Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pemahaman Orang Tua terhadap Pola Makan Anak Penderita Kanker di RSUP Prof Dr. R. D. Kandou Manado Rompies, Ronald; Tatara, Hubert I; Gunawan, Stefanus
Medical Scope Journal Vol 1, No 2 (2020): Medical Scope Journal
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/msj.1.2.2020.28289

Abstract

Abstract: Information about nutrition and parents’ experience are very important in supporting the nutrition of children with cancer. This study was aimed to obtain the parents’ understanding about nutrition of children with cancer. We used modified structured questionnaire about diet and sanitation which were already validation testing. The results showed that there were 38 complete questionnaires consisted of acute lymphoblastic leukemia (ALL) in 14 children (36.8%), followed by acute myeloid leukemia (AML) in 8 children, and retinoblastoma in 7 children. The majority of parents were housewives (84%) meanwhile senior high school educated was the most common education (57.8% of mothers and 52.6% of fathers)). All parents changed the diet style of their children after diagnosed as cancer. Most parents (78.9%) answered that food could cause cancer, and (94.7%) avoided certain foods; (78.9%) chose junk food as avoided food; and during treatment, (89.4%) gave special foods which were high protein, fruits, vegetables, and milk. Most parents (94.7%) answered that children with cancer had to avoid street foods, and (94.7%) chose mineral water as a safe drink. In conclusion, education of medical workers about nutrition of children with cancer is needed to achieve agreement in optimal nutrition.Keywords: nutrition of children with cancer Abstrak: Informasi mengenai kebutuhan nutrisi dan pengalaman orang tua berperan penting dalam menunjang nutrisi anak dengan kanker. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman orang tua tentang nutrisi yang optimal bagi anak dengan kanker. Pada penelitian ini digunakan kuesioner terstruktur tentang diet dan kebersihan yang dimodifikasi, teruji dengan validitas isi. Hasil penelitian mendapatkan 38 kuesioner yang diisi lengkap, dengan diagnosis terbanyak acute lymphoblastic leukemia (ALL) pada 14 anak (36,8%), diikuti acute myeloid leuke-mia (AML) 8 anak, dan retinoblastoma 7 anak. Mayoritas orang tua memiliki pekerjaan ibu rumah tangga (84%) dan pendidikan terakhir yang terbanyak ialah SMA (ibu 57,8% dan ayah 52,6%). Semua orang tua merubah pola makan anak mereka setelah terdiagnosis kanker. Sebagian besar orang tua (78,9%) menjawab makanan dapat menyebabkan kanker dan (94,7%) menghindari makanan tertentu; (78,9%) memilih junk food sebagai makanan yang harus dihindari; dan (89,4%) memberikan makanan khusus selama pengobatan mengandung tinggi protein, buah, sayur, dan susu. Sebagian besar orang tua (94,7%) menjawab anak penderita kanker tidak boleh makan makanan di pinggir jalan, dan (94,7%) memilih air mineral sebagai minuman yang aman untuk diminum. Simpulan penelitian ialah perlu dilakukan edukasi dan penyuluhan oleh tenaga medis tentang nutrisi untuk anak kanker agar terdapat kesepahaman dalam pemberian nutrisi yang optimal.Kata kunci: nutrisi anak dengan kanker
Sistem Informasi Bimbingan Belajar RSDC Berbasis Website Dengan Menggunakan Metode Waterfall Untuk Meningkatkan Efisiensi Administrasi Gunawan, Stefanus; Nurwegiono, Muhammad; Setiawan, Rudy
Riau Jurnal Teknik Informatika Vol. 4 No. 3 (2025): November 2025
Publisher : Prodi Teknik Informatika Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/rjti.v4i3.3655

Abstract

Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem informasi berbasis website untuk mendukung kegiatan administrasi di Bimbingan Belajar RSDC Kota Malang. Pengembangan sistem dilatarbelakangi oleh temuan bahwa proses operasional, seperti pendaftaran siswa dan guru, penjadwalan bimbingan, pencatatan presensi, serta pengelolaan pembayaran, masih dilakukan secara manual sehingga menyulitkan pengelolaan data dan berpotensi menimbulkan kesalahan. Sistem dikembangkan menggunakan metode Waterfall melalui tahapan analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, serta pengujian menggunakan Black Box Testing. Sistem dirancang dengan tiga jenis pengguna, yaitu owner, guru, dan murid, yang masing-masing dibekali fitur sesuai kebutuhan, seperti pendaftaran online, pengaturan jadwal, pencatatan kehadiran, dan verifikasi pembayaran. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh fungsi utama dapat berjalan dengan baik pada setiap skenario uji yang dilakukan. Implementasi sistem juga memberikan peningkatan signifikan pada efisiensi administrasi, di mana proses pengolahan data menjadi lebih cepat dan lebih terstruktur dibandingkan prosedur manual sebelumnya. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan dalam pengembangan sistem informasi pada sektor pendidikan nonformal yang membutuhkan solusi administrasi terintegrasi, efisien, dan mudah dioperasikan.
Perubahan Status Gizi pada Anak dengan Leukemia Limfoblastik Akut Selama Kemoterapi: Studi Observasional Retrospektif Anggreini, Marnellya Sylvia; Pambudi, Bobby; Rompies, Ronald; Gunawan, Stefanus
Sari Pediatri Vol 27, No 4 (2025)
Publisher : Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia (BP-IDAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14238/sp27.4.2025.240-6

Abstract

Latar belakang. Malnutrisi sering terjadi pada pasien kanker anak dan telah diketahui sebagai faktor risiko kekambuhan dan kelangsungan hidup. Mempertahankan status gizi yang tepat dianggap sebagai persyaratan tambahan untuk hasil terapi yang optimal. Oleh karena itu, perlu untuk mencatat status gizi dan memberikan intervensi dini untuk hasil yang lebih baik dari pasien leukemia anak terutama di Indonesia. Tujuan. Menilai status gizi dan perubahannya pada anak dengan leukemia limfoblastik akut pada titik waktu tertentu selama menjalani kemoterapi. Metode. Kami melakukan penelitian retrospektif pada pasien leukemia limfoblastik akut di Rumah Sakit Prof. Dr. R. D. Kandou Manado dari Januari 2022 hingga Desember 2023, dengan mengumpulkan data epidemiologi dan antropometri dari catatan medis pada empat waktu: saat diagnosis, di tengah kemoterapi intensif, di akhir kemoterapi intensif, dan di tengah terapi pemeliharaan.Hasil. Tiga puluh tujuh pasien diteliti, dengan mayoritas (64,9% laki-laki, median 7 tahun, 67,6% leukemia berisiko tinggi) memiliki berat badan normal saat awal kemoterapi. Persentase pasien kelebihan berat badan/obesitas meningkat dari 8,1% saat diagnosis menjadi 35% di akhir terapi intensif, dengan perbedaan signifikan pada berat badan terhadap tinggi badan (p<0,001). Selain itu, terjadi peningkatan signifikan pada berat badan dan indeks massa tubuh, serta retardasi pertumbuhan, terutama pada pasien leukemia berisiko tinggi (p=0,016).Kesimpulan. Anak-anak yang diobati untuk ALL memiliki risiko obesitas yang lebih tinggi dan secara bersamaan mengalami retardasi pertumbuhan. Intervensi nutrisi harus dilakukan pada semua pasien anak untuk mempertahankan status nutrisi yang tepat, menghindari konsekuensi negatif dari kelebihan gizi, meminimalkan gangguan pertumbuhan, dan mengoptimalkan hasil pengobatan dini.