putrianti, Berlina
Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta

Published : 21 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

PEMBERIAN SEMBAKO DAN PROMOSI KESEHATAN PADA WARGA TERDAMPAK COVID-19 DI DUSUN CENGKEHAN DESA WUKIRSARI KABUPATEN BANTUL Benny Karuniawati; Erma Nur Fauziandari; Berlina Putrianti; Amri Wulandari; Murti Krismiyati; Siti Mahmudah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH) Vol 2 No 2 (2020): Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH)
Publisher : LPPM Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Coronavirus Disease 2019 atau COVID-19 adalah penyakit peradangan paru yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2). Cara penularan COVID-19 ialah melalui kontak dengan droplet saluran napas penderita. Kabupaten Bantul merupakan salah satu kabupaten yang berstatus siaga Cocid-19. Pandemic Covid-19 ini yang setiap harinya pasien terus bertambah, maka besar sekali dampak Covid-19 kepada perekonomian masyarakat. Tujuan Kegiatan ini adalah Meningkatkan pengetahuan, tentang pencegahan COVID-19 dan Tersalurkannya bantuan sembako bagi masyarakat terdapak COVID-19. Dengan metode Pendidikan kesehatan tentang pencegahan COVID- 19 dan perilaku PHBS serta pembagian sembako. Sasaran warga masyarakat Dusun Cengkehan sejumlah 100 peserta. Setelah mengikuti pendidikan kesehatan dan pembagian sembako, peserta mengetahui tentang cara mencegah COVID-19 dan PHBS serta mendapatkan bantuan pangan berupa sembako. Evaluasi dari kegiatan bahwa Hasil kegiatan seluruh peserta hadir sebanyak 100 orang, akan tetapi masih banyak yang belum menerapkan PHBS yaitu tidak menggunakan masker pada saat mengikuti kegiatan.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG KANKER CERVIKS DENGAN PERILAKU SKRINING KANKER CERVIKS PADA IBU PASANGAN USIA SUBUR ( PUS ) DI WILAYAH KELURAHAN BUMIJO, JETIS, KOTA YOGYAKARTA Budi Punjastuti; Berlina Putrianti; Laily Mualifah
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 2 No 2 (2014): Jurnal Kesehatan Karya Husada
Publisher : Jurnal Kesehatan Karya Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36577/jkkh.v2i2.41

Abstract

In Indonesia from 13 pathology laboratories during the period of 1988-1991showed that cervical cancer took the first place of 10 major diseases in women (28.66%).Based on data from the Health Research in 2013,the highest prevalence of cancer inIndonesia is located in Yogyakarta at 0.41% or 4.1 of the 1000 population. In Indonesia,every day at least 20 deaths occurred due to cervical cancer. Measures to reduce deathsfrom cervical cancer continue encouraged one of them to do the screening. In thesubdistrict of Jetis Bumijo, Yogyakarta city is known that most couples of childbearingage who are located in the working area of the village health center Bumijo which is about1,149 pairs. Various methods are used in fertile couples to understand about cervicalcancer and screening in couples of childbearing age is. The purpose of this research is toidentify the rate of cervical cancer on PUS mother (Pasangan Usia Subur).Identifying cervical cancer screening behavior in mothers of , Knowing thecharacteristics of respondents based on age, educational status, and employment status.The benefits of scientific research are proving scientifically the correlation betweencervical cancer knowledge and behaviors of women in cervical cancer screening.Thisresearch is used as an input in the design of programs thatrelated to efforts to improve thecoverage of early detection of cervical cancer and overcoming obstacles - obstacles in theimplementation of early detection of cervical cancer.Research hypothesis is :There is a relationship between the level of knowledgeabout cervical cancer to cervical cancer screening behaviors in women coupleschildbearing age (PUS).This research is an observational analytic research with implementation form ofsurvey. Research design time approach Cross sectional. The research location is in thesubdistrict Jetis Bumijo, Yogyakarta city.Sampling was done by Cluster Sample RandomSampling.The result of the research of the level of knowledge about cervical cancer from300 respondents are: the highest knowledge was 23 people (7.67%),the mediumknowledge was 241 (80.33%), and the low knowledge was 36(12%).Cervical cancerscreening behaviors of 300 respondents was : that is notconducting amounted to 179people (59.67%) and 121 people who did (40.33%). The statistical test that used is theProduct Moment correlation, for analyzing all the variables studied and determinewhether there is a significant relationship at the confidence level ( = 0.05) that the Pvalue equal 0.013 <0.05 (α = 5%) which means there is a significant relationship betweenthe level of knowledge about cervical cancer with cervical cancer screening behaviors inMother of fertile couples (PUS).ConclusionThere is a relationship between the level of knowledge about cervical cancerwith cervical cancer screening behaviors with a p-value of 0.013,where the levels ofknowledge about cervical cancer are increasingly growing high, then more and more highwillingness to undertake cervical cancer screening.
EFEKTIVITAS BUAH JERUK NIPIS (CITRUS AURANTIFOLIA) DAN JERUK LEMON (CITRUS MEDICA) TERHADAP PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN PADA REMAJA Berlina Putrianti
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 8 No 1 (2020): Jurnal Kesehatan Karya Husada Yogyakarta
Publisher : Jurnal Kesehatan Karya Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36577/jkkh.v8i1.377

Abstract

Latar Belakang : Masa remaja merupakan masa dimana pertumbuhan terjadi dengan cepat, sehingga kebutuhan gizi pada masa ini pun ikut meningkat. Salah satu zat gizi yang dibutukan adalah zat besi. Anemia dapat menimbulkan dampak pada remaja antara lain menurunkan daya tahan tubuh sehingga mudah terkena penyakit, menurunnya aktivitas dan prestasi belajar. Tujuan : Tujuan dari penelitian ini secara umum untuk mengetahui perbedaan efektifitas buah jeruk nipis (Citrus Aurantifolia) dengan jeruk lemon (Citrus Medica) terhadap peningkatan kadar hemoglobin. Metode : Metode dalam penelitian ini adalah metode observasional dengan pendekatan pre post test dua kelompok perlakuan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan kuasi eksperimen dengan cara membandingkan data pre dan post test kedua kelompok intervensi. Hasil : Dari uji beda yang dilakukan antara kelompok yang diberi jeruk lemon dan jeruk nipis dalam meningkatkan kadar Hb diperoleh nilai sig sebesar 0.000. Hal itu berarti bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok yang diberi jeruk lemon dengan kelompok yang diberi jeruk nipis. Hal tersebut menunjukkan bahwa jeruk lemon lebih efektif dibandingkan dengan jeruk nipis dalam meningkatkan kadar Hb pada remaja. Kesimpulan : Berdasarkan hasil analisis data menggunakan uji t diperoleh kesimpulan bahwa, perasan air jeruk lemon lebih efektif dibandingkan dengan perasan air jeruk nipis dalam meningkatkan kadar Hb dalam darah para remaja.
GAMBARAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DALAM PENCEGAHAN PENULARAN COVID-19 Benny Karuniawati; Berlina Putrianti
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 8 No 2 (2020): Jurnal Kesehatan Karya Husada (JKKH)
Publisher : Jurnal Kesehatan Karya Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36577/jkkh.v8i2.411

Abstract

PHBS adalah upaya secara sadar, mau dan mampu memelihara dan meningkatkan kesehatannya, mencegah resiko terjadinya penyakit dan melindungi diri dari ancaman penyakit serta berperan aktif dalam gerakan kesehatan. Masyarakat sebagai sasaran dari program ini hendaknya memiliki kesadaran penuh untuk mengaplikasikan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam upaya pencegahan penularan Covid 19. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran pelaksanaan PHBS masyarakat dalam upaya pencegahan penularan virus Covid 19. Jenis penelitian yang digunakan adalah survei dengan rancangan penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner onlibe yang dapat diakses oleh responden dimanapun. Jumlah sampel dalam penelitian sebanyak 71 responden dengan total 19 item pertanyaan. Data penelitian ini diambil dari bulan Februari sampai dengan bulan Juni 2020. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 71 responden terdapat 83,1% responden selalu mencuci tangan dengan sabun setelah keluar rumah, 76,1% responden selalu mencuci tangan menggunakan sebelum makan, 67,5% responden selalu membersihkan rumah setiap hari, 95,8% responden selalu menggunakan masker, terdapat 47,9% responden sering menjaga jarak aman saat diluar rumah minimal 2 meter, 63,4% responden sudah tidak melakukan kebiasaan berjabat tangan, 22,5% resonden yang masih selalu aktif mengahadiri kegiatan diluar rumah, 80,3% responden selalu membuka jendela dan ventilasi, 45,1% responden seringmemberihkan benda yang ada dirumah dengan cairan pembersih setiap hari, 71,8% responden selalu menyediakan makanan sehat untuk keluarga, 32,4% yang selalu dan sering merokok dimasa pandemik, 43,7% responden yang kadang-kadang berolahraga minimal 30 menit setiap hari, 54,9% responden mengatakan kadang-kadang menyiapkan makan cepat saji untuk keluarga, 95,8% respondenselalu mencuci buah dan sayur sebeleum dikonsumsi, 49,3% responden selalu mencuci tangan setelah memegang uang, 77,5% responden selalu membiasaan seluruh keluarga untuk hidup sehat, 78,9% responden mengatakan selalu mengkonsumsi minimal 2liter cairan dalam sehari, dan 84,5% responden mengatakan tidak pernah melakukan perjalanan keluar kota. Melalui penelitian ini diharapkan agar masyrakat memiliki kesadaran akan pentingnya PHBS dalam upaya pencegahan penularan Covid 19.
EFEKTIFITAS PEMBERIAN TELUR DAN VITAMIN C TERHADAP PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI WILAYAH KABUPATEN SLEMANDi Indonesia (Susenas dan Survei Depkes-Unicef) dilaporkan bahwa dari sekitar 4 juta ibu hamil, separuhnya mengalami an Benny Karuniawati; Berlina putrianti; Erma Nur Fauziandari
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 4 No 1 (2016): Jurnal Kesehatan Karya Husada Yogyakarta
Publisher : Jurnal Kesehatan Karya Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Indonesia (Susenas dan Survei Depkes-Unicef) dilaporkan bahwa dari sekitar 4 juta ibuhamil, separuhnya mengalami anemia gizi dan satu juta lainnya mengalami kekuranganenergi kronis. Laporan USAID’s, A2Z, Micronutrient and ChildBlindness Project, ACCESSProgram, and Food and Nutrition Technical Assistance (2006) menunjukkanbahwa sekitar50% dari seluruh jenis anemia diperkirakan akibat dari defisiensi besi. Tingginya anemiayang menimpa ibu hamil memberikan dampak negatif terhadap janin yang di kandung dariibu dalam kehamilan, persalinan maupun nifas. Data yang diperoleh dari profil dinaskesehatan provinsi DIY Angka anemia ibu hamil di Provinsi DIY pada tahun 2011 sebesar18,90%, menurun dibanding pada tahun 2010 sebesar 20,95%. Angka anemia bumil diKabupaten Sleman adalah 10,19% (Profil Dinkes DIY, 2011).Tujuan dari penelitian ini secara umum untuk mengetahui efektifitas pemberian putih telurterhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil trimester III. Penelitian ini dilakukandengan rancangan Penelitian ini dilakukan dengan rancangan Pre post test non equevalentcontrol group dimana observasi dilakukan sebanyak 2 kali, yaitu sebelum dan sesudaheksperimen. Kesimpulan hasil penelitian didapatkan dengan cara membandingkan data predan post test kelompok kontrol dan kelompok intervensi.Hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa pada kelompok perlakuanpemberian 2telur/hari dan vitamin C 75 mg memiiki nilai rerata kenaikan kadarhaemoglobin lebih tinggi yaitu 1,71 gr% sedangkan pada kelompok pemberian 1 telur/haridan vitamin C 75mg memiliki rerata kenaikan kadar haemoglobin 1,58gr%, pada kelompokkontrol juga menunjukkan adanya kenaikan kadar haemoglobin dengan nilai rerata 1,07gr%.Secara umum dapat ditarik kesimpulan bahwa pemberian telur efektif untuk meningkatkankadar haemoglobin pada ibu hamil yang mengalami anemia yang ditunjukkan dengan nilaisignifikansi sebesar 0,025.
EFEKTIVITAS MEDIA FLIPCHART DAN VIDEO TERHADAP PEMBELAJARAN PEMASANGAN KATETER WANITA PADA MAHASISWA SEMESTER I Putrianti, Berlina
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 7 No 1 (2019): Jurnal Kesehatan Karya Husada
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KARYA HUSDA YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36577/jkkh.v7i1.265

Abstract

Belajar adalah suatu proses kompleks yang terjadi pada diri setiap orang sepanjang hidup karena adanya interaksi dengan lingkungannya. Oleh karena itu, belajar dapat terjadi dimana saja dan kapan saja (Arsyad, 2009). Akhir-akhir ini, konsep belajar didekati paradigma konstruktivistik. Woolfolk (2008) mengemukakan bahwa konstruktivisme merupakan pandangan yang menekankan peran aktif peserta didik dalam membangun pemahaman dan memberi makna terhadap informasi. Berdasarkan paradigma tersebut, maka prinsip mediamediated instruction menempati posisi strategis dalam mewujudkan ivent belajar secara optimal. Tujuan dari penelitian ini secara umum Untuk mengetahui efektivitas penggunaan media flip chart dan video terhadap pembelajaran pemasangan kateter wanita pada mahasiswa. penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan pendekatan noneksperimen dengan metode komparatif. Penelitian ini dilakukan dengan rancangan expost facto yang artinya data dikumpulkaan setelah peristiwa yang dipermasalahkan terjadi. Dengan kata lain, data dibandingkan setelah sebagian mahasiswa diajar menggunakan media video dan sebagian mahasiswa diajar dengan media flipchart. Dari uji beda yang dilakukan antara kelompok yang diajar menggunakan media video dan flipchart diperoleh nilai sig sebesar 0.000. hal itu berarti bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan kelompok yang diajar menggunakan media video dan flipchart dalam pemebelajaran pemasangan kateter wanita. Kelompok yang diajar menggunakan media video lebih efektif dibandingakan dengan kelompok yang diajar menggunakan media flipchart. Hal tersebut menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran dalam pengajaran pemasangan kateter wanita sangat berpengaruh bagi daya tangkap mahasiswa.
TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN PERSEPSI TENTANG KOMPRES DAUN KUBIS UNTUK MENGURANGI BENGKAK PAYUDARA PADA IBU MENYUSUI Putrianti, Berlina
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 10 No 2 (2022): Jurnal Kesehatan Karya Husada (JKKH)
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KARYA HUSDA YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36577/jkkh.v10i2.560

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang : Masa nifas atau post partum disebut juga puerperium yang berasal dari bahasa latin yaitu dari kata “puer” yang artinya bayi dan “parous” berarti melahirkan (Zuhana, 2014). Menyusui adalah proses memberikan ASI (Air Susu Ibu) kepada bayi sejak lahir sampai berusia dua tahun. Bayi yang diberikan ASI tanpa menambahkan dan mengganti dengan makanan atau minuman lainnya sampai enam bulan merupakan proses menyusui Ekslusif (WHO, 2010). Angka kejadian pembengkakan payudara diseluruh dunia adalah 1:8000 (Anandhi, Vanitha, & Sasirekha, 2017). Hasil penelitian bervariasi, mulai dari 20% hingga 77% (B. Boi et al., 2017). Hasil penelitian di Niloufer Hospital for Women and Children, India, ditemukan bahwa dari total 250.151 orang ibu, terdapat 11% ibu mengalami pembengkakan payudara (Sujatha, Ushari, Raghupati, & Kathi, 2017). Tujuan : Tujuan dari penelitian ini secara umum untuk korelasi antara tingkat pengetahuan dengan persepsi tentang kompres daun kubis terhadap pengurangan nyeri dan bengkak payudara pada ibu menyusui. Tujuan khususnya adalah mengetahui tingkat pengetahuan tentang kompres daun kubis terhadap pengurangan nyeri dan bengkak payudara pada ibu menyusui dan mengetahui persepsi tentang kompres daun kubis terhadap pengurangan nyeri dan bengkak payudara pada ibu menyusui Metode Penelitian : Metode dalam penelitian ini adalah metode deskriptif observasional. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan pendekatan waktu Cross sectional. Kesimpulan hasil penelitian didapatkan Ada hubungan positif dan signifikan pengetahuan dengan persepsi tentang kompres daun kubis terhadap pengurangan nyeri dan bengkak payudara pada ibu menyusui r=0,601, p=0,0001. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah Insidental Sampling yaitu pengambilan sampel penelitian didasarkan atas anggota populasi yang kebetulan ditemui saat penelitian dilakukan . Pengujian hipotesis yang telah diajukan, dilakukan dengan melihat korelasi product moment (pearson product moment) dengan bantuan software SPSS pada tingkat kepercayaan 95% dan a 0,05.
IMPLEMENTASI PIJAT OKSITOSIN SEBAGAI TERAPI KOMPLEMENTER DALAM CONTINUITY OF CARE Krismiyati, Murti; Putri, Rindia Trisna; Putrianti, Berlina
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 12 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan Karya Husada
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KARYA HUSDA YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36577/jkkh.v12i1.691

Abstract

Pendahuluan : Angka kematian bayi (AKB) dan angka kematian balita (AKBA) merupakan indikator penting untuk menilai kesejahteraan termasuk derajat kesehatan suatu negara. Berdasarkan Survey Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) AKB di tahun 2017 mencapai 24 per 1000 kelahiran hidup sedangkan target pada tahun 2024 adalah 16 per 1000 kelahiran hidup, sehingga dapat diartikan jumlah AKB di Indonesia masih jauh dari target (Kemenkes, 2020). Angka kematian bayi ini menjadi sangat penting karena 75% kematian balita terjadi pada tahun pertamanya, dan 63% kematian bayi terjadi pada bulan pertama saat lahir ((BKKBN, BPS and Kemenkes RI, 2018). Berdasarkan hal tersebut maka asuhan kebidanan berkesinambungan atau Continuity Of Care perlu diterapkan sebagai upaya menurunkan AKB. Pemberian asuhan berkesinambungan dapat menggunakan beberapa teknik komplementer. Teknik yang digunakan dalam asuhan kebidanan ini adalah Pijat Oksitosin untuk membantu merangsang produksi hormone oksitosin yang berperan dalam produksi ASI. Tujuan: Mampu melaksanakan asuhan kebidanan pada ibu hamil TM III sampai dengan KB, secara berkesinambungan dengan menggunakan pendekatan managemen kebidanan dan dokumentasi dengan pendekatan metode 7 Langkah Varney. Metode Jenis Penelitian : Penelitian dengan jenis kualitatif dengan pendekatan studi kasus komprehensif atau Contonuity Of Care. Continuity Of Care dilakukan secara berkesinambungan mulai dari kehamilan sampai dengan keluarga berencana.Hasil : Setelah dilakukan pijat oksitosin produksi ASI cukup ditunjukkan dengan berat badan bayi yang mengalami peningkatan berat badan sebanyak 310 gram dalam waktu 8 hari, pijat oksitosin membantu kelancaran produksi ASI. Kesimpulan pijat oksitosin terbukti dapat meningkatkan produksi ASI pada ibu nifas dibuktikan dengan adanya peningkatan berat badan bayi dalam 14 hari pertama. Kata Kunci : Pijat Oksitosin, Continuity Of Care
IMPLEMENTASI EFFLUARGE SEBAGAI TERAPI KOMPLEMENTER DALAM CONTINUITY OF CARE Wulandari, Amri; Putrianti, berlina; ernawati, Yuliana
Jurnal Kesehatan Karya Husada Vol 12 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Karya Husada
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KARYA HUSDA YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36577/jkkh.v12i2.707

Abstract

Angka Kematian Ibu di Indonesia hingga tahun 2019 dilaporkan masih tetap tinggi, yaitu 305 per 100.000 kelahiran hidup. Hasil Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2017 dilaporkan AKB di Indonesia masih tetap tinggi yaitu 24 per 1.000 kelahiran hidup (KH), namun target yang diharapkan dapat menurunkan AKB menjadi 16 per 1.000 kelahiran hidup di tahun 2024. Nyeri persalinan merupakan proses fisiologis, mulai timbul pada persalinan kala I, yang disebabkan oleh adanya kontraksi uterus yang mengakibatkan dilatasi dan penipisan serviks. Dengan makin bertambahnya baik volume maupun frekuensi kontraksi uterus, nyeri yang dirasakan akan bertambah kuat dan puncak nyeri terjadi pada fase aktif. Pemberian asuhan berkesinambungan dapat menggunakan beberapa teknik komplementer. Teknik yang digunakan dalam asuhan kebidanan ini adalah Effleurage Massage. Effleurage Massage adalah teknik pijatan yang dilakukan untuk membantu menurunkan nyeri persalinan kala 1 fase aktif bila dilakukan dengan benar disetiap adanya kontraksi. Penelitian dengan jenis kualitatif dengan pendekatan studi kasus komprehensif atau Contonuity Of Care. Continuity Of Care dilakukan secara berkesinambungan mulai dari kehamilan sampai masa nifas. Setelah dilakukan Effleurage Massage dan deep back massage selama persalinan Kala I ibu bersalin lebih tenang dalam menghadapi persalinan karena rasa nyeri berkurang. Kata Kunci : Effleurage Massage, Continuity Of Care
PEMBERDAYAAN KELUARGA LANSIA DALAM UPAYA PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN PENYAKIT HIPERTENSI MEWUJUDKAN LANSIA SEHAT DAN MANDIRI DI DUSUN BADRAN, JETIS KOTA YOGYAKARTA Wulandari, Amri; Putrianti, Berlina; Krismiyati, Murti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH) Vol 5 No 1,April (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH)
Publisher : LPPM Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Hipertensi merupakan salah satu penyakit yang umum dijumpai di masyarakat. Angka kematian karena hipertensi di Indonesia sangat tinggi. Hipertensi merupakan penyebab kematian nomor 3 setelah stroke dan tuberkulosis, yakni mencapai 6,7% dari populasi kematian pada semua umur di Indonesia. Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Balitbangkes tahun 2017 menunjukan prevalensi hipertensi secara nasional mencapai 31,7%. Lansia dikatakan memiliki risiko untuk mengalami berbagai penyakit degeneratif salah satunya hipertensi dibandingkan dengan usia muda. Tujuan Meningkatkan Pengetahuan, pencegahan, dan penanganan tentang hipertensi pada lansia, metode ceramah, tanya jawab dan pemeriksaan. Lansia yang mengikuti kegiatan pengabdian kepada masyarakat sejumlah 20 peserta, dengan hasil usia peserta 61-89 tahun, berat badan dari peserta berkisar 40 sampai dengan 93 kg sebagian besar 55 kg (20%) dan 54 kg (15 %), sebagian besar responden mengalami hipertensi Tingkat I dengan jumlah 9 responden (45%), pra hipertensi 2 responden (10%) dan yang mengalami Hipertensi tingkat II 2 responden (10%). Setelah dilakukan kegiatan pemeriksaan, dan penyuluhan didapatkan hasil bahwa peserta memahami cara pencegahan, dan penanganan hipertensi yang benar. Kata Kunci : Lansia, Pencegahan, Pengendalian, Hipertensi Abstract Hypertension is one of the common diseases found in society. The mortality rate due to hypertension in Indonesia is very high. Hypertension is the number 3 cause of death after stroke and tuberculosis, which reaches 6.7% of the population of deaths at all ages in Indonesia. The results of the Balitbangkes Basic Health Research (Riskesdas) in 2017 showed that the prevalence of hypertension nationally reached 31.7%. The elderly are said to have a risk of experiencing various degenerative diseases, one of which is hypertension compared to young age. The purpose of increasing knowledge, prevention, and treatment about hypertension in the elderly, lecture methods, questions and answers and examinations. The elderly who participated in community service activities were 20 participants, with the results of the age of participants 61-89 years, the body weight of the participants ranged from 40 to 93 kg mostly 55 kg (20%) and 54 kg (15 %), most respondents had Level I hypertension with a total of 9 respondents (45%), pre-hypertension 2 respondents (10%) and those with hypertension level II 2 respondents (10%) After the examination activities were carried out, and counseling results were obtained that participants understood how to prevent and handle hypertension correctly. Keywords : Elderly, Prevention, Control, Hypertension