Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search
Journal : Jurnal Equilibrium

PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP LOKASI PASAR BARU BOBOU KELURAHAN FAOBATA KECAMATAN BAJAWA KABUPATEN NGADA Praksedis Stigma Meo; Yohanes Paulus Luciany
JURNAL EQUILIBRIUM Vol. 1 No. 1 (2021): VOLUME 1 NOMOR 1 TAHUN 2021
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine how the community's perception of the Pasar Baru Bobou location. This research is a qualitative descriptive study, which explains or describes the results of the research based on the data obtained from the research results. The population in this study are people in 7 sub-districts, and traders who sell in the market. The sampling technique used purposive sampling method, namely the community and traders as market users. The population in this study amounted to 179 people consisting of 140 people and 39 traders. The data collection technique uses a questionnaire or questionnaire which contains statements and summarized in tables and graphs and explains them according to the results of the interview. The results of this study indicate that the relocation of the Bajawa Inpres Market to Pasar Baru Bobou resulted in many community complaints. In general, the results of research in 7 urban villages describe the community as agreeing with the market relocation. However, the community complained about the cost of transportation to the Bobou market. They said that the transportation costs were very expensive, up 100-200% from usual. Meanwhile, for traders, they complained about the availability of water in the market. Therefore, the recommendation given to the government regarding public complaints is that the government needs to provide free vehicles for the community, at least free vehicles in the city as transportation to the market if government funds allow. Meanwhile, for traders, the government must pay more attention to the availability of water in the market.
Pengaruh Pendapatan Asli Daerah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Nagekeo Tahun 2014-2018 Maria Yoseva Longa; Yohanes Paulus Luciany; Baltasar T Djata
JURNAL EQUILIBRIUM Vol. 1 No. 2 (2021): VOLUME 1 NOMOR 2 TAHUN 2021
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendapatan asli daerah (PAD) terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Nagekeo Tahun 2014-2018 melalui data yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Nagekeo dengan perhitungan menggunakan program SPSS 21. Teknik analisis yang digunakan regresi linear model semilog. Untuk menghitung persamaan regresi linear model semilog data harus memenuhi uji asumsi dasar yaitu melalui uji asumsi klasik dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pertama variabel pajak daerah berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Nagekeo Tahun 2014-2018. Hal ini dibuktikan dari hasil uji signifikansi parametik individu (uji t). Nilai t-hitung > t-tabel, (3,065 > 2,262). Kedua retribusi daerah berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai t-hitung > t-tabel (5,422 > 2,262). Ketiga hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan tidak berpengaruh dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai t-hitung < t-tabel (0,696 < 2,262). Keempat pendapatan lain lain yang disahkan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai t-hitung > t-tabel (4,329 > 2,262). Uji f diperoleh nilai f-hitung > f-tabel (785,492 > 2,262). Berarti bahwa pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang di pisahkan dan pendapatan lain-lain yang disahkan secara bersama-sama (serempak) berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Nagekeo Tahun 2014-2018. Penerimaan dari sektor pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan pendapatan lain-lain yang disahkan sebaiknya ditingkatkan lagi dengan cara lebih menggali sumber penerimaan dari sektor pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan pendapatan lain-lain yang disahkan.
Analisis Konsistensi Perencanaan Pembangunan Daerah dan Realisasi Anggaran Di Kabupaten Nagekeo Tahun 2015-2019 Yasinta Dole; Yohanes Paulus Luciany; Estherlina Sagajoka
JURNAL EQUILIBRIUM Vol. 1 No. 2 (2021): VOLUME 1 NOMOR 2 TAHUN 2021
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui konsistensi antara perencanaan anggaran Perencanaan Pembangunan dengan realisasi yang ditetapkan di Kabupaten Nagekeo tahun 2015-2019. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif Kuantitatif dan Kualitatif dengan menggunakan alat analisis triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, perencanaan pembangunan di Kabupaten Nagekeo pada tingkat Musrenbang dengan anggaran yang telah diusulkan maupun yang telah ditetapkan/disepakatisesuai hasil olah data Perhitungan Tingkat Konsistensi per Kecamatan di Kabupaten Nagekeo yaitu Konsisten dengan kategori Baik yaitu tingkat konsistensinya 70,0% dan Sangat Baik yaitu tingkat konsistensinya 100,0% dilihat dari keadaan di lapangan. Konsistendan tidak konsisten terjadi karena adanya relasi kepentingan antar semua aktor dari proses perencanaan sampai pada penganggaran dengan mempunyai tujuan utama yang sama dalam mencapai visi misi daerah.
Analisis Sektor Ekomomi Potensial dan Struktur Ekonomi di Kabupaten Ende Pada Periode 2014-2019 Maria K Kara; Yustina P Penu; Yohanes Paulus Luciany
JURNAL EQUILIBRIUM Vol. 1 No. 2 (2021): VOLUME 1 NOMOR 2 TAHUN 2021
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan 1) mengetahui sektor-sektor apa saja yang menjadi sektor ekonomi potensial, 2) mengetahui struktur perekonomian, 3) mengetahui sektor-sektor ekonomi apa saja yang ada di Kabupaten Ende tahun 2014-2019 yang memiliki daya saing. Metode dalam penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, alat analisis LQ dan Shiftshare. Hasil penelitian 1) hasil analisis LQ yang menjadi sektor unggulan di Kabupaten Ende Provinsi NTT pada tahun 2014-2019 dengan kriteria LQ > 1, adalah sektor jasa perusahaan sebesar 1,50, diikuti oleh grosir dan sektor perdagangan eceran dan reparasi mobil dan sepeda motor sebesar 1,43, sektor Transportasi dan Pergudangan sebesar 1,27, sektor Real Estate sebesar 1,18, sektor Manufaktur sebesar 1,16, sektor Jasa Lainnya sebesar 1,13, Penyediaan Air Minum, Pengelolaan Sampah sebesar 1,10, Pengolahan Limbah Sektor konstruksi 1,03, dan sektor Pertambangan dan Penggalian 1,02. 2) hasil analisis Shift Share di Kabupaten Ende Provinsi NTT Tahun 2014-2019, sektor yang memiliki pertumbuhan rendah dan daya saing tertinggi dengan nilai Cij positif adalah sektor Industri Manufaktur sebesar 36,08, sektor Listrik dan Pengadaan Gas Bumi sebesar 7,58, sektor Penyediaan Air, sektor Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang sebesar 1,68, sektor Konstruksi sebesar 10,02, Sektor Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor sebesar 344,27, Sektor Transportasi dan Pergudangan sebesar 186,64, sektor Akomodasi dan Penyediaan Makanan dan Minuman sebesar 41,90, Sektor Informasi dan Komunikasi sebesar 4,184, dan Insuransi sebesar 16,2, dan Jasa Keuangan sebesar 228,16, Sektor Jasa sebesar 2,37, Sektor Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jamsostek sebesar 374,79, Sektor Jasa Pendidikan sebesar 53321,61, Sektor Jasa Kesehatan dan Kemasyarakatan sebesar 12,60 dan Sektor Jasa lainnya sebesar 10,50. Yang tergolong sektor unggulan yang didominasi oleh sektor jasa, menunjukkan bahwa telah terjadi pergeseran struktur perekonomian di Kabupaten Ende pada periode 2014-2019 dari sektor primer ke sektor tersier, hal ini disebabkan oleh kemajuan zaman dan keterbukaan teknologi transportasi dan komunikasi.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKTIVITAS PADI SAWAH DI KECAMATAN AESESA KABUPATEN NAGEKEO PADA TAHUN 2013-2017 Renggo, Markus; Sagajoka, Estherlina; Luciany, Yohanes Paulus
JURNAL EQUILIBRIUM Vol. 1 No. 1 (2021): VOLUME 1 NOMOR 1 TAHUN 2021
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/jeq.v1i1.1099

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of rice harvest area, human resources and rainfall on lowland rice productivity and determine the factors that most influence lowland rice productivity. The data used are quantitative and qualitative data sourced from lowland rice productivity data, harvested area data, human resource data and rainfall data taken from BPS Kabupaten Ende and other relevant agencies, within the last five years. The results of his research were three factors, namely harvested area, human resources and rainfall, all of which did not significantly influence the productivity of lowland rice. Of the three independent variables, namely the rice field harvest area variable, the Human Resources variable and the rainfall variable, it can be seen from the coefficient numbers which are more influential on the productivity of lowland rice, namely the harvest area variable and the Human Resources variable which are positive, namely the coefficient of harvested area is 70.451 and the coefficient of Human Resources is 1.671, while the rainfall variable is negative, namely -160.985. From the results of this study, the local government wants to increase the participation of extension workers to the farming community so that their business spirit and creativity are continuously fostered. It is hoped that lowland rice farmers try as often as possible to get direction or socialization from the local government to improve Human Resources or knowledge.
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP LOKASI PASAR BARU BOBOU KELURAHAN FAOBATA KECAMATAN BAJAWA KABUPATEN NGADA Meo, Praksedis Stigma; Luciany, Yohanes Paulus
JURNAL EQUILIBRIUM Vol. 1 No. 1 (2021): VOLUME 1 NOMOR 1 TAHUN 2021
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/jeq.v1i1.1102

Abstract

This study aims to determine how the community's perception of the Pasar Baru Bobou location. This research is a qualitative descriptive study, which explains or describes the results of the research based on the data obtained from the research results. The population in this study are people in 7 sub-districts, and traders who sell in the market. The sampling technique used purposive sampling method, namely the community and traders as market users. The population in this study amounted to 179 people consisting of 140 people and 39 traders. The data collection technique uses a questionnaire or questionnaire which contains statements and summarized in tables and graphs and explains them according to the results of the interview. The results of this study indicate that the relocation of the Bajawa Inpres Market to Pasar Baru Bobou resulted in many community complaints. In general, the results of research in 7 urban villages describe the community as agreeing with the market relocation. However, the community complained about the cost of transportation to the Bobou market. They said that the transportation costs were very expensive, up 100-200% from usual. Meanwhile, for traders, they complained about the availability of water in the market. Therefore, the recommendation given to the government regarding public complaints is that the government needs to provide free vehicles for the community, at least free vehicles in the city as transportation to the market if government funds allow. Meanwhile, for traders, the government must pay more attention to the availability of water in the market.
Pengaruh Pendapatan Asli Daerah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Nagekeo Tahun 2014-2018 Longa, Maria Yoseva; Luciany, Yohanes Paulus; Djata, Baltasar T
JURNAL EQUILIBRIUM Vol. 1 No. 2 (2021): VOLUME 1 NOMOR 2 TAHUN 2021
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/jeq.v1i2.1814

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendapatan asli daerah (PAD) terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Nagekeo Tahun 2014-2018 melalui data yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Nagekeo dengan perhitungan menggunakan program SPSS 21. Teknik analisis yang digunakan regresi linear model semilog. Untuk menghitung persamaan regresi linear model semilog data harus memenuhi uji asumsi dasar yaitu melalui uji asumsi klasik dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pertama variabel pajak daerah berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Nagekeo Tahun 2014-2018. Hal ini dibuktikan dari hasil uji signifikansi parametik individu (uji t). Nilai t-hitung > t-tabel, (3,065 > 2,262). Kedua retribusi daerah berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai t-hitung > t-tabel (5,422 > 2,262). Ketiga hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan tidak berpengaruh dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai t-hitung < t-tabel (0,696 < 2,262). Keempat pendapatan lain lain yang disahkan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai t-hitung > t-tabel (4,329 > 2,262). Uji f diperoleh nilai f-hitung > f-tabel (785,492 > 2,262). Berarti bahwa pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang di pisahkan dan pendapatan lain-lain yang disahkan secara bersama-sama (serempak) berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Nagekeo Tahun 2014-2018. Penerimaan dari sektor pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan pendapatan lain-lain yang disahkan sebaiknya ditingkatkan lagi dengan cara lebih menggali sumber penerimaan dari sektor pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan pendapatan lain-lain yang disahkan.
Analisis Konsistensi Perencanaan Pembangunan Daerah dan Realisasi Anggaran Di Kabupaten Nagekeo Tahun 2015-2019 Dole, Yasinta; Luciany, Yohanes Paulus; Sagajoka, Estherlina
JURNAL EQUILIBRIUM Vol. 1 No. 2 (2021): VOLUME 1 NOMOR 2 TAHUN 2021
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/jeq.v1i2.1815

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui konsistensi antara perencanaan anggaran Perencanaan Pembangunan dengan realisasi yang ditetapkan di Kabupaten Nagekeo tahun 2015-2019. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif Kuantitatif dan Kualitatif dengan menggunakan alat analisis triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, perencanaan pembangunan di Kabupaten Nagekeo pada tingkat Musrenbang dengan anggaran yang telah diusulkan maupun yang telah ditetapkan/disepakatisesuai hasil olah data Perhitungan Tingkat Konsistensi per Kecamatan di Kabupaten Nagekeo yaitu Konsisten dengan kategori Baik yaitu tingkat konsistensinya 70,0% dan Sangat Baik yaitu tingkat konsistensinya 100,0% dilihat dari keadaan di lapangan. Konsistendan tidak konsisten terjadi karena adanya relasi kepentingan antar semua aktor dari proses perencanaan sampai pada penganggaran dengan mempunyai tujuan utama yang sama dalam mencapai visi misi daerah.
Pengaruh Alokasi Dana Desa Terhadap Pembangunan Desa Tahu 2018-2020 di Desa Fatamari Kecamatan Lio Timur Kabupaten Ende Ngera, Elus F; Djata, Baltasar T; Luciany, Yohanes Paulus
JURNAL EQUILIBRIUM Vol. 1 No. 2 (2021): VOLUME 1 NOMOR 2 TAHUN 2021
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/jeq.v1i2.1818

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang pemanfaatan Alokasi Dana Desa yang dikeluarkan oleh pemerintah Kabupaten Ende untuk pembangunan Desa di Desa Fatamari Kecamatan Lio Timur, untuk mengetahui sejauh mana sektor-sektor pembangunan Desa yang telah direalisasi di Desa Fatamari Kecamatan Lio Timur dan untuk mengetahui tanggapan masyarakat terkait dengan manfaat Alokasi Dana Desa dalam pembangunan Desa di Desa Fatamari Kecamatan Lio Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan mengunakan alat analisis Regresi linier sederhana, koefisien determinasi dan untuk menguji hopotesis digunakan uji t. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data yang dilakukan, maka hasil pengujian yang diperoleh bahwa manfaat alokasi dana desa yang tepat sasaran memberi dampak pengaruh terhadap pembangunan infrastruktur desa dan meningkatnya kesejateraan masyarkat.
Analisis Sektor Ekomomi Potensial dan Struktur Ekonomi di Kabupaten Ende Pada Periode 2014-2019 Kara, Maria K; Penu, Yustina P; Luciany, Yohanes Paulus
JURNAL EQUILIBRIUM Vol. 1 No. 2 (2021): VOLUME 1 NOMOR 2 TAHUN 2021
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/jeq.v1i2.1820

Abstract

Penelitian ini bertujuan 1) mengetahui sektor-sektor apa saja yang menjadi sektor ekonomi potensial, 2) mengetahui struktur perekonomian, 3) mengetahui sektor-sektor ekonomi apa saja yang ada di Kabupaten Ende tahun 2014-2019 yang memiliki daya saing. Metode dalam penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, alat analisis LQ dan Shiftshare. Hasil penelitian 1) hasil analisis LQ yang menjadi sektor unggulan di Kabupaten Ende Provinsi NTT pada tahun 2014-2019 dengan kriteria LQ > 1, adalah sektor jasa perusahaan sebesar 1,50, diikuti oleh grosir dan sektor perdagangan eceran dan reparasi mobil dan sepeda motor sebesar 1,43, sektor Transportasi dan Pergudangan sebesar 1,27, sektor Real Estate sebesar 1,18, sektor Manufaktur sebesar 1,16, sektor Jasa Lainnya sebesar 1,13, Penyediaan Air Minum, Pengelolaan Sampah sebesar 1,10, Pengolahan Limbah Sektor konstruksi 1,03, dan sektor Pertambangan dan Penggalian 1,02. 2) hasil analisis Shift Share di Kabupaten Ende Provinsi NTT Tahun 2014-2019, sektor yang memiliki pertumbuhan rendah dan daya saing tertinggi dengan nilai Cij positif adalah sektor Industri Manufaktur sebesar 36,08, sektor Listrik dan Pengadaan Gas Bumi sebesar 7,58, sektor Penyediaan Air, sektor Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang sebesar 1,68, sektor Konstruksi sebesar 10,02, Sektor Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor sebesar 344,27, Sektor Transportasi dan Pergudangan sebesar 186,64, sektor Akomodasi dan Penyediaan Makanan dan Minuman sebesar 41,90, Sektor Informasi dan Komunikasi sebesar 4,184, dan Insuransi sebesar 16,2, dan Jasa Keuangan sebesar 228,16, Sektor Jasa sebesar 2,37, Sektor Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jamsostek sebesar 374,79, Sektor Jasa Pendidikan sebesar 53321,61, Sektor Jasa Kesehatan dan Kemasyarakatan sebesar 12,60 dan Sektor Jasa lainnya sebesar 10,50. Yang tergolong sektor unggulan yang didominasi oleh sektor jasa, menunjukkan bahwa telah terjadi pergeseran struktur perekonomian di Kabupaten Ende pada periode 2014-2019 dari sektor primer ke sektor tersier, hal ini disebabkan oleh kemajuan zaman dan keterbukaan teknologi transportasi dan komunikasi.