Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Analisis Congestion Faktor Pada Logistik Alkes dan Obat Rumah Sakit Muhammadiyah Dengan Analytical Hierarchy Process Abdurrahman Faris Indriya Himawan; Efta Dhartikasari Priyana; Mohamad Hazeem bin Mohmad Sidik
Jurnal Manajerial Vol 9 No 03 (2022): Jurnal Manajerial
Publisher : Program Studi Manajemen Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/jurnalmanajerial.v9i03.4360

Abstract

Background – Suppliers are business partners who play a significant role in ensuring the availability of supply goods needed by the company. Supplier performance will affect the company's performance; therefore companies need to assess suppliers carefully and sustainably. Supplier assessments should be based on criteria that add current value and future value. Aim – This study aims to select the best suppliers in supplying drug and medical devices in hospitals. Design / methodology / approach – This research approach is quantitative by using Analytical Hierarchy Process (AHP) analysis in determining the best quality weight to be selected by Muhammadiyah Hospital based on five criteria, namely price, quality, service, accuracy of delivery, and accuracy of quantity. Findings – Based on the calculation results using the Analytical Hierarchy Process (AHP) method, the criteria that got the highest weight were quality with a weight of 0.44, the second order was the price with a weight of 0.34, the third order was the service with a weight of 0.13, the fourth order was the accuracy of delivery with a weight of 0.05, and the last was delivery with a weight of 0.03. While the order of suppliers that get the highest weight is PT. X with a weight of 0.38, the second is PT. Y with a weight of 0.36 and the last one PT. Y with a weight of 0.09. Research implication – Some things that are considered in choosing a supplier are delivery, quality, service, past performance, payment. The goal is none other than to know the best suppliers of hospitals. Limitations – This research has a limit on the number of cases of hospitals managed by Muhammadiyah, it is still very likely to be developed for other government or private hospitals or health clinics.
Job Safety Analysis (JSA) Sebagai Upaya Pengendalian Resiko Kecelakaan Kerja Pada Pekerjaan Fabrication Dd PT. Wilmar Nabati Indonesia Muhammad Dafa Pratama Rahman; Efta Dhartikasari Priyana; Akhmad Wasiur Rizqi
TEKNIKA SAINS Vol 7, No 2 (2022): TEKNIKA SAINS
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/teksis.v7i2.1947

Abstract

PT. Wilmar Nabati Indonesia adalah PT yang bergerak dibidang industri pengolahan minyak kelapa sawit. Di perusahaan tersebut banyak kecelakaan kerja yang terjadi pada para pekerja. Menurut data yang tertera ditahun 2022 dalam pekerjaan fabrication kecelakaan terbanyak adalah tentang kelalaian para pekerja di PT. Wilmar Nabati Indonesia yaitu dalam pengerjaan atau proses cutting dari tersayat sampai sobek sehingga dilakukan penelitian ini oleh penulis untuk mengurangi dan meminimalisir kecelakaan para pekerja yang berada di fabrication. Penelitian ini dilakukan dengan mengukur kecelakaan pada setiap kegiatan yang berada PT. Wilmar Nabati Indonesia. Pengolahan data dilakukan dengan cara menghitung tingkat kegagalan, lalu menentukan efektifitas yang harus diambil dengan menggunakan metode Job Safety Analysis (JSA). Hasil penilaian risiko pada masing-masing pekerjaan terdapat satu level risiko yang tertinggi yaitu di bagian drilling dengan nilai likelihood 3 dan severity 4. Dari Hasil pengendalian risiko pada proses fabrikasi dapat dilakukan dengan cara pengendalian teknis (memperbaiki atau menambah suatu sarana atau peralatan teknis seperti penambahan rambu-rambu K3), pengendalian administratif (pengendalian risiko dengan membuat suatu peraturan, prosedur, instruksi kerja yang lebih aman atau pemeriksaan kesehatan), dan penggunaan alat pelindung diri. Usulan perbaikan yang dapat diberikan adalah menambahkan beberapa alat pelindung diri yang sesuai dengan pekerjaan di fabrication yaitu menggunakan sarung tangan, memakai face shield, fireblanket, apron dan juga kap las dan lain-lain.
Analisis 5R Pada Area Workshop PT. Wilmar Nabati Indonesia Reza Izzazulqaq; Efta Dhartikasari Priyana; Akhmad Wasiur Rizqi
SITEKIN: Jurnal Sains, Teknologi dan Industri Vol 20, No 1 (2022): Desember 2022
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sitekin.v20i1.19866

Abstract

Penelitian ini berfokus pada area workshop PT. Wilmar Nabati Indonesia, berdasarkan hasil observasi padapenelitian ini, perusahaan mengalami kesulitan dalam menerapkan budaya 5R dengan baik. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk meminimalisir kecelakaan kerja dan menerapkan budaya 5R dengan sebaik mungkin di area workshop PT. Wilmar Nabati Indonesia. Penelitian menggunakan metode analisa deskriptif , dan metode standar 5R (Ringkas),(Rapi),(Resik),(Rawat),(Rajin) dengan konsep kaizen juga menggunakan teknik pengumpulan data yang berupa Checklist Audit, Pengamtan Lingkungan Kerja, Dan Dokumentasi, Hasil dari penelitian ini menunjukan kurangnya sosialisasi dan kelalaian karyawan dalam menerapkan budaya 5R maka dari itu dilakukan pengelompokan dan pengklasifikasian data hasil penelitian dan di buatkan tabel  checklist.
Pengendalian Persediaan Bahan Baku Liquid pada UKM Vaporizme Gresik Mochamad Hanif Burhanudin; Elly Ismiyah; Efta Dhartikasari Priyana
JOURNAL OF INDUSTRIAL AND MANUFACTURE ENGINEERING Vol. 6 No. 2 (2022): EDISI NOVEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jime.v6i2.8218

Abstract

UKM Vaporizme Gresik merupakan UKM yang bergerak dibidang penjualan retail berupa liquid, produk vape beserta pelengkapnya dan juga produksi liquid disetiap harinya. UKM ingin menentukan biaya persediaan bahan baku liquid khususnya PG (Propylene Glycol) yang menjadi optimal guna mengurangi bahan baku liquid yang mengalami kerusakan atau perubahan kimiawi sehingga tidak dapat dipergunakan serta menentukan berupa jumlah pemesenan yang paling ekonomis dengan ditentukannya kebutuhan atau penggunaan dalam suatu periode tertentu. Tujuan dari penelitian ini dengan upaya mengendalikan persediaan bahan baku liquid menggunakan metode EOQ yang dibutuhkan oleh UKM Vaporizme Gresik untuk produksi liquid kedepannya serta guna mengetahui total biaya yang dikeluarkan oleh UKM Vaporizme Gresik sekaligus menganalisis waktu pemesanan kembali (Reorder Point) biaya pemesanan dan biaya penyimpanan yang saat ini menjadi masalah di UKM Vaporizme Gresik. Dengan penggunaan metode EOQ ini, diharapkan mampu menentukan berupa jumlah yang lebih ekonomis dengan ditentukan kebutuhan penggunaan dalam suatu periode, biaya pesan dan biaya simpan juga tentunya sebagai pengendalian persediaan bahan baku liquid. Pengumpulan data di lakukan dengan wawancara, observasi, dan studi pustaka. Wawancara ini dilakukan dengan maksud mendapatkan cara untuk menentukan nilai – nilai yang dibutuhkan dalam perhitungan. Perbandingan antara kebijakan UKM dengan menggunakan metode EOQ yaitu dengan perhitungan menggunakan kebijakan UKM diperoleh dengan hasil biaya persediaan (TC) sebesar Rp. 930.764,09 sedangkan menggunakan metode EOQ diperoleh dengan hasil biaya persediaan (TC) sebesar Rp. 643.584,23. Dari hasil perhitungan tersebut diperoleh selisih sebesar Rp. 287.179,86. Sehingga dapat diambil kesimpulan dibutuhkan oleh UKM untuk persediaan bahan baku liquid lebih efektif dan efisien.
IDENTIFIKASI BAHAYA KERJA DENGAN METODE HAZARD IDENTIFICATION, RISK ASSESMENT AND RISK CONTROL (HIRARC) PADA BAGIAN PRODUKSI PT XYZ Achmad Agung Wahyudi; Efta Dhartikasari Priyana; Moh. Jufriyanto
SITEKIN: Jurnal Sains, Teknologi dan Industri Vol 20, No 1 (2022): Desember 2022
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sitekin.v20i1.20502

Abstract

             PT. XYZ merupakan perusahaan petrokimia dengan kegiatan utamanya memproduksi 2-EH, Iso Butanol , N-Butanol memiliki 3 tahapan proses, mulai dari area produksi. Pada tahun 2021 terdapat 6 kasus kecelakaan kerja yang terjadi dalam aktivitas perusahaan. Metode Hazard Identification, Risk Assesment, and Risk Control (HIRARC) digunakan dalam penelitian ini untuk menguji risiko. Memanfaatkan metode Job Safety Analysis (JSA) pada tahap identifikasi bahaya pada penelitian ini. Risiko terhadap bahaya yang telah diidentifikasi akan dievaluasi berdasarkan kemungkinan dan tingkat keparahannya, yang akan menentukan tingkat risiko. Berdasarkan penilaian risiko, potensi bahaya dikategorikan menjadi 4 level, yaitu low risk, medium risk, high risk dan extreme risk. Pada saat aktivitas proses produksi ditemukan potensi bahaya pada setiap langkah. terdapat 27 aktivitas berbahaya mulai dari level risiko rendah hingga sangat berisiko. Ada 5 jenis aktivitas yang menjadi fokus utama yaitu penggunaan pesawat angkut, mengoperasikan additional LPG, unloading PPL via ISOTANK dan loading iso butanol ke ISOTANK. Berdasarkan hasil penelitian pada proses produksi dapat diketahui 18 potensi bahaya, 3 kategori risiko sangat tinggi, 2 kategori risiko tinggi, 7 kategori risiko sedang, 6 kategori risiko rendah. Rekomendasi pengendalian bahaya adalah Pemutakhiran identifikasi bahaya, dan pengendalian harus sering dilakukan. Karena potensi bahaya bisa terjadi jika tidak mengupgrade alat dan proses kerja. Diperlukan sosialisasi penerapan kebijakan K3 secara rutin dan berkesinambungan sampai ke tingkat paling bawah.
Analisis Tingkat Kepuasan Pelanggan Dengan Pendekatan Service Quality Dan Improvement Gap Analysis Pada Kouna Kafe Mohammad Rifki Imansyah; Elly Ismiyah; Efta Dhartikasari
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i1.5037

Abstract

Saat ini perkembangan usaha kuliner khususnya dibidang kafe semakin pesat setiap tahunnya. Perkembangan kafe yang pesat ini didasari sebab adanya perubahan sikap masyarakat. Kafe dengan konsep modern merupakan salah satu usaha yang sedang berkembang pesat saai ini dengan menjual berbagai jenis kopi yang diminati berbagai konsumen. Kouna coffee Shop ialah salah satu kafe yang menyediakan aneka macam minuman kopi dan camilan, baik original maupun kombinasi minuman lain. Seiring dengan berjalannya waktu, coffee shop banyak bermunculan dengan konsep yang berbeda-beda. Tentu menjadi persaingan semakin tinggi dalam keberlangsungan usaha. Untuk itu dibutuhkan suatu desain peningkatan kepuasan pelanggan dengan pendekatan metode service quality dan Improvement Gap Analysis di Kouna Kafe. Hasil penelitian menunjukan bahwa semua atribut yang berjumlah 30 pernyataan memiliki nilai gap negatif yang berarti terdapat kesenjangan antaa tingkat keinginan pelanggan dengan tingkat kepuasannya. Melalui metode Improvement Gap Analysis diketahui Kouna kafe memilik dua atribut  dengan kategori critical to improvement yaitu kesungguhan karyawan dalam mengutamakan kepentingan konsumen dan kemudahan mendapatkan informasi kafe melalui media sosial. Solusi yang dapat dilakukan oleh Kouna kafe yaitu melakukan training rutin terkait pelayanan konsumen sehingga karyawan lebih paham dan loyal dalam melayani pelanggan dan sebaiknya Kouna kafe aktif dalam berbagai macam sosial media.
Mengidentifikasi Bahaya dan Pengendalian Resiko Dengan Metode Job Safety Analysis Muhammad Nurul Fatach; Efta Dhartikasari; Akhmad Wasiur Rizqi
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 9, No 1 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jti.v9i1.21939

Abstract

PERUMDA GIRI TIRTA GRESIK merupakan perusahaan air minum. Dengan tugas utamanya memberikan pelayanan air minum terhadap masyarakat, dengan memberikan kualitas, kuantitas dan kontinuitas sesuai dengan standar kesehatan. Penelitian ini melihat ada beberapa bahaya yang bisa menimbulkan kecelakaan kerja pada karyawan saat bekerja di area reservoair. Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada Observasi awal menunjukkan ada beberapa bahaya pada karyawan di Reservoair saat melakukan pekerjaan tidak memakai alat pelindung diri sehingga meningkatnya kecelakaan kerja dan juga kurangnya pemahaman terkait Keselamatan dan Kesehatan Kerja. dalam memecahkan masalah ini penulis menggunakan metode Job Safety Analysis (JSA). Dengan melakukan identifikasi bahaya, dan penilaian resiko agar dapat diberikan rekomendasi pengendalian dan meningkatkan penggunakan alat pelindung diri saat bekerja. Data yang diolah dengan mengidentifikasi bahaya dan penilaian risiko diperoleh dengan teknik wawancara dan melakukan observasi pada area reservoair. perbaikan yang dilakukan yaitu dengan memberikan rekomendasi pengendalian untuk meminimalisir Kecelakaan yang terjadi di reservoair, dengan memberikan rekomendasi Pengendalian seperti memberikan alat pelindung diri yang sesuai dengan standarisasi dan memberikan informasi pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja
Penerapan Usulan Budaya 5R Pada Bagian Kantor Muhammad Machrus Ali; Efta Dhartikasari; Hidayat Hidayat
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 9, No 1 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jti.v9i1.22039

Abstract

PERUMDA Giri Tirta Gresik merupakan perusahaan air minum. Dengan tugas utamanya membagikan  jasa air minum terhadap pelanggan, dengan dari segi kualitas, kuantitas dan kontinuitas standart kesehatan. Penelitian ini berfokus pada bagian kantor berdasarkan hasil observasi pada penelitian ini dilakukan untuk menerapkan budaya 5R dengan sebaik mungkin di area kantor PERUMDA Giri Tirta, perneletian ini menggunakan metode standart 5R atau 5S (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin,) Hasil penelitian ini menunjukkan ketidak pedulian karyawan dalam menerapkan budaya 5R maka dari itu dilakukan pengelompokan data hasil penelitian ini  berupa format checklist audit ini nantinya bisa menjadi catatan perbaikan dan evaluasi terhadap budaya 5R yang sudah ada  di PERUMDA Giri Tirta.
Analisis Kualitas Hasil Produksi Kawat Baja Single Wire di PT. XYZ dengan Menggunakan Metode FMEA Arnanda Ahmad Ar Ridlo; Efta Dhartikasari Priyana; Yanuar Pandu Negoro
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 2 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i2.6028

Abstract

PT XYZ is a steel wire specialist company engaged in manufacturing. PT. XYZ also makes quality the company's quality so that it will have a competitive advantage against competitors in the world market, because not all companies are able to make quality a superior strategy to compete. Therefore, companies are required to produce products with good quality. But in reality, the production field experienced various problems during the work process which resulted in defective products in the production process which were not good and raised question marks. This study aims to use the FMEA (Failure Mode and Effect Analysis) method in order to reduce product defects. In this study, an assessment was carried out with the calculation results in the form of an RPN (Risk Priority Number) value by filling out a questionnaire. In this method there are several tools used to help solve problems, namely pareto charts, fishbone diagrams,and flowcharts. In order to obtain data acquisition of 13 indicators of product defects at PT XYZ. The results showed that the highest risk of defects in corrugated wire products was loose roll bolts with an RPN value of 240, over diameters were deformed/rough dies with an RPN value of 336, and scratched wire was deformed/rough dies with an RPN value of 392.
Analisis Pengendalian Kualitas Menggunakan Metode Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) Pada Pompa Sentrifugal Di PT. X Aldi Wicaksono; Efta Dhartikasari Priyana; Yanuar Pandu Nugroho
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 9, No 1 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jti.v9i1.22233

Abstract

Pengendalian kualitas merupakan kegiatan analisa dan perbaikan dapat dilakukan guna merawat atau meningkatkan mutu produk agar akurat dengan standar yang sudah ditentukan oleh perusahaan, Kualitas sendiri merupakan keterampilan dalam bentuk produk dengan tujuan mempraktikkan kegunaannya. PT. X merupakan perusahaan jasa yang bergerak di bidang pemeliharaan, perawatan mesin dan lain lain pada saat pengecekan pada pemeliharaan banyak terjadi defect pada proses ini sehingga banyak terjadi komplain oleh atasan, guna meminimalisir defect pada proses ini perusahaan harus mencarai tahu defect apa saja yang paling berpengaruh di dalam proses pemeliharaan ini. metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu FMEA dan tujuan di ambilnya metode ini untuk mengetahui defect, pada perhitungan nilai RPN yang tertinggi yaitu 336 sehingga di fokuskan untuk melakukan pengendalian lebih baik lagi dan untuk karyawan sendiri lebih di tekankan untuk mematuhi SOP yang ada pada perusahan juga perusahaan harus memeriksa pompa setrifugal secara berkala agar defect tidak semkin parah dan tidak menimbulakn kerusakan yang lebih besar.