Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pendirian Pojok Baca Sebagai Cara Meningkatkan Minat Baca Pada Anak M. Yudy Rachman; Ali Sadikin; Dahniar Dahniar; Yohana Yustika Sari; Diah Fitriaty; Novita Weningtyas Respati
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3: Juni-September 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v2i3.2044

Abstract

Kegiatan literasi merupakan kegiatan yang penting dalam dunia pendidikan, dan memang kegiatan utama literasi ini adalah literasi membaca. Tim pengabdian masyarakat merealisasikan pendirian pojok baca di wilayah Berangas, Barito Kuala. Wilayah Berangas menjadi lokasi yang dipilih untuk pendirian pojok baca karena pada wilayah ini banyak terdapat anak-anak usia pra sekolah maupun usia sekolah yang tepat menjadi khalayak sasaran bagi kegiatan pengabdian ini. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan dalam 3 tahapan, yaitu tahap perencanaan, yang merupakan kegiatan untuk mengetahui kondisi dan situasi masyarakat khalayak sasaran. Tahap kedua yaitu tahap pelaksanaan dan penyusunan laporan kegiatan, tahapan ini merupakan proses pendirian pojok baca pada lokasi yang sudah ditentukan, yaitu di Jalan Berangas Kabupaten Barito Kuala, sekaligus mempersiapkan perlengkapan bagi pendirian pojok baca tersebut. Perlengkapan ini berupa bahan bacaan yang terdiri dari buku cerita anak, ensiklopedia anak, hingga buku-buku yang dapat menambah wawasan anak. Tahap terakhir yaitu penyususnan laporan kegiatan pengabdian masyarakat yang berisi gambaran mengenai pelaksanaan kegiatan yang ditujukan kepada khalayak sasaran. Dengan adanya kegiatan pendirian pojok baca ini maka mampu meningkatkan minat baca pada anak baik usia pra sekolah maupun anak anak pada usia sekolah, serta mampu menyediakan fasilitas bacaan sederhana yang dapat dimanfaatkan khalayak sasaran untuk menambah pengetahuan dan minat baca sejak usia dini.
Hubungan Kualitas Tidur Terhadap Kadar Hemoglobin pada Calon Pendonor di Unit Donor Darah PMI Provinsi Sulawesi Selatan Adinda Ashari; Hairuddin K; Dahniar Dahniar
OBAT: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 3 No. 6 (2025): November: OBAT: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/obat.v3i6.1851

Abstract

Blood transfusion requires the availability of high-quality blood, which is determined, among others, by the donor's hemoglobin (Hb) level. One factor that may affect Hb is sleep quality. Objective: This study aims to determine the relationship between sleep quality and hemoglobin levels among prospective blood donors at UDD PMI South Sulawesi Province in 2025. Methods: An observational analytic study with a cross-sectional design was conducted involving 100 respondents selected using purposive sampling. Sleep quality was assessed using the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), while Hb levels were measured using a hemoglobinometer. Data analysis was performed using the Chi-Square test with a significance level of p ≤ 0.05. Results: The majority of respondents (75%) had good sleep quality, while 25% had poor sleep quality. Normal Hb levels (12.5–17 g/dL) were found in 96% of respondents, while 3% were low and 1% were high. The Chi-Square test showed a significant relationship between sleep quality and Hb levels (p = 0.050). Conclusion: Good sleep quality is significantly associated with normal hemoglobin levels in prospective donors. Educational programs about healthy sleep patterns before donation are necessary to improve donor eligibility and ensure a safe blood supply.