Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENGARUH PENAMBAHAN MADU PADA PAKAN BUATAN DENGAN DOSIS YANG BERBEDA TERHADAP PERFORMA LAJU PERTUMBUHAN RELATIF, EFISIENSI PEMANFAATAN PAKAN DAN KELULUSHIDUPAN IKAN BANDENG (Chanos chanos) Dini Islamiyah; Diana Rachmawati; Titik Susilowati
Pena Akuatika Jurnal Ilmiah Perikanan Dan Kelautan Vol 17, No 2 (2018): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN
Publisher : Fakultas Perikanan Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.699 KB) | DOI: 10.31941/penaakuatika.v17i2.658

Abstract

ABSTRAKKualitas pakan yang baik selain dari kandungan protein, juga berasal dari kandungan mineral yang terdapat di dalamnya. Penambahan madu dalam pakan buatan mampu memberikan kadar mineral yang dibutuhkan tubuh untuk pertumbuhan. Madu mengandung mineral-mineral yang berfungsi untuk pembentukan sel, pengatur kadar air dalam tubuh dan mengandung antioksidan yang dapat berfungsi untuk ketahanan tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan madu pada pakan buatan terhadap laju pertumbuhan relatif, efisiensi pemanfaatan pakan dan kelulushidupan ikan bandeng (Chanos chanos). Ikan uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah ikan bandeng (C. chanos) ukuran nener dengan rata-rata bobot awal sebesar 0.8 – 1.2g dengan jumlah padat tebar 25 ekor/wadah. Frekuensi pemberian pakan dilakukan 3 kali sehari pada pukul 07.00 WIB, 12.00 WIB dan 17.00 WIB sebesar 5% dari bobot biomassa. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimental menggunakan rancangan acak lengkap (RAL), 4 perlakuan dan 3 kali pengulangan. Perlakuan dalam penelitian ini adalah penambahan madu dengan dosis yang berbeda pada pakan buatan, antara lain: A (0 ml/kg pakan); B (125 ml/kg pakan); C (250 ml/kg pakan) dan D (375 ml/kg pakan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan madu pada pakan buatan memberikan pengaruh nyata (P<0,05) terhadap pertumbuhan bobot mutlak (W), laju pertumbuhan relatif (RGR), efisiensi pemanfaatan pakan (EPP) dan protein efesiensi rasio (PER) serta tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap Survival Rate (SR). Perlakuan D (375ml/kg pakan) merupakan perlakuan terbaik yang memberikan nilai tertinggi pada W (249,53±2,75g); RGR (24,55±0,17%/hari); EPP (47,36±0,50%), dan PER (1,81±0,08%). Kualitas air pada media pemeliharaan yang meliputi suhu, DO, pH, amonia dan salinitas tergolong pada kisaran yang sesuai untuk budidaya ikan bandeng (C. chanos). Kata kunci:Pakan; Madu; Ikan Bandeng; Dosis ABSTRACTThe quality of the feed is good aside from the content of protein as well as from mineral contained therein. Addition of honey in artificial fish feed could gave some minerals which needed for growing up. Honey contains minerals that served for the establishment of a regulator, cell water content in the body and contains antioxidants that could served for the resilience of the body. This research aims to know the effect of the addition of honey in the feeding -made against relative growth rate, efficiency of feed utilization and the survival rate of milkfish (Chanos chanos). The fish used in this research is the milkfish (C. chanos) in size with an average weight of 0.8 – 1.2 g to the amount of dense stocking 25-ind /cages. Frequency of feeding was done in 3 times a day at 7:00 PM GMT, 12:00 PM GMT and 17:00 PM GMT amounting to 5% of the weight of biomass. This research was conducted with the experimental method using random design complete (RAL), with the 4 treatments and repetition as much as 3 times. The treatments in this study is the addition of honey with different doses in artificial feed such as  A (0 ml/kg of feed); B (125 ml/kg of feed); C (250 ml/kg of feed) and D (375 ml/kg of feed). The results showed that the addition of honey in artificial feed has significant (P < 0.05) in absolutally weight (W), relative growth rate (RGR), efficiency of feed utilization (EPP) and protein effeciency ratio (PER) and has no significant (P > 0.05) for survival rate (SR).  The treatment D is the best once which has gave the highest value on the W (249,53 ± 2,75 g); RGR (24,55 ± 0,17 %/day); EPP (47,36±0,50%), and PER (1.81±0.08%). Water quality maintenance of media such as temperature, DO, pH, salinity and ammonia have in range that is suitable for the cultivation of milkfish (C. chanos). Keywords: Feed, Honey, Milkfish, Doses
Pendampingan Uji Kandungan NPK pada Pupuk Organik di Desa Wringinsongo Diana Rachmawati; Ria Lusiyani; Hardjono; Anang Takwanto; Windi Zamrudy; Arif Rahman Hakim
Khidmah Nusantara Vol. 1 No. 2 (2024): Februari 2025
Publisher : CV.RIZANIA MEDIA PRATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69533/sxks4b68

Abstract

Program Pengabdian pada Masyarakat (PPM) dilaksanakan oleh Jurusan Teknik Kimia Politeknik Negeri Malang di Desa Binaan Wringinsongo, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, dengan tujuan mengatasi masalah lingkungan akibat limbah kotoran sapi. Desa Wringinsongo menghadapi tantangan dalam pengelolaan kotoran sapi, yang apabila tidak diolah dapat mencemari lingkungan. Sebelumnya telah dilakukan pendampingan untuk mengolah kotoran sapi menjadi pupuk organik. Melalui kegiatan pendampingan, masyarakat dibekali pengetahuan tentang pengujian kandungan N, P, dan K pada pupuk organik, yang penting untuk meningkatkan kesuburan lahan pertanian secara berkelanjutan. Kegiatan ini menerapkan metode SL (Servis Learning) dimana mahasiswa dilibatkan sebagai pendamping dalam proses analisis kandungan N, P, dan K menggunakan alat uji portabel (PUPO). Hasilnya, terjadi peningkatan pemahaman masyarakat tentang cara mengelola pupuk organik secara efisien. Program ini juga menghasilkan luaran berupa publikasi, video dokumentasi, dan booklet edukasi. Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan ekonomi masyarakat desa secara berkelanjutan.
Penguatan Ekonomi Lokal melalui Pelatihan Analisis Ekonomi dan Pengemasan Produk Pupuk Organik May Kurnia Pratiwi; Anang Takwanto; Abdul Chalim; Eko Naryono; Sandra Santosa; Diana Rachmawati
Khidmah Nusantara Vol. 1 No. 2 (2024): Februari 2025
Publisher : CV.RIZANIA MEDIA PRATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69533/v2nv6676

Abstract

Desa Tulusbesar, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, menghadapi tantangan penurunan pendapatan, terutama bagi warga yang mayoritas bekerja sebagai petani dan pedagang. Salah satu permasalahan utamanya adalah kurangnya keterampilan kerja produktif, yang membatasi akses warga terhadap pekerjaan yang layak. Untuk mengatasi hal ini, Program Pengabdian kepada Masyarakat dilakukan melalui pelatihan analisis ekonomi dan pengemasan produk pupuk organik. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi warga dalam mengelola dan memasarkan pupuk organik guna menambah peluang pendapatan. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini  meliputi  pemaparan materi dan diskusi dua arah terkait penggunaan kemasan dan analisa ekonomi produk pupuk organik. Hasil survei menunjukkan bahwa 67% peserta menyatakan puas dan 33% sangat puas dengan pelatihan yang diberikan. Dengan demikian, kegiatan ini dapat disimpulkan berhasil meningkatkan keterampilan warga dan dilaksanakan dengan baik.
EVALUASI EFISIENSI POMPA SENTRIFUGAL PADA RUMAH TANGGA DI DESA GERIH - KABUPATEN NGAWI Diana Rachmawati; Farikhatul Iza Riris; Fariz Ahmad Nurfaizi; Fitrotus Sa’adah
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 3 No. 8: April 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pompa merupakan suatu alat yang berfungsi untuk mengalirkan fluida dengan cara menaikkan tekanan yang diperlukan untuk mendistribusi fluida. Pada kelompok rumah tangga, jenis pompa yang biasa digunakan untuk mendistribusikan air bersih adalah pompa sentrifugal. Pemilihan daya pompa yang terpasang pada kelompok rumah tangga pada umumnya hanya berdasarkan. Hal ini akan membebani pemakaian energi jika daya pompa terpasang lebih besar dari daya pompa yang dibutuhkan. Evaluasi perlu dilakukan untuk mengetahui efisiensi pompa terpasang saat ini agar dapat dilakukan evaluasi untuk jangka panjang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis kualitatif. Data pendukung dikumpulkan kemudian diolah dan dianalisis dengan persamaan mechanical energy balance. Hasil evaluasi daya pada pompa terpasang diperoleh efisiensi pompa sebesar 57,4%. Rendahnya efisensi dikarenakan pemilihan ukuran pompa yang oversize dari segi kapasitas dan head. Hal ini menyebabkan konsumsi energi listrik membesar. Penghematan energi dapat dilakukan dengan mengganti spesifikasi daya pompa terpasang dengan daya pompa pasaran minimal 200 Watt.