Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

SELEKTIVITAS ALAT TANGKAP RAJUNGAN (Portunus pelagicus) DI PERAIRAN SEGERI KABUPATEN PANGKEP Muhammad Jamal; Hasrun Hasrun; Ihsan Ihsan; Ernaningsih Ernaningsih
JURNAL AKUAKULTUR, TEKNOLOGI DAN MANAJEMEN PERIKANAN TANGKAP, ILMU KELAUTAN Vol 7 No 1 (2024): JOINT-FISH - Jurnal Akuakultur, Teknologi Dan Manajemen Perikanan Tangkap, Ilmu K
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Muslim Indonesia Makassar, Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/joint-fish.v7i1.419

Abstract

The research aims to determine the size distribution of crabs caught, determine the proportion of swimming crabs that are suitable for catching and analyze the selectivity of gillnet and dragon trap fishing gear. This research will be carried out from May - December 2023 in the Bawasalo area, Segeri District, Pangkep Regency The parameters calculated for determining size distribution use a distribution table based on Sturgess, the proportion of size suitable for catching using the Odum rule and the selectivity of gill net crab and dragon fish traps using the Sparre and Venema rule. The research results showed that (1) the size structure of crab carapace caught with gillnet fishing gear was dominant in the range of 10.1-11.0 cm with a frequency of 202 individuals, then the size structure of crab carapace caught with gillnet fishing gear was dominant in the range of 9.1 -10.0 cm with a frequency of 278 individuals, while the carapace size structure of male crabs is dominant in the range of 9.1-10.0 cm with a frequency of 289 individuals and the carapace size structure of female crabs is dominant at 10.1-11.0 cm with a frequency of 184 fish, (2) The value of allowable catch size (ACS) of crabs caughtb by gillnets is 66.9% and those not allowable catch size (nACS) is 33.1% 920 while the ACS size value of crabs caught by fish traps is 39.6% and the BLT size is 60.4%. The LT size value of male crab is 50.5% and the nACS is 39.5% and the ACS size value of female crab is 56.8$ and the nACS is 43.2% (3, Fishing gear gillnet has a higher selectivity value compared to dragon traps.
PENINGKATAN PENDAPATAN NELAYAN RAJUNGAN MELALUI PENANGKAPAN BERKELANJUTAN DAN TEKNOLOGI PASCAPANEN Ernaningsih Ernaningsih; Hamsiah Hamsiah
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KAUNIAH Vol. 4 No. 2 (2026): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KAUNIAH
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Muslim Indonesia Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/63t2ac67

Abstract

Permasalahan utama nelayan rajungan menurunnya hasil tangkapan, ukuran tertangkap kecil, harga jual rendah, penanganan yang belum tepat serta belum diketahuinya teknologi pasca panen rajungan. Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk/mengembangkan kelompok usaha masyarakat nelayan yang memanfaatkan sumberdaya secara berkelanjutan dan menghasilkan rajungan dengan nilai jual tinggi melalui teknologi pascapanen. Metode yang dilakukan yaitu penyuluhan, pelatihan dan pendampingan langsung kepada nelayan rajungan terkait penangkapan berkelanjutan, penanganan dan teknologi pasapanen.  Kegiatan ini dilakukan secara partisipatif, memperhatikan aspek sosial, budaya, dan keagamaan masyarakat setempat. Penerapan teknologi ini diharapkan dapat meningkatkan mutu rajungan dan peningkatan pendapatan nelayan dari harga jual yang tinggi. PKM ini memberi kontribusi nyata terhadap capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi, dengan keterlibatan dosen di masyarakat, dan pemberdayaan ekonomi lokal. Luaran dari kegiatan ini mencakup peningkatan kapasitas mitra, terbentuknya kelompok nelayan yang mandiri, publikasi ilmiah, dan bahan ajar berbasis pengalaman lapangan.