Nurfitri Nurfitri
Program Studi Profesi Ners, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Makassar

Published : 14 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

MANFAAT DAN PENERAPAN MOBILISASI DINI PADA PASIEN ICU Nurfitri
Jurnal Mitrasehat Vol. 9 No. 1 (2019): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v9i1.290

Abstract

Kemajuan dalam perawatan intensif memungkinkan lebih banyak pasien bertahan hidup dengan penyakit akut kritis. Penggunaan ventilasi mekanik adalah salah satu kemajuan dalam perawatan pasien kritis yang dapat menimbulkan dampak negatif pada penggunaan jangka panjang.Tujuan untuk memberikan informasi tentang manfaat dan penerapan mobilisasi dini pada pasien yang menjalani perawatan di ICU dan menggunakan Ventilasi Mekanik.Metodelogi: proses pencarian menggunakan beberapa databased yaitu Cocrane, Proques, Pubmed, Hindawi Publishing coorportion, dan Wiley Online Library. Kata kunci yang dimasukkan adalah “Early mobilization and ICU”, “Early mobilization + ICU”, “ABCDE Bundelein ICU” Untuk lebih spesifik, maka dilakukan batasan tahun publikasi dengan waktu minimal 5 tahun ke belakang (2011-2016) dan hanya menggunakan bahasa inggris.Hasil: mobilisasi dini berpengaruh terhadap respon fisiologis, menurunkan skore delirium, menurunkan lama penggunan ventilasi mekanik, menurunkan lama rawat di ICU dan rumah sakit serta menurukan biaya perawatan, dan mencegah VAP. Salah satu hambatan mobilisasi dini adalah pola pikir saff ICU.Kesimpulan: Mobilisasi dini merupakan salah satu item dari ABCDE bundle pada pasien ICU dan yang menghambat pelaksanaannya adalah pola pikir staff ICU
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN KEBIASAAN JAJAN DENGAN KEJADIAN TIFOID DI RUMAH SAKIT PELAMONIA TK. II MAKASSAR Nurfitri; Esse Puji Pawenrusi; Hasna
Jurnal Mitrasehat Vol. 13 No. 1 (2023): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v13i1.401

Abstract

Latar belakang: Kondisi hidup yang lebih baik dan pengenalan antibiotik mengakibatkan penurunan drastis morbiditas dan mortalitas demam tifoid di negara-negara industri. Namun, penyakit ini terus menjadi masalah kesehatan masyarakat di banyak wilayah berkembang di Afrika, Mediterania Timur, Asia Tenggara, dan Pasifik Barat. Pada perkiraan tahun 2019, terdapat 9 juta kasus demam tifoid setiap tahunnya, yang mengakibatkan sekitar 110.000 kematian per tahun. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan kebiasaan jajan dengan kejadian tifoid di rumah sakit Pelamonia TK II Makassar. Metode: Penelitian ini menggunakan penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di RS. TK II Pelamonia Makassar. Penelitian ini dilakukan di RS. TK II Pelamonia Makassar. Populasi sebanyak 135 orang Di RS. TK II Pelamonia Makassar dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 45 responden. Analisis data menggunakan uji cji-square. Hasil: Pada penelitian ini diperoleh umur terbanyak adalah 21-30 tahun 26 responden (57.8%), dan kelompok umur terendah 41-50 tahun sebanyak 4 responden (8.9%), dengan jenis kelamin perempuan 24 responden (53.3%) dan jenis kelamin laki-laki 21 tahun (46.7%) dan tingkat pendidikan tertinggi S1 sebanyak 35 responden (77.8%). Dan untuk tingkat pengetahuan baik 18 responden (43.3%), cukup 17 responden (31.0%) dan kurang 10 responden (25.7%). Dan untuk pelaksanaan kebiasaan makan di luar rumah baik 35 responden (77.8%) dan buruk 10 responden (22.2%). Hubungan antara pengetahuan dengan kejadian tifoid di RS. TK II Pelamonia Makassar dengan nilai p 0.000. Kesimpulan: Berdasarkan hasil analisa dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan dan kebiasaan jajan dengan kejadian tifoid di rumah sakit Pelamonia TK II Makassar.
GAMBARAN KEJADIAN HIPERTENSI DI PUSKESMAS SAJOANGING KABUPATEN WAJO Nurfitri; Renaldi M; Andi Wahyuni
Jurnal Mitrasehat Vol. 13 No. 2 (2023): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v13i2.428

Abstract

Latar belakang: Hipertensi merupakan kondisi medis yang serius dan meningkatkan risiko penyakit jantung, otak, ginjal, dan penyakit lainnya. Hipertensi menjadi penyebab utama kematian dini di seluruh dunia, lebih dari satu miliar orang menderita hipertensi. Sebagian besar disebabkan oleh meningkatnya faktor risiko hipertensi dalam beberapa dekade terakhir Tujuan: Untuk mengetahui gambaran kejadian hipertensi di wilayah kerja puskesmas sajoanging kabupaten wajo Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian studi deskriptif cross-sectional yang dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Sajoanging, pada bulan Oktober tahun 2022. Jumlah sampel berkisar 502 sampel dengan menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner. Data dianalisis secara univariat untuk melihat gambaran distribusi secara desktiptif Hasil: Dalam penelitian ini didapatkan 502 responden, yang menderita hipertensi sebanyak 148 responden dan yang tidak menderita hipertensi 148 responden di wilayah kerja Puskesmas Sajoanging. Berdasarkan jenis kelamin didapatkan 51.2% berjenis kelamin perempuan dan 448.8% responden berjenis kelamin laki-laki. Berdasarkan kelompok umur, didapatkan sebanyak 25.1% responden pada kelompok usia 19-30 tahun tidak mengalami hipertensi, dan 1,0% pada kelompok usia 91-96 tahun mengalami hipertensi. Berdasarkan riwayat berobat hipertensi didapatkan responden yang berobat teratur sebanyak 3.2% dan yang berobat tidak teratur sebanyak 96.8%. Kesimpulan: Prevalensi kasus hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Sajoanging lebih sedikit.
PENGARUH KOMPRES HANGAT JAHE MERAH TERHADAP TINGKAT NYERI PADA PASIEN ASAM URAT DI PUSKESMAS BAREBBO Nurfitri; Esse Puji Pawenrusi; Andi Nur Aisyah
Jurnal Mitrasehat Vol. 15 No. 3 (2025): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v15i3.581

Abstract

Latar belakang: Prevalensi asam urat 1-4% di dunia dan insidensi 0,1-0,3%. Terapi komplementer seperti kompres jahe hangat. hiperurisemia/artritis gout. Kompres hangat jahe merah memberikan efek panas memberikan efek vasodilatasi pembuluh darah yang menyebabkan peningkatan sirkulasi darah dan menurunkan nyeri. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh kompres hangat jahe merah terhadap tingkat nyeri pada pasien asam urat di Puskesmas Barebbo Kabupaten Bone. Metode: Penelitian ini dilaksanakan di wilayah kerja puskesmas Barebbo Bone dengan total sampel 20 responden yang diperoleh dengan purposive sampling. Jenis penelitian yaitu observasional deskriptif dengan penelitian kuantitatif dengan metode Quasi Eksperimental, pengukuran dilakukan sebelum di beri perlakuan dan sesudah di berikan perlakuan. Penilaian nyeri dengan menggunakan numeric pain rating scale (NPRS) dan dianalisis menggunakan uji wilcoxon. Hasil: Tingkat nyeri sebelum perlakuan nyeri berat terkontrol sebanyak 11 (55%), tingkat nyeri sesudah perlakuan sebanyak 12 (60%), hasil uji Wilcoxon, menunjukkan hasil yang signifikan dengan nilai value sesudah kompres adalah sebesar 0,000. Kompres hangat jahe merah memberikan efek panas dan pedas dari jahe tersebut dapat menyebabkan terjadinya vasodilatasi pembuluh darah sehingga terjadi peningkatan sirkulasi darah dan menurunkan nyeri. Kesimpulan: Dari penelitian ini disimpulkan bahwa ada pengaruh kompres hangat jahe merah terhadap tingkat nyeri pada pasien asam urat.