Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

GEOLOGY OF SILIHWANGI AREA, MAJALENGKA DISTRICT, WEST JAVA PROVINCE RADITYA RENDRA, PRADNYA PARAMARTA; Sukiyah, Emi
Journal of Geological Sciences and Applied Geology Vol 3, No 2 (2019): Journal of Geological Sciences and Applied Geology
Publisher : Faculty of Geological Engineering, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/gsag.v3i2.23094

Abstract

Silihwangi area is located in Majalengka District, West Java Province with coordinate 108°13’22” E - 108°16’5” E and 6°57’41” S - 7°0’22” S. This research aims to identifiy and know the geology of Silihwangi area and its surrounding. This research used digital maps to carried out processing step in studio and field equipment such as GPS, camera, compass, geological hammer, etc to carried out field observation. Some rock samples are taken for further analysis. Based on field observation and studio analysis, the research area can be divided into five morphology unit namely very gentle sloping hill, gentle sloping hill, rather steep hill, steep hill, and very steep hill morphology unit. Other than that, there are subparalel, radial, and subdendritic drainage pattern that can be found in the research area. The lithostratigraphic units in the research area, namely Sandstone (Tmbp), Claystone (Tpbl), Andesite intrusion (Ki), Tuff (Kt), and Volcanic breccia (Kbv) unit. Joint and lithology offset can be found in the research area.
PEMBERDAYAAN POTENSI UMKM BIDANG KULINER PASCA PANDEMI COVID-19 DI DAERAH RANCAEKEK, KABUPATEN BANDUNG, JAWA BARAT Raditya Rendra, Pradnya Paramarta; Sulaksana, Nana; Sukiyah, Emi; Sulastri, Murni
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 3 (2024): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v7i3.45956

Abstract

Rancaekek merupakan salah satu wilayah penyangga Jatinangor yang saat ini merupakan kawasan pendidikan di Jawa Barat. Beberapa perguruan tinggi seperti Unpad, ITB, Ikopin, dan IPDN menjadikan UMKM berpotensi untuk bertambah di daerah Rancaekek. Saat terjadi pandemi Covid-19, banyak pelaku UMKM kuliner di Desa Rancaekek Kulon yang mengalami penurunan penjualan. Hal tersebut banyak diakibatkan oleh kurangnya pengetahuan mengenai pengembangan bisnis, strategi pemasaran, literasi digital, dan lainnya. Jika sebelumnya, para pelaku UMKM masih dihantui rasa khawatir saat pandemi maka di awal tahun 2023 adalah waktu yang tepat untuk mulai mengembangkan usaha. Oleh karena itu, kegiatan sosialisasi berkaitan dengan pemberdayaan UMKM dirasa perlu diadakan di daerah Rancaekek dengan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) modifikasi. Tujuannya agar para pelaku UMKM siap menghadapi kondisi pasar yang lebih dinamis pasca pandemi Covid-19. Kegiatan ini dilakukan melalui studi literatur data sekunder yang diperoleh dari pihak Desa Rancaekek Kulon, observasi lapangan dengan cara memetakan dan wawancara para pelaku UMKM kuliner di Desa Rancaekek Kulon, serta sosialisasi. Sosialisasi dilakukan sebagai bagian dari stimulus kepada pelaku UMKM kuliner untuk dapat mengembangkan ide kreasi dan inovasi disertai pemahaman mengenai literasi digital sebagai salah satu hal penting menghadapi era digital saat ini. Kegiatan ini diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat pelaku UMKM kuliner untuk dapat terus mengembangkan usahanya dengan bantuan dan pendampingan dari pihak seperti mitra usaha, para akademisi, serta pemerintah daerah setempat agar roda perekonomian semakin baik dan berdampak baik bagi masyarakat setempat.
HUBUNGAN ANTARA INDEKS GRADIEN PANJANG SUNGAI DAN HIPSOMETRI PADA RESPON MORFOTEKTONIK DI CEKUNGAN BANDUNG BAGIAN TIMUR Rendra, Pradnya Paramarta Raditya; Sukiyah, Emi; Hadian, Mohamad Sapari Dwi; Daliman, Shaparas Binti; Sulaksana, Nana
Bulletin of Scientific Contribution Vol 22, No 3 (2024): Bulletin of Scientific Contribution : GEOLOGY
Publisher : Fakultas Teknik Geologi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/bsc.v22i3.56414

Abstract

Penelitian dilakukan di Cekungan Bandung bagian timur yang secara geologi tersusun oleh dominasi batuan vulkanik berumur Kuarter. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap hubungan antar aspek morfotektonik yang terdiri dari indeks gradien panjang sungai (SL) dan hipsometri (HI) dalam merespon aktivitas tektonik di daerah penelitian. Penelitian dilakukan menggunakan media citra DEM (Digital Elevation Model) melalui dukungan SIG (Sistem Informasi Geografis) di studio. Perangkat lunak ArcGIS 10.0 digunakan dalam proses pengolahan citra serta Microsoft Excel digunakan dalam proses perhitungan dan analisis data. Berdasarkan hasil penelitian, daerah penelitian terdiri dari enam DAS, yaitu DAS Citarik Hulu, Cijalupang, Ciwirama, Ciburial, Cikeruh, dan Cimande yang sebagian besar berada pada morfologi perbukitan dan gunung hingga pedataran dengan kemiringan lereng mulai dari sangat curam hingga datar. Daerah penelitian memiliki enam pola pengaliran sungai, yaitu pola radial, subradial, subdendritik, parallel, subparallel, dan anastomotik. Secara umum, keenam pola pengaliran tersebut menunjukkan bahwa daerah penelitian didominasi area berlereng curam hingga sangat curam dan tersusun oleh batuan vulkanik di bagian utara, timur, dan selatan, berlereng landai hingga datar dan tersusun oleh material lepasan di bagian tengah hingga barat, serta dipengaruhi struktur geologi minor. Hal ini dibuktikan dari hasil perhitungan nilai SL (113,24 – 409,75) dan HI (0,22 – 0,50) yang menunjukkan respon aktivitas tektonik rendah hingga cukup tinggi. Selain itu, korelasi nilai SL dan HI menunjukkan tingkat hubungan sangat kuat yang tercermin dari koefisien korelasi (r) = 0,932, yaitu semakin besar nilai SL maka semakin besar pula nilai HI.
GEOTHERMAL POTENTIAL IDENTIFICATION BASED ON REMOTE SENSING ANALYSIS IN IJEN GEOTHERMAL FIELD, EAST JAVA Fauzi, Ridwan Nur; Patonah, Aton; Pratiwi, Santi Dwi; Hirose, Kazuyo; Rendra, Pradnya Paramarta Raditya
Bulletin of Scientific Contribution Vol 21, No 2 (2023): Bulletin of Scientific Contribution : GEOLOGY
Publisher : Fakultas Teknik Geologi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/bsc.v21i2.44688

Abstract

Geothermal is a renewable energy resource that is used for various needs, both as heat energy on a local scale to electricity production on an industrial scale. The search for geothermal resources is difficult and costly, thus a survey method is needed that can facilitate the geothermal exploration stage in a large area coverage.  Remote sensing methods can be an adequate tool to guide investigations of geothermal prospect areas through the elaboration of potential hydrothermal resource maps at the level of profitable potential zones for exploitation. The purpose of this study is to identify areas that support geothermal exploration and exploitation in the Ijen Mountains area, East Java. The method used includes processing OLI (Operational Land Imager) and TIRS (Thermal Infrared Sensor) sensor images from the Landsat-8 satellite to obtain the distribution of hydrothermal alteration zones and surface temperature anomalies. Identification of permeable zones based on fracture density in the study area was also carried out by analyzing Digital Elevation Model (DEM) data to obtain the topographical features of the study area. The results of the study show that there is a correlation between the parameters used in several areas which are then interpreted as geothermal prospect zones. The moderate to high prospect zone was found to be associated with most of the known presence of geothermal manifestations.
PERAN CITRA SATELIT LANDSAT 8 DALAM IDENTIFIKASI TATA GUNA LAHAN DI WILAYAH KABUPATEN SUMEDANG RADITYA RENDRA, PRADNYA PARAMARTA; Sulaksana, Nana; Alam, Boy Yoseph C. S. S. S
Bulletin of Scientific Contribution Vol 17, No 2 (2019): Bulletin of Scientific Contribution : GEOLOGY
Publisher : Fakultas Teknik Geologi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (658.67 KB) | DOI: 10.24198/bsc.v17i2.21302

Abstract

Kegiatan penelitian dilakukan di Kabupaten Sumedang yang memiliki keragaman jenis tata guna lahan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui peran citra satelit Landsat 8 dalam mengungkap jenis tata guna lahan di daerah penelitian. Penelitian ini dilakukan melalui analisis citra Landsat 8 dengan dukungan Sistem Informasi Geografis di studio dan observasi ke lapangan untuk mengecek langsung jenis tata guna lahan di daerah penelitian. Perangkat lunak ArcGIS 10.0 dengan Sistem Informasi Geografis digunakan untuk mengolah dan menganalisis citra satelit Landsat 8. Berdasarkan hasil penelitian, daerah penelitian dapat dibedakan menjadi 4 kawasan, yaitu kawasan pemukiman, hutan, budidaya (ladang, kebun, dan sebagainya), serta perairan dan lahan basah (sawah). Kawasan pemukiman terkonsentrasi di daerah berkembang seperti Jatinangor, Tanjungsari, Sumedang Selatan, dan Sumedang Utara. Kawasan hutan tersebar di beberapa daerah namun sebagian besar berada di bagian selatan daerah penelitian. Kawasan budidaya dan lahan basah seperti sawah sebagian besar merupakan hasil konversi lahan kawasan hutan sehingga letaknya berdekatan dengan kawasan hutan. Kata kunci : ArcGIS, citra Landsat 8, Sistem Informasi Geografis, Sumedang, tata guna lahan
KARAKTERISTIK MORFOMETRI DAS CIPELES MENGGUNAKAN PENDEKATAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS Rendra, Pradnya Paramarta Raditya; Sukiyah, Emi; Sulaksana, Nana
Bulletin of Scientific Contribution Vol 18, No 2 (2020): Bulletin of Scientific Contribution : GEOLOGY
Publisher : Fakultas Teknik Geologi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/bsc.v18i2.27443

Abstract

Daerah penelitian adalah DAS Cipeles yang terletak di Kabupaten Sumedang. Penelitian dilakukan untuk mengetahui karakteristik morfometri DAS Cipeles, khususnya subDAS yang ada di dalamnya. Penelitian dilakukan menggunakan Sistem Informasi Geografis dan dukungan perangkat lunak MapInfo untuk mengidentifikasi aspek morfometri DAS di daerah penelitian. Aspek morfometri DAS yang diteliti terdiri dari aspek linear (orde sungai (u), panjang sungai orde “u” (Lu), rata-rata panjang sungai (Lsm), rasio panjang sungai (RL), rasio cabang sungai (Rb), rata-rata rasio cabang sungai (Rbm)), areal (kerapatan drainase (Dd), frekuensi sungai (Fs), tekstur drainase (Rt), faktor bentuk (Rf), rasio sirkularitas (Rc), rasio elongasi (Re), panjang aliran permukaan (Lg)), serta relief (relief DAS (R), rasio relief (Rh)). Berdasarkan hasil penelitian, DAS Cipeles terdiri dari 38 subDAS yang tersebar di bagian utara dan selatan Sungai Cipeles dengan karakteristik morfometri beragam. Secara umum, 38 subDAS tersebut terdiri dari DAS memanjang yang berada pada relief tinggi dan DAS membulat yang berada pada relief rendah dengan tingkat geomorfik muda hingga lanjut. Meskipun di beberapa tempat ditemukan DAS memanjang pada relief rendah dan tingkat geomorfik lanjut serta DAS membulat pada relief tinggi dan tingkat geomorfik muda. Kontrol struktur relatif tidak ada cenderung lemah kecuali indikasi pada subDAS Cpl_06. Selain itu, kenaikan muka banjir di daerah penelitian cenderung lambat hingga tidak terlalu cepat sehingga DAS Cipeles tidak termasuk daerah rawan banjir.
PEMBERDAYAAN POTENSI UMKM BIDANG KULINER SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 DI DAERAH JATINANGOR, SUMEDANG Rendra, Pradnya Paramarta Raditya; Sulaksana, Nana; Haryanto, Iyan; Sulastri, Murni
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2023): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v6i1.38500

Abstract

Jatinangor saat ini merupakan salah satu kawasan pendidikan besar di Jawa Barat. Adanya beberapa perguruan tinggi seperti Unpad, ITB, IPDN, dan Ikopin menjadikan UMKM di bidang kuliner berpotensi untuk terus bertambah dan berkembang. Namun demikian, pandemi Covid-19 yang belum berakhir sejak awal tahun 2020 hingga awal tahun 2022 menjadi tantangan tersendiri bagi para pelaku UMKM bidang kuliner untuk dapat terus bertahan. Oleh karena itu, perlu adanya kegiatan sosialisasi terkait pemberdayaan potensi UMKM kuliner, khususnya di daerah Jatinangor degan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) modifikasi. Tujuan kegiatan tersebut agar para pelaku UMKM semakin kreatif dan inovatif di masa pandemi Covid-19. Kegiatan ini dilakukan melalui observasi lapangan dengan cara memetakan para pelaku UMKM kuliner di daerah Jatinangor, mewawancarai para pelaku usaha, serta melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah setempat. Tentunya kegiatan tersebut dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan ketat. Adapun kegiatan sosialisasi dilakukan sebagai upaya menstimulus para pelaku usaha untuk terus berkreasi dan berinovasi di bidang usahanya masing-masing dengan mengedepankan literasi digital sebagai salah satu poin penting dalam menghadapi era digital seperti saat ini. Pada akhirnya, kegiatan ini diharapkan dapat bermanfaat bagi para pelaku UMKM bidang kuliner di daerah Jatinangor dengan melibatkan berbagai pihak seperti mitra bisnis, para akademisi, serta pemerintah daerah agar perekonomian terus tumbuh dan memberikan dampak baik bagi masyarakat setempat.