Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search
Journal : Bernas

RESPON PEMBERIAN PUPUK NPK GROWER DAN PUPUK FESES AYAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN BAWANG MERAH (Allium cepa var ascalonicum (L) Anggi Winanda; Elfin Efendi; Safruddin Safruddin
Bernas : Jurnal Penelitian Pertanian Vol 15, No 1 (2019): Bernas February 2019
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.565 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Asahan, Kecamatan Kota Kisaran Timur Kabupaten Asahan, Propinsi Sumatera Utara dengan ketinggian tempat 20 m dpl, topografi datar dan iklim tipe C. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret 2018 dan berakhir pada bulan Mei 2018. Penelitian ini disusun berdasarkan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan dua faktor perlakuan dan tiga ulangan, faktor pertama adalah pemberian pupuk NPK Grower (N) terdiri dari 3 taraf yaitu G0 (tanpa perlakuan), G1 (20 g/plot) dan G2 (40 g/plot), dan fator kedua adalah pemberian pupuk kandang ayam (A) terdiri dari 4 taraf yaitu A0 (kontrol), A1 (0,5 kg/plot), A2 (1,0 kg/plot) dan A3 (1,5 kg/plot). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dosis pupuk NPK Grower berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman bawang merah. Perlakuan terbaik diperoleh pada perlakuan (G2) menghasilkan tinggi tanaman 35,35 cm, jumlah daun sebesar 11,67 helai, jumlah anakan sebesar 8,08 anakan. Perlakuan dosis pupuk feses ayam berpengaruh terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman bawang merah. Perlakuan terbaik diperoleh pada dosis 1,5 kg/plot (A3) menghasilkan tinggi tanaman 35,20 cm, jumlah daun sebesar 10,44 helai, jumlah anakansebesar 6,67 anakan. Interaksi perlakuan pupuk NPK Grower dan pupuk feses ayam tidak menunjukkan pengaruh yang nyata terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman bawang merah.
RESPON PERTUMBUHAN SERTA PRODUKSI TANAMAN KACANG TANAH ( Arachis hypogea L.) TERHADAP PEMBERIAAN BOKASI AMPAS TEBU DAN ZAT PENGATUR TUMBUH (ZPT) DEKAMON 22,43 L Syafrizal Hasibuan; Elfin Efendi; Riza Hidayat
Bernas : Jurnal Penelitian Pertanian Vol 13, No 1 (2017): Bernas Februari 2017
Publisher : Bernas : Jurnal Penelitian Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.944 KB)

Abstract

Penelitian ini disusun berdasarkan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 2 faktor perlakuan dan 3 ulangan. Faktor pertama adalah pemberian Bokasi Ampas Teby (B) terdiri dari 3 taraf yaitu : B0 : 0 kg/tanaman (kontrol), B1 : 1 kg/tanaman, dan B2 : 2 kg/tanaman. Faktor kedua adalah pemberian ZPT Decamon (Z) terdiri dari 4 taraf yaitu : Z0: 0 ml air/plot, Z1: 7,5 ml air/plot, Z2: 15 ml air/plot, Z3: 22,5 ml air/plot. Hasil penelitian pemberian Bokasi Ampas Tebu menunjukkan berpengaruh nyata terhadap pertumbuhantanaman kacang tanah, dengan perlakuan Bokasi Ampas Tebu terbaik pada dosis 2 kg/tanaman. Pemberian Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) Dekamon 22, 43 L menunjukan berpengaruh tidak nyata terhadap Pertumbuhan tanaman kacang tanah, dengan dosis perlakuan terbaik pada dosis 7,5 Z1: 7,5 ml air/plot. Interaksi antara pengaplikasian Pemberian Bokasi Ampas Tebu dan Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) Dekamon 22, 43 L terhadap Pertumbuhan Serta Produksi Tanaman Kacang Tanah (Arachis hypogeal L.)menunjukkan pengaruh tidak nyata terhadap parameter yang diamati.
EFFECT OF ORGANIC GUANO PHOSPHATE FERTILIZER AND GOAT URINE APPLICATION ON GROWTH OF CALIFORNIA PAPAYA SEEDLINGS (Carica papaya L.) Ade Andriansyah; Elfin Efendi; Rita Mawarni
Bernas : Jurnal Penelitian Pertanian Vol 14, No 1 (2018): Bernas February 2018
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.407 KB)

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Jl. Jend. Sudirman, Gg. Rambutan, Kelurahan Sidomukti,Kecamatan Kota Kisaran Barat, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara, dengan topografidatar, berada pada ketinggian ± 24 m dpl. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari danberakhir pada bulan April 2017. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK)Faktorial dengan 2 faktor perlakuan dan 3 ulangan. Faktor pertama adalah pemberian dosispupuk organik guano fosfat yang dilakukan dengan 3 taraf perlakuan yaitu : G0 : 0 g/polibag, G1 : 30 g/polibag, G2 : 60 g/polibag. Faktor kedua adalah pemberian dosis urine kambing yangdilakukan dengan 4 taraf perlakuan yaitu : U0 : 0 ml/polibag, U1 : 12,34 ml/polibag, U2 : 24,68 ml/polibag, U3 : 37,02 ml/polibag. Dengan peubah amatan yaitu : tinggi tanaman (cm), diameter batang (mm), jumlah daun (helai), dan panjang helaian daun (cm). Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa perlakuan menggunakan pupuk organik guano fosfat dengan dosis 60 g/polibag menunjukan hasil tertinggi dari berbagai macam perlakuan, seperti pada tinggi bibit hingga 13,25 cm, diameter batang 3,86 mm, jumlah daun 12,67 helai, dan panjang helaian daun 9,03 cm. Perlakuan menggunakan urine kambing di usia 4 MST menunjukkan tidak berbeda nyata pada tinggi bibit, jumlah daun, panjang helaian daun dan berbeda nyata pada diameter batang. Interaksi pemberian pupuk organik gunao fosfat dan urine kambing terhadap pertumbuhan bibit pepaya california menunjukkan hasil tidak berbeda nyata pada semua parameter amatan di semua usia amatan.
RESPON PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN JAGUNG PULUT (Zea mays ceratina) HIBRIDA F1 VICTORIA TERHADAP APLIKASI PUPUK NPK MUTIARA DAN ZPT HANTU Fauzi Azhari; Elfin Efendi; Ansoruddin Ansoruddin
Bernas : Jurnal Penelitian Pertanian Vol 15, No 3 (2019): Bernas October 2019
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.245 KB)

Abstract

Penelitian ini di laksanakan di lahan kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Asahan, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara, dengan topografi datar, ketinggian tempat 22 mdpl. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari 2019 sampai Maret 2019.  Alat-alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah cangkul, gembor, timbangan, meteran, pisau, plat dokumentasi, plat perlakuan, plat ulangan dan spanduk penelitian, serta alat tulis. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah benih jagung pulut varietas Victoria F1, pupuk dasar, pupuk NPK Mutiara, ZPT HANTU, dan air. Penelitian ini disusun berdasarkan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 2 faktor perlakuan dan 3 ulangan. Faktor pertama adalah pupuk NPK Mutiara (M) dengan 4 taraf yaitu M0 = 0 g/plot, M1 = 50 g/plot, M2 =  100 g/plot, M3 = 150 g/plot. Faktor kedua adalah ZPT HANTU dengan 3 taraf, yaitu Z0 = 0 ml/liter air, Z1 = 4 ml/liter air, dan Z2 = 8 ml/liter air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk NPK Mutiara secara tunggal dengan dosis 150 g/plot mampu menghasilkan tinggi tanaman 175,33 cm, jumlah daun 14,81 helai, produksi tongkol berkelobot per tanaman 190,30 g, produksi tongkol tanpa kelobot per tanaman 160,11 g, produksi tongkol berkelobot per plot 1,84 kg, dan produksi tongkol tanpa kelobot per tanaman 1,40 kg. Pemberian ZPT HANTU secara tunggal dengan konsentrasi 8 ml/liter air mampu menghasilkan tinggi tanaman 168,35 cm, produksi tongkol berkelobot per tanaman 163,33 g, produksi tongkol tanpa kelobot per tanaman 138,77 g, produksi tongkol berkelobot per plot 1,61 kg, dan produksi tongkol tanpa kelobot per tanaman 1,23 kg. Interaksi antara pemberian pupuk NPK Mutiara dan ZPT HANTU menunjukkan pengaruh yang tidak nyata terhadap parameter amatan.
EFFECT OF BIOLANTEK CHICKEN MANURE AND NPK FERTILIZER APPLICATION ON GROWTH AND YIELD OF ONION (Allium ascalonicum L.) Igawati Beity Siahaan; Elfin Efendi; Rita Mawarni
Bernas : Jurnal Penelitian Pertanian Vol 14, No 2 (2018): Bernas July 2018
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.12 KB)

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di lahan penelitian Fakultas Pertanian, Universitas AsahanKabupaten Asahan Propinsi Sumatera Utara dengan ketinggian tempat ± 15 m dpl dengantopografi datar. Pelaksanaan Penelitian pada bulan Januari s/d Maret 2017. Penelitian inimenggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 2 faktor, yaitu : Faktor dosispupuk biolantek feses ayam dengan 4 taraf, yaitu : F0 = 0 kg/plot, F1 = 0,7 kg/plot, F2 = 1,4 g/plot, F4 = 2,1 kg/plot. Faktor dosis pupuk NPK dengan 3 taraf, yaitu : N0 = 0 g/plot, N1 = 14,4 g/plot), N2 = 28,8 g/plot. Hasil penelitian menunjukkan aplikasi pupuk biolantek feses ayam terbaik pada dosis 2,1 kg/plot menghasilkan tinggi tanaman 24,88 cm, jumlah umbi per tanaman 6,54 siung, produksi per tanaman 63,52 g dan produksi perplot 1,26 kg. Aplikasi pupuk NPK terbaik pada dosis 28,8 g/plot menghasilkan tinggi tanaman 23,98 cm, jumlah umbi per tanaman yaitu 8,11 siung, produksi per tanaman 62,21 g dan produksi per plot 1,27 kg. Tidak terjadi interaksi antara biolantek feses ayam dan pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman bawang merah.
STUDY ON GROWTH AND YIELD OF WATER SPINACH (Ipomoea reptans Poir) AGAINST GIVING OF SOME TYPES OF ORGANIC FERTILIZER AND N FERTILIZER Simon Devlin Simangunsong; Elfin Efendi; Safruddin Safruddin
Bernas : Jurnal Penelitian Pertanian Vol 14, No 2 (2018): Bernas July 2018
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1006.615 KB)

Abstract

This research was arranged based on Factorial Randomized Block Design with two treatmentfactors and three replications, the first factor was the giving of various types of organic fertilizer(P) consisting of 4 levels ie P0 (without treatment), P1 (bokashi cow dung), P2 ( bokashi legum) and the second fator is the application of urea (U) fertilizer consisting of 3 levels ie U0 (control), U1 (10 g / plot) and U2 (20 g / plot). The results of research that treatment of various types of organic fertilizer significantly affect the growth and yield of water spinach. The best treatment was obtained at treatment (P3) yielding 22,10 cm height, 25,33 pieces of leaves, yield per crop 39,29 g and yield per plot 3,87 kg. The treatment of urea fertilizer has an effect on the growth and yield of spinach water. The best treatment was obtained at a dose of 20 g / plot (U2) resulting in plant height of 22.42 cm, number of leaves of 23.42 pieces, production per plant 39.04 g and production per plot of 3.85 kg. Interaction treatment of various types of organic fertilizers and urea fertilizers did not show a significant effect on the growth and yield of water spinach.
RESPON PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN PARIA (Momordica charantia L.) DENGAN PEMBERIAN KOMPOS KULIT KAKAO DAN WAKTU PENGOMPOSAN Chairani ,; Elfin Efendi; Ricky Tamsil
Bernas : Jurnal Penelitian Pertanian Vol 13, No 2 (2017): Bernas Juli 2017
Publisher : Bernas : Jurnal Penelitian Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.908 KB)

Abstract

Penelitian ini di lakukan di JL. Abadi Kelurahan Sei Alim Ulu, Kecamatan Air Batu, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatra Utara dengan ketingian tempat 15 m dpl, dengan sumber air yang mencukupi, penelitian ini dilaksanakan pertengahan bulan maret 2016 dan berakhir di bulan April 2016. Dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 2 faktor perlakuan dan 3 ulangan. Faktor pertama adalah pemberian dosis pupuk kompos kulit kakao dengan 4 taraf yaitu : P1 = 1,2 kg/plot, P2 = 2,4 kg/plot,P3 = 3,6 kg/plot dan P4 = 4,8 kg/plot. Faktor kedua adalah lama waktu pengomposan dengan 3 taraf yaitu W1 = 7 hari, W2 =14 hari dan W3 = 21 hari. Hasil penelitian pemberian pupuk kompos kulit kakao menunjukan pengaruh tidak nyata pada tinggi tanaman umur 2, 3 dan 4 minggu setelah tanam dan berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah buah per tanaman sampel dengan jumlah buah terbanyak yaitu 11,89 buah dan berpengaruh nyata terhadap berat buah per tanaman sampel dengan berat buah tertinggi mencapai 336,78 g dan berpengaruh tidak nyata terhadap produksi per plot. Lama waktu pengomposan menunjukan pengaruh tidak nyata pada tinggi tanaman umur 2, 3 dan 4 minggu setelah tanam, dan menunjukan pengaruh sangat nyata dengan jumlah buahterbanyak mencapai 11,50 buah dan menunjukan pengaruh tidak nyata terhadap berat buah pertanaman sampel dan produksi per plot.Interaksi antara pemberian kompos kulit kakao dan lama waktu pengomposan terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman paria menunjukan pengaruh tidak nyata terhadap seluruh parameter yang di amati.
EFFECT OF WASTE OF LIVESTOCK FEED COMPOST AND PLANT GROWTH REGULATOR (PGR) HANTU APPLICATION ON GROWTH AND YIELD OF LETTUCE (Lactuca sativa L) Ahmad Ardiansyah; Cik Zulia; Elfin Efendi
Bernas : Jurnal Penelitian Pertanian Vol 14, No 2 (2018): Bernas July 2018
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.289 KB)

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan atau lahan penelitian fakultas pertanianuniversitas asahan kecamatan kisaran naga kelurahan kisaran timur kabupaten asahan provinsisumatra utara dengan topografi datar. Penelitian dilaksanakan pada bulan April minggu pertama hingga bulan mei minggu 3 tahun 2017 pada penanaman bulan april minggu ke 4. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) faktorial dengan 2 faktor dan 3 ulangan. Faktor yang pertama konsentrasi ZPT HANTU terdiri atas 3 taraf, yaitu : H0 = 0 ml/liter air, H1 = 2 ml/liter air, H2 = 4 ml/liter air. Dan faktor yang kedua dosis kompos limbah pakan ternak terdiri atas 4 taraf, yaitu : G0 = 0 kg/plot, G1 = 0,71 kg/plot, G2 = 1,42 kg/plot, G3 = 2,13 kg/plot. Perlakuan dosis kompos limbah pakan terbaik diperoleh pada dosis 2,13 kg/plot (G3) menghasilkan tinggi tanaman 15,84 cm, jumlah daun 6,56 helai, produksi per tanaman 34,43 g, dan produksi per plot yaitu 0,47 kg. Perlakuan konsentrasi ZPT HANTU terbaik diperoleh pada konsentrasi 4 ml/l air (H2) menghasilkan tinggi tanaman 15,22 cm, jumlah daun 5,96 helai, produksi per tanaman 32,34 g, sedangkan produksi per plot yaitu 0,48 kg. Tidak ada interaksi dosis kompos limbah pakan ternak dengan konsentrasi ZPT HANTU untuk semua parameter yang diamati.
EFFECT OF BINTANG KUDA LAUT ORGANIC LIQUID FERTILIZER AND SOLID APPLICATION ON GROWTH AND YIELD OF PAKCHOY (Brassica rapa L.) M Dhani Ardiansyah; Elfin Efendi; Rita Mawarni
Bernas : Jurnal Penelitian Pertanian Vol 14, No 1 (2018): Bernas February 2018
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.115 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Asahan, jalanLatsitarda, Kelurahan Kisaran Naga, Kecamatan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan, ProvinsiSumatera Utara, dengan topografi datar dan tinggi tempat 10 m dpl. Waktu penelitian dilakukan pada bulan Maret sampai Mei 2017. Penelitian ini disusun berdasarkan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 2 faktor perlakuan dan 3 ulangan. Faktor pertama konsentrasi POC Bintang Kuda Laut dengan 4 taraf yaitu : K0 = 0 ml/l air, K1 = 3 ml/l air, K2 = 6 ml/l air, dan K3 = 9 ml/l air. Faktor kedua dosis pupuk solid dengan 3 taraf yaitu S0 = 0 kg/plot, S1 = 1 kg/plot, dan S2 = 2 kg/plot. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perlakuan POC Bintag Kuda Laut terbaik terdapat pada perlakuan 9 ml/liter air (K3) yang berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman 29,24 cm, jumlah daun 12,40 helai, produksi per tanaman 137,90 g dan produksi per plot 2,15 kg. Perlakuan pupuk Solid terbaik terdapat pada perlakuan 2 kg/plot (S2) yang berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman 29,65 cm, jumlah daun 2,40 helai, produksi per tanaman 127,84 g dan produksi per plot 2,00 kg. Interaksi antara perlakuan POC Bintang Kuda Laut dan solid menunjukkan pengaruh tidak nyata terhadap semua peubah yang diamati.
EFFECT OF LIQUID SUPPLEMENT FERTILIZER AND RABBIT MANURE COMPOST FERTILIZER APPLICATION ON GROWTH AND YIELD OF MUSTARD (Brasicca chinensis L.) M Rasyid Ananda Sitorus; Elfin Efendi; Rita Mawarni
Bernas : Jurnal Penelitian Pertanian Vol 14, No 3 (2018): Bernas October 2018
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4083.644 KB)

Abstract

Penelitian dilaksanakan di Pasar 12, Kecamatan Air Joman, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara, dengan ketinggian tempat 5 m dpl, tipe iklim C (oldeman), jarak lokasi dari kampus UNA ± 5 km. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret 2017 sampai dengan bulan Mei 2017. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF) dengan dua faktor yang diteliti. Faktor I PPC, dibagi atas 3 taraf yaitu: P1 = PPC Gandasil D, P2 = PPC Bayfolan, P3 = PPC Grow-More. Faktor II Pemberian kompos feseskelinci, dibagi atas 4 taraf yaitu: K0 = 0 ton/ha atau 0 kg/plot (Kontrol), K1 = 2 ton/ha atau 0,2 kg/plot, K2 = 4 ton/ha atau 0,4 kg/plot, K3 = 6 ton/ha atau 0,6 kg/plot. Pemberian pupuk cair Bayfolan mampu menghasilkan tinggi tanaman hingga 17,48 cm, jumlah daun 12,02 helai, produksi pertanaman sampel 119,82 g dan produksi tanaman perplot sebesar 3,05 kg/plot, dengan dosis 1-2 g/liter air. Pemberian pupuk kompos feses kelinci menunjukkan pengaruh yangtidak nyata terhadap seluruh parameter yang diamati. Akan tetapi pemberian pupuk kompos feses kelinci mampu menghasilkan tinggi tanaman hingga 16,52 cm, jumlah daun sebanyak 11,96 helai, produksi per tanaman sampel 111,75 g, dan produksi tanaman per plot hingga 2,88 kg. Interaksi pupuk pelengkap cair dan pupuk kompos feses kelinci terhadap pertumbuhan dan produksi sawi pakcoy menunjukkan pengaruh tidak nyata terhadap seluruh parameter amatan.