Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Hubungan antara self -regulated learning dengan perilaku cyberloafingpada mahasiswa di pusat kegiatan mahasiswa (PKM) Leko Albiko; Rahayu Hardianti Utami
Jurnal Riset Psikologi Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Riset Psikologi
Publisher : Departemen Psikologi, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jrp.v7i2.16092

Abstract

The motivation for this research is the problem of the relationship between students’ cyberloafing habits and self -regulated learning in student activity centersFinding out how big the relationship is between students' cyberloafing behavior and their ability to self-regulate learning is the main motivation of this research. This research uses statistical methods and is quantitative in nature. Examining the relationship between cyberloafing and self-regulated learning was the goal of this study's correlational research technique. By using a sampling approach, the research sample consisted of 100 respondents. Likert scale questionnaires that have gone through validity and reliability tests were distributed to collect data for this research. SPSS 25.00 was used to process the data. On a metacognitive scale of 80%, self-regulated learning is in the medium category; motivation is at 72%. On the other hand, behavior is in the high category at 75%, while cyberloafing is in the low category at 70%. Research findings show that among students at the Padang State University Student Activity Center, self-regulated learning and cyberloafing activities are positively correlated.
Hubungan Kecerdasan Emosional Terhadap Resiliensi Pada Mahasiswa Universitas Negeri Padang yang Sedang Menyusun Skripsi Novia Aira Fitri; Rahayu Hardianti Utami
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 2 (2026): APRIL-JUNI 2026
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/h9rqae98

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan emosional dengan resiliensi akademik pada mahasiswa Universitas Negeri Padang yang sedang menyusun skripsi. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Sampel penelitian berjumlah 54 mahasiswa angkatan 2018 dan 2019 yang sedang Menyusun skripsi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah skala kecerdasan emosional dan skala resiliensi akademik. Analisis data menggunakan uji korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara kecerdasan emosional dan resiliensi (r = 0.719 dan p < 0.001). Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kecerdasan emosional mahasiswa, maka semakin tinggi pula resiliensi akademiknya.
EFEKTIVITAS EDUKASI SEKSUAL 3L UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN PENDIDIKAN SEKS PADA ANAK DISABILITAS INTELEKTUAL RINGAN Aulia Azhari Febiola; Rahayu Hardianti Utami
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 10 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i10.2024.4265-4270

Abstract

Anak-anak dengan disabilitas intelektual mempunyai risiko lebih besar untuk mengalami kekerasan seksual dibandingkan anak-anak dengan perkembangan normal. Ditinjau dari teori dasar, jika seorang anak memiliki pengetahuan tentang seks mampu mencegah dirinya dari terjadinya kekerasan seksual. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas edukasi seksual berbasis 3L terhadap peningkatan pengetahuan pendidikan seks pada anak disabilitas intelektual ringan di Panti Sosial Bina Grahita Padang. Metode yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain penelitian one-group pretest-posttest design. Partisipan berjumlah sebanyak 7 orang siswa yang memenuhi kriteria pengambilan sampel yakni purposive sampling. Penelitian ini dianalisis menggunakan uji N-Gain Score dan uji Wilcoxon singed rank untuk mengukur efektifitas edukasi seksual 3L terhadap peningkatan pengetahuan pendidikan seks pada anak disabilitas intelektual ringan sebelum dan sesudah diberikan intervensi. Didapatkan nilai z sebesar -2.379b pada taraf signifikansi 0,000  (p0,01)  menunjukkan  bahwa  secara  kuantitatif, edukasi seksual 3L efektif dalam meningkatkan pengetahuan pendidikan seks pada anak disabilitas intelektual ringan di Panti Sosial Bina Grahita Padang.
hubungan acadenic stress dengan kecenderungan social media addiction pada siswa setara sekolah menengah atas (SMA,MA,SMK) Amelia Utari; Rahayu Hardianti Utami; Iftita Rahmi
CAUSALITA : Journal of Psychology Vol 3 No 4 (2026): CAUSALITA: Journal of Psychology
Publisher : CV. Causalita Dynamic Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62260/causalita.v3i4.566

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui hubungan antara academic stress dan kecenderungan social media addiction pada siswa setara sekolah menengah atas (SMA/MA/SMK). Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 383 siswa kelas XII yang dipilih melalui teknik non probability sampling dengan metode purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah educational stress scale for adolescents (ESSA) oleh  Sun (2011) untuk alat ukur academic stress yang di ukur berdasarkan lima aspek yaitu, pressure from study, workload, worry about grades, self-expectation stress dan despondency dan untuk social media addiction bergen social media addiction scale (BSMAS) oleh Andreassen (2017) yang akan diukur berdasarkan 6 aspek salience, mood modification, tolerance, withdrawal symptoms, conflict, dan relapse. Uji korelasi menggunakan Spearman’s rho dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya korelasi yang positif antara academic stress dengan social media addiction, dengan koefisien korelasi r = 0,550 dengan nilai signifikansi p < 0,001 (p < 0,05). Oleh karena itu hipotesis alternative diterima dan hipotesis nol ditolak. Penelitian ini mengidentifikasi bahwa semakin tinggi tingkat academic stress , maka semakin tinggi juga kecenderungan social media addiction yang terjadi pada siswa setara sekolah menengah atas (SMA/MA/SMK). Penelitian ini penting bagi siswa untuk meningkatkan pemahamannya terkait dampak dari academic stress sehingga bisa terhindarkan dari resiko kecenderungan social media addiction.