Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

IMPLEMENTASI PENINGKATAN PASSING BAWAH DALAM PERMAINAN BOLAVOLI MELALUI METODE PASSING BAWAH PROGRESIF DAN REPETITIF Muh Ikhwan Iskandar; Rustam Yulianto; Dwi Gunadi; Joko Sulistyono; Andanu Sigit Rustiono
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 6 No 2 (2025): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v6i2.5297

Abstract

Passing bawah merupakan salah satu teknik dasar yang penting dalam permainan bola voli, khususnya bagi siswa sebagai tahap awal pembelajaran olahraga. Pada Masyarakat Desa Gedong Ngadirojo Wonogiri, ditemukan masih adanya kendala dalam penguasaan passing bawah yang tepat dan efektif. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan passing bawah melalui metode passing bawah progresif dan repetitif, dengan pendekatan latihan yang sistematis dan berulang agar siswa mampu menguasai teknik dasar bola voli dengan lebih baik. Pelaksanaan pengabdian dilakukan selama empat minggu dengan frekuensi tiga kali latihan per minggu, mengombinasikan latihan progresif berupa peningkatan jarak dan kecepatan lemparan bola serta latihan repetitif untuk membentuk keterampilan dan refleks siswa. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada akurasi dan kontrol passing bawah siswa, sehingga metode ini efektif untuk meningkatkan kemampuan teknik dasar bola voli dan direkomendasikan sebagai model latihan bagi siswa di Masyarakat Desa Gedong Ngadirojo dan sekolah dasar lainnya.
Upaya Meningkatkan Kecepatan Renang 100 Meter Gaya Bebas Dengan Metode Side Kick Drill Totong Umar; Pipit Fitria Yulianto; Kodrad Budiyono; Dwi Gunadi
SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga Vol. 4 No. 3 (2023): SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/spr.v4i3.436

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode penelitian Tindakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan yang dilihat dari kecepatan renang 100 meter gaya bebas di UKM renang UTP Surakarta. Subyek penelitian ini adalah seluruh peserta UKM renang UTP yang berjumlah 20 atlet di UKM renang UTP. Penelitian tindakan ini dilakukan dalam dua siklus. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pada Atlet UKM renang UTP, terjadi peningkatan kemampuan renang 100 meter gaya bebas. Data menunjukkan pada pra siklus menunjukkan hanya 10% atlet UKM renang yang memiliki kemampuan pada kategori baik, di meningkat pada siklus 2 yaitu sebesar 35 % atlet pada kemampuan baik dan meningkat pada siklus 2 menjadi 75% pada kategori baik. Data tersebut menunjukkan bahwa pelatihan side kick drill yang dilaksanakan dengan benar dapat meningkatkan kemampuan khususnya kecepatan berenang pada atlet UKM Renang UTP.
IMPLEMENTASI PROGRAM FUN FOOTBALL UNTUK MENGEMBANGKAN KERJASAMA DAN DISIPLIN ANAK USIA SEKOLAH DASAR Dwi Gunadi; Muh. Ikhwan Iskandar; Eriek Satya Haprabu; Kodrad Budiyono; Pipit Fitria Yulianto; Nico Ponco
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5787

Abstract

Melalui pelaksanaan program Fun Football, inisiatif pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan nilai kerja sama dan disiplin anak usia sekolah dasar. Sepak bola, sebuah olahraga fisik di mana orang bekerja sama, dapat membentuk karakter sosial dan tanggung jawab siswa. Di SDN Sayangan, program ini dilaksanakan melalui metode Participatory Action Research (PAR), yang melibatkan semua siswa secara bergiliran di antara kelas. Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong orang tua, guru pendidikan jasmani, dan masyarakat setempat untuk berpartisipasi dalam permainan sepak bola yang menghibur, mendidik, dan berorientasi karakter. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa kerja tim, kedisiplinan, dan partisipasi aktif siswa telah meningkat. Antusiasme guru dan keterlibatan komunitas adalah faktor pendukung, tetapi hambatan utama adalah perbedaan tingkat kemampuan motorik siswa. Suasana belajar program ini positif, interaktif, dan berfokus pada pembentukan karakter melalui olahraga.
The Influence of Trampoline Dance on Physical and Mental Health Kodrad Budiyono; Dwi Gunadi; Mahendri Bakhtiar; Adimas Alfin; Mahendri Mahendri
Physical Activity Journal (PAJU) Vol 7 No 1 (2025): Physical Activity Journal (PAJU)
Publisher : Department of Physical Education, Faculty of Health Sciences, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.paju.2025.7.1.15543

Abstract

Trampoline Dance, a dynamic aerobic exercise conducted on a trampoline, integrates physical training with creativity, providing cardiovascular and mental health advantages. This study examines the impact of Trampoline Dance on physical and mental well-being through a quasi-experimental design including 50 students from the PKO program at Tunas Pembangunan University. The Wilcoxon Signed Ranks test was employed for data analysis due to the ordinal characteristics of the data, which made parametric tests inappropriate. The findings indicated substantial enhancements in both physical and mental health indicators among individuals in the experimental group, who practiced frequent trampoline dancing, in contrast to the control group. Participants demonstrated improved cardiovascular endurance, muscular strength, balance, and mental health outcomes, including less anxiety and heightened self-confidence. The findings indicate that Trampoline Dance is an efficacious and pleasurable fitness intervention that enhances both physical and psychological well-being, rendering it appropriate for integration into contemporary fitness regimens.
PENGARUH MODEL SMALL-SIDED GAMES TERHADAP KETERAMPILAN SEPAK BOLA ANAK Rendra Agung P; Dwi Gunadi; Muhammad Syarifudin; Muhammad Ilham Dewanto
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 3 (2026): Volume 11 No. 3, September 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i3.59788

Abstract

The purpose of this research is to see how the small-sided game (SSG) model impacts how elementary school students become more skilled at playing soccer. The research was conducted using a quasi-experimental method and employed a pretest-posttest control group design. This study was conducted at SDN Sayangan Laweyan, Surakarta, and involved 30 students aged between 8 and 12 years. They were divided into an experimental group and a control group, each with 15 students. The experimental group received treatment in the form of small games for six weeks, repeated three times a week, while the control group received normal learning. Dribbling, passing, shooting, tactical decision-making skills tests, observation sheets, and learning motivation questionnaires are the research instruments. To determine the differences before and after the treatment, data analysis was conducted using descriptive statistics and a paired sample t-test. The research results show that the Small-Sided Games model significantly improves students' overall football skills. Dribbling ability increased by 34.5%, passing by 33.0%, and shooting by 35.4%, and decision-making ability increased by 42.5% (p < 0.05). Game-based training also increases students' learning motivation. The results show that small-sided games have the ability to generate active, enjoyable, and student-centered learning. Therefore, it can be used as an alternative to the football learning model in elementary schools.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN VAK (VISUAL, AUDITORI, KINESTETIK) DALAM MENINGKATKAN KUALITAS LATIHAN ATLET USIA DINI DI KLUB BULUTANGKIS ERHA JAYA TEMANGGUNG Muhammad Rayhan; Baskara Nusa Bhakti; Pipit Fitria Yulianto; Dwi Gunadi; Muh Ikhwan Iskandar; Ronny Suryo Narbito
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i2.7140

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas latihan atlet usia dini di Klub Bulutangkis Erha Jaya Temanggung melalui penerapan model pembelajaran VAK (Visual, Auditori, Kinestetik). Tujuan kegiatan meliputi peningkatan pemahaman teknik dasar bulutangkis, efektivitas latihan, koordinasi gerakan, serta motivasi dan keterlibatan aktif atlet sesuai dengan gaya belajar masing-masing individu. Metode yang digunakan adalah pembelajaran berbasis model VAK, yang mengintegrasikan tiga pendekatan: visual, auditori, dan kinestetik. Pendekatan visual dilakukan melalui demonstrasi gerakan, video, dan ilustrasi; pendekatan auditori melalui instruksi lisan dari pelatih; dan pendekatan kinestetik melalui praktik langsung gerakan, footwork, dan simulasi pukulan. Program latihan dilaksanakan selama 4 minggu dengan frekuensi 3 kali per minggu, dan dievaluasi melalui observasi teknik, kuesioner motivasi, serta keterlibatan aktif atlet dalam latihan (Fleming & Mills, 1992; Sukadiyanto, 2011).Hasil pengabdian menunjukkan bahwa penerapan model VAK mampu meningkatkan kualitas latihan atlet usia dini secara signifikan. Observasi teknik pukulan forehand, backhand, footwork, dan koordinasi gerakan menunjukkan peningkatan rata-rata 25–30% dibandingkan sebelum latihan. Selain itu, motivasi dan partisipasi aktif atlet meningkat, terlihat dari disiplin, antusiasme, dan kecepatan memahami instruksi selama latihan. Hal ini membuktikan bahwa pendekatan VAK efektif diterapkan dalam pembinaan atlet usia dini di cabang bulutangkis.Kesimpulannya, penerapan model pembelajaran VAK terbukti meningkatkan kualitas latihan, pemahaman teknik, dan motivasi atlet usia dini. Disarankan bagi pelatih bulutangkis untuk mengintegrasikan model VAK secara rutin dalam program latihan agar pembinaan atlet lebih optimal, sesuai karakteristik belajar individu, dan berkelanjutan.