Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Level of Land Adjustment Durian (Durio zibethinus Murr.) in District Sigumpar District Toba Sidabukke, Simon Haholongan; Harahap, Fitra Syawal; Kurniawan, Dedi
JURNAL AGROPLASMA Vol 11, No 1 (2024): JURNAL AGROPLASMA VOLUME 11 NO 1 TAHUN 2024
Publisher : UNIVERSITAS LABUHANBATU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/agroplasma.v11i1.5636

Abstract

Utilization of land for other uses in Sigumpar District needs to be supported by information regarding land suitability. Therefore, an evaluation of the characteristics of the level of land suitability in the area was carried out, to analyze improvement efforts aimed at increasing productivity, as well as to create a map of actual land suitability and potential land suitability for durian plants in the district. The method used is the survey method. Land units are based on soil maps, slope maps, altitude maps, land cover maps, consisting of 6 land units and 18 points. The analysis method is the comparing (matching) method. The results of the research show that the level of land suitability for durian plants (Durio zibethinus Murr.) The actual land conditions suitable for durian cultivation in Sigumpar District are 1,856.22 ha. (2) Potential land conditions suitable for durian cultivation in Sigumpar District are 1,726.22 ha. Where limiting factors that cannot be remedied are temperature and soil texture, while limiting factors such as nutrient retention, nutrient availability, water availability and erosion hazards can be remedied in the form of: (1). Liming and fertilization adjusted to the results of soil tests on the land. Making drainage channels, planting parallel to contours, and making terraces. Keywords: land suitability evaluation, durian plant, utilizzation of other area, subdistrict of Sigumpar
Pembuatan Kompos Inthil Kambing Pada Peternakan Kambing Domba Arjuna Deli Tua, Sumatera Utara Yunida Berliana; Dedi Kurniawan; Irwan Agusnu Putra; Sijabat, Octanina Sari; Razali; Nina Unzila Angkat
JURNAL ABDIMAS MADUMA Vol. 2 No. 2 (2023): Oktober, 2023
Publisher : English Lecturers and Teachers Association (ELTA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/jam.v2i2.185

Abstract

Peternakan Kambing Domba Arjuna di Desa Deli Tua, Sumatera Utara merupakan salah satu usaha yang dikembangkan masyarakat untuk untuk penyediaan kambing dan Domba sebagai pemenuhan permintaan kebutuhan  acara qurban, Akikah dan lain-lain di wilayah Sumatera Utara khususnya.  Limbah yang dihasilkan dari usaha ini adalah kotoran (inthil) yang mempunyai aroma yang tajam sehingga menimbulkan polusi udara.  Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan menambah wawasan peternak untuk mengelolah limbah dari kotoran ternaknya khususnya kambing menjadi produk yang dapat bermanfaat bagi kegiatan pertanian dan mengurangi polusi udara.  Pengelolaan inthil menjadi pupuk organik melalui proses pengomposan akan sangat membantu mengurangi bau yang tidak sedap dari limbah ternak kambing tersebut dan sekaligus menjadi produk yang dapat menambah pendapat petani.  Proses pembuatan pupuk organik inthil melalui proses fermentasi yang berguna mengurai unsur-unsur yang ada dalam inthil menjadi tersedia bagi tanaman.  Metode yang akan dilakukan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini berupa metode pendampingan (mentoring) dan metode partisipatory rural approach (PRA). Hasil kegiatan ini memberikan pemahaman dan kemampuan peternak dalam mengelola limbah ternak kambing dengan cara  pengomposan inthil sehingga anggota kelompok tani dapat menerapkannya. Kata Kunci : Kompos Inthil Kambing
RESPON PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN BIT (Beta vulgaris L.) TERHADAP BEBERAPA KONSENTRASI DAN CARA APLIKASI PAKLOBUTRAZOL Hasibuan, Ainis Sa’idah; Berliana, Yunida; Kurniawan, Dedi; Razali
Algebra : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Sains Vol 4 No 4 (2024): ALGEBRA : JURNAL PENDIDIKAN, SOSIAL DAN SAINS
Publisher : Yayasan Amanah Nur Aman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58432/algebra.v4i4.1158

Abstract

This research was conducted in Medan Marelan District, Medan City, North Sumatra. This research began in April 2024 until July 2024. The aim of this research was to determine the effect of administering several concentrations and methods of application of Paklobutrazol on the growth and production of beet plants. This research used a factorial randomized block design (RAK) consisting of two treatment factors, with the first factor being Paklobutrazol with the symbol (P) consisting of 3 treatment levels, namely: P0 = control, P1 = Paklobutrazol 0.5 grams/plant, P2 = Paclobutrazol 1 gram/plant. The second factor is the application method with the symbol (A) which consists of 2 levels, namely A1 = pour 100 ml of water/plant, A2 = sow. The parameters observed in this research were plant height (cm), number of leaves (strands), wet weight per plant (gr), tuber weight per plant (gr), and sugar content per plant (%). The results of the research showed that Paklobutrazol treatment had a very significant effect on plant height at 6 WAP and 7 WAP, wet weight per plant, tuber weight per plant. The application treatment had a very significant effect only on the tuber weight parameter per plant. The interaction of the two treatments had a very significant effect on plant height at 5 WAP, 6 WAP and 7 WAP, number of leaves at 5 WAP, 6 WAP and 7 WAP, fresh weight of plants, weight of tubers per plant, and sugar content per plant. The best treatment combination was in treatment P1A1 (Paklobutrazol 0.5 grams per plant) and (application method with cocor).
Pengenalan Sistem Hidroponik dengan Nutrisi Organik di Kelompok Tani Serba Guna Binjai Selatan Sumut Berliana, Yunida; Sihombing, Juli; Kurniawan, Dedi; Firman Halawa, Berkat; Dyan Zai, Elvan
Mejuajua: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Yayasan Penelitian dan Inovasi Sumatera (YPIS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/mejuajuajabdimas.v4i2.179

Abstract

Kegiatan Pengabdian Masyarakat dilaksanakan dengan kelompok tani Serba Guna kelurahan Tanah Seribu Binjai Selatan Sumut pada tahun 2024. Kegiatan ini bertujuan menambah pengetahuan anggota dengan mengenalkan sistem budidaya secara hidroponik (tanpa tanah) serta memberi pengetahuan cara menyiapkan nutrisi organik yang digunakan dalam sistem. Metode yang dilakukan berupa metode pendampingan (mentoring) dan metode partisipatory rural approach (PRA) dengan cara melakukan demonstrasi pembuatan nutrisi organik serta mengenalkan tahapan budidaya tanaman dengan menggunakan perangkat hidroponik yang sudah disediakan kemudian dilanjutkan sesi tanya jawab untuk mengevaluasi kemampuan peserta dalam memahami materi yang diberikan.. Hasil kegiatan ini memberikan informasi dan pemahaman tentang hidroponik dan pembuatan nutrisi organik sehingga anggota kelompok tani dapat menerapkannya.
Hubungan Antara Karakteristik Stomata dan Kandungan Klorofil pada Morfologi Beberapa Varietas Sorgum di Dataran Rendah dan Dataran Tinggi, Sumatera Utara Angkat, Nina Unzila; Kurniawan, Dedi; Lestami, Anggria; Nawar, Maulida Khairiza
Agroteknika Vol 7 No 4 (2024): Desember 2024
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/agroteknika.v7i4.421

Abstract

Sorgum belum banyak ditanam di daerah Sumatera Utara, sehingga perlu diteliti untuk mengetahui kemampuannya beradaptasi pada lingkungan yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kemampuan adaptasi enam varietas sorgum dengan menanam sorgum pada dua kondisi lingkungan dan ketinggian tempat yang berbeda, yaitu di dataran rendah dan dataran tinggi. Penelitian ini dilakukan di dataran rendah dan dataran tinggi, yaitu Lubuk Pakam (200 mdpl) dan Tongkoh Berastagi (1450 mdpl). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial, yaitu varietas sorgum yaitu Numbu, Super 1, Super 2, Soper 7, Soper 9 dan Suri 4 dengan empat kali ulangan. Parameter yang diamati adalah karakter morfologi, karakteristik stomata dan kandungan klorofil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua tanaman di Lubuk Pakam lebih tinggi dibandingkan dengan tanaman sorgum di Berastagi dimana tanaman tertinggi terdapat pada varietas V3, Super 2, diikuti oleh Super 1 dan Soper 9. Jumlah klorofil a, b dan total klorofil tidak dipengaruhi secara nyata oleh perbedaan varietas, baik di dataran tinggi maupun dataran rendah. Namun demikian, terdapat perbedaan pola respon tanaman dalam menghadapi lokasi lingkungan yang berbeda melalui jumlah klorofil a dan klorofil b.
ANALISIS EFISIENSI TEKNIS USAHA PENGGILINGAN PADI KELILING DI LUBUK PAKAM KABUPATEN DELI SERDANG Triara Juniarsih; Dedi Kurniawan
Jurnal Agrisep Vol 22, No 1 (2021): Volume 22 Nomor 1 Juni 2021
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17969/agrisep.v22i1.18398

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat efisiensi teknis usaha penggilingan padi keliling di Lubuk Pakam Kabupaten Deli Serdang. masalah utama yang diteliti Faktor-faktor yang mempengaruhi efisiensi teknis usahatani. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap produksi frontier dan tingkat efisiensi yang dicapai pada masing masing unit usaha dapat diketahui dengan melakukan analisis terhadap fungsi produksi frontier dengan menggunakan Frontier software 4.1 . Hasil penelitian antara lain adalah faktor yang berpengaruh nyata terhadap fungsi produksi frontier menunjukkan bahwa faktor umur mesin dan modal berpengaruh signifikan terhadap Jumlah produksi usahatani penggilingan padi di Lubuk Pakam Kabupaten Deli Serdang. Sementara Jumlah gabah yang digiling, tenaga kerja, BBM tidak berpengaruh nyata. Hasil menunjukan nilai efisiensi teknis rata-rata produktivitas yang dicapai adalah 77,93% menunjukkan belum seluruhnya melakukan kegiatannya secara efisien sehingga masih dimungkinkan untuk dengan peluang peningkatan produksi untuk mencapai potensi produksi tertinggi adalah sebesar 22,07%.