Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : PEDAGOGIKA

IMPLEMENTASI KOMPETENSI GURU MENGELOLA KURIKULUM K13 DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK DI SDN SE KECAMATAN TELAGA KABUPATEN GORONTALO Warni T. Sumar
PEDAGOGIKA Vol 9 No 1 (2018): APRIL
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.383 KB) | DOI: 10.37411/pedagogika.v9i1.28

Abstract

Implementasi Kompetensi Profesiuonal Guru Mengelola Kurikulum K13 dalam pembelajaran tematik di Sekolah Dasar se Kecamatan Telaga Kabupaten Gorontalo Penelitian bertujuan untuk mengetahui gambaran yang riil mengenai Implementasi Kompetensi Profesiuonal Guru Mengelola Kurikulum K13 dalam pembelajaran tematik di Sekolah Dasar se Kecamatan Telaga Kabupaten Gorontalo dengan mengkaji tiga indikator yakni: (1) kompetensi guru dalam merancang pembelajaran, (2) kompetensi guru dalam mengelolah pembelajaran dikelas, (3) kompetensi guru dalam melaksanakan evaluasi dan tindak lanjut Metode yang digunakan dalam penelitian adalah deskriptif kuantitatif sampel penelitian berjumlah 30 guru. Tehnik pengumpulan data yaitu angket, observasi dan dokumen. Data dalam penelitian dianalisis dengan rumus persentase (%) Hasil penelitian menujukan bahwa. Implementasi Kompetensi Profesiuonal Guru Mengelola Kurikulum K13 dalam pembelajaran tematik di Sekolah Dasar se Kecamatan Telaga Kabupaten Gorontalo Meliputi: (1) kompetensi guru dalam merancang pembelajaran berada dalam kategori tinggi . Namun perlu ditingkatkan lagi karena masih sebagaian guru dalam merancang pembelajaran tidak sesuai dengan kurikulum yang berlaku, (2) kompetensi guru dalam mengelolah pembelajaran dikelas dalam kategori tinggi. Namun perlu ditingkatkan lagi kearah yang lebih baik, sebab sesuai hasil olahan data masih sebagaian besar guru belum mampu mengelolah kelas dalam proses pembelajaran. (3) kompetensi guru dalam melaksanakan evaluasi dan tindaklanjut berada dalam kategori tinggi. Namun perlu ditingkatkan lagi, sebab masih sebagaian guru ditemukan belum dapat melaksanakan evaluasi untuk mengukur ketercapaianhasil belajar siswa serta belum mampu menindaklanjuti hasil capaian belajar siswa. Untuk itu disarankan(1). Untuk kepala Cabang Dinas Pendidikan Nasional yang berada di kecamatan porsigadan kabupaten bolaang mongondow selatan sebagai masukan tentang implementasi kurikulum K13 pada satuan pendidikan dasar untuk dapat melakukan berbagai strategi dalam upaya peningkatan kemampuan guru dalam pelaksanaan kurikulum K13 (2). Untuk pengawas dan kepala sekolah sebagai bahan masukan untuk dapat meningkatkan dan mengembangkan berbagai kegiatan dalam upaya meningkatkan kemampuan guru dalam mengimplementasikan kurikulum K13 (3). Untuk guru sebagai bahan masukan agar dapat mencari kiat-kiat yang dapat meningkatkan kemampuan guru dalam mengimplementasikan kurikulum K13 sehingga dapat mengembangkan kreaktifitas dalam pembelajaran.
Implementasi Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Guru melalui Peningkatan Kompetensi Pembelajaran Berbasis Zonasi Warni Tune Sumar; Sartje Tune Sumar
PEDAGOGIKA Vol 10 No 2 (2019): OKTOBER
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/pedagogika.v10i2.60

Abstract

Continuing professional development for teachers is a government policy in the context of improving the quality of education, through improving the quality of teachers. One of the activities in continuing professional development is teacher training. Teacher professional development activities can be carried out in three forms, namely personal development (including functional training and teacher collective activities), scientific publications, and development. To provide opportunities for teachers to participate and prepare themselves to experience change. Learning Competency Improvement Program is a program that aims to improve student competency through teacher training in planning, implementing, and evaluating learning that is oriented to higher-order thinking skills (HOTS). This program is part of the Continuing Professional Development program mandated by Law Number 14 of 2005 concerning Teachers and Lecturers and Minister of Administrative Reform and Bureaucracy Reform Number 16 of 2009 concerning the Position of Teacher Functionality and Credit Numbers. The zone to improve learning competence is basically part of a strategy to accelerate the development of equitable, quality and equitable education (Integration Development), through the management of teacher activity centers, teacher working groups, deliberations for subject teachers, and Teacher Guidance and Counseling Consultations, which has been done through Clusters or Rayon, especially in improving learning competence.