Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Giving Pineapple Juice And Honey To Reduce The Intensity Of Primary Dysmenorrhea In Adolescent Girls Sari, Novita; Safriana, Rizka Esty
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 10, No 8 (2024): Volume 10,No.8 Agustus 2024
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v10i8.16126

Abstract

Latar Belakang: Dismenorea primer merupakan nyeri menstruasi yang terjadi sejak menarch tanpa adanya kelainan/patologis. Dismenorea primer dapat menimbulkan dampak pada remaja putri karena akan mengganggu aktivitas selama disekolah, akan tetapi dapat diatasi dengan terapi nonfarmakologi salah satunya dengan minum jus nanas madu.Tujuan: Mengetahui efektivitas dari jus nanas madu terhadap intensitas dismenorea primer pada remaja putri.Metode:  Jenis Penelitian kuantitatif, desain yang digunakan true eksperiment dengan rancangan pretest-posttest control group design. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dengan jumlah 30 responden yang terbagi menjadi 15 kelompok eksperimen dan 15 kelompok kontrol. Penelitian ini dilakukan seama 1 bulan. Analisis yang digunakan yaitu uji beda mean dan uji independent simple t test.Hasil: Menunjukkan pada kelompok eksperimen rata-rata intensitas nyeri sebelum diberikan perlakuan sebesar 4,67 dan sesudah diberikan perlakuan menurun menjadi 1,27, sedangkan pada kelompok kontrol rata-rata intensitas nyeri sebelum diberikan perlakuan sebesar 4,80 dan sesudah dengan tanpa diberikan perlakuan menjadi 4,60. Hasil uji independent simple t test dengan nilai p value 0.000<0.05, artinya pemberian jus nanas madu efektif menurunkan dismenorea primer.Kesimpulan: Pemberian jus nanas dan madu efektif menurunkan intensitas nyeri dismenore primer yang diberikan pada hari ke 1 dan ke 2 sebanyak 450 ml/hari dengan dosis 250 gram buah nanas dan 20 ml madu dengan menunggu reaksi selama 3 jam. Maka jus nanas dan madu dapat menjadi salah satu terapi nonfarmakologi yang digunakan untuk mengatasi dismenorea primer.Saran: Diharapkan dengan adanya penelitian ini remaja putri dapat mengimplementasikan jus nanas dan madu sebagai alternatif unutuk menurunkan dismenorea primer. Kata Kunci : Dismenorea Primer, Jus Nanas dan Madu, Remaja Putri ABSTRACT Background: Primary dysmenorrhea can be said as menstrual pain which occurs since menarche without any abnormalities/pathology. Primary dysmenorrhoea bring impact to adolescent girls because it interfere with their activities at school, but it can be treated with non-pharmacological therapy, which is drinking honey pineapple juice.Purpose:  To determine the effectiveness of honey pineapple juice regarded into the intensity of primary dysmenorrhoea in adolescent girls.Methods:  This type of quantitative research uses a true experiment with a pretest-posttest control group design. The sampling one about technique used simple random sampling with 30 respondents divided into 15 experimental groups and 15 control groups. This research was conducted for one month. The analysis used is the mean difference test and the independent simple t test.Results It shows that in the experimental group the average pain intensity before being given treatment was 4.67 and after being given treatment decreased to 1.27, while in the control group the average pain intensity before being given treatment was 4.80 and after being given no treatment. to 4.60. The independent simple t test results with a p value of 0.000<0.05, meaning that giving honey pineapple juice is effective to reduce the primary dysmenorrhea.Conclusion: Giving pineapple juice and honey was effective in reducing the pain intensity of primary dysmenorrhea given on days 1 and 2 as much as 450 ml/day with a dose of 250 grams of pineapple and 20 ml of honey by waiting for a reaction for 3 hours. So pineapple juice and honey can be a non-pharmacological therapy used to treat dysmenorrhea pain.Suggestions: It is hoped that with this research, young women can implement pineapple juice and honey as an alternative to reduce primary dysmenorrhoea. Keywords:  Adolescent Girls, Dysmenorrhea Primer, Pineapple Juice and Honey  
Pemeriksaan Kesehatan Dan Edukasi Tentang Kesehatan Reproduksi Remaja Rizka Esty Safriana; Endah Mulyani
ADM : Jurnal Abdi Dosen dan Mahasiswa Vol. 1 No. 2 (2023): ADM : Jurnal Abdi Dosen dan Mahasiswa
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV.Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jurnaladm.v1i2.201

Abstract

Menarche atau menstruasi yang pertama terjadi pada remaja normalnya pada usia 10-14 tahun. Diawal-awal remaja seringkali mengalami masalah atau gangguan menstruasi. Masalah yang banyak terjadi terkait menstruasi pada remaja adalah ketidakteraturan siklus menstruasi. Masalah-masalah kesehatan reproduksi pada remaja dipengaruhi oleh faktor kesehatan remaja itu sendiri. Selain itu, kesehatan reproduksi saat remaja akan sangat mempengaruhi kesehatan reproduksi pada fase dewasa muda. oleh karena itu maka pemeriksaan kesehatan dan edukasi untuk remaja sangat penting untuk diberikan. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk melakukan pemeriksaan kesehatan pada remaja dan memberikan informasi serta pengetahuan kepada remaja putri di SMA Darul Islam Gresik. Jumlah peserta yang hadir dalam kegiatan edukasi ini sejumlah 29 siswa dan siswi kelas XI. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu para peserta antusias terhadap materi yang diberikan dan peserta kegiatan menjadi lebih paham mengenai bagaimana cara menjaga kesehatan reproduksi sejak masa remaja. Hasil yang lain dari kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu diketahuinya kondisi kesehatan remaja meliputi status gizi remaja yang diukur melalui pemeriksaan antropometri dan pemeriksaan kadar Hb.
Edukasi Gizi Seimbang Pada Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Darul Islam Gresik Endah Mulyani; Rizka Esty Safriana
ADM : Jurnal Abdi Dosen dan Mahasiswa Vol. 1 No. 2 (2023): ADM : Jurnal Abdi Dosen dan Mahasiswa
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV.Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jurnaladm.v1i2.219

Abstract

Remaja merupakan salah satu kelompok masyarakat yang rawan gizi hal ini karena kondisi gizi saat remaja akan memberikan dampak terhadap kesehatan khususnya kesehatan reproduksi pada masa datang. Berdasarkan data riset kesehatan dasar kementerian kesehatan republik Indonesia tahun 2019 remaja berusia antara 16-18 tahun mengalami obesitas sebanyak 13,5% dan mengalami kurus sebesar 8,1%. Berdasarkan uraian masalah tersebut maka pengabdi tertarik untuk melaksankan pengabdian masyarakat dengan memberikan edukasi mengenai gizi seimbang pada remaja khususnya pada siswa SMA. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai gizi seimbang. Berdasarkan hasil pengabdian didapatkan bahwa tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah pemberian edukasi mengalami kenaikan. Kegiatan edukasi dirasa penting dalam mencegah terjadi masalah gizi dan komplikasinya pada kelompok remaja yang akan menjadi generasi penerus bangsa.
PELATIHAN PIJAT ENDORPHIN UNTUK MENURUNKAN INTENSITAS NYERI MENSTRUASI PADA SISWI SMPN 20 GRESIK Safriana, Rizka Esty; Rachmawati, Aidha; Lestari, Dwi Linda; Aisyiyah, Finariqotul
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2020): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v3i2.260-264

Abstract

SMPN 20 Gresik is one of the schools in the Gresik area, which has a total of 389 female students. Previously the students had never received education about reproductive health, especially about menstruation. The need for knowledge about adolescent reproductive health is still lacking, especially assistance for students in changing their reproductive organs. This community service activity aims to provide endorphin massage training to 126 class VIII students, which can be used as an alternative to reduce the intensity of menstrual pain in addition to taking pain medication. The result of this community service was that the students were very enthusiastic about participating in the activities carried out. Students increasingly understand the changes in reproductive organs that occur in adolescents, how to undergo menstruation with a healthy and comfortable, and can practice directly between friends in endorphin massage to reduce the intensity of menstrual pain.
Efektivitas Endorphin Massage dan Senam Dismenore dalam Menurunkan Dismenore Primer Rachmawati, Aidha; Safriana, Rizka Esty
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 3 No. 3 (2020): September 2020
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (649.684 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v3i3.1116

Abstract

Nyeri haid atau dismenore adalah kram yang terjadi saat menstruasi dan merupakan salah satu masalah ginekologi pada wanita dari segala umur dan ras. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi dismenore adalah dengan melakukan endorphine massage dan senam dismenore. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas endorphine massage dan senam dismenore dalam menurunkan intensitas nyeri dismenore pada siswi kelas VIII SMPN 20 Gresik. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan quasi eksperimental pre test post test with two group design. Pengambilan sampel dengan tehnik purposive sampling sebanyak 30 orang yang dibagi dalam 2 kelompok intervensi. Hasil penelitian didapatkan jika nyeri dismenore sebelum dilakukan intervensi rata-rata pada kategori sedang kemudian setelah dilakukan intervensi menjadi kategori ringan. Hasil uji statistik setelah diberikan intervensi endorphin massage dan senam dismenore didapatkan nilai signifikansi 0,000 (p<0,05) artinya baik endorphin massage maupun senam dismenore sama-sama efektif menurunkan nyeri dismenore. Kesimpulan dari penelitian ini adalah endorphine massage dan senam dismenore dapat dijadikan alternative solusi dalam mengatasi nyeri menstruasi.