Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Edukasi Gizi Seimbang Pada Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Darul Islam Gresik Endah Mulyani; Rizka Esty Safriana
ADM : Jurnal Abdi Dosen dan Mahasiswa Vol. 1 No. 2 (2023): ADM : Jurnal Abdi Dosen dan Mahasiswa
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV.Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jurnaladm.v1i2.219

Abstract

Remaja merupakan salah satu kelompok masyarakat yang rawan gizi hal ini karena kondisi gizi saat remaja akan memberikan dampak terhadap kesehatan khususnya kesehatan reproduksi pada masa datang. Berdasarkan data riset kesehatan dasar kementerian kesehatan republik Indonesia tahun 2019 remaja berusia antara 16-18 tahun mengalami obesitas sebanyak 13,5% dan mengalami kurus sebesar 8,1%. Berdasarkan uraian masalah tersebut maka pengabdi tertarik untuk melaksankan pengabdian masyarakat dengan memberikan edukasi mengenai gizi seimbang pada remaja khususnya pada siswa SMA. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai gizi seimbang. Berdasarkan hasil pengabdian didapatkan bahwa tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah pemberian edukasi mengalami kenaikan. Kegiatan edukasi dirasa penting dalam mencegah terjadi masalah gizi dan komplikasinya pada kelompok remaja yang akan menjadi generasi penerus bangsa.
PELATIHAN PIJAT ENDORPHIN UNTUK MENURUNKAN INTENSITAS NYERI MENSTRUASI PADA SISWI SMPN 20 GRESIK Safriana, Rizka Esty; Rachmawati, Aidha; Lestari, Dwi Linda; Aisyiyah, Finariqotul
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2020): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v3i2.260-264

Abstract

SMPN 20 Gresik is one of the schools in the Gresik area, which has a total of 389 female students. Previously the students had never received education about reproductive health, especially about menstruation. The need for knowledge about adolescent reproductive health is still lacking, especially assistance for students in changing their reproductive organs. This community service activity aims to provide endorphin massage training to 126 class VIII students, which can be used as an alternative to reduce the intensity of menstrual pain in addition to taking pain medication. The result of this community service was that the students were very enthusiastic about participating in the activities carried out. Students increasingly understand the changes in reproductive organs that occur in adolescents, how to undergo menstruation with a healthy and comfortable, and can practice directly between friends in endorphin massage to reduce the intensity of menstrual pain.
Efektivitas Media PowerPoint dalam Promosi Kesehatan terhadap Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) pada Remaja Putri Fenni Rahmawati; Diani Octaviyanti Handajani; Rizka Esty Safriana; Siti Mudlikah
IJMT : Indonesian Journal of Midwifery Today Vol. 5 No. 2 (2026): IJMT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/ijmt.v5i2.11662

Abstract

Background: Breast self-examination (BSE) is an important method for the early detection of breast cancer that should be introduced during adolescence. However, adolescent girls still demonstrate low levels of knowledge, attitudes, and practices regarding BSE. PowerPoint media can be utilized as an attractive and easily understandable health promotion tool. Objective: To analyze the effectiveness of PowerPoint media in improving knowledge, attitudes, and BSE practices among adolescent girls at MTs Nurul Jadid Randuboto. Methods: This study employed a true experimental design with a two-group pretest-posttest approach. The study population consisted of 58 female students in grades VII and VIII at MTs Nurul Jadid Randuboto. A total of 30 respondents were selected using random sampling and divided into intervention and control groups. The intervention was conducted through health promotion using PowerPoint media. Data were collected using questionnaires and observation checklists before and after the intervention. Data analysis was performed using the Mann–Whitney U test. Results: The findings demonstrated significant improvements in knowledge (p=0.000), attitudes (p=0.001), and BSE practices (p=0.002) among adolescent girls after receiving health promotion through PowerPoint media. Conclusion: PowerPoint media is effective as a health promotion tool for improving knowledge, attitudes, and BSE practices among adolescent girls
Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Mengenai Seks Bebas Dengan Perilaku Seks Bebas Pada Remaja Rias Ariesta Kamba; Endah Mulyani; Diani Octaviyanti Handajani; Rizka Esty Safriana
IJMT : Indonesian Journal of Midwifery Today Vol. 5 No. 1 (2025): IJMT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/ijmt.v5i1.10424

Abstract

Latar belakang: perilaku seks bebas pada remaja merupakan salah satu masalah serius yang dihadapi Indonesia, termasuk di Kabupaten Gresik. Masalah ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti tingkat pengetahuan, sikap, pendidikan, gaya hidup, dan sumber informasi. Berdasarkan data, perilaku seks bebas remaja dapat memicu berbagai dampak negatif, seperti kehamilan tidak diinginkan, pernikahan dini, serta penyebaran HIV/AIDS. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan, dan sikap mengenai seks bebas dengan perilaku seks bebas pada remaja. Metode penelitian: penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang bersifat korelasi dengan menggunakan desain cross sectional, pengambilan sampel dilakukan secara random sampling. Jumlah populasi 286 siswa, dilakukan perhitungan dengan rumus slovin mendapatkan hasil 167 responden. Instrumen penelitian ini berupa lembar kuesioner dan lembar observasi seks bebas. Pada penelitian ini menggunakan uji analisis Spearman Rank. Hasil penelitian: sebagian besar remaja memiliki tingkat pengetahuan cukup (64,7% atau 108 siswa), sikap cukup (61,7% atau 103 siswa), dan perilaku cukup (59,9% atau 100 siswa). Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan antara pengetahuan dan perilaku seks bebas (p = 0,001) serta terdapat hubungan sikap dan perilaku seks bebas (p = 0,001). Kesimpulan: terdapat hubungan pengetahuan dengan perilaku seks bebas pada remaja dan terdapat hubungan tingkat dengan perilaku seks bebas akan tetapi yang paling kuat hubungannya adalah pengetahuan dengan perilaku seks bebas pada remaja.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Reproduksi Melalui Media Booklet Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Remaja Thalita Amalia Putri; Rizka Esty Safriana; Endah Mulyani; Diani Octaviyanti Handajani
IJMT : Indonesian Journal of Midwifery Today Vol. 5 No. 1 (2025): IJMT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/ijmt.v5i1.10600

Abstract

Latar Belakang: Kurangnya pendidikan kesehatan reproduksi dapat menyebabkan peningkatan kasus Penyakit Menular Seksual (PMS) hingga terjadinya kehamilan yang tidak diinginkan. Tujuan dari penelitian ini merupakan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan reproduksi melalui media booklet terhadap pengetahuan dan sikap remaja di MA Masyhudiyah Giri Kabupaten Gresik. Metode Penelitian: Menggunakan desain penelitian Pre-Eksperimental dengan rancangan One Group Pre and Posttest Design. Pengambilan sampel dilakukan dengan Simpel Random Sampling dengan jumlah responden 30. Instrumen yang digunakan adalah kuisiner dan pemberien booklet. Hasil Penelitian: Hasil pengetahuan dan sikap setelah diberikan pendidikan kesehatan reproduksi melalui booklet tidak mengalami peningkatan yang signifikan yaitu 69.10 untuk pengetahuan dan 34.03 untuk sikap. Hasil dari analisis data dengan menggunakan Uji Piret T Test menampilkan bahwa nilai Asymp.Sig (2-tailed) 0.079 > 0.05 pada pengetahuan, sedangkan sikap sebelum dan sesudah memiliki nilai Asymp.Sig (2-tailed) 0.882 > 0.05. Kesimpulan: Tidak ada pengaruh pendidikan kesehatan reproduksi terhadap pengetahuan dan sikap remaja dengan media booklet. Hal tersebut kemungkinan disebabkan karena waktu pelaksanaan kegiatan berdekatan dengan jam pulang sekolah, sehingga remaja tidak bisa konsentrasi terhadap materi yang di sampaikan.