Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBUAT MULTIMEDIA BAGI PELAKSANA PPUPIK PUSAT PRODUKSI BENIH BERSERTIFIKAT UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAKASSAR Syamsia, Syamsia; Idhan, Abubakar; Kasifah, .
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 4 (2018): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 4 NO. (EDISI KHUSUS) NOVEMBER 2018
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v4iK.5431

Abstract

Program Pengembangan Usaha Produk Intelektual Kampus (PPUPIK) Pusat Produksi Benih Bersertifikat Universitas Muhammadiyah Makassar melaksanakan kegiatan produksi dan pemasaran benih jagung hibrida, biji botani bawang merah, dan kompos. Kegiatan Private Training Corel Video Studio merupakan salah satu kegiatan penunjang yang dilaksanakan oleh Tim Pelaksana PPUPIK untuk meningkatkan kemampuan IT karyawan PPUPIK dalam membuat multimedia. Multimedia merupakan integrasi beberapa media seperti audio, video, grafik, teks, animasi. Kegiatan ini diikuti oleh tim pelaksana, karyawan dan mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan PPUPIK. Kegiatan private training dilaksanakan dalam tiga tahapan yaitu: 1) ceramah; 2) pelatihan (workshop); dan 3) Konsultasi dan bimbingan online. Hasil pelaksanaan kegiatan ini telah memberikan pengetahuan dasar tentang lembar kerja pada program Corel Video Studio serta cara menggunakannya, peserta dapat mengedit video serta menyimpan dan membagikan video yang telah diedit melalui You Tube. Kata kunci: animasi, audio, grafik, konsultasi, teks.
PRODUKSI BENIH JAGUNG HIBRIDA MENGGUNAKAN SISTEM TANAM TANPA OLAH TANAH (TOT) Syamsia, Syamsia; Idhan, Abubakar; Kasifah, .
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 5 No. 1 (2019): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 5 NO. 1 OKTOBER 2019
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v5i1.8122

Abstract

ABSTRAKJagung merupakan komoditas kedua setelah padi dengan daya adaptasi yang cukup luas sehingga dapat ditanam di lahan lahan kering, sawah tadah hujan dan sawah irigasi. Kegiatan produksi benih jagung sebagai salah satu upaya untuk mendukung peningkatan produksi jagung dapat dilakukan di sawah tadah hujan. Budidaya jagung untuk produksi benih di sawah tadah hujan dapat dilakukan dengan menerapkan sistem tanam tanpa olah tanah. Kegiatan produksi benih jagung hibrida dengan sistem tanam tanpa olah tanah (TOT) bertujuan untuk: mempercepat waktu tanam jagung setelah panen padi sehingga sisa air tanah dapat dimanfaatkan untuk pertumbuhan tanaman jagung dan mengurangi biaya pengolahan. Metode pelaksanaan meliputi: 1) persiapan benih induk; 2) Persiapan lahan; 3) Penanaman;  4) Pemeliharaan tanaman;                5) Roguing;  6) Detaselling; 7) Pengecekan black layer ; 8) Panen dan pasca panen. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa Penerapan sistem tanam tanpa olah tanah (TOT) dalam memproduksi benih jagung hibrida pada sawah tadah hujan dapat meningkatkan indeks pertanaman dari IP 100 menjadi IP 200, mempercepat waktu tanam serta dapat memanfaatkan sisa air tanah sehingga mengurangi biaya pengolahan lahan.Kata kunci: Black layer, detaselling, metalaxyl, roguing. ABSTRACTCorn is the second commodity after rice with sufficient adaptability so that it can be planted in dry land, rainfed and irrigated fields. Corn seed production activities as an effort to support increased corn production can be done in rainfed rice fields. Corn cultivation for seed production in rainfed rice fields can be done by implementing a no tillage planting system. Hybrid corn seed production activities with a no tillage planting system (TOT) aim to: speed up the time of planting corn after the rice harvest so that the remaining ground water can be utilized for the growth of corn plants and reduce processing costs. The method of implementation includes: 1) preparation of the parent seed; 2) Land preparation; 3) Planting; 4) Plant maintenance; 5) Roguing; 6) Detasseling; 7) Black layer checking; 8) Harvest and post-harvest. The results of this activity show that the adoption of a no tillage planting system in producing hybrid corn seeds in rainfed rice fields can increase the cropping index from IP 100 to IP 200, speed up planting time and be able to utilize the residual ground water thereby reducing land management costs.Keywords: Black layer, detaselling, metalaxyl, roguing.
Media Promosi dan Pemasaran Produk PPUPIK Benih Tanaman pada Masa Pandemi Covid-19 Syamsia, Syamsia; Idhan, Abubakar; Kasifah, Kasifah; Syarif, Asriyanti
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 4 (2022): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v6i4.4752

Abstract

Program Pengembangan Usaha Produk Intektual Kampus (PPUPIK) Pusat Produksi Benih Tanaman Bersertifikat Universitas Muhammadiyah Makassar pada masa pandemi Covid 19 tetap melakukan aktivitas, namun aktivitas dilakukan di rumah karena adanya penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Makassar.  Kegiatan promosi dan pemasaran produk PPUPIK menggunakan media cetak dan media elektronik. Jenis media cetak yang digunakan yaitu : xbanner, brosur, buku, dan koran. Media elektronik yaitu : video dan internet. Xbanner dipajang di ruang depan kantor PPUPIK dan dipajang pada stand pameran saat mengikuti pameran. Brosur dibagikan pada pengunjung selama kegiatan pameran. Buku disimpan diperpustakaan kampus dan dipajang saat pameran. Publikasi kegiatan pada koran Tribun Timur. Media elektronik berupa video telah diunggah ke YouTube dengan judul cara memproduksi benih jagung hibrida. Penjualan secara langsung selama pandemi tidak dilakukan, penjualan hanya melalui internet. Pengiriman produk menggunakan jasa angkutan on line untuk  wilayah Makassar dan sekitarnya sedangkan untuk jarak jauh menggunakan  jasa pengiriman barang seperti kantor pos. Metode Pembayaran dilakukan melalui transfer setelah barang diterima konsumen.
Pemberdayaan Petani Melalui Pemanfaatan Sisa Panen untuk Produksi Pupuk Organik di Desa Bontobiraeng Selatan Kasifah, Kasifah; Hasriani, Hasriani; Wardah, Wardah; Nurdin, Rizal; Safira, Nanda
To Maega : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2025): Oktober 2025
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/r78p3867

Abstract

Desa Bontobiraeng Selatan, yang terletak di Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa, memiliki potensi agrikultur yang besar, namun banyak petani yang belum memanfaatkan sisa panen secara optimal. Sisa tanaman, seperti jerami padi, sering kali dibuang atau dibakar, padahal bahan tersebut dapat dijadikan pupuk organik yang ramah lingkungan dan dapat menggantikan pupuk kimia yang mahal. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan petani dalam mengolah sisa panen menjadi pupuk organik, serta menciptakan peluang ekonomi baru. Kegiatan ini melibatkan penyuluhan, pelatihan pembuatan pupuk organik, pendampingan dan pelatihan pengemasan pupuk organik. Penyuluhan diberikan untuk meningkatkan pemahaman petani mengenai bahaya pupuk kimia, keuntungan pupuk organik, dan pentingnya pemanfaatan sisa panen. Pelatihan pembuatan pupuk organik mengajarkan petani cara membuat kompos dari jerami padi, serbuk gergaji, dan kotoran sapi. Hasilnya, 80% petani yang dilatih mampu memproduksi pupuk kompos secara mandiri. Meskipun demikian, tantangan dalam hal peralatan dan pemasaran masih dihadapi. Program ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani serta mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
PERTUMBUHAN TANAMAN NILAM (Pogostemon cablin Benth) PADA UJI KOMPOSISI MEDIA TANAM DAN SUMBER SETEK Akbar, Ilham; Firmansyah, Amanda Patappari; Rosanna, Rosanna; Kasifah, Kasifah
Fruitset Sains : Jurnal Pertanian Agroteknologi Vol. 11 No. 6 (2024): February
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/fruitset.v11i6.4830

Abstract

The research aims to determine the growth rate of nilam plants based on the planting media's composition and the cuttings' source. This research was structured using a Randomized Block Design (RAK) with 2 factors, namely the first factor, namely the source of patchouli plant cuttings, namely stem cuttings (S1) and branch cuttings (S2), then the second factor, namely the planting media combination with a combination of M1 (2kg cow manure: 2kg husk: 1kg sand: 1kg soil), M2 (1kg cow manure: 1kg husk: 1kg sand: 1kg soil), M3 (2kg cow manure: 2kg husk: 2kg sand: 2kg soil). The parameters observed were the percentage of growth power (%), cutting height growth (cm), shoot height (cm), number of shoots, number of shaped leaves (strands), and root length (cm). The best growth rate for patchouli plant cuttings is stem cuttings (S1) with an average growth percentage (96.67%), increase in cutting height (11.66 cm), shoot height (2.82 cm), number of shoots ( 7), and the number of shaped leaves (17,13). The best type of planting media composition is the M1 treatment for observing the growth of cutting height, shoot height, number of shoots, number of leaves formed, and root length. The best interaction treatment is the source of stem cuttings with a combination of planting media (S1M1).