Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal MAIYAH

Konsentrasi Nitrat dan Fosfat sebagai Indikator Tingkat Kesuburan Perairan Sungai Pelus, Kabupaten Banyumas Mesaluna, Alifia Ridha; Firmansyah, Faisal Ari; Syahla, Shahifa Wilda Asy; Handayani, Anik Maulia Tri; Mardiyana, Mardiyana; Putri, Adinda Kurnia
MAIYAH Vol 2 No 3 (2023): Maiyah : Vol.2 No.3 September 2023
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.maiyah.2023.2.3.9615

Abstract

Sungai Pelus merupakan salah satu sungai yang terletak di Kabupaten Banyumas. Sungai ini memiliki peran penting bagi masyarakat di sekitarnya karena digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti mencuci baju, memancing, dan pengairan. Aktivitas masyarakat mencuci baju dapat menyebabkan kandungan bahan organik dalam deterjen seperti nitrat dan fosfat masuk ke perairan sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kadar nitrat dan fosfat untuk mengetahui status kesuburan perairan Sungai Pelus. Penelitian ini dilakukan dengan 2 kali pengulangan. Pengambilan sampel air di Sungai Pelus dilakukan pada 3 stasiun, yaitu hulu, tengah, dan hilir. Stasiun hulu berlokasi di Desa Karangsalam, Stasiun tengah berlokasi di Desa Arcawinangun, dan Stasiun hilir berlokasi di Desa Sokaraja Lor. Metode yang digunakan untuk mengukur kadar nitrat dan fosfat di perairan adalah metode Spektrofotometri. Adapun data yang didapatkan kemudian digunakan untuk menganalisis tingkat kesuburan perairan di Sungai Pelus. Berdasarkan kadar nitratnya, Sungai Pelus pada saat musim penghujan tergolong ke dalam perairan eutrofik dan pada saat musim kemarau tergolong ke dalam perairan mesotrofik akan tetapi lebih dominan kategori oligotrofik. Sedangkan berdasarkan kadar fosfatnya, Sungai Pelus pada saat musim penghujan tergolong ke dalam perairan eutrofik dan pada saat musim kemarau tergolong ke dalam perairan eutrofik. Tingkat kesuburan perairan Sungai Pelus berdasarkan kadar nitrat dan fosfatnya ini tergolong ke dalam perairan eutrofik.
Determinasi Resiko Keamanan Pangan Berdasarkan Kandungan Escherichia coli Pada Ikan Budi Daya Mina Padi Banyumas Syuraihanah, Khotoh; Mulandari, Kusriyah; Sukardi, Purnama; Mardiyana, Mardiyana
MAIYAH Vol 3 No 1 (2024): Maiyah : Vol. 3 No. 1 Maret 2024
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.maiyah.2024.3.1.11711

Abstract

Mina padi is a way of raising fish between rice plants, as an interval between the two rice planting seasons or raising fish as a substitute for crops in the rice fields. Panembangan Village is one of the areas in Banyumas Regency which carries out fish farming using the mina padi system with the fish reared in this cultivation being Tilapia Fish (Oreochromis niloticus) where this fish is a superior commodity from Banyumas Regency. The purpose of this study is determine the content of E. coli bacteria and how the food safety conditions in tilapia fish (O. niloticus) from the cultivation of mina padi in Panembangan Village are based on applicable standards. The analytical method used is the MPN (Most Probable Number) method with the SNI 01-2332.1-2006 and SNI 7388:2009. The results of this study found that tilapia (O. niloticus) from mina padi cultivation contained E. coli bacteria ranging from 9.1x101 – 7.3x103 colonies/gr. The content of E. coli bacteria in the cultivation of mina padi in Panembangan Village comes from the water used in the mina padi system and has exceeded the standard (<3 APM/gr) which indicates that tilapia fish (O. niloticus) is unsafe for consumption. So based on the results of this study it is necessary to monitor the water sources used and the management of fishery products so that the fish produced by Mina Padi cultivation are suitable for consumption.