Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

HUBUNGAN AKTIVITAS SOSIAL DENGAN FUNGSI KOGNITIF LANSIA DI POSBINDU WILAYAH KBB 2018 Niknik Nursifa
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol 14, No 1 (2021): Januari 2021
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut Divisi Populasi PBB, Departemen Urusan Ekonomi dan Sosial, jumlah lansia (≥ 60 tahun) akan melebihi jumlah populasi anak-anak (berusia 0-14 tahun) untuk pertama kalinya dalam sejarah. Jumlah lansia di Kabupaten Bandung Barat dari data 2017 adalah 78.277 orang, dan mereka yang berusia lebih dari 70 tahun adalah sekitar 52.911 orang. Melalui survei, ditemukan bahwa jumlah mereka yang menderita gangguan kognitif dari 9 desa di Kabupaten Bandung Barat adalah 365 lansia berusia di atas 60 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari dan menjelaskan hubungan antara kegiatan sosial dengan fungsi kognitif pada lansia di Posbindu, Kabupaten Bandung Barat, pada tahun 2018. Desain yang digunakan kualitatif dengan studi potong lintang. Jumlah pesertanya adalah 53 lansia. Data diperoleh melalui kuesioner dan wawancara. Temuan mengungkapkan bahwa ada korelasi yang bermakna antara kegiatan sosial (p-value = 0,0014) dengan fungsi kognitif pada lansia. Dapat disimpulkan bahwa faktor yang dominan adalah usia. Artinya semakin tua usia, risikonya akan 12 kali menderita gangguan kognitif. Kata Kunci : Lansia, Kognitif, Kegiatan Sosial 
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN FUNGSI KOGNITIF LANSIA DI POSBINDU WILAYAH KABUPATEN BANDUNG BARAT Niknik Nursifa
INFOKES (Informasi Kesehatan) Vol 4 No 1 (2020)
Publisher : POLITEKNIK PIKSI GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56689/infokes.v4i1.291

Abstract

According to United Nation Population Division, Department of Economic and Social Affairs, the number of elderly (≥ 60 year-old) will be over the number of children population (0-14 year-old) for the first time in history. The number of elderly in West Bandung districtfrom 2017 data is 78,277 people, and those who are over 70 year-old is around 52,911 people. Through survey, it was found that the number of those who suffer from cognitive disorders from 9 villages in West Bandung district is 365 elderly aged over 60 year-old. This research was aimed at studying and explaining the correlation between physical activities with cognitive functions in elderly at Posbindu, West Bandung district, in year 2018. Qualitative design with cross sectional study was employed. Moreover, the number of the participants was 53 elderly. The data was obtained through questionnaires and interviews. The findings revealed that there is a meaningful correlation between physical activities (p-value =0.0014) with cognitive functions in elderly. It can be summed up that the dominant factor is age. It means that the older the age, their risk would be 12 times of suffering from cognitive disorders.
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY “S” G2P1A0 GRAVIDA 34 MINGGU 4 HARI DENGAN KETIDAKNYAMANAN NYERI PUNGGUNG BAWAH DI KLINIK “A” KABUPATEN BANDUNG TAHUN 2022 Ita Julaeha; Niknik Nursifa; Sri Mujiwati
Jurnal Osadhawedyah Vol 1 No 3 (2023): Jurnal Osadhawedyah
Publisher : PT NAFATIMAH GRESIK PUSTAKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nyeri punggung bawah pada ibu hamil biasanya dialami pada waktu tertentu, yaitu sering terjadi pada trimester III. Cara untuk mengurangi nyeri punggung bawah yang di alami ibu hamil salah satunya yaitu dengan melakukan senam hamil, dengan tujuan untuk meringankan rasa tidak nyaman selama masa kehamilan. Karena menurut beberapa penelitian senam hamil efektif untuk mengurangi nyeri punggung bawah. Berdasarkan data rekam medik yang di dapatkan di Klinik “A” Kabupaten Bandung Tahun 2022 Dari Bulan Januari dan bulan Desember terdapat sampai dengan (75 %) ibu hamil trimester II – III mengalami keluhan seperti nyeri punggang. Terdapat 37,0% dengan nyeri ringan, 46% dengan nyeri sedang, 18,0% untuk nyeri berat. Tujuan studi kasus ini yaitu memberikan asuhan kebidanan komprehenshif dengan nyeri punggung bawah pada kehamilan trimester III. Metode yang digunakan adalah pendekatan studi kasus yang dilakukan pada Ny. “S” G2P1A0 dimulai dari usia kehamilan 34 minggu 4 Hari sampai dengan ibu menggunakan kontrasepsi. Subjek penelitian yaitu Ny.”S” yang mengalami ketidaknyamanan nyeri punggung bawah pada kehamilan trimester III. Hasil studi kasus yaitu asuhan kebidanan komprehenshif yang dilakukan berlangsung normal tanpa adanya penyulit maupun komplikasi yang menyertai, dan pada masa kehamilan trimester III diberikan asuhan senam hamil untuk mengatasi nyeri punggung bawah. Simpulan dari studi kasus ini yaitu setelah dilakukan senam hamil 6 kali dalam waktu ±2 minggu dengan durasi ±30 menit intensitas nyeri punggung bawah berkurang dan ibu merasa nyaman. Saran dari studi kasus ini dengan asuhan senam hamil yang diberikan pada ibu hamil trimester III yang mengalami ketidaknyamanan nyeri punggung bawah sebagai upaya untuk mengurangi intensitas nyeri.
Video Edukasi Kontrasepsi Islami Dalam Meningkatkan Pengetahuan PUS Tentang Metode Kontrasepsi Islami Di PMB Nenden Kopo Bandung Mochamad Salman Hasbyalloh; Niknik Nursifa; Hana Nurhanifah Budiadi
Jurnal Kesehatan Rajawali Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Rajawali
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Rajawali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54350/jkr.v13i1.169

Abstract

Information on Islamic contraception in ripe-age couples is still extremely low. The number of couples of childbearing age who are unaware of the Islamic Family Planning (KB) method is influenced by a number of factors, including education. One technique that can give information to fruitful age couples is utilizing the Varying media Strategy Wellbeing. This study was conducted at the Midwifery Clinic "Bidan Nenden" to ascertain the impact of audiovisual health education on knowledge of Islamic contraception among couples of reproductive age. The examination strategy utilizes Trial One Gathering Pretest-Posttest Plan Without Control. The proposed sampling method was used to select 45 participants for the study's sample. The findings demonstrated that prior to receiving the Audiovisual Method Health Education, respondents with less knowledge had the highest level of knowledge—21 (46.7%)—while those who received it had the highest level of knowledge—23 (51.1%). Based on the results of the paired t-test, P value of (0.000) (0.05) was found to be the effect of audiovisual health education on knowledge of Islamic contraception among couples of reproductive age, Ho is rejected. Conclusion: there is an impact of well-being instruction about contraception as indicated by Islam on the information on Discharge about contraception as per Islam. The idea is the decision of the Birthing assistance Facility 'Bidan Nenden' and well-being authorities can further develop medical care administrations in aiding Rich Age Couples by giving great Varying media Strategy Wellbeing Training.
Pengaruh Distraksi Menonton Animasi Kartun Terhadap Tingkat Stres Hospitalisasi Pada Anak Prasekolah Halimatusyadiah, Halimatusyadiah; Tampubolon, Briefman; Nursifa, Niknik; Maryati, Sri; Budiadi, Hana Nurhanifah
Patria Artha Journal of Nursing Science Vol 7, No 1 (2023): Patria Artha Journal of Nursing Science
Publisher : Patria Artha University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33857/jns.v7i1.695

Abstract

Hospitalisasi adalah ketika seorang anak dirawat di rumah sakit, baik sengaja atau karena keadaan darurat. Prevalensi hospitalisasi pada anak usia prasekolah menurut data World Health Organisation (WHO) pada tahun 2015 adalah sebanyak 45% dari keseluruhan jumlah pasien anak usia prasekolah yang hospitalisasi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distraksi menonton animasi kartun terhadap tingkat stress hospitalisasi pada anak prasekolah di RSU Kasih Bunda Cimahi. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan Quasi Experimental Design dengan one group pretest posttets design. Teknik pengambilan sampel menggunakan non random (non probability) sampling dengan teknik purposive sampling dengan jumlah 15 sampel.  Instrumen yang digunakan adalah kuisioner DASS 21 (Depression Anxiety Stress Scale 21). Analisis yang digunakan adalah uji marginal homogeneity. Hasil penelitian: menunjukkan sebelum dan sesudah diberikan perlakuan menonton animasi kartun didapatkan sebagian besar anak prasekolah memiliki tingkat stres hospitalisasi berat yaitu sebelum 33,33% dan sesudah dengan hasil normal 66,67%. Hasil uji statistic marginal homogeneity dengan hasil nilai p = 0,000 (p 0,05). Implikasi Penelitian: Tindakan distraksi menonton animasi kartun terhadap terbukti efektif dalam menurunkan tingkat stress hospitalisasi pada anak prasekolah. Rekomendasi: Diharapkan rumah sakit dapat menjadikan tindakan distraksi menonton animasi kartun ini sebagai prosedur tetap dalam mengatasi permasalahan stres hospitalisasi pada pasien anak.
INTERVENTION OF 5-FINGER HYPNOTIC RELAXATION TECHNIQUE IN COMPREHENSIVE MIDWIFERY CARE FOR FOR A MULTIPAROUS WOMAN WITH PREGNANCY-RELATED ANXIETY Wardany, Marzita; Nursifa, Niknik; Sri Mujiwati; Sri Lestari, Endah
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol. 17 No. 2 (2024): July 2024
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62817/jkbl.v17i2.364

Abstract

During the third trimester of pregnancy, women often experience various discomforts, including anxiety. One non-pharmacological treatment to alleviate this anxiety is the Five-Finger Hypnosis technique. At Clinic "A" in 2023, out of 143 pregnant women, 50 in the third trimester reported experiencing anxiety. This study aims to evaluate the effectiveness of midwifery care using the Five-Finger Hypnosis technique to reduce anxiety in third-trimester pregnant women. Data collection methods included interviews, observations, and documentation review. The subject of this study was Mrs. "L," a G1P0A0 patient at 35 weeks and 6 days of gestation, who reported anxiety during pregnancy. The results showed that comprehensive midwifery care was conducted normally without complications. Mrs. "L" received the Five-Finger Hypnosis intervention six times: on the first day of her clinic visit and again on the 3rd, 6th, 8th, 11th, and 14th days following her initial visit. After these sessions, her anxiety significantly decreased, and she reported feeling more comfortable and relaxed. This study concludes that comprehensive midwifery care, including the Five-Finger Hypnosis technique, was effective in reducing anxiety for Mrs. "L." Such care can be beneficial in minimizing potential complications during pregnancy, childbirth, the newborn period, postpartum, and contraceptive services. Keywords: Anxiety, 5 finger hypnosis, Midwifery care
Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Terhadap Tingkat Pengetahuan Ibu Yang Memiliki Balita Diare Hana Nurhanifah Budiadi; Niknik Nursifa; Rudi Karmi
Jurnal Sains & Kesehatan Vol 4 No 1 (2025): Jurnal Sains dan Kesehatan
Publisher : Politeknik Baubau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57151/jsika.v4i1.1055

Abstract

The Indonesian Health Profile report on the prevalence of diarrhea among children under five in West Java in 2018 was 46.35% and increased in 2019 to 47.6%. Based on this data, the prevalence of diarrhea in West Java is included in the top 10 provinces with the highest diarrhea cases in Indonesia. Research suggests that the incidence of diarrhea in toddlers in general is the habit of mothers who do not apply PHBS while caring for their babies which results in babies tending to experience diarrhea. The purpose of this study was to determine the effect of health counseling on Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) on the level of knowledge of mothers who have diarrhea toddlers. This study used a quasi-experimental research design, namely a study by conducting activities to determine the effect of PHBS health counseling on the level of knowledge of mothers who have diarrhea toddlers with a one group pre-test post-test design which is an experimental research design without a comparison group. The population was 20 respondents and total sampling was taken. The results of the analysis obtained using the Marginal Homogeneity test obtained a p value = 0.000, p value = 0.000 < α (0.05), then Ho is rejected and Ha is accepted, meaning that there is an influence of health counseling on clean and healthy living behavior (PHBS) on the level of knowledge of mothers who have toddlers. There is an effect of PHBS health counseling on the level of knowledge of mothers who have diarrhea toddlers with a value of 0.000.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGETAHUAN ANAK JALANAN TERHADAP PERILAKU SEKSUAL DI PASAR UJUNG BERUNG KOTA BANDUNG Nursifa, Niknik
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol. 10 No. 1 (2017): Januari 2017
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62817/jkbl.v10i1.296

Abstract

Latar Belakang : Salah satu fenomena nyata yang telah terjadi dalam kehidupan dan menimbulkan dampak permasalahan sosial yang komplek termasuk masalah kesehatan adalah kehidupan anak jalanan. Keberadaan anak jalanan semakin lama semakin bertambah jumlahnya, namun sering diabaikan dan tidak dianggap ada oleh sebagian besar masyarakat. Berdasarkan data dari UNICEF (United Nations International Children’s Emergency Fund ) jumlah anak jalanan di dunia mencapai angka 100  juta anak. Jumlah anak jalanan di  Indonesia semakin meningkat. Berdasarkan data Departemen Sosial RI, pada tahun 2015 anak jalanan berjumlah 4,1 juta jiwa (Depsos RI, 2015). Sedangkan di daerah Jawa Barat pada tahun 2014,  jumlah anak jalanan mencapai 4.951  jiwa,  untuk daerah Bandung pada tahun 2015 anak jalanan mencapai 136 jiwa.(DinSos Bandung, 2015).Tujuan : Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor faktor yang berhubungan dengan pengetahuan anak jalanan di Pasar Ujung Berung Kota Bandung Tahun 2016.Desain Penelitian : Penelitian ini bersifat penelitian kuantitatif menggunakan metode survei analitik dengan pendekatan cross sectional, yang menggunakan data primer dan data sekunder. Pada penelitian ini populasinya sebanyak 34 responden. Menggunakan teori inklusi dan eksklusi maka jumlah sampelnya sebanyak 30 respondenHasil Penelitian : Analisa univariat menunjukan bahwa ada 66,7% anak jalanan yang berpengetahuan kurang tentang perilaku seksual. Hasil uji Chi-square menunjukan bahwa dari 5 variabel semua variabel tersebut memiliki hubungan yang bermakna dengan nilai p-value masing- asing variabel yaitu umur ( p-value 0,005), pendidikan ( p-value 0,000), sumber informasi (p-value 0,019 ),  jenis kelamin (p-value 0,029), dan lingkungan (p-value 0,000).Kesimpulan: Hasil penelitian didapatkan data bahwa umur pendidikan sumber informasi jenis kelamin dan lingkungan memiliki hubungan yang bermakna dengan pengetahuan anak jalanan.Kata kunci       : pengetahuan anak jalanan, umur, pendidikan, sumber informasi, jenis kelamin, linkungan teman sebaya anak jalanan
Kontrasepsi Suntik Depo Medroksi Progesteron Asetat dan Peningkatan Berat Badan Akseptor Keluarga Berencana di Praktik Mandiri Bidan Delima Padasuka Nursifa, Niknik; Wahyuni, Sri; Lestari, Indri Tri; Nurlena, Lena
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 12 (2022): Nomor Khusus Hari AIDS Sedunia
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/2trik12aids05

Abstract

Injections are the most used type of contraception. The effect of weight gain on the use of 3-month injection contraception Depo Medroxyprogesterone Acetate occurs a lot. The purpose of this study was to determine the relationship between the use of 3-month injectable contraception Depo Medroxyprogesterone Acetate and acceptor weight gain. The research design was cross-sectional. This study involved 21 injecting contraceptive acceptors selected by accidental sampling technique. Data were collected through a documentary study on medical records, then analyzed using the Chi-square test. The p-value of the analysis results was 0.047. Furthermore, it was concluded that there was a significant correlation between the length of use of injectable contraceptives and the weight gain of family planning acceptors.Keywords: contraception; inject; medroxyprogesterone acetate depot; side effects; weight ABSTRAK Suntik merupakan jenis kontrasepsi yang terbanyak digunakan. Efek penambahan berat badan pada pemakaian kontrasepsi suntik 3 bulan Depo Medroksiprogesterone Asetat banyak terjadi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara penggunaan kontrasepsi suntik 3 bulan Depo Medroksiprogesterone Asetat dengan kenaikan berat badan akseptor. Rancangan penelitian ini adalah cross-sectional. Studi ini melibatkan 21 akseptor kontrasepsi suntik yang dipilih dengan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan melalui studi dokemntasi pada rekam medik, selanjutnya dianalisis menggunakan uji Chi-square. Nilai p dari hasil analisis adalah 0,047. Selanjutnya disimpulkan bahwa ada korelasi secara signifikan antara lama penggunaan kontrasepsi suntik dengan kenaikan berat badan akseptor keluarga berencana.Kata kunci: kontrasepsi; suntik; depo medroksiprogesteron asetat; efek samping; berat badan
HUBUNGAN AKTIVITAS SOSIAL DENGAN FUNGSI KOGNITIF LANSIA DI POSBINDU WILAYAH KBB 2018 Nursifa, Niknik
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol. 14 No. 1 (2021): Januari 2021
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62817/jkbl.v14i1.142

Abstract

Menurut Divisi Populasi PBB, Departemen Urusan Ekonomi dan Sosial, jumlah lansia (≥ 60 tahun) akan melebihi jumlah populasi anak-anak (berusia 0-14 tahun) untuk pertama kalinya dalam sejarah. Jumlah lansia di Kabupaten Bandung Barat dari data 2017 adalah 78.277 orang, dan mereka yang berusia lebih dari 70 tahun adalah sekitar 52.911 orang. Melalui survei, ditemukan bahwa jumlah mereka yang menderita gangguan kognitif dari 9 desa di Kabupaten Bandung Barat adalah 365 lansia berusia di atas 60 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari dan menjelaskan hubungan antara kegiatan sosial dengan fungsi kognitif pada lansia di Posbindu, Kabupaten Bandung Barat, pada tahun 2018. Desain yang digunakan kualitatif dengan studi potong lintang. Jumlah pesertanya adalah 53 lansia. Data diperoleh melalui kuesioner dan wawancara. Temuan mengungkapkan bahwa ada korelasi yang bermakna antara kegiatan sosial (p-value = 0,0014) dengan fungsi kognitif pada lansia. Dapat disimpulkan bahwa faktor yang dominan adalah usia. Artinya semakin tua usia, risikonya akan 12 kali menderita gangguan kognitif. Kata Kunci : Lansia, Kognitif, Kegiatan Sosial