Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GUIDED TEACHING TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 1 RAMBAH HILIR: Model Pembelajaran Guided Teaching, Zahratul Aini; Welven Aida; hardianto hardianto
Bakoba : Journal of Social Science Education Vol. 5 No. 1 (2025): BAKOBA : Jurnal Social Scient Education
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/bakoba.v5i1.4256

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar IPS siswa di SMP Negeri 1 Rambah Hilir disebabkan oleh model pembelajaran konvensional (ceramah). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Model Pembelajaran Guided Teaching Terhadap Hasil Belajar IPS Siswa Kelas VIII Di SMP Negeri 1 Rambah Hilir. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen semu (quasi eksperimen). Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa kelas VIII yang berjumlah 77 siswa. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII.A dan VIII.C yang berjumlah 45 siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa data nilai Pre-test dan post-test berdistribusi normal dan variansnya homogen. Rata-rata nilai pre-test kelas eksperimen adalah 55,13 dan kelas kontrol 52,91. Rata-rata nilai post-test kelas eksperimen 79,65 dan kelas kontrol 59,09. Hasil penelitian dihitung dengan menggunakan rumus t-test dengan hasil thitung > ???????????????????????? = 6,585 >1,667, yang artinya terdapat pengaruh Model Pembelajaran Guided Teaching Terhadap Hasil Belajar IPS Siswa Kelas VIII Di SMP Negeri 1 Rambah Hilir. Saran dalam penelitian ini, bagi sekolah Model pembelajaran Guided Teaching dapat digunakan sebagai informasi yang berharga bagi sekolah, karena sekolah dapat melaksanakan model, metode pembelajaran dan strategi pembelajaran efektif yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
UPAYA PELESTARIAN TRADISI NYALANG MONYALANG PADA MASYARAKAT CIPANG KIRI HULU KECAMATAN ROKAN IV KOTO KABUPATEN ROKAN HULU Fradila Fradila; Ike Betria; Welven Aida
Bakoba : Journal of Social Science Education Vol. 5 No. 1 (2025): BAKOBA : Jurnal Social Scient Education
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/bakoba.v5i1.4259

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah masalah Upaya Pelestarian Tradisi Nyalang- Monyalang Di Desa Cipang Kiri Hulu Kecamatan Rokan IV Koto Kabupaten Rokan Hulu. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah (1) Bagaimana Proses Tradisi Nyalang-Monyalang Pada Masyarakat Cipang Kiri Hulu Kecamatan Rokan IV Koto Kabupaten Rokan Hulu. (2) Bagaimana Upaya Pelestarian Tradisi Nyalang Monyalang Pada Masyarakat Cipang Kiri Hulu Kecamatan Rokan IV Koto Kabupaten Rokan Hulu. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode etnografi. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat suku Melayu yang mengetahui dan melaksanakan tradisi nyalang-monyalang. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 20 orang dengan menggunakan teknik snowball sampling. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa 1) Proses nyalang-monyalang ini ada enam proses yaitu : boarak, silek, sombah-menyombah, pidato adat, makan bojamba, dan panjat pinang. 2) Dalam tradisi nyalang- monyalang upaya pelestarian tradisi yang dapat dilakukan ada beberapa upaya yaitu dari kelurga, ninik mamak dan masyarakat. Keluarga merupakan tempat utama dalam memberikan pengajaran kepada anak, dalam keluarga di berikan pemahaman mengenai rasa cinta budaya tradisi yang ada dan sudah menjadi tradisi turun temurun. Selain dari keluarga, ninik mamak juga memiliki peran dalam upaya pelestarian tradisi. Sebagai pemimpin, ninik mamak menjadi panutan bagi anak kemenakan dan masyarakat, maka dari itu ninik mamak memberikan contoh dan perilaku yang mengajak serta memberikan akses kepada anak kemenakan untuk belajar dan memaknai arti dari tradisi nyalang-monyalang. Dibutuhkan juga masyarakat yang turut serta membantu dan mengikuti tradisi nyalang-monyalang dan membangun rasa peduli terhadap tradisi ini.