Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Pengaruh Teknik Relaksasi Nafas Dalam terhadap Penurunan Nyeri pada Pasein Fraktur Lela Aini; Reza Reskita
Jurnal Kesehatan Vol 9, No 2 (2018): Jurnal Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.726 KB) | DOI: 10.26630/jk.v9i2.905

Abstract

Fracture is a crack on bones that is caused by trauma, or other physical energy so that the medical fracture patient will experience start from light until a heavy level of pain. According to data RSI Siti Khadijah Palembang, the number one of patients fractures tend to increase in 2016 as many 423 people. The aim of this study is to see whether there is or is not any breath relaxation technique in case of relieving the pain of fracture patients. This study is using the pre-experimental design in an involving a subject group, with One group Pretest-Posttest project. Sample taking technique is performed with Purposive Sampling method that consumes 30 respondents. This study is performed on 15th of June- 14th of July 2017 in RSI Siti Khadijah Palembang. The summary of the research shows that before the internal breath relaxation technique is done from 30 respondents, 10 of them experience the pain on scale of 4 as equal as (35,7%), either experience the  reduction after the breath relaxation technique is done on scale of 2 and 3 each 8 respondents or as equal as (28,6%). The statistics test result that is using the Wilcoxon check (p-value=0.001) < α (0,05) is obtained which that means there is an effect of breath relaxation technique according to the pain revelation of medical fracture patients in RSI Siti Khadijah Palembang on 2017. With this study, it is expected that health workers can implement deep breathing relaxation techniques to reduce pain in fracture patients.
Pencegahan Gangguan Tidur pada Anak Melalui Penyuluhan tentang Manfaat Tidur yang Berkualitas pada Anak Usia Sekolah di Panti Asuhan Darussalam Palembang Shinta Maharani; Sri Hartati; Dessy Suswitha; Lela Aini; Dewi Rury Arindary; Lenny Astuti; Arni Fitri
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 7 (2022): Volume 5 No 7 Juli 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i7.6165

Abstract

ABSTRAK Anak adalah asset penerus pembangunan bangsa yang perlu dijaga dan diperhatikan kebutuhannya.  Salah satu kebutuhan dasar anak yang perlu mendapatkan perhatian adalah kebutuhan tidur.  Kebutuhan tidur pada anak bergantung pada usia anak.  Namun, kebutuhan pada anak harus mencakup kuantitas dan kualitas tidurnya.  Beberapa penelitian membuktikan pengaruh kualitas tidur terhadap kondisi kesehatan, baik psikologis (mental) maupun psikis. Beberapa penelitian juga membuktikan adanya hubungan antara kualitas tidur dan prestasi belajar pada anak. Anak-anak dan pengurus panti di panti asuhan Darussalam menyatakan belum pernah mendapatkan penyuluhan tentang manfaat tidur pada anak. Tujuan pemberian penyuluhan kesehatan diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan anak tentang manfaat tidur pada anak di Panti Asuhan Darussalam Palembang.  Adapun kegiatan yang dilakukan berupa penyuluhan kesehatan dengan menggunakan leaflet dan power point.  Terdapat peningkatan pengetahuan tentang manfaat tidur yang berkualitas pada anak panti asuhan Darussalam Palembang. Kata Kunci: Kualitas Tidur, Anak, Panti Asuhan ABSTRACT Children are the successor assets of national development that need to be need to be guarded and pay attention to their needs. One of the basic needs of children that need attention is the need of sleeping. The need of sleeping in children depends on the age of the child. However, the needs of children must include the quantity and quality of sleep. Several studies have proven the influence of sleep quality on health conditions, both psychological (mental) and psychological. Several studies have also proven the relationship between sleep quality and learning achievement toward children. The children and caretakers of the orphanage at the Darussalam orphanage Palembang had never received counseling about the benefits of sleeping toward children. The purpose of providing health counseling was expected to increase children's knowledge about the benefits of sleeping toward children at the Darussalam Orphanage in Palembang. The activities carried out were the health education using leaflets and power points. There was an increasing in knowledge about the benefits of sleeping quality at Darussalam orphanage Palembang. Keywords: Sleep quality, child, orhphanage
Pemanfaatan Jahe Madu Terapi Komplementer pada Penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) di Desa Bangun Sari Kecamatan Tanjung Lago Dessy Suswitha; Dewi Rury Arindari; Lela Aini; Lenny Astuti; Adi Saputra
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 7 (2022): Volume 5 No 7 Juli 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i7.6329

Abstract

ABSTRAK Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan penyakit infeksi akut yang menyerang salah satu bagian dari saluran nafas mulai dari hidung hingga alveoli yang disebabkan oleh virus dan bakteri. Penyebaran virus dan bakteri dapat melalui droplet, lingkungan udara yang tercemar. Salah satu hal yang bisa dilakukan untuk pencegahan penyakit ISPA adalah dengan memberikan penyuluhan dan pelatihan pembuatan minuman jahe madu yang mengandung antiseptik dan antioksidan. Kandungan tersebut berfungsi untuk menurunkan tingkat keparahan batuk tanpa menimbulkan efek samping yang dapat mengganggu kesehatan anak. Tujuan Pengabdian adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang ISPA dan pelatihan pembuatan minuman herbal jahe madu dapat terlaksana dengan baik. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat adalah berbentuk penyuluhan dan pelatihan. Kesimpulan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat di Desa Bangun Sari Kecamatan Tanjung Lago dalam menerapkan terapi komplementer pembuatan Jahe Madu untuk anggota keluarga yang menderita ISPA. Disarankan bagi masyarakat agar dapat menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat serta rajin menganjurkan anak mencuci tangan sebelum dan sesudah makan. Kata Kunci : Penyakit ISPA, Terapi Komplementer, Jahe Madu  ABSTRACT Acute Respiratory Infection (ARI) is an acute infectious disease that attacks one part of the respiratory tract from the nose to the alveoli caused by viruses and bacteria. The spread of viruses and bacteria can be through droplets, polluted air environment. One of the things that can be done to prevent ARI disease is to provide counseling and training on making honey ginger drinks which contain antiseptics and antioxidants. The content serves to reduce the severity of cough without causing side effects that can interfere with children's health. The purpose of this service is to increase public knowledge about ARI and training in making honey ginger herbal drinks can be carried out properly. The method used in community service activities is in the form of counseling and training. The conclusion is that there is an increase in community knowledge in Bangun Sari Village, Tanjung Lago District in applying complementary therapies to making Honey Ginger for family members who suffer from ARI. It is recommended for the community to be able to apply clean and healthy living behaviors and be diligent in encouraging children to wash their hands before and after eating. Keywords: ARI Disease, Complementary Therapy, Honey Ginger
Implementasi Tepid Water Sponge Dalam Mengatasi Masalah Hipertemia Pada Penderita Demam Berdarah Dangue Lela Aini; Lenny Astuti; Dessy Suswitha; Dewi Rury Arindari
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 9, No 2 (2022): Volume 9 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v9i2.6444

Abstract

Implementasi Tepid Water Sponge Dalam Mengatasi Masalah Hipertemia Pada Penderita Demam Berdarah Dangue. Angka kejadian demam berdarah dengue (DBD) setiap tahun di Indonesia selalu meningkat. Masalah yang sangat sering dialami oleh pasien (DBD) adalah demam. Berbagai intervensi dapat dilakukan untuk mengatasi masalah ini, salah satunya adalah dengan water tepid sponge yang telah banyak dialkukan penelitian oleh beberapa ahli. Studi kasus ini merupakan penerapan asuhan keperawatan pada Ny M dengan diagnose medis demam berdarah denguedan didapatkan masalah keperawatan hipertermia. Fokus pemberian implementasi keperawatan untuk mengatasi masalah hipertermia dengan tindakan non farmakologi tepid water sponge atau kompres hangat. Tindakan pemberian tepid water sponge dilakukan 10-15 menit, dengan cara menyekah seluruh permukaan tubuh dengan menggunakan washlap yang sudah di rendam di air hangat. Sebelum dan setelah pemberian tepid water sponge dilakukan pengukuran suhu tubuh, didapatkan hasil penurunan suhu tubuh sebesar 1oC.Tindakan pemberian water tepid spongedalam kasus ini diharapkan dapat dijadikan tindakan mandiri perawat dalam mengatasi masalah hipertermia pada pasien dewasa.
PENGARUH PEMBERIAN AROMATERAPI LAVENDER TERHADAP SKALA NYERI PADA PASIEN POST OPERASI FRAKTUR Lenny Astuti; Lela Aini
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 12, No 1 (2020): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v12i1.375

Abstract

Latar belakang: Nyeri merupakan keluhan yang paling sering terjadi pada pasien post operasi fraktur, di mana nyeri yang tidak diatasi akan menghambat proses penyembuhan, keterbatasan lingkup gerak sendi sehingga mempersulit pasien memenuhi aktivitas sehari-hari. Penatalaksanaan nyeri fraktur yang biasanya digunakan adalah manajemen secara farmakologi dan non farmakologi. Secara farmakologi dengan obat anti nyeri dan secara non farmakologi salah satu tindakan yang dapat diberikan adalah dengan pemberian aromaterapi  lavender. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian aromaterapi lavender terhadap skala nyeri pada pasien post operasi fraktur. Metode: Penelitian ini  kuantitatif dan menggunakan Pre Experimen dengan rancangan One Grup Pretest dan Posttest. Sampel dalam penelitian ini diambil secara puposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 17 responden. Penelitian di lakukan pada bulan tanggal 24 Juni – 6 Juli tahun 2018 di ruang cempaka dan dahlia RS AK Gani Palembang. Alat pengumpulan data berupa lembar observasi dan wawancara. Analisa data menggunakan uji Wilcoxon Matched Pair Test. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh skala nyeri sebelum dan sesudah diberikan aromaterapi lavender dengan p value = 0,002. Saran: Diharapkan dapat mengaplikasikan tehnik  manajemen nyeri bukan hanya dengan farmakologi tetapi juga bisa dilakukan dengan non farmakologi, salah satunya yaitu dengan menggunakan aromaterapi lavender. Kata Kunci: Aromaterapi Lavender, Fraktur, Nyeri
Pencegahan Konstipasi pada Anak Melalui Penyuluhan Implementasi Evidence Based Practice tentang Makanan Berserat dan Air Putih Lela Aini; Lenny Astuti; Dessy Suswitha; Dea Mega Arini; Shinta Maharani; Dewi Rury Arindari; Sri Hartati
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Januari 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i1.5231

Abstract

ABSTRAKKonstipasi merupakan kondisi di mana feses mengeras sehingga susah dikeluarkan melalui anus,dan menimbulkan rasa terganggu atau tidaknya pada rektum. Konstipasi dapat terjadi akibat kurangnya makan berserat, kurang minum putih dan pengaruh obat yang dikonsumsi. Salah satu hal yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat adalah dengan memberikan penyuluhan tentang Pencegahan konstipasi pada anak melalui penyuluhan impementasi evidence based practice tentang makanan berserat dan air putih. Tujuan Pengabdian adalah untuk Meningkatkan pemahaman anak mengenai pencegahan konstipasi melalui penyuluhan implementasi evidence based practice tentang makanan berserat dan air putih di Panti Asuhan Darussalam Palembang. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat adalah berbentuk pendidikan kesehatan dengan metode ceramah dan demontrasi. Kesimpulan adanya peningkatan pengetahuan anak (100%) di Panti Asuhan Darussalam Palembang tentang makanan berserat dan konsumsi air putih untuk mencegah kejadian konstipasi. Kata Kunci: Konstipasi, Makanan berserat, dan Air Putih ABSTRACT Constipation is a condition in which the stool hardens so that it is difficult to expel it through the anus, and causes discomfort or discomfort in the rectum. Constipation can occur due to lack of fiber eating, drinking less mineral water, and the influence of drugs consumed. One of the things that can be done to increase public awareness is to provide counseling on the prevention of constipation in children through counseling on the implementation of evidence-based practice about fibrous food and water. The purpose of this service was to increase children's understanding of preventing constipation through counseling on the implementation of evidence-based practice about fibrous food and mineral water at the Darussalam Orphanage in Palembang. The method used in community service activities through health education with lecture and demonstration methods. The conclusion is that there was an increase of knowledge of children (100%)at the Darussalam Orphanage in Palembang about fibrous food and water consumption to prevent constipation. Keywords: Constipation, Fibrous Food, And Mineral Water.
Peningkatan Kesadaran Masyarakat RT 22 Kelurahan Pahlawan Palembang Tentang Pencegahan Covid-19 Berbasis Keluarga dengan Menerapkan 5M Dewi Rury Arindari; Dessy Suswitha; Shinta Maharani; Lela Aini
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Januari 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i1.5217

Abstract

ABSTRAKCovid-19 merupakan penyakit yang penyebabnya adalah virus corona yang menyerang sistem pernapasan. Pemerintah sudah menghimbau masyarakatnya dengan memberikan protokol kesehatan untuk menghindari penularan wabah COVID-19, untuk dapat menerapkannya dibutuhkan kesadaran masyarakat. Salah satu hal yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat adalah dengan memberikan penyuluhan tentang Pencegahan COVID-19 berbasis Keluarga dengan Menerapkan 5M. Tujuan Pengabdian adalah untuk Meningkatkan Kesadaran Masyarakat RT 22 Kelurahan Pahlawan Palembang tentang Pencegahan COVID-19 berbasis Keluarga dengan Menerapkan 5M dapat terlaksana dengan baik. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat adalah berbentuk pendidikan kesehatan dengan metode ceramah dan demontrasi. Kesimpulan adanya peningkatan kesadaran masyarakat berbasis keluarga di RT 22 kelurahan Pahlawan Palembang dalam menerapkan protokol Kesehatan 5M. Disarankan bagi peneliti selanjutnya agar dapat mengimplementasikan dan memberikan informasi terbaru tentang pencegahan virus Covid 19 selain penerapan 5M pada masyarakat yang lebih luas. Kata Kunci: Peningkatan Kesadaran Masyarakat, Menerapkan 5M, Pencegahan        Covid 19 ABSTRACTCovid-19 is a disease caused by a coronavirus that attacks the respiratory system. The government has appealed to the public by providing health protocols to avoid the transmission of the COVID-19 outbreak, to be able to implement it, public awareness is needed. One of the things that can be done to increase public awareness is to provide counseling about Family-based COVID-19 Prevention by Implementing 5M. The purpose of this service is to increase public awareness of RT 22 Pahlawan Palembang Village regarding Family-based COVID-19 Prevention by Implementing 5M can be carried out properly. The method used in community service activities is in the form of health education with lecture and demonstration methods. The conclusion is that there is an increase in family-based community awareness in RT 22, Pahlawan Palembang village in implementing the 5M Health protocol. It is recommended for further researchers to be able to implement and provide the latest information about the prevention of the Covid 19 virus in addition to the application of 5M to the wider community. Keywords: Increasing Public Awareness, Implementing 5M, Prevention of Covid             19
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KUALITAS HIDUP GAGALGINJAL KRONIK (GGK) YANG MENJALANI HEMODIALISA Lela Aini; Lenny Astuti; Shinta Maharani
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 8, No 2 (2021): Volume 8 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v8i2.4278

Abstract

Untuk mengetahui hubungan Usia, Penghasilan, dan Lama Menjalani Hemodialisa dengan Kualitas Hidup Penderita Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisa. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan menggunakan desain penelitian kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah semua penderita gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di RSI Siti Khadijah Palembang pada tanggal 18-24 Juni 2019 sebanyak 50 orang. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah penderita gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di RSI Siti Khadijah Palembang sebanyak 50 orang.Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling.Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat. Hasil penelitian diketahui distribusi frekuensi responden gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa dengan kategori usia >15 tahun dan≤ 65 tahun yaitu 64,0 % dan usia ≤ 15 tahun dan > 65 tahunyakni 36,0 %. Distribusi frekuensi kategori penghasilan tidak UMR < 2,917.260 yakni 34,0 % dan penghasilan UMR ≥2,917.260 yakni 66,0%. Distribusi frekuensi kategori lama hemodialisa ≤ 11 bulan yakni 42,0 % dan >11 bulan yakni 58,0 %. Distribusi frekuensi kategori kualitas hidup hidup baik >59  yaitu 20,0 % dan kualitas hidup tidak baik ≤ 59 yaitu  80,0 %.
HUBUNGAN ANTARA EFEK SAMPING OBAT ANTI TUBERCULOSIS (OAT) DAN PERAN PENGAWAS MENELAN OBAT (PMO) DENGAN KEPATUHAN PENGOBATAN PADA PENDERITA TUBERCULOSIS (TB) PARU Lela Aini; Lenny Astuti
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 12, No 2 (2020): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v12i2.491

Abstract

Latar belakang: Penyakit TB Paru telah menjadi masalah kesehatan yang paling utama di dunia. Berdasarkan data WHO, jumlah kasus TB Paru pada tahun 2015 yaitu 10,4 juta jiwa meningkat dari sebelumnya yaitu 9,6 juta jiwa. Kepatuhan terhadap pengobatan tuberculosis merupakan kunci dalam pengendalian tuberculosis. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara efek samping OAT dan peran PMO dengan kepatuhan berobat pada penderita tuberculosis paru. Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan menggunakan desain penelitian kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah semua penderita TB paru dewasa di Rumah Sakit Khusus Paru Palembang pada tanggal 22 April- 20 Mei 2019 sebanyak 102 orang. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah penderita TB paru dewasa di Rumah Sakit Khusus Paru Palembang sebanyak 51 responden. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat. Hasil:  Distribusi frekuensi responden TB paru yang patuh berobat sebanyak 37 responden (72,5%), responden yang mengalami efek samping OAT rendah sebanyak 39 responden (76,5%), responden peran PMO baik sebanyak 34 responden (66,7%). Hasil uji chi square diketahui bahwa ada hubungan antara efek samping OAT (p value = 0,011)  dan peran PMO (p value = 0,007) dengan kepatuhan berobat pada penderita tuberculosis paru. Saran: Diharapkan pihak rumah sakit dapat meningkatkan sosialisasi kepada pengunjung terutama pada keluarga dan penderita TB paru tentang pentingnya kepatuhan berobat sesuai dengan jadwal, serta dapat meningkatkan pemberian informasi seperti dengan mengadakan konseling atau penyuluhan kepada keluarga dan penderita TB paru serta memperbanyak poster-poster tentang penyakit TB paru. Kata Kunci     : Efek Samping OAT, Peran PMO, Kepatuhan Berobat, TB Paru
Implementasi Hasil Penelitian tentang Self Efficacy Ibu melalui Promosi Kesehatan Pencegahan Penularan Covid-19 pada Anak Usia Sekolah di Rt.09 Kelurahan Sukajaya Palembang Dewi Rury Arindari; Dessy Suswitha; Lenny Astuti; Lela Aini; Shinta Maharani; Sri Hartati; Sri Mulia Sari
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 10 (2022): Volume 5 No 10 Oktober 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i10.7859

Abstract

ABSTRAK                                                           Indonesia merupakan negara di kawasan Asia dengan kasus covid-19 pada anak tertinggi. Kasus Infeksi Virus Corona pada anak usia sekolah tercatat 14% dari keseluruhan total kasus Covid-19 di Indonesia. Tingginya kasus covid-19 pada anak ini dapat disebabkan karena tindakan pencegahan yang kurang di dalam keluarga. Ibu memiliki peranan yang penting dalam meningkatkan perilaku kesehatan. Oleh karena itu penting  bagi  tenaga  kesehatan  dalam  mengencarkan promosi  kesehatan  yang  efektif berbasis efikasi diri masyarakat dalam pencegahan COVID-19.  Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang pentingnya Self Efficacy ibu terhadap tindakan pencegahan penularan COVID-19 di RT.09 Kelurahan Sukajaya Palembang. Bentuk kegiatan ini adalah pemberdayaan masyarakat melalui promosi kesehatan dengan metode ceramah dan diskusi. Media pembelajaran yang digunakan adalah leaflet, flip chart dan banner. Peserta sangat antusias dalam mengikuti kegiatan, hal ini dibuktikan dengan feedback yang baik selama kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman ibu tentang kepercayaan dan keyakinan diri tentang kemampuannya dalam tindakan pencegahan penularan COVID-19 pada anak usia sekolah. Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat RT. 09 Kelurahan Sukajaya Palembang khususnya ibu-yang memiliki anak usia sekolah dapat menerapkan tindakan pecegahan penularan COVID-19 terutama pada masa peralihan pandemi. Kata Kunci: Pencegahan Penularan COVID-19, Self Efficacy Ibu, Anak Usia Sekolah, Promosi Kesehatan  ABSTRACT Indonesia is the Asian nation with the highest rate of children COVID-19 cases.  Covid-19 cases in Indonesia were 14% infections in school-aged children. A lack of family preventative actions may be to blame for the high number of COVID-19 cases in children. Mothers have a significant part in enhancing healthy behavior. To prevent COVID-19 effectively, health professionals must use effective health promotion strategies based on community self-efficacy. In RT.09, Sukajaya Village Palembang, this research sought to advance knowledge and comprehension of the significance of mothers' self-efficacy in reducing the spread of COVID-19. This activity took the shape of health promotion and community empowerment through lectures and group discussions. Leaflets, flip charts, and banners were the learning material that was employed. The positive feedback received during the session showed how excited the participants were to participate. The outcomes of this activity point to an improvement in the mother's knowledge, awareness, confidence, and self-confidence regarding her capacity to prevent COVID-19 transmission in school-aged children. Through this activity, it is intended that the public of RT. 09 Sukajaya Palembang Village, particularly mothers with school-age children, would be able to put preventative measures in place to prevent the spread of COVID-19, particularly during the pandemic's transitional phase. Keywords: Prevention of COVID-19 Transmission, Self-Efficacy Mothers, School Age Children, Health Promotion