Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

ANALISIS STABILITAS TUBUH BENDUNGAN PADA BENDUNGAN SEMANTOK KABUPATEN NGANJUK PROVINSI JAWA TIMUR Fiorentina Novella Fajri Imani; Gerard Aponno; Akhmad Suryadi
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 2 No. 4 (2021): DESEMBER 2021
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bendungan Semantok merupakan bendungan urugan tipe zonal (inti vertikal) dengan 6 zona timbunan. Bendungan Semantok merupakan prasarana pengairan yang mempunyai resiko sangat tinggi jika mengalami kegagalan. Oleh karena itu, penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui besar kapasitas debit rembesan, potensi kemungkinan terjadinya erosi internal, faktor keamanan stabilitas lereng (kondisi tanpa dan dengan beban gempa), spesifikasi dan metode pelaksanaan serta perhitungan rencana anggaran biaya pada pekerjaan galian dan timbunan main dam. Data yang diperlukan diantaranya adalah data teknis bendungan, data tanah asli, data material timbunan tubuh bendungan, dan gambar desain bendungan. Penggambaran flownet dibuat dengan metode grafis lalu dilanjutkan dengan perhitungan rembesan menggunakan rumus Cassagrande dan menggunakan program Geo-Studio SEEP/W 2012. Perhitungan faktor keamanan stabilitas lereng menggunakan program Geo-Studio SLOPE/W 2012 dengan metode Fellenius. Dari hasil perhitungan diperoleh kapasitas debit rembesan yang terjadi < 1% dari rata-rata debit sungai yang masuk ke dalam waduk (0,02080 m3/detik) sehingga aman dari rembesan. Faktor keamanan terhadap erosi internal memiliki nilai 4,384 > 4 sehingga aman terhadap erosi internal. Stabilitas lereng dianalisis dalam berbagai kondisi muka air dengan dan tanpa beban gempa menghasilkan beberapa angka FK di bawah FK minimum sehingga perlu ditambah perkuatan berupa geosintetik jenis geogrid. Alat berat yang dibutuhkan adalah Excavator, Excavator+Breaker, Dump Truck, Baby Roller, Sheep Foot Roller, Smooth Drum Roller, Vibrator Roller, dan Bulldozer dengan jumlah yang disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. Biaya yang dibutuhkan adalah sebesar Rp. 527.835.264.000,00 untuk pekerjaan galian dan timbunan main dam Bendungan Semantok.
PROJECT PLANNING PEMBANGUNAN JALAN TOL DURI UTARA - DUMAI Clara Ovilia Ningsih; Joko Setiono; Gerard Aponno
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 2 No. 4 (2021): DESEMBER 2021
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek pembangunan jalan Tol Pekanbaru – Dumai merupakan rangkaian dari program jalan Tol Trans Sumatra sepanjang 2.818 km di Indonesia dan terbagi menjadi 6 seksi diantaranya, seksi 6 untuk ruas Duri Utara – Dumai dengan panjang 25,05 km. Sukses tidaknya suatu proyek amat ditentukan oleh kebijaksanaan yang diambil saat memulai dan menyelesaikan proyek perlu direncana, diorganisasi, diarahkan, dikoordinasi dan diawasi dengan sebaik-baiknya, diperlukan perencanaan yang baik antara lain dengan mempertimbangkan waktu yang efisien, biaya yang efisien dan mutu yang berkualitas. Tujuan dari perencanaan ini adalah untuk menentukan: (1) struktur organisasi, (2) site layout, (3) pengelompokan pekerjaan, (4) metode pelaksanaan, (5) mutu, (6) K3L, (7) penjadwalan, (8) biaya. Data yang diperlukan antara lain gambar teknis; Work Breakdown Structure (WBS); harga satuan pekerja, material dan alat provinsi Riau 2018 yang digunakan untuk mengetahui estimasi biaya. Microsoft Project 2013 digunakan untuk penjadwalan melalui Precedence Diargram Method (PDM) dan barchart, dan Microsoft Excel 2010 digunakan untuk menghitung perkiraan biaya dan kurva – S. Project Planning menghasilkan (1) struktur organisasi fungsional sesuai dengan daftar pekerjaan (2) tata letak yang efektif dengan keluar masuk area kantor (3) membuat WBS dari pekerjaan yang ada (4) metode pekerjaan sesuai kondisi lapangan (5) kualitas memenuhi spesifikasi teknis dan SOP (Standard Operation Procedure) (6) mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) dan menempatkan rambu kerja (7) 411 hari kalender kerja (8) seharga Rp.3.046.714.000.000,-
ANALISIS PERBANDINGAN PONDASI JACK IN PILE DENGAN PONDASI BORED PILE PADA PROYEK APARTEMEN BOGOR HERITAGE DAN ECOPARK Hardika Intan Damayanty; Gerard Aponno; Agus Sugiarto
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 3 No. 1 (2022): MARET 2022
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek Apartemen Bogor Heritage & Ecopark merupakan mega project yang dibangun di daerah Kawasan Danau Bogor raya kota Bogor. Apartemen ini dibangun di tanah seluas 182.889 m2 dengan 7 tower utama yang terdiri dari 18 lantai, 1 rooftop dan 1 basement. Pada skripsi ini akan direncanakan perhitungan pondasi jack in pile dan pondasi bored pile untuk dibandingkan pondasi manakah yang lebih efisien.Skripsi ini bertujuan untuk membandingkan pondasi jack in pile dengan pondasi bored pile dalam hal beban, daya dukung tanah, penurunan, metode pelaksanaan dan biaya masing-masing pondasi. Pemodelan struktur atas gedung menggunakan perangkat lunak ETABS dengan pemodelan struktur akibat beban gempa dan basement, untuk mendapatkan beban dari struktur atas yang berguna untuk perencanaan pondasi dan untuk menghitung daya dukung berdasarkan nilai N-SPT. Harga satuan pekerjaan dan material Bogor 2019, SK-SNI-03-2847-2019, SNI 1727-2020, SNI 1726-2019, dan PPPURG 1987 sebagai rujukan.Dari hasil Analisa, didapatkan perbandingan dengan hasil daya dukung pondasi jack in pile Ø40 cm sebesar 1200 kN; jumlah tiang sebanyak 313 tiang; menggunakan alat berat Hydraulic Static Pile Driver; dengan biaya sebesar Rp 12.030.600.000,00. Sedangkan pada pondasi bored pile Ø80 cm didapat nilai daya dukung pondasi bored pile sebesar 2400 kN; jumlah tiang sebanyak 167 tiang; menggunakan alat berat Rotary Drilling Machine dengan biaya sebesar Rp 12.754.000.000,00.
PERENCANAAN PERANCAH DAN BEKISTING SEMI SISTEM PADA PEMBANGUNAN GEDUNG SAINTEK UINSA SURABAYA Prayoga, Devid Budi; Suhariyanto; Gerard Aponno
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 3 No. 1 (2022): MARET 2022
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek Pembangunan Gedung Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya dilaksanakan oleh PT. Adhi Karya (Persero) dengan nilai kontrak sebesar Rp. 123.669.983.129,92. Bekisting merupakan pekerjaan yang sangat penting karena menjadi penentu beton yang dihasilkan, sehingga perlu diperhatikan dalam perencanaannya. Adapun pada perencanaan ini direncanakan menggunakan bekisting semi sistem dengan menggunakan material multiplek dan baja hollow dengan strategi pelaksanaan membagi menjadi empat zona. Dalam perencanaan penjadwalan dengan bantuan Microsoft Project dihasilkan durasi selama 136 hari serta didapat Rencana Anggaran Biaya sebesar Rp7.244.873.502,66
PROJECT PLANNING PEMBANGUNAN FLYOVER 1 STA 1+370 – STA 1+737 PELABUHAN PATIMBAN KABUPATEN SUBANG Rizaldi, Adhitya Naufal; Joko Setiono; Gerard Aponno
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 3 No. 2 (2022): JUNI 2022
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Flyover 1 Pelabuhan Patimban Kabupaten Subang sepanjang 367 m dibangun sebagai jalan akses untuk menghubungkan Jalan Raya Pantura dengan Pelabuhan Patimban. Tujuan skripsi ini adalah untuk membuat project planning mengenai struktur organisasi, site layout dan traffic management, pengendalian mutu, kesehatan dan keselamatan kerja metode pelaksanaan dan penjadwalan serta biaya pelaksanaan proyek. Data yang dibutuhkan yaitu peta lokasi, spesifikasi teknis, gambar kerja, harga satuan dasar pusat (2019). Perhitungan biaya menggunakan Microsoft Excel 2013 dan untuk penjadwalan menggunakan Microsoft Project 2013. Hasil dari project planning ini yaitu struktur organisasi pada proyek, site layout dan traffic management yang diterapkan meliputi tata letak fasilitas proyek dan rambu, pintu keluar masuk proyek yang berada pada Jl. Raya Pantura, metode pelaksanaan flyover, rencana pemeriksaan dan pengujian pada rencana mutu, dan HIRADC (Hazard Idenfication, Risk Assesment and Determining Control) dibuat untuk pengendalian K3, serta dibutuhkan rencana biaya pelaksanaan proyek sebesar Rp. 107.239.131.010.29 dengan waktu pelaksanaan 163 hari kalender.
ANALISIS PERBANDINGAN PONDASI TIANG PANCANG DAN PONDASI TIANG BOR PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG PERPUSTAKAAN IAIN KEDIRI Iqbal, Muhammad; Gerard Aponno; Dandung Novianto
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 4 No. 1 (2023): MARET 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gedung Perpustakaan IAIN Kediri merupakan salah satu gedung infrastruktur yang menggunakan pondasi mini pile dengan diameter 25 cm. Dalam satu pile cap nya terdapat 9 buah pondasi mini pile. Karena jumlah mini pile yang relatif banyak maka akan berpengaruh pada biaya dan waktu pelaksanaan. Tujuan dari skripsi ini adalah membandingkan penggunaan pondasi tiang pancang dan tiang bor terhadap pondasi mini pile dalam segi metode, biaya, dan waktu. Metode pelaksanaan untuk pondasi tiang pancang menggunakan alat Hydraulic Standart Pile Driver (HSPD), sedangkan pondasi tiang bor digali terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan dengan memasang tulangan dan pengecoran tiang bor. Dari hasil perhitungan daya dukung pondasi tiang pancang didapatkan daya dukung tiang tunggal sebesar 54.392,01 kg, sementara pondasi tiang bor didapatkan daya dukung tiang tunggal sebesar 35.030,90 kg. Total anggaran biaya pada pekerjaan pondasi tiang pancang sebesar Rp. 2.195.153.115,00, sedangkan pada pekerjaan pondasi tiang bor Rp. 2.434.067.868,00, selisih Rp. 218.914.753,00 dan waktu yang dibutuhkan untuk pelaksanaan pondasi tiang pancang selama 43 hari, sedangkan pelaksanaan pondasi tiang bor adalah 66 hari.