Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Status Gizi Ibu Hamil Berhubungan dengan Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) Utary Dwi Listiarini; Endang Maryanti; Nur Sahira Sofiah
Jurnal Kesehatan Mahardika Vol. 9 No. 2 (2022): Jurnal Kesehatan Mahardika
Publisher : LPPM ITEKES Mahardika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54867/jkm.v9i2.107

Abstract

Menurut World Health Organization (WHO) 2018 Berat badan lahir rendah (BBLR) penyebab tidak langsung dari kematian neonatal. BBLR berkontribusi 60% hingga 80% dari semua kematian neonatal dan berdasarkan survei awal angka kejadian BBLR sebanyak 30 bayi dari 90 kelahiran dikarenakan status gizi ibu pada masa kehamilannya. Untuk mengetahui hubungan status gizi ibu hamil dengan BBLR di Klinik Pratama Hanum Tahun 2021. Penelitian ini menggunakan desain kohort restropektif studi. Populasi dan sampel penelitian ini adalah seluruh ibu yang melahirkan dengan kejadian BBLR bulan Juni 2020 – Juni 2021, analisis data menggunakan chis-square. Mayoritas ibu yang bergizi kurang (93,3%) mengalami berat bayi rendah sebanyak (83,3%). Berdasarkan hasil uji chis-square Status gizi berdasarkan LILA dengan BBLR diperoleh p-value =1,00 dan antara status gizi berdasarkan IMT dengan BBLR diperoleh p-value 0,029. Terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi berdasarkan LILA dan IMT dengan Berat Badan Lahir Rendah. Diharapkan Bidan meningkatkan penyuluhan tentang gizi selama kehamilan sehingga dapat mencegah terjadinya BBLR
Safety Driving Factors on Palm Oil Transporting Trucks Sulasmi Sari; Endang Maryanti; Haslinah Haslinah
Jurnal Perilaku Kesehatan Terpadu Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Perilaku Kesehatan Terpadu
Publisher : Hasanuddin Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61963/jpkt.v1i1.8

Abstract

As many as 67% of accident victims in 2011 were between the ages of 22 and 50, according to WHO data. There were around 400 thousand victims under the age of 25, with a death toll of 1000 children and teenagers every day on average throughout this time period. PT. Tapian Nadenggan Langga Payung was the focus of this study, which sought to identify the elements that contributed to the safety of oil palm transport trucks. Analytical research with a cross-sectional approach was the research design employed. There are 35 people in total, all of whom work as oil palm fruit truck drivers. In this case, total sampling was employed as the method of sampling. For the knowledge collected from the chi-square test findings, the p value (0.270) was found to be greater than the 0.05 threshold for p value (0.000) based on age and safe driving. Physical Fatigue, on the other hand, has a p value (0.000) 0.05 in the chi-square test. No one's age has any bearing on how safe they are on the road when driving. Driving oil palm transport trucks for PT. Tapian Nadenggan Langga Payung was made more dangerous by lack of experience and exhaustion. Companies should ask their employees, especially truck drivers, to participate in safety driving instruction before they get behind the wheel of a truck.
Relationship Level of Knowledge about Anemia with Compliance Consuming Fe Tablet in The Public Health Centre Nia kurniawati; Endang Maryanti; Zuriati Muhamad
Jurnal Perilaku Kesehatan Terpadu Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Perilaku Kesehatan Terpadu
Publisher : Hasanuddin Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61963/jpkt.v1i1.9

Abstract

Due to their inability to meet their own iron requirements, mothers who are pregnant with iron deficiency are placing their unborn children at risk for birth defects such as low fatal organ maturity and prematurity. Hypovolemic hemorrhage during labour in anemic conditions increases the chance of death. Pregnant women's knowledge of anemia and their adherence to Fe pills in the Public Health Centre, Langkat Regency were the primary goals of this study. Cross-sectional surveys were used in this type of research. All pregnant women in the working area of Public Health Centre, Langkat Regency, were surveyed in August, with a total of 68 people participating. For this investigation, the method of sampling was total sampling. Results of the Study Regarding 67% of those polled have inadequate information about anemia, and 41% of those polled don't take their medication as directed (60.3%).  Adherence to taking Fe pills is strongly influenced by a person's level of knowledge. The p-value is less than 0.05. Increasing pregnant women's knowledge of the importance of taking Fe pills is recommended in order to raise their degree of adherence to taking Fe tablets.
Factors Affecting Exclusive Breastfeeding in The Work Area Mursalini Mursalini; Mappeaty Nyorong; Endang Maryanti
Jurnal Perilaku Kesehatan Terpadu Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Perilaku Kesehatan Terpadu
Publisher : Hasanuddin Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61963/jpkt.v1i1.14

Abstract

The future quality of Human Resources (HR) can be improved by the provision of optimally nutritious breast milk (ASI), which boosts the child's immunity and cognitive abilities. Both mom and baby benefit greatly from a period of exclusive breastfeeding throughout the first six months. Women who breastfeed their infants exclusively are still in the minority (80%). There are a total of 673 infants registered at the Pekan Labuhan Health Centre, but only 57 of them are receiving exclusive breastfeeding, which is only a small fraction of the national goal. Predisposing factors, enabling factors, and reinforcing factors all contribute to whether or not a mother chooses to breastfeed exclusively. To determine what factors, affect exclusive breastfeeding in the 315-person catchment area of the Pekan Labuhan Health Centre, this study employs a cross-sectional, analytical survey approach. With the use of the Slovin formula, we were able to collect data from 76 individuals. Using a questionnaire to gather information. Multiple methods of data analysis, including univariate and multivariate were used. All significantly influenced her likelihood of breastfeeding exclusively. There was no difference made by education, upbringing, or social networks. With an Exp(B) value of 28,794, mother's employment status is the most significant influencer of whether or not a mother gives exclusive breastfeeding compared to mothers who do work. health workers' access to training, employment, positive attitudes, and social support. It is suggested that the District Government implement more frequent counselling and organize a support group for moms to help them maintain exclusive breastfeeding.
Peningkatan Pengetahuan Ibu Tentang Cara Menjaga Kesehatan Anak Secara Mandiri di Rumah Selama Covid-19 dan New Normal Endang Maryanti; Asriwati Asriwati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Kesehatan Vol 1, No 2 (2020): Edisi Juli
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/.v1i2.5452

Abstract

COVID-19 telah dinyatakan sebagai pandemi dunia oleh WHO (WHO, 2020) dan juga telah dinyatakan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana melalui Keputusan Nomor 9 A Tahun 2020 diperpanjang melalui Keputusan Nomor 13 A tahun 2020 sebagai Status Keadaan Tertentu Darurat Bencana Wabah Penyakit Akibat Virus Corona di Indonesia. Pengetahuan ibu merupakan faktor penting dalam kesehatan anak, yang sangat berpengaruh terhadap proses pendidikan anak secara mandiri di rumah selama Covid-19 dan new normal sejak dini. Peran ibu perlu membiasakan anak untuk menjaga kebersihan diri si anak baik disekitar lingkungannya maupun di lingkungan sekolah masih tetap dipantau oleh ibu pada umumnya. Umumnya, anak lebih banyak menghabiskan waktunya bersama ibu sehingga ibu dianggap dapat melakukan pendekatan yang tepat untuk membiasakan anak menjaga kebersihan diri. Tujuan dari pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatan pengetahuan ibu tentang cara menjaga kesehatan anak secara mandiri di rumah selama Covid-19 dan new normal dengan harapan dapat merubah perilaku ibu dalam menjaga kesehatan anaknya selama pandemi. Penyebaran informasi dilakukan dengan cara pemberian pendidikan kesehatan berupa penyuluhan dan pembagian leaflet kepada ibu-ibu agar lebih dapat memahami dan mengingat kembali dengan membaca ulang saat di rumah dan juga dapat menyebarkan informasi kepada keluarga dan tetangga di lingkungan tempat tinggal. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat menjadi pengalaman dan pengetahuan berharga  bagi ibu-ibu mengenai cara menjaga anak secara mandiri dirumah selama Covid-19 dan New Normal dan ibu-ibu tetap menjaga protokol kesehatan.
Bina Peduli Lingkungan Kawasan Pemukiman Pesisir Pantai Melalui Program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Asriwati Asriwati; Endang Maryanti; Mappeaty Nyorong
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Kesehatan Vol 2, No 2 (2021): Edisi Juli
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/.v2i2.5539

Abstract

Pencegahan penyakit akibat lingkungan yang kurang sehat merupakan upaya esensial di saat masih tingginya kejadian penyakit menular juga diiringi dengan semakin meningkatnya masalah penyakit infeksi baik menular maupun tidak menular. Semakin tingginya beban masalah kesehatan masyarakat saat ini mengindikasikan bahwa promosi kesehatan dan pencegahan yang telah ada kurang dapat berkontribusi dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Banyak studi yang menemukan bahwa upaya promosi kesehatan dan pencegahan penyakit yang bersifat top- down dari pemerintah, kurang efektif bila dibandingkan dengan program yang berbasis masyarakat. Oleh sebab itu, untuk mendukung kebiasaan hidup sehat masyarakat maka Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) sudah dicanangkan oleh pemerintah sejak tahun 2015, perlu dilakukan mobilisasi masyarakat dalam membiasakan hidup sehat sesuai dengan tujuan program GERMAS tersebut. Kegiatan pengabdian bina peduli lingkungan ini dilakukan dengan survey kesehatan lingkungan dan melakukan kegiatan promosi kesehatan kepada masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Kedai Sianam, Kecamatan Lima Puluh Pesisir, Kabupaten Batubara. Metode yang digunakan dalam kegiatan berupa sosialisasi gerakan masyarakat hidup sehat, kegiatan dimulai dari tahap survey lokasi hingga evaluasi. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu upaya dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat khususnya masyarakat pesisir pantai yang berisiko terhadap dampak lingkungan. Kegiatan bina peduli lingkungan ini dapat terlaksana dengan baik hal ini dibuktikan dengan masyarakat yang memiliki antusias dan motivasi yang tinggi dalam meningkatkan derajat kesehatan yang mandiri.
HUBUNGAN PERILAKU DAN PERSONAL HIGYENE DENGAN INFEKSI CACINGAN PADA ANAK SD KELAS V DAN VI DI YAYASAN PERGURUAN ETIS LANDIA MEDAN Endang Maryanti; Linda Hernike Napitupulu; Tebeziduhu Hulu
Indonesian Trust Health Journal Vol 3 No 1 (2020): Indonesian Trust Health Journal
Publisher : Universitas Murni Teguh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37104/ithj.v3i1.54

Abstract

Cumulatively infection of worms in children under five will cause losses in the form of calories, protein and blood will decrease nutrient status, this situation resulted in the child will be retan against other infectious diseases. The high prevalence of helminth infection in Grade V and VI Elementary School Foundation of Landis Medan Foundation makes this research necessary to be done. This study aims to determine the relationship between behavior and personal higyene with infection worms in elementary school children class V and VI Foundation of Etis Landia School of Medan. The type of this research design was analytic survey with data analysis used chi square test, the population amount in this research is 40 respondents by using sample from whole population, sample technique used total sampling. The result of this research showed that there is correlation between behavior with infectious infection with p = 0,000 <0,05, and there is a significant correlation between personal higyene with infection of worms in elementary school children of class V and VI In Foundation of Etis Landia Medan Institute of 2017 with p = 0,000 <0.05. So it can be concluded that there is a relationship between behavior with infection infection and there is a relationship between personal higyene with infection of worms in elementary school children of class V and VI in Foundation of Ethics landia Medan Year 2017. It is recommended that the local health center to always monitor the health and infection of worms in primary school children. It is also expected for educators in schools to apply Clean and Healthy Behavior in the School environment and guide students to always maintain personal hygiene. Abstrak Secara kumulatif infeksi cacingan pada anak balita akan menyebabkan kerugian berupa kalori, protein dan darah akan menurunnya satus gizi, keadaan ini mengakibatkan anak akan retan terhadap penyakit infeksi lainnya. Tingginya prevalensi infeksi cacingan pada SD Kelas V dan VI Yayasan Perguruan Etis Landia Medan membuat penelitian ini perlu untuk dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku dan personal higyene dengan infeksi cacingan pada anak SD kelas V dan VI Yayasan Perguruan Etis Landia Medan. Jenis dan rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei analitik dengan analisis data menggunakan uji chi square, jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 40 responden dengan menggunakan sampel dari keseluruhan populasi, teknik sampel yang digunakan adalah total sampling. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara perilaku dengan infeksi cacingan dengan nilai p = 0,000 < 0,05, dan ada hubungan yang signifikan antara personal higyene dengan infeksi cacingan pada anak SD kelas V dan VI Di Yayasan Perguruan Etis Landia Medan dengan nilai p = 0,000 < 0,05. Maka dapat di simpulkan bahwa ada hubungan antara perilaku dengan infeksi cacingan dan ada hubungan antara personal higyene dengan infeksi cacingan pada anak SD kelas V dan VI diYayasan perguruan Etis landia Medan. Diharapkan Puskesmas setempat agar selalu melakukan pemantauan kesehatan dan infeksi cacingan pada anak Sekolah Dasar. Diharapkan juga bagi tenaga pendidik di sekolah agar menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di lingkungan Sekolah serta membimbing siswa-siswi untuk selalu menjaga kebersihan diri.