Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development

KEMAMPUAN MENGENAL NILAI MATA UANG MELALUI PERMAINAN ULAR TANGGA MODIFIKASI BAGI ANAK TUNAGRAHITA RINGAN Ifma Yanti; Jon Efendi
Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 1 No. 4 (2019): Ranah Research : Journal Of Multidisciplinary Research and Development (August
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.316 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan mengenal nilai mata uang melalui permainan ular tangga modifikasi bagi tunagrahita ringan kelas VI di SLB Bina Bangsa Padang. Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan kelas (Classroom Action Research) yang terdiri dari dua siklus. Siklus pertama terdiri dari empat kali pertemuan dan begitupun dengan siklus II terdiri dari empat kali pertemuan. Observasi, dokumentasi, dan tes yaitu teknik pengumpulan data yang dilakukan. Jadi hasil penelitian kemampuan mengenal nilai mata uang melalui permainan ular tangga modifikasi meningkat.
Meningkatkan Hasil Belajar Operasi Pengurangan Deret Kebawah Anak Diskalkulia Menggunakan Gelas Bilangan Nadya Yovelia; Jon Efendi
Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 2 No. 1 (2019): Ranah Research : Journal Of Multidisciplinary Research and Development (Novembe
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.339 KB)

Abstract

Berdasarkan permasalahan yang ditemukan di kelas IV di SD N 07 Binuang Kampung Dalam Padang beberapa anak memiliki nilai rendah dalam kemampuan operasi pengurangan terutama operasi pengurangan deret kebawah dengan teknik meminjam. Saat mengerjakan soal pengurangan anak tidak mengurangkan pengurang dengan dikurang melainkan mereka mengerjakannya sama dengan mengerjakan penjumlahan. Anak diskalkulia merupakan anak yang memiliki kelemahan dalam belajar matematika. Kesulitan yang dialami anak dalam pengurangan merupakan konsep dasar dari matematika. Oleh karena itu penting untuk memahami konsep pengurangan. Salah satu cara yang dapat menarik minat siswa dalam belajar adalah menggunakan media pembelajaran. Saat pembelajaran terutama dalam matematika guru dapat menggunakan media pembelajaran agar anak lebih cepat dan mudah memahami pembelajaran. Ini merupakan alternatif yang harus dilakukan untuk membantu meningkatkan kemampuan pengurangan anak diskalkulia, salah satunya media gelas bilangan. Media gelas bilangan adalah media yang terdiri dari gelas-gelas berwarna-warni yang disusun untuk mengerjakan operasi pengurangan dan penjumlahan deret kebawah. Hasil penelitian ini menunjukkan media gelas bilangan efektif untuk meningkatkan kemampuan pengurangan bagi anak diskalkulia kelas IV SD Negeri 07 Binuang Kampung Dalam Padang.
Efektivitas Media Pop-Up Book Untuk Meningkatkan Kemampuan Mengenal Huruf Vokal Bagi Anak Tunagrahita Ringan Annisa Putri Febri Yanta; Jon Efendi
Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 2 No. 2 (2020): Ranah Research : Journal Of Multidisciplinary Research and Development (Februar
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.193 KB)

Abstract

Berdasarkan studi pendahuluan yang penulis laksanakan di SLB Hikmah Miftahul Jannah Padang penulis menemukan 5 anak tunagrahita ringan yang mempunyai kesulitan dalam mengenal huruf vokal. Penulis di bimbing oleh kepala sekolah masuk ke kelas III. Di dalam kelas terdapat masing-masing anak yang mempunyai keterbatasan, pada saat itu penulis tertarik dengan anak tunagrahita ringan yang mengalami kesulitan dalam mengenal huruf vokal. Terlihat pada saat anak sedang melaksanakan pembelajaran yaitu membaca, anak ragu-ragu dalam menyebutkan huruf vokal dan belum mampu membedakan huruf vokal. Penulis malakukan wawancara bersama guru kelas, beliau mengatakan bahwa anak tunagrahita ringan cenderung malas diberikan pembelajaran, karena anak tidak tertarik dengan media yang digunakan saat beajar. Perlunya media belajar untuk mendukung anak mengenal huruf vokal. Dalam mengatasi masalah ini penulis berinisiatif untuk menggunakan media pop-up book sebagai alternatif media pembeajaran. Pop-up book yang berisikan huruf vokal penulis rancang sedemikian rupa agar menumbuhkan motivasi anak dalam belajar mengenal huruf vokal.
Meningkatkan Keterampilan Pembuatan Keripik Singkong Rasa Jagung Bakar Melalui Metode Latihan Bagi Anak Tunagrahita Ringan (Penelitian Tindakan Kelas Di SLB Peduli Anak Nagari Kabupaten 50 Kota) Hilma Hilma; Jon Efendi
Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 2 No. 4 (2020): Ranah Research : Journal Of Multidisciplinary Research and Development (Agustus
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.438 KB)

Abstract

Latar belakang dari dari penelitian ini ialah dilatar belakangi oleh permasalahan yang ditemukan di SLB Peduli Anak Nagari Kabupaten 50 Kota terhadap anak tunagrahita ringan kelas VII. Guru dalam proses pembelajaran tata boga dengan cara ceramah dan kurangnya bimbingan serta motivasi pada masing-masing siswa. Dalam proses pembelajaran tidak terstruktur sehingga membuat siswa tidak bersemangat serta tidak paham. Untuk mengatasi masalah tersebut, peneliti menggunakan metode latihan yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam proses pembuatan keripik singkong rasa jagung bakar pada anak tunagrahita ringan kelas VII. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan kelas yang terdiri dari II siklus. Setiap siklus terdiri dari empat kali pertemuan tatap muka dengan alokasi waktu 40 menit. Setiap pembelajaran dilakukan evaluasi untuk mengetahui tingkat kemampuan siswa dan memperbaiki proses pembelajaran. Siklus dalam penelitian ini dilakukan dalam beberapa proses yaitu proses perencanaan, proses pelaksanaan tindakan, proses pengamatan, dan proses refleksi. Observasi, dokumentasi dan tes merupakan teknik pengumpulan data yang dilaksanakan dalam proses penelitian ini. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa proses keterampilan pembuatan keripik singkong rasa jagung bakar melalui metode latihan bagi anak tunagrahita ringan kelas VII meningkat. Berdasarkan hasil analisis kemampuan siswa siklus I menunjukkan bahwa kemampuan siswa JC dengan kemampuan awal memperoleh skor 20% dan kemampuan akhir memperoleh skor 66,7%. Sedangkan hasil analisis kemampuan siswa DR pada siklus I dengan kemampuan awal 23% dan kemampuan akhir 63%. Selanjutnya pada siklus II kemampuan awal siswa JC ialah 70% dan kemampuan akhir siswa adalah 87%. Sedangkan pada siklus II kemampuan awal siswa DR ialah 73% dan kemampuan akhir memperoleh skor 93%.
Pelaksanaan Latihan Permainan Bocce Bagi Siswa Down Syndrome di SLBN 1 Harau Arfi Teguh Qalbi; Jon Efendi
Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 2 No. 4 (2020): Ranah Research : Journal Of Multidisciplinary Research and Development (Agustus
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.932 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh siswa Down Syndrome yang memiliki prestasi dalam bidang olahraga bocce di SLBN 1 Harau. Berdasarkan hal di atas, maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahi bagaimana pelaksanaan latihan permainan bocce bagi siswa Down Syndrome di SLBN 1 Harau Provinsi Sumatera Barat. Jenis penelitian yang digunakan yaitu deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru pembimbing atau instruktur olahraga bocce. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan mencatat hasil penelitian, mengklasifikasikan data, menganalisis serta memaknai data dan menarik kesimpulan. Selain itu, teknik pengumpulan data yang dipakai adalah observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini akan menggambarkan tentang bagaimana pelaksanaan olahraga bocce yang meliputi bentuk pelaksanaan olahraga bocce yaitu langkah – langkah persiapan olahraga bocce, program tidak ada secara tertulis tetapi untuk jadwal latihan olahraga bocce ada dalam bentuk tulisan, metode yang digunakan adalah metode demonstrasi dan metode latihan. Penyediaan sarana dan prasarana olahraga bocce oleh sekolah seperti bola,dan lapangan, serta tenaga pelatih. Kendala-kendala yang ditemui dalam pelaksanaan olahraga bocce adalah siswa lebih sering mengikuti suasana hati, kurang motivasi yang berasal dari luar diri, dan tidak adanya kurikulum atau program khusus untuk olahraga bocce secara tertulis. Solusi yang dilakukan guru pembimbing untuk mengatasi kendala tersebut adalah pemberian arahan dan motivasi kepada siswa, tidak memaksa siswa harus latihan, serta pembinaan yang dilakukan sejak awal bagi siswa yang memiliki potensi di bidang olahraga bocce serta pemberian dukungan dengan penyediaan sarana dan prasarana yang memadai.
Meningkatkan Keterampilan Motorik Halus Melalui Kegiatan Menggunting pada Anak Tunagrahita Sedang Rubayyi Nadila; Jon Efendi
Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 3 No. 1 (2020): Ranah Research : Journal Of Multidisciplinary Research and Development (Novembe
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (578.322 KB) | DOI: 10.38035/rrj.v3i1.324

Abstract

This research was conducted based on the findings of problems in mentally retarded students in class V SLBN 1 Padang. Children's fine motor skills are still low. So the purpose of this research is to improve the fine motor skills of mentally retarded students through scissors activities. This research uses Single Subject Research with an A-B-A reversal design. Observations and measurements at the baseline (A1) were carried out 4 times to obtain data on the child's initial ability before the intervention was carried out. Intervention (B) was carried out 7 times where children were given treatment through cutting activities. Then do the baseline (A2) 4 times to get data on the child's abilities after being given the intervention. Data were collected using action test instruments and data were analyzed visually and graphically. The results of the data analysis show a positive rate of change. This means that the child's fine motor skills are increasing.