Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Pendugaan Air Tanah Dengan Metode Geolistrik Resistivitas di Desa Matabesi Yanti Boimau; Wenti Marlensi Maubana; Yohanes Pakaenoni
Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application Vol. 1 No. 2 (2021): Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application
Publisher : Program Studi Fisika - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/magnetic.v1i2.120

Abstract

Telah dilakukan pendugaan air tanah di Desa Matabesi dengan metode geolistrik resistivitas konfigurasi Wenner-schlumberger. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai resistivitas batuan, batuan penyusun bawah permukaan dan mengklasifikasikan batuan akuifer pada semua titik ukur pada lokasi penelitian. Interpretasi menggunakan software res2dinv dengan hasil interpretasi Nilai resistivitas batuan pada lokasi Penelitian adalah lintasan I, 0,026 Wm–13,6 Wm, lintasan II, 0,0096 Wm–19,6 Wm. Pada lokasi penelitian, diduga terdapat 2 jenis batuan yaitu Alluvium dengan nilai resistivitas 0,026-6,68 Wm dan lempung dengan nilai resistivitas 10-19,6 Wm. Akuifer pada daerah penelitian ditunjukkan dengan nilai resistivitas 0,0096 Wm-19,6 Wm dengan kedalaman berkisar ±4 m-12,4m.
Pengukuran Tingkat Kebisingan di Lingkungan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Nusa Tenggara Timur Ina Ximenes; Wenti Marlensi Maubana; Hilary F Lipikuni
Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application Vol. 2 No. 1 (2022): Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application
Publisher : Program Studi Fisika - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/magnetic.v2i1.148

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang tingkat kebisingan di lingkungan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Nusa Tenggara Timur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kebisingan di lingkungan Perpustakaan. Penelitian dilakukan selama tiga hari kerja dalam tiga pembagian waktu yaitu pada jam 09:00-10:00 WITA, 10:30-11:30 WITA dan 12:00-13:00 WITA. Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah Sound Level Meter (SLM) tipe digital sound level mwrwt AS804. Data penelitian meliputi data primer dan data sekunder. Data primer merupakan data pengukuran yang diperoleh dari pengukuran langsung menggunakan alat SLM, sedangkan data sekunder adalah data jumlah kendaraan yang melintasi di sekitar perpustakaan. Berdasarkan hasil pengukuran tingkat kebisingan selama tiga hari diperoleh nilai rata-rata tingkat kebisingan tertinggi berturut-turut sebesar 117,38 dB(A), 91,16 dB(A), dan 89,93 dB (A) yaitu pada hari kedua pada jam 12:00-13:00 WITA, hari ketiga jam 12:00-13:00 WITA dan hari pertama jam 10:30-11:30 WITA. Hasil analisis data primer menunjukan bahwa tingkat kebisingan di Lingkungan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Nusa Tenggara Timur telah melebih ambang batas yang ditentukan oleh KEP-48/MENLH/11/1996 tentang baku tingkat kebisingan kawasan sekolah dan sejenisnya adalah 55 dB(A). Hasil ini didukung oleh data sekunder yang menunjukkan tingginya aktivitas transportasi/kendaraan yang melewati lingkungan perpustakaan pada jam-jam tersebut.
Analisis Kualitas Air Tanah Berdasarkan Parameter Fisika dan Kimia (Studi Kasus Kelurahan Oesapa Barat, Fatululi dan Oebufu) Elisabet Anam; Wenti Marlensi Maubana; Yanti Boimau
Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application Vol. 2 No. 2 (2022): Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application
Publisher : Program Studi Fisika - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/magnetic.v2i2.192

Abstract

Air merupakan kebutuhan utama bagi proses kehidupan di bumi yang akan mempengaruhi dan dipengaruhi oleh komponen lainnya. Sementara itu, air sebagai salah satu kebutuhan utama untuk menunjang kehidupan manusia memiliki resiko berupa adanya penyakit bawaan air (water borne disease). Oleh karena itu, air yang dikonsumsi harus memenuhi syarat kesehatan. Syarat kesehatan yang dimaksud meliputi syarat-syarat fisika, kimia, mikrobiologi dan radioaktifitas. Parameter yang harus diukur untuk menentukan kualitas air adalah parameter fisika dan kimia. Sumber air tanah di kelurahan Oesapa Barat, kelurahan Oebufu, kelurahan Fatululi merupakan sumber mata air yang ada di Kupang. Sumber air tanah ini digunakan oleh warga sekitar untuk berbagai keperluan termasuk keperluan air minum. kondisi fisik air dalam terbuka dan mudah dijangkau oleh masyarakat setempat maka kemungkinan aktifitas masyarakat bisa mencemari lingkungan sumber air tersebut. Melihat fenomena tersebut maka sangat penting untuk melakukan penelitian. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kualitas air tanah dikelurahan Oesapa Barat, Oebufu, Fatululi berdasarkan analisis parameter fisika dan kimia. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian deskripsi kualitatif dengan pendekatan laboratorium yang bertujuan untuk mengetahui kualitas air tanah pada mata air di Kelurahan Oesapa Barat, Oebufu, dan Fataluli berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan nomor 492 tahun 2010 tentang persyaratan kualitas air minum dan peraturan menteri kesehatan Republik Indonesia nomor 32 tahun 2017 tentang standar kualitas air bersih baku mutu kesehatan. Hasil penelitian menunjukan bahwa air tanah yang berada pada tiga (3) lokasi penelitian yaitu di kelurahan Oesapa Barat, Oebufu, Fatululi layak dikonsumsi dan memenuhi syarat kesehatan yang di keluarkan pemerintah.
Hubungan Media Pembelajaran Daring terhadap Minat Belajar Fisika SMA Negeri Lurasik Hilary Fridolin Lipikuni; Yanti Boimau; Wenti Marlensi Maubana; Angelikus Olla; Fernince Ina Pote
Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application Vol. 3 No. 1 (2023): Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application
Publisher : Program Studi Fisika - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/magnetic.v3i1.281

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan media pembelajaran daring dan minat belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian survei dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian ini terdiri dari 30 siswa SMA Negeri Lurasik. Instrumen penelitian berupa angket pernyataan sebanyak 30 butir tentang pernyataan. Data penguasaan pelajaran fisika dengan media pembelajaran daring dan minat belajar, diuji dengan uji t dan produck moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh media pembelajaran daring terhadap minat belajar siswa kelas XI IPA SMA Lurasik diperoleh nilai koefisien thitung = 4,257059 kemudian dicari ttabel dengan ? = 5% dengan df = n-2 = 30- 2 = 28 diperoleh tabel (0,05 : 26) = 2,048. Berdasarkan fakta tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan dan nyata antara media pembelajaran daring dengan minat belajar.
Identifikasi Reservoir Panas Bumi Berdasarkan Pemodelan 2D Anomali Magnetik Wenti Marlensi Maubana; Yanti Boimau
Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application Vol. 3 No. 2 (2023): Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application
Publisher : Program Studi Fisika - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/magnetic.v3i2.372

Abstract

Penelitian mengenai identifikasi reservoar panas bumi telah dilakukan di kompleks gunung Pandan Jawa Timur menggunakan metode magnetik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberadaan dan kedalaman reservoir panas bumi berdasarkan nilai anomali magnetik. Akuisisi data magnetik dilakukan sebanyak 80 titik dengan luasan daerah penelitian 9 x 10 km². Pengolahan data meliputi koreksi diurnal, koreksi IGRF (International Geomagnetik Reference Field), dan kontinuasi ke atas. Berdasarkan hasil pengolahan data magnetik, diperoleh rentang nilai anomali magnetik -446,7 nT sampai 526,3 nT. Interpretasi kualitatif data magnetik dilakukan pada hasil anomali magnetik yang telah di koreksi meliputi koreksi harian, koreksi IGRF, dan kontinuasi ke atas. Interpretasi kuantitatif data magnetik dilakukan dengan membuat model 2D menggunakan peta anomali magnetik residual. Hasil pemodelan 2D menunjukkan bahwa terdapat beberapa struktur sekunder berupa rekahan/crack yang menjadi jalan keluarnya fluida panas menuju ke permukaan. Reservoar hidrotermal manifestasi Jari (Selo Gajah) diduga berada pada batupasir tufaan dengan kedalaman 500 m – 1500 m, sedangkan manifestasi Banyukuning diperkirakan berada pada breksi vulkanik dengan kedalaman 1000 m – 1500 m.
Identifikasi Bawah Permukaan Menggunakan Metode Geomagnet di Daerah Retta Desa Pura Selatan Kabupaten Alor Novita Ester Mautorin; Jehunias L. Tanesib; Wenti Marlensi Maubana
Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application Vol. 4 No. 1 (2024): Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application
Publisher : Program Studi Fisika - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/magnetic.v4i1.436

Abstract

Penelitian mengenai identifikasi bawah permukaan menggunakan metode geomagnet di daerah Retta Desa Pura Selatan Kabupaten Alor telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui informasi batuan bawah permukaan berdasarkan nilai anomali magnetik. Akusisi data menggunakan Proton Prosession Magnetometer (PPM) tipe GSM-19T dengan 41 titik ukur. Data yang diperoleh ialah nilai medan magnet total dan variasi harian. Pengolahan data meliputi koreksi diurnal, koreksi IGRF (International Geomagnetik Reference Field), dan kontinuasi ke atas. Interpretasi didasarkan pada pola kontur anomali medan magnetik. Interpretasi bertujuan untuk menentukan bentuk dan kedalaman benda anomali atau struktur geologi melalui pemodelan 2D. Hasil interpretasi menunjukkan tiga pola anomali. Anomali rendah memiliki rentang nilai -850 sampai -10 nT, anomali sedang dengan rentang nilai 50 sampai 100 nT, dan anomali tinggi dengan rentang nilai 110 sampai 590 nT. Sedangkan interpretasi kuantitatif diperoleh hasil yang menunjukkan bahwa diduga terdapat 3 jenis batuan di daerah penelitian, antara lain: batuan pasir (sandstone) dengan nilai kontras suseptibilitas 1 × 10-4 SI, 5 × 10-4 SI, batuan basal dengan nilai kontras suseptibilitas 145× 10-4 SI, 28 × 10-4  SI, 41 × 10-4 SI dan batuan breksi vulkanik dengan nilai kontras suseptibilitas 251× 10-4  SI, 374× 10-4 SI, 317× 10-4 SI. 
Analisis Keradioaktifan Tanah Pertanian di Desa Pukdale Kecamatan Kupang Timur Akibat Penggunaan Pupuk Kimia Marlince Dopong; Angelikus Olla; Wenti Marlensi Maubana
Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application Vol. 4 No. 2 (2024): Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application
Publisher : Program Studi Fisika - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/magnetic.v4i2.466

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang analisis kandungan radioisotop dalam sampel tanah pertanian di Desa Pukdale Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang Nusa Tenggara Timur. Tujuan penelitian: menentukan kisaran aktivitas jenis massa kandungan radioisotop, memetakan sebaran kandungan radioisotop berdasarkan aktivitas jenis massa dan mengestimasi luas daerah yang kadar kandungan radioisotopnya cukup tinggi di lokasi penelitian. Metode utama penelitian adalah metode analisis radioaktivitas lingkungan sedangkan metode pendukung lainnya meliputi observasi/survei, sampling, analisis dan interpretasi. Proses analisis sampel tanah untuk penentuan aktivitas jenis terdiri dari: a). penumbukan/penghalusan sampel, b). pengayakan, c). pembakaran, d). penghomogenan, e). pengeringan dengan hasil berupa debu yang sangat halus, f). Pencacahan sampel, g). Penimbangan, h). Menghitung nilai aktivitas jenis. Hasil analisis kandungan radioisotop dipetakan dengan menggunakan software 16. Hasil penelitian diperoleh bahwa sebaran kandungan radioisotop dalam sampel tanah pertanian di Desa Pukdale Kabupaten Kupang Kecamatan Kupang Timur berdasarkan aktivitas jenis berkisar dari 2.5855 x 10-5–7.387 x 10-5 µCi/gram. Berdasarkan peta kontur aktivitas jenis massa kandungan radioisotop yang terdapat dalam tanah pertanian di Pukdale tersebar merata hal ini terlihat dari sebaran kandungan radioisotop dan juga aktivitas jenis massa kandungan radioisotop.. Kontaminasi radioisotop pada lingkungan masih tergolong kontaminasi sedang untuk radiasi alpha dan beta, dan secara umum cacah radiasi radioisotop di lapangan masih berada pada batas toleransi.
Analisis Kualitas Air Tanah Berdasarkan Parameter Fisika dan Kimia di Sekitar Pantai Lai-Lai Bisi Kopan (LLBK) Kota Kupang Nelci Bekliu; Wenti Marlensi Maubana; Hilary Fridolin Lipikuni; Yanti Boimau
Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application Vol. 5 No. 2 (2025): Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application
Publisher : Program Studi Fisika - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/magnetic.v5i2.485

Abstract

Air merupakan kebutuhan utama bagi proses kehidupan di bumi yang akan mempengaruhi dan dipengaruhi oleh komponen lainnya. Sementara itu, air sebagai salah satu kebutuhan utama untuk menunjang kehidupan manusia yang memiliki resiko berupa adanya penyakit bawaan air (water borne disease). Syarat kesehatan yang dimaksud meliputi syarat-syarat fisika, kimia, biologis, dan radioaktifitas. Sumber air tanah di sekitar Pantai Lai-Lai Bisi Kopan (LLBK) Kota Kupang merupakan sumber mata air yang ada di kota Kupang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas air tanah di sekitar Pantai Lai-Lai Bisi Kopan (LLBK) Kota Kupang berdasarkan analisis parameter fisika dan kimia. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan laboratorium yang bertujuan untuk mengetahui kualitas air tanah pada mata air di sekitar Pantai Lai-Lai Bisi Kopan (LLBK) Kota Kupang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa parameter fisika dan kimia yang memenuhi persyaratan kualitas air minum dan air bersih baku mutu kesehatan yang ditetapkan oleh Peratuan Menteri Kesehatan Republik Indonesia nomor 2 tahun 2023 antara lain; bau, rasa, kekeruhan, pH, nitrat dan nitrit. Terdapat salah satu parameter fisika yang tidak memenuhi syarat yang sesuai dengan peraturan pemerintah Nomor 2 Tahun 2023 tentang persyaratan kualitas air minum dan air bersih dari tiga titik sumur adalah nilai TDS karena melebihi nilai standar baku mutu yang ditetapkan. 
Analisis Struktur Bawah Permukan dan Potensi Akuifer Menggunakan Metode Geolistrik Resistivitas (Studi Kasus: Kampus Universitas San Pedro) Petronela Julesti; Yanti Boimau; Hilary Fridolin Lipikuni; Wenti Marlensi Maubana; Angelikus Olla
Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application Vol. 5 No. 1 (2025): Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application
Publisher : Program Studi Fisika - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/magnetic.v5i1.487

Abstract

Metode geolistrik merupakan salah satu metode yang mempelajari sifat aliran listrik di dalam bumi. Secara umum metode geolistrik adalah metode yang paling banyak digunakan dalam survei geologi seperti pencarian sumber daya mineral, panas bumi, arkeologi hingga studi dalam bidang hidrologi. Dalam penelitian ini menggunakan konfigurasi Wenner. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan mengambil data primer lapangan. Lokasi penelitian yaitu Universitas San Pedro dengan 2 lintasan masing-masing jaraknya 80 m menggunakan 40 elektroda dengan spasi antar elektroda 2 m. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur bawah permukaan dan potensi akuifer menggunakan metode geolistrik resistivitas. Penampang pemodelan 2D diperoleh dari inversi data menggunakan Software Res2Dinv. Hasil inversi menunjukkan nilai resistivitas batuan yang terdapat pada 2 lintasan yaitu 1,38 ?m - 7342 ?m. Berdasarkan nilai resistivitas yang diperoleh maka diduga terdapat 3 jenis lapisan batuan di lokasi penelitian, yaitu lempung dengan nilai resistivitas (1-100 ?m), Aluvium dengan nilai resistivitas (101-800 ?m) dan Gamping dengan nilai resistivitas (801-7342 ?m). Potensi Akuifer terdapat pada jenis material aluvium (pasir, kerikil, batu pasir, batu kapur) dengan kedalaman mencapai ± 2,5 m sampai 13,5 m.