Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Rancang Bangun Kapasitor Bank Otomatis Untuk Perbaikan Faktor Daya Pada Motor Induksi Tiga Fasa Berbasis Arduino Uno Raja Harahap; Yacub Merlin Lumban Toruan
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 8, No 2 (2023): Edisi Juni
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jet.v8i2.7679

Abstract

Motor induksi merupakan suatu sistem industri andalan modern penggerak listrik, alasan motor induksi ini banyak diminati dan penyebarannyapun sangat luas di pasaran karena biaya murah, sederhana, ketahanan, kemudahan manufaktur, tanpasikat pada motor sangkar dan rasio berat/daya rendah, akan tetapi motor induksi ini terdapat kelemahannya yaitu penyerapan daya reaktif yang merupakan masalahutama dari motor induksi, daya reaktif dalam jaringan listrik harus seimbang, atau tegangan sistem akan turun, peralatan akan rusak akan menurunkan faktor daya. Rendahnya faktor daya akan mengakibatkan penurunan tegangan dan kerugian saluran menjadi terasa sekali. Oleh karena itu, penelitian ini akan merancang sistem kapasitor bank yang otomatis untuk memperbaiki faktor daya pada motor induksi tiga fasa menggunakan Arduino UNO untuk meningkatkan faktor daya sistem, daya reaktif harus disuntikkan ke sumber eksitasi menggunakan bank kapasitor. Hasil penelitian menunjukkan sistem perbaikan faktor daya otomatis ini dapat terintegrasi secara sistematis dengan kompensasi daya reaktif maksimal sekitar 1.952,98 VAR dapat meningkatkan faktor daya yang sebelumya sekitar 0,45 menjadi 0.84. Keberhasilan sistem perbaikan faktor daya dengan persentase kesalahan hasil pengukuran dibawah 5% memiliki keakuratan sekitar 90%.
Perbaikan Internal Blocking Jaringan Interkoneksi Banyak Tingkat Topologi Omega 8x8 dengan Algoritma Look-Ahead M. Zulfin; Maksum Pinem; Raja Harahap; Fahmi Rinaldi; Muhammad Razali
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 8, No 1 (2023): Edisi Februari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jet.v8i1.6864

Abstract

Jaringan interkoneksi banyak tingkat (Multistage Interconnection Network/MIN) hingga saat ini digunakan sebagai switching pada sentral-sentral dalam sistem-sistem Telekomunikasi. Disamping itu MIN juga digunakan sebagai switch penghubung antara prosesor dan modul memori pada sistem-sistem Komputer. Penggunaan MIN semakin diminati karena penghematan jumlah crosspoint yang dimilikinya dibandingkan dengan switch matriks konvensional yang jumlah crosspoint-nya lebih banyak. Selain itu MIN mudah dikontrol dan mampu mendukung koneksi input-output dalam skala besar. Namun MIN bersifat internal blocking, sehingga dibutuhkan suatu cara untuk menjadikannya non-blocking atau mengurangi persentase internal blocking yang dimilikinya. Salah satu cara yang dilakukan untuk maksud tersebut adalah menggunakan algoritma. Pada tulisan ini dibahas algoritma Look-Ahead untuk mengurangi internal blocking MIN topologi Omega 8x8. Dari 2 buah contoh yang dianalisis, untuk permutasi dengan koneksi input-output yang uniform tanpa algoritma Look-Ahead diperoleh hasil bahwa internal blocking sebesar 62,5% dan jika menggunakan algoritma Look-Ahead internal blocking turun menjadi menjadi 25%. Sedangkan dengan permutasi yang memiliki koneksi yang non uniform persentase internal blocking-nya menjadi lebih tinggi yaitu sebesar 87,5% jika tanpa algoritma Look-Ahead, sedangkan dengan algoritma Look-Ahead turun menjadi 50%. Jadi algoritma Look-Ahead sangat mengurangi kegagalan koneksi input-output sebuah permutasi atau dengan kata lain mengurangi internal blocking sebuah jaringan MIN secara signifikan.
Penggunaan Solar Cell Sebagai Energi Alternatif di Kantor Kepala Desa Lubuk Shaban Fahrul Halim Pulungan; Raja Harahap; Jamilah Husna
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 10, No 1 (2025): Edisi Februari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jet.v10i1.12213

Abstract

Penggunaan Solar Cell sebagai Energi Alternatif di Desa Lubuk Shaban. Laporan ini disusun sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan program kerja praktek yang merupakan bagian dari kurikulum di Fakultas Teknik Universitas Islam Sumatera Utara. Kerja praktek ini bertujuan untuk mempelajari dan mengaplikasikan teknologi solar cell sebagai energi alternatif yang ramah lingkungan serta memberikan solusi terhadap kebutuhan energi di Desa Lubuk Shaban. Desa ini dipilih karena kondisi geografis dan sosialnya yang sangat relevan untuk mengimplementasikan energi terbarukan, terutama dalam mengatasi tantangan ketersediaan listrik di daerah terpencil. Sumber Energi Terbarukan: Energi matahari tersedia secara melimpah dan tidak akan habis. Pengurangan Biaya Energi: Dalam jangka panjang, penggunaan solar sel dapat mengurangi biaya listrik bagi pengguna. Ramah Lingkungan: Penggunaan Solar Cell tidak menghasilkan polusi udara dan suara, serta tidak berkontribusi terhadap pemanasan global.
Analisis Perbandingan Concentrated Winding Dan Toroidal Winding Pada Generator Axial Flux Permanent Magnet (AFPM) Tiga Fasa Menggunakan Inti Besi Pada Stator Raja Harahap; Charly P.H. Silaban; Riswan Dinzi; Ferry R.A. Bukit
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 6, No 3 (2021): JET Edisi Oktober
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jet.v6i3.4603

Abstract

Kebutuhan energi listrik terus meningkat seiring dengan pertumbuhan industri dan masyarakat dunia. Energi terbarukan menjadi salah satu alternatif untuk menanggulangi peningkatan penggunaan energi listrik tersebut. Belakangan ini perkembangan generator dalam memproduksi energi listrik sudah sangat beragam salah satunya menggunakan generator Axial Flux Permanent Magnet (AFPM) yang biasanya dirancang untuk memanfaatkan energi terbarukan dengan kecepatan rendah seperti air dan angin. Generator AFPM pada umumnya menggunakan stator tanpa inti dengan konfigurasi belitan concentrated. Pada pembahasan skripsi ini dibandingkan dua buah stator dengan  menggunakan inti besi yaitu konfigurasi Concentrated Winding dan konfigurasi Toroidal Winding. Generator yang digunakan memiliki spesifikasi rotor dan stator yang sama. Generator yang dirancang dengan tegangan 110 volt frekuensi 50 Hz, dan daya perhitungan sekitar 100 watt. Dari hasil pengujian generator AFPM tiga phasa dengan menjaga konstan frekuensi sebesar 50 Hz pada konfigurasi Concentrated Winding dihasilkan tegangan pengujian tanpa beban sekitar 106,5 volt, tegangan pengujian berbeban sekitar 45,6 volt, dan daya 87,15 watt dengan efisiensi generator 72,61 %. Sementara pada konfigurasi Toroidal Winding dihasilkan tegangan pengujian tanpa beban sekitar 110,6 volt, tegangan pengujian saat berbeban sekitar 42,4 volt, dan daya 77,16 watt dengan efisiensi generator 70,51 %. Berdasarkan hasil tersebut disimpulkan bahwa konfigurasi Concentrated Winding lebih baik daripada konfigurasi Toroidal Winding.
Rancang Bangun Pengendali Tegangan Pada Prototipe PLTMH Menggunakan Metode Kontrol PID (Proportional Integral Derivative) pada Arduino Raja Harahap; Dicky Lopama Tarigan; Fahmi Rinaldi
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 11, No 2 (2026): : Edisi June
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jet.v11i2.13298

Abstract

Peningkatan kebutuhan energi listrik mendorong pengembanga nsumber energi terbarukan seperti Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH). Namun, tegangan keluaran dari generator mikrohidro sering tidak stabil akibat perubahan debit air dan beban. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem pengendali tegangan pada prototipe PLTMH menggunakan metode kontrol PID berbasis Arduino Mega 2560 dengan tuning Ziegler–Nichols. Sistem ini mengatur bukaan Motor Operated Valve (MOV) melalui motor servo untuk mengendalikan debit air yang memutar turbin generator DC. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu menjaga kestabilan tegangan pada nilai setpoint 9Vdengan toleransi ±0,1V.Rata- rata waktu respon sistem untuk mencapai kestabilan berada di bawah 1,5 detik untuk berbagai kondisi beban (tanpa beban, 1 W, 2 W, dan 3 W). Dari penelitian ini disimpulkan bahwa penerapan kontrol PID efektif dalam menjaga kestabilan tegangan keluaran PLTMH dan berpotensi diterapkan pada sistem pembangkit skala kecil lainnya.