Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

FAKTOR- FAKTOR YANG MEMENGARUHI KEJADIAN HIPERTENSI DI DESA SUNGAI ITIK KECAMATAN SUNGAI KAKAP Wijayanti Wijayanti; Otik Widyastutik; Dedi Alamsyah
Jumantik Vol 9, No 1 (2022): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jjum.v9i1.4537

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit yang menyebabkan angka kesakitan yang tinggi. Menurut data WHO  prevalensi terus meningkat secara g lobal dan 9.4 juta orang meninggal setiap tahun akibat hipertensi dan komplikasinya. Hipertensi pada lansia memiliki dampak diantaranya memperparah keadaan suatu penyakit seperti timbulnya penyakit jantung dan ginjal. Berdasarkan pengumpulan data menggunakan kobocollect  bulan Maret 2020 sebanyak 90 responden di Desa Sungai Itik, ditemukan penyakit tertinggi yaitu kasus hipertensi sebanyak 27 kasus pada lansia (56-65 tahun) 19 orang  (21,11 %) dan anggota lainnya sebanyak 8 (8,89%).Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi kejadian hipertensi pada lansia (56-65 tahun) di Desa Sungai Itik. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Sampel penelitian ini sebanyak 64 orang yang diambil dengan teknik proportional sampling. Dengan melakukan pengukuran tekanan darah, berat badan dan tinggi badan.Uji statistik yang digunakan uji chi-square dengan tingkat kepercayaan 95%.hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna konsumsi makanan asin (p value= 0,041. PR=1,883) dan kebiasaan merokok (p value = 0,002, PR = 2,333) dengan kejadian hipertensi.Variabel yang tidak berhubungan diantaranya aktivitas fisik (p value = 0,918, PR =0,911) dan obesitas (p value= 0,441, PR = 1,278). Kesimpulannya konsumsi makanan asin dan kebiasaan merokok merupakan faktor risiko kejadian hipertensi. Disarankan kepada lansia yang mengalami hipertensi untuk membatasi  konsumsi ikan asin maksimal 2 kali dalam seminggu dan memperbanyak konsumsi buah-buahan sepeti pisang dan semangka dan sayuran seperti sawi dan bayam serta mengurangi kebiasaan merokok dengan cara metode pengobatan yaitu mencari obat yang bisa menyembuhkan kecanduan terhadap rokok, seperti bupropion dan varenicline.
Penerapan protokol kesehatan era New Normal dan risiko Covid-19 pada mahasiswa Bella Mutia Fitri; Otik Widyastutik; Iskandar Arfan
Riset Informasi Kesehatan Vol 9 No 2 (2020): Riset Informasi Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.264 KB) | DOI: 10.30644/rik.v9i2.460

Abstract

Latar Belakang : Penerapan protokol kesehatan penting dilakukan di era new normal saat ini. Mahasiswa merupakan kelompok usia muda yang berpotensi menularkan virus korona bahkan tanpa menunjukkan gejala sekalipun. Jumlah positif COVID-19 di Indonesia pada era new normal per tanggal 07 Desember 2020 adalah 581.550 kasus. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi penerapan protokol kesehatan dan risiko COVID-19 pada mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Pontianak.Metode : Metode penelitian adalah analisis deskriptif dengan metode penelitian kuantitatif serta metode pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian adalah mahasiswa aktif Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Pontianak angkatan tahun 2016 sampai tahun 2019 sebanyak 571 mahasiswa. Jumlah sampel yang digunakan adalah sebanyak 230 responden dengan teknik pengambilan accidental sampling.Hasil : Hasil penelitian terdapat 176 mahasiswa (76,5%) telah menerapkan protokol kesehatan dan sebanyak 24 (10.4%) mahasiswa tidak berisiko tertular COVID-19.Kesimpulan : Simpulan penelitian adalah sebagian besar mahasiswa telah menerapkan protokol kesehatan dan tidak berisiko tertular COVID-19.
Determinan Penggunaan APD Pada Petani Penyemprot Pestisida Di Desa Ambawang Kuala Retno Diah Setyowati; Otik Widyastutik; Selviana Selviana
Jumantik Vol 10, No 1 (2023): JUMANTIK : Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan
Publisher : Muhammadiyah Pontianak University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jjum.v10i1.4890

Abstract

Berdasarkan hasil pemeriksaan kadar kolineterase dalam darah sebanyak 8 petani (13%) di Desa Ambawang kuala menunjukan bahwa mengalami keracunan yang ditandai dengan Kolinesterase nya (<75%). Tujuan peneltian ini yaitu untuk mengetahui Determinan dari Penggunaan APD Pada Petani Penyemprot Pestisida Di Desa Ambawang Kuala. Penelitian ini menggunakan desain cros sectional. Sampel penelitian sebanyak 58 sampel yang didapatkan dengan teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Uji statistik yang digunakan uji chi-square dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan (p value=0,000, PR=5,824), Peran Rekan Kerja (p value 0,001, PR=3,333), Ketersediaan APD (p value=0,000, PR=2,194) dan tidak terdapat hubungan antara keluhan kesehatan dengan penggunaan APD, Keluhan Kesehatan (p value=0,386). Disarankan untuk Pos UKK agar mengadakan penyuluhan dari lahan ke lahan untuk menambah pengetahuan bagi para petani, pada forum yang tersedia agar lebih mengaktifkan kegiatannya serta bagi pemerintah serta fasyankes agar menyediakan apd dengan cara berkoordinasi dengan intansi-intansi terkait.