pada buah salak. Selain itu, kondisi agroekologi ketinggian turut memodulasi interaksi tanah–tanaman melalui perubahan pH, suhu, serta dinamika mineral.
AgriVision AI: Sistem Deteksi Dini Penyakit Tanaman Kedelai (Glycine max L.) Menggunakan Deep Learning Berbasis Smartphone Akhiruddin Pulungan; Surya Handayani; Muhammad Noor Hasan Siregar; Siti Hardianti Wahyuni; Meiliana Friska; Jumaria Nasution
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2026): JULI-AGUSTUS
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/23zy5a46

Abstract

Produktivitas tanaman kedelai (Glycine max L.) di Indonesia masih menghadapi berbagai kendala, salah satunya adalah serangan penyakit daun yang dapat menyebabkan penurunan hasil panen secara signifikan. Identifikasi penyakit yang masih dilakukan secara manual sering kali memerlukan waktu, bergantung pada pengalaman petani, dan berpotensi menghasilkan diagnosis yang kurang akurat. Penelitian ini bertujuan mengembangkan AgriVision AI, sebuah sistem deteksi dini penyakit tanaman kedelai berbasis smartphone yang memanfaatkan teknologi Deep Learning dengan algoritma Convolutional Neural Network (CNN). Metode penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) yang meliputi tahap analisis kebutuhan, pengumpulan data, perancangan sistem, implementasi model, pengujian, dan evaluasi. Dataset yang digunakan terdiri atas citra daun kedelai sehat, karat daun, bercak daun, dan hawar daun yang diperoleh dari sumber publik dan citra lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model CNN mampu melakukan klasifikasi penyakit dengan tingkat kinerja yang sangat baik, ditunjukkan oleh nilai accuracy sebesar 94,8%, precision 93,6%, recall 94,1%, dan F1-score 93,8%. Analisis confusion matrix memperlihatkan bahwa sebagian besar citra berhasil diklasifikasikan dengan benar pada setiap kelas dengan tingkat kesalahan yang relatif rendah. Integrasi model ke dalam aplikasi smartphone memungkinkan proses identifikasi penyakit dilakukan secara cepat, praktis, dan real-time. Sistem ini juga menyediakan informasi gejala serta rekomendasi pengendalian penyakit sehingga dapat membantu petani dalam pengambilan keputusan. Dengan demikian, AgriVision AI berpotensi mendukung penerapan smart farming dan meningkatkan efektivitas pengelolaan kesehatan tanaman kedelai.  
Optimalisasi Lahan Pekarangan melalui Pengembangan Tanaman Jahe di Desa Pargarutan Dolok, Kabupaten Tapanuli Selatan Siti Hardianti Wahyuni; Meiliana Friska; Surya Handayani; Jumaria Nasution; Sriwinaty Harahap
Jurnal INDONESIA RAYA (Pengabdian pada Masyarakat Bidang Sosial, Humaniora, Kesehatan, Ekonomi dan Umum) Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muda Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This community service program aims to optimize the utilization of home gardens through the development of ginger (Zingiber officinale) cultivation in Pargarutan Dolok Village, South Tapanuli Regency. The activity was implemented in response to the low productivity of village home gardens, which are generally underutilized for economic purposes. The implementation method employed a participatory approach involving local residents directly through stages of socialization, training, demonstration plot establishment, technical assistance, and program sustainability evaluation. A total of 42 families actively participated out of 60 targeted households, with a plant growth success rate of 92%. The application of liquid organic fertilizer and botanical pesticides effectively increased the number of shoots and reduced the incidence of plant diseases. The social impact showed an 85% improvement in community awareness and skills in utilizing home gardens, along with the formation of the “Jahe Sejahtera Pargarutan” group as a collaborative business platform. Economically, the potential additional household income from 50 ginger polybags reached IDR 270,000–360,000 per planting cycle. The results of this program demonstrate that optimizing home garden land through ginger cultivation can significantly enhance household welfare and food security while promoting economic independence among rural communities.
PENGEMBANGAN PENGETAHUAN MASYARAKAT TERHADAP SERANGAN HAMA PENGGEREK PADA TANAMAN MANGGA (Mangifera indica L). DI DESA AEK TUHUL KECAMATAN PADANGSIDIMPUAN BATUNADUA Siti Hardianti Wahyuni; Meiliana Friska; Jumaria Nasution; Surya Handayani; Erin Alawiyah Siregar; Parmanoan Harahap; Yusriani Nasution; Doharni Pane; Darmadi Erwin Harahap; Basitu Rahmat Harahap
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2023): Vol. 2 No. 2 Edisi Agustus 2023
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/adam.v2i2.1592

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui keberadaan hama penggerek cabang dan batang, insidensi serangan yang berupa data jumlah dan panjang gerekan serta untuk mengetahui ciri-ciri gejala serangan yang ditimbulkan oleh  hama penggerek cabang dan batang tanaman mangga di Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua. Pengabdian ini dilaksanakan di dua desa di kecamatan Padangsidimpuan Batunadua yaitu desa Pudun Julu dan Aek Tuhul. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan sifat deskriptif dengan tehnik pengumpulan data secara observasi dan dokumentasi. Tehnik sampling yang digunakan dalam penentuan sampel tanaman dilakukan secara Purposive Sampling yaitu pengambilan sumber data dengan pertimbangan tertentu. Pada tiap desa, ditentukan 20 sampel tanaman secara acak dengan demikian total tanaman mangga yang diamati sebanyak 40 tanaman. Parameter yang diamati adalah keberadaan hama penggerek cabang dan batang tanaman mangga, insidensi serangan dan gejala serangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan hama penggerek cabang dan batang tanaman mangga yang tertinggi adalah desa Aek Tuhul , sebanyak 15 (75%) terserang dan 5 (25%) tanaman mangga tidak terserang dan terendah adalah desa Pudun Julu  dengan tanaman mangga yang tidak terserang  13 (65%) dan hanya 7 (35%) terserang.
Pengaruh Konsentrasi Ekstrak Rendaman Kulit Bawang Merah terhadap Pertumbuhan dan Produksi Pakcoy (Brassica rapa L.) Rizki Syahputra; Parmanoan Harahap; Meiliana Friska
JUSTER : Jurnal Sains dan Terapan Vol. 5 No. 2 (2026): JUSTER: Jurnal Sains dan Terapan
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/juster.v5i2.2766

Abstract

Pakcoy (Brassica rapa) merupakan salah satu jenis sayuran daun yang banyak dibudidayakan karena memiliki nilai ekonomi tinggi serta kandungan gizi yang bermanfaat, seperti vitamin A, C, dan mineral esensial. Kulit bawang merah, limbah organik kaya hormon tumbuh (auksin, giberelin, sitokinin) dan nutrisi (N, P, K, flavonoid), berpotensi sebagai pupuk ramah lingkungan untuk mengatasi masalah tersebut. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Graha Nusantara pada bulan Maret sampai Mei 2025. Penelitian ini bertujuan mengetahui respon pertumbuhan dan produksi pakcoy terhadap aplikasi rendaman kulit bawang merah. Metode dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) Non Faktorial dengan 5 ulangan dan 5 perlakuan jenis aplikasi rendaman kulit bawang merah: P0 (kontrol) P1 (150 gram kulit bawang merah/ 500 ml air), P2 (300 gram kulit bawang merah/ 500 ml air), P3 (450 gram kulit bawang merah/ 500 ml air) dan P4 (600 gram kulit bawang merah/ 500 ml air), Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi rendaman bawang merah pada tanaman pakcoy tidak berpengaruh nyata pada tinggi tanaman, jumlah daun, dan lebar daun, namun berpengaruh nyata pada berat segar. Perlakuan terbaik terdapat pada P4.