Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pengaruh Berwudhu Terhadap Perubahan Tekanan Darah Pada Lansia dengan Riwayat Hipertensi di Rumah Sakit Ibnu Sina Andi Nirwana Widya Ningsih; Mochammad Erwin Rachman; Rahmawati, Rahmawati; Nurhikmawati, Nurhikmawati; Irmayanti, Irmayanti
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.10001

Abstract

Wudhu merupakan ajaran Islam yang sangat penting sebagai syarat sah dalam menjalankan sholat, selain itu wudhu memberikan manfaat yang sangat penting bagi kesehatan tubuh manusia. Untuk mengetahui bagaimana pengaruh berwudhu terhadap perubahan tekanan darah pada lansia dengan riwayat hipertensi di Rumah Sakit Ibnu Sina. Penelitian ini menggunakan jenis cross sectional, yaitu dengan akibat atau efek, dengan pengumpulan data dilakukan dalam satu penelitian yang mempelajari korelasi antara paparan atau faktor risiko waktu. Kemudian, dilakukan melalui pendekatan “one group pretest and post test design”. Hasil penelitian dari 30 sampel pemelitian didapatkan pengaruh mengenai berwudhu terhadap respon total perubahan tekanan darah. Pada tekanan darah sistole dengan tingkat kepercayaan pada menit ke-lima (p = 0,001), menit ke-sepuluh (p = 0,000), dan menit ke-tigapuluh (p = 0,000) maupun pada tekanan darah diastole pada menit ke-lima (p = 0,002), menit ke-sepuluh (p = 0,000), dan menit ke-tigapuluh (p = 0,000). Serta nampak bahwa tekanan darah sistole dan diastole berespon menurun lebih besar dibandingkan yang tidak berespon menurun mulai terjadi pada menit kesepuluh. Terdapat pengaruh berwudhu terhadap penurunan rerata tekanan darah pada lansia dengan riwayat hipertensi yang terjadi setelah berwudhu.
PERBANDINGAN EFEKTIVITAS PEMBERIAN MINYAK ZAITUN DAN AIR REBUSAN KAYU MANIS TERHADAP MENCIT HIPERGLIKEMIK Aqilah Muharrati Bausat; Mochammad Erwin Rachman; Nur Aulia; Sri Juliyani; Marzelina Karim
Medika Alkhairaat: Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 7 No 03 (2025): Desember
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v7i03.358

Abstract

ABSTRAK Diabetes melitus merupakan penyakit kronis dengan prevalensi tinggi di Indonesia dan dunia, ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah akibat gangguan produksi maupun penggunaan insulin. Berbagai upaya telah dilakukan untuk menurunkan kadar glukosa darah, termasuk pemanfaatan bahan alami seperti minyak zaitun (Olea europaea oil) dan kayu manis (Cinnamomum burmannii) yang diketahui memiliki kandungan bioaktif dengan efek hipoglikemik. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas pemberian minyak zaitun, air rebusan kayu manis, serta kombinasi keduanya terhadap penurunan kadar glukosa darah mencit (Mus musculus) yang diinduksi aloksan. Desain penelitian menggunakan metode eksperimental dengan rancangan pretest–posttest control group design pada 24 ekor mencit jantan yang dibagi dalam empat kelompok, masing-masing terdiri dari enam ekor. Data dianalisis menggunakan uji One-Way ANOVA dilanjutkan dengan uji Post Hoc Tukey HSD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian minyak zaitun, air rebusan kayu manis, maupun kombinasi keduanya berpengaruh signifikan terhadap penurunan kadar glukosa darah mencit hiperglikemik (p<0,001). Kelompok kombinasi menunjukkan kecenderungan memberikan penurunan yang lebih besar dibandingkan terapi tunggal, meskipun perbedaan antarperlakuan tidak bermakna. Dengan demikian, minyak zaitun dan kayu manis, baik secara tunggal maupun kombinasi, berpotensi menjadi alternatif terapi alami untuk menurunkan kadar glukosa darah, meskipun penelitian lanjutan pada manusia diperlukan untuk memastikan efektivitas dan keamanan penggunaannya. ABSTRACT Diabetes mellitus is a chronic metabolic disease with a high prevalence worldwide and in Indonesia, characterized by elevated blood glucose levels due to impaired insulin secretion or utilization. Various therapeutic approaches have been developed to reduce blood glucose levels, including the use of natural products such as olive oil (Olea europaea oil) and cinnamon (Cinnamomum burmannii), which contain bioactive compounds with hypoglycemic effects. This study aimed to compare the effectiveness of olive oil, cinnamon decoction, and their combination in reducing blood glucose levels in alloxan-induced hyperglycemic mice (Mus musculus). An experimental study with a pretest–posttest control group design was conducted using 24 male mice divided into four groups, each consisting of six subjects. Blood glucose levels were measured before and after treatment, and data were analyzed using One-Way ANOVA followed by Post Hoc Tukey HSD test. The results showed that olive oil, cinnamon decoction, and their combination significantly reduced blood glucose levels in hyperglycemic mice (p<0.001). The combination group demonstrated a greater tendency to reduce glucose levels compared to single treatments, although the difference was not statistically significant. In conclusion, olive oil and cinnamon, either alone or in combination, have potential as natural alternatives for reducing blood glucose levels, but further studies in humans are required to confirm their effectiveness and safety.