Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Gerakan sekolah bersih dan sehat: pendampingan pengolahan sampah plastik menjadi paving blok hijau Ngurah Mahendra Dinatha; Made Dewi Sariyani; Bernadethe Ines Sede Pajo
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 3 (2025): May
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i3.30898

Abstract

AbstrakPermasalahan sampah plastik merupakan isu lingkungan global yang mendesak, termasuk di Indonesia. Sebagai lembaga pendidikan, sekolah memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang peduli terhadap lingkungan. Namun, pengelolaan sampah plastik di lingkungan sekolah sering kali belum berjalan secara optimal. Di SMP Citra Bakti, volume sampah plastik tergolong tinggi karena lokasinya yang strategis serta keterbatasan fasilitas pengelolaan sampah yang tersedia. Oleh karena itu, inovasi pengolahan sampah plastik menjadi paving block ramah lingkungan (paving blok hijau) menjadi solusi yang relevan. Inovasi ini tidak hanya membantu mengatasi permasalahan sampah plastik, tetapi juga berfungsi sebagai sarana edukatif bagi siswa untuk memahami pentingnya daur ulang dan pelestarian lingkungan. Program "Gerakan Sekolah Bersih: Pendampingan Pengolahan Sampah Plastik Menjadi Paving Blok Hijau" merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk: 1) Meningkatkan kesadaran dan pemahaman warga sekolah tentang pentingnya pengelolaan sampah plastik; 2) Meningkatkan keterampilan warga sekolah dalam mengolah sampah plastik menjadi paving blok; 3) Mewujudkan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan asri melalui pemanfaatan paving blok dari sampah plastik; 4) Mendorong kemandirian sekolah dalam pengelolaan sampah plastik secara berkelanjutan. Pengabdian ini dilaksanakan di SMP Citra Bakti dengan jumlah peserta sebanyak 50 orang siswa, 4 guru, dan 2 staf pegawai. Metode pelaksanaan menggunakan pendampingan terstruktur yang dilakukan dengan memberikan bimbingan secara sistematis dan berkelanjutan sesuai tahapan kegiatan. Pendampingan ini mencakup perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi untuk memastikan setiap peserta memahami dan mampu mengimplementasikan materi secara optimal. Pendampingan Pengolahan Sampah Plastik Menjadi Paving Blok Hijau secara keseluruhan telah mencapai hasil signifikan di berbagai tahapan, mulai dari persiapan yang matang hingga pelaksanaan yang efektif dalam pengelolaan sampah plastik, produksi paving blok berkualitas, peningkatan lingkungan sekolah, pembelajaran siswa, serta evaluasi berkelanjutan yang memastikan dampak positif dan menjadi contoh praktik baik. Nilai rata-rata sebelum program adalah 31%, sedangkan setelah program meningkat menjadi 79%, dengan kenaikan rata-rata sebesar 48% hal ini menunjukkan bahwa program ini berjalan sangat baik dan berdampak langsung pada masyarakat sekolah.   Kata kunci: pengolahan sampah plastik; paving blok hijau; sekolah bersih sehat; pendidikan lingkungan. AbstractPlastic waste is a pressing global environmental issue, including in Indonesia. As an educational institution, schools play a strategic role in shaping a young generation that is environmentally conscious. However, the management of plastic waste in school environments is often suboptimal. At Citra Bakti Junior High School, the volume of plastic waste is relatively high due to its strategic location and limited available waste management facilities. Therefore, the innovation of processing plastic waste into environmentally friendly paving blocks (green paving blocks) presents a relevant solution. This innovation not only helps address the problem of plastic waste but also serves as an educational tool for students to understand the importance of recycling and environmental preservation. The program titled “Clean School Movement: Mentorship for Processing Plastic Waste into Green Paving Blocks” is a community service initiative aimed at: 1) Increasing awareness and understanding among the school community about the importance of plastic waste management; 2) Improving the skills of the school community in converting plastic waste into paving blocks; 3) Creating a clean, healthy, and green school environment through the use of paving blocks made from plastic waste; 4) Encouraging school self-reliance in sustainable plastic waste management. This community service was carried out at SMP Citra Bakti with a total of 50 student participants, 4 teachers, and 2 staff members. The implementation method used structured mentorship, carried out through systematic and continuous guidance according to each phase of the activity. This mentorship included planning, execution, and evaluation to ensure every participant understands and is able to apply the material effectively. The mentorship for processing plastic waste into green paving blocks has shown significant results at various stages from thorough preparation and effective implementation to the production of quality paving blocks, improvement of the school environment, enhanced student learning, and ongoing evaluation that ensures positive impact and serves as a model of best practice. The average score before the program was 31%, which increased to 79% after the program, reflecting an average improvement of 48%. This indicates that the program was highly effective and had a direct positive impact on the school community. Keywords: plastic waste processing; green paving blocks; clean and healthy school; environmental education
PENGUATAN SUASANA BELAJAR MENGAJAR YANG KONDUSIF UNTUK MEWUJUDKAN SEKOLAH SEHAT DI SD Ngurah Mahendra Dinatha; Ni Putu Juni Artini; Antonius Poma Aso
Jurnal Citra Magang dan Persekolahan Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Citra Magang dan Persekolahan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcmp.v4i2.6862

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya suasana belajar mengajar yang kondusif sebagai dasar dalam mewujudkan sekolah sehat di sekolah dasar. Lingkungan belajar yang bersih, aman, nyaman, dan didukung interaksi sosial yang positif berperan penting terhadap efektivitas pembelajaran dan perkembangan peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peran SDK Wolopogo dalam penguatan suasana belajar mengajar yang kondusif demi mewujudkan sekolah sehat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, dan peserta didik yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, verifikasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SDK Wolopogo berperan aktif melalui penyediaan lingkungan belajar yang bersih dan sehat, penerapan pembelajaran interaktif, penanaman nilai kebersihan, serta kolaborasi antara sekolah, siswa, dan orang tua. Disimpulkan bahwa penguatan suasana belajar yang kondusif mendukung terwujudnya sekolah sehat secara berkelanjutan.
OPTIMALISASI PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMELIHARAAN LINGKUNGAN DESA Asriana Ripo; Ngurah Mahendra Dinatha; Ni Putu Juni Artini
Jurnal Citra Kuliah Kerja Nyata Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Citra Kuliah Kerja Nyata
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jckkn.v4i1.3417

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kesadaran sebagian masyarakat dalam memelihara kebersihan lingkungan, yang berdampak pada munculnya masalah sampah, drainase tersumbat, dan risiko penyakit. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemeliharaan lingkungan melalui pendekatan partisipatif dan edukatif. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, observasi awal, koordinasi dengan pemerintah desa, sosialisasi, penyuluhan, kerja bakti, pendampingan, dan evaluasi partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat cukup aktif dalam perencanaan, pelaksanaan, pemanfaatan hasil, dan evaluasi program. Partisipasi warga tampak dalam kehadiran rapat, pemberian masukan, swadaya tenaga, dana, dan material, serta keterlibatan menjaga hasil kegiatan. Disimpulkan bahwa pengabdian ini mampu meningkatkan kesadaran, kepedulian, dan keterlibatan masyarakat, meskipun masih diperlukan pembinaan berkelanjutan agar partisipasi lebih merata dan konsisten. Program ini juga mendorong lingkungan menjadi lebih bersih, sehat, nyaman, dan mendukung pencegahan banjir di permukiman.
Development of Moke Local Context Based Audio Visual Learning Media on Addictive Substances Yohana Laudasarni; Maria Yuliana Kua; Ni Wayan Suparmi; Ngurah Mahendra Dinatha
SEARCH: Science Education Research Journal Vol. 4 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : IAIN Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47945/search.v4i2.2822

Abstract

This study aimed to develop audio visual learning media on addictive substances based on the local context of moke in Ngada Regency. The development was motivated by the limited use of contextual learning media in science instruction, particularly those integrating local cultural contexts relevant to students’ daily lives. This study employed a Research and Development (R&D) approach using the ADDIE model, consisting of analysis, design, development, implementation, and evaluation stages. Data were collected through observations, expert validation sheets, and teacher and student response questionnaires. Data were analyzed descriptively using quantitative methods. The results showed that the developed media obtained an average validity score of 3.75, categorized as very valid. In addition, the practicality level reached 94.47% based on student responses and 90.90% based on teacher responses, both categorized as very practical. These findings indicate that the developed audio visual learning media is feasible and practical for use in junior high school science learning. The integration of moke local context in the media provides a contextual learning resource that may support students’ understanding of addictive substances in relation to their surrounding environment.