Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

THE EFFECT OF WATER TABLE DEEP TO TRUNK CIRCUMFERENCE RUBBER PB260 CLON AND SOIL CHEMISTRY OF PEAT SOIL IN MERANTI ESTATE RAPP OF RIAU Aries Sukariawan; Abdul Rauf; Arief Setiawan Sutanto; Bolot Santoso
Jurnal Pertanian Tropik Vol. 2 No. 1 (2015): JURNAL PERTANIAN TROPIK
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (113.88 KB) | DOI: 10.32734/jpt.v2i1.2869

Abstract

Study to evaluate the effect of the depth of water table in peatlands of the PB260 rubber girthimmature plants (age 2-3 years) and chemical properties of peat soil has been carried out inMeranti Estate RAPP Kampar Estuary Pangkalan Kerinci District of Riau in December 2013.Research used descriptive method with measuring water table depth in selected plots with girthmeasurements of planting rubber trees planted in 2010 and 2011. At two sample plots (representingthe shallowest water level and water level deep) dug each soil profile to the investigation anddecision soil samples. Soil samples were analyzed at the Laboratory of BPTP North Sumatra. Theresults showed that the water table in peatlands deeper, reaching 88.6 cm girth will decrease thegrowth of young rubber trees. Rubber immature plants age 2 years who has the best girth growth inground water at a depth of 29.6 cm deep and 3 years old trunk circumference rubber girth bestgrowth at 65.3 cm water table. Water table is within reach mean 88.6 cm cause fasterdecomposition of peat soil is characterized by C/N ratio of lower and lower quality (fertility) peatsoils with lower ash content, K-exchangeable, Mg-exchangeable, P-available and P-total.
PENGARUH KEDALAMAN MUKA AIR TANAH TERHADAP LILIT BATANG KARET CLON PB260 DAN SIFAT KIMIA TANAH GAMBUT DI KEBUN MERANTI RAPP RIAU Aries Sukariawan; Abdul Rauf; Arief Setiawan Sutanto; Bolot Santoso
Jurnal Pertanian Tropik Vol. 2 No. 1 (2015): JURNAL PERTANIAN TROPIK
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (113.88 KB) | DOI: 10.32734/jpt.v2i1.2871

Abstract

Study to evaluate the effect of the depth of water table in peatlands of the PB260 rubber girthimmature plants (age 2-3 years) and chemical properties of peat soil has been carried out inMeranti Estate RAPP Kampar Estuary Pangkalan Kerinci District of Riau in December 2013.The research used a descriptive method with measuring water table depth in selected plots with girthmeasurements of planting rubber trees planted in 2010 and 2011. At two sample plots (representingthe shallowest water level and water level deep) dug each soil profile to the investigation anddecision soil samples. Soil samples were analyzed at the Laboratory of BPTP North Sumatra. Theresults showed that the water table in peatlands deeper, reaching 88.6 cm girth will decrease thegrowth of young rubber trees. Rubber immature plants age 2 years who has the best girth growth ingroundwater at a depth of 29.6 cm deep and 3 years old trunk circumference rubber girth bestgrowth at 65.3 cm water table. The water table is within reach mean 88.6 cm cause fasterdecomposition of peat soil is characterized by C/N ratio of lower and lower quality (fertility) peatsoils with lower ash content, K-exchangeable, Mg-exchangeable, P-available, and P-total.
MENGUBAH SAMPAH MENJADI PELUANG: MENDAUR ULANG PLASTIK DAN MENGOLAH SAMPAH RUMAH TANGGA Rahmawaty Rahmawaty; Abdul Rauf; T. Sabrina; Mohd Hasmadi Ismail; Seca Gandaseca; Muhammad Fuad Abdullah; Peter Aning Tedong; Arif Nuryawan; Darmadi Erwin Harahap; T. Alief Aththorick; Siti Kholizah; Azri Syauki; Fitra Syawal Harahap; Ridahati Rambey
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 5 (2024): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i5.1730-1739

Abstract

Sampah organik dan sampah plastik dapat menimbulkan masalah bagi lingkungan, karena membuat lingkungan menjadi kotor dan bau.  Untuk mengatasi masalah ini maka sampah organik dan sampah plastik tersebut diolah menjadi produk lain. Kegiatan ini dilakukan oleh Kelompok Tani Pondok Miri pada bulan Mei 2022. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengimplementasikan praktik daur ulang sampah plastik dan memanfaatkan sampah rumah tangga sebagai medium tanam dan pupuk untuk tanaman obat guna meningkatkan nilai jual dan pendapatan di antara masyarakat, yang diilustrasikan melalui studi kasus di kelompok tani Pondok Miri Asri, Desa Sei Semayang, Sunggal, Deli Serdang. Daur ulang sampah plastik dilakukan dengan menggunakan pipa paralon, botol bekas yang multifungsi untuk menanam tanaman obat, serta galon/gelas air mineral untuk menanam tanaman obat. Pengumpulan sampah plastik, seperti botol plastik, bungkus makanan, bekas pembungkus minyak, bekas gelas plastik, dan sejenisnya, dilakukan di Desa Sei Semayang, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang untuk dijadikan wadah tanam bagi tanaman obat.
PENDAMPINGAN KELOMPOK NELAYAN DALAM PENGELOLAAN EKOWISATA MANGROVE DI DESA LAMA KECAMATAN HAMPARAN PERAK DELI SERDANG SUMATERA UTARA Rahmawaty Rahmawaty; Abdul Rauf; Mohd Hasmadi Ismail; Seca Gandaseca; Arif Nuryawan; Takahiro Fujiwara; Darmadi Erwin Harahap
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 5 (2024): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i5.1625-1634

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat berskema internasional ini bekerjasama dengan Kelompok Nelayan (KN) Pantai Indah di Dusun 1 Desa Lama, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara. Permasalahan yang dihadapi mitra saat ini adalah rendahnya pendapatan dan belum adanya pengelolaan mangrove yang dapat meningkatkan pendapatan mereka. Kegiatan bertujuan untuk memberikan pendampingan kepada kelompok nelayan dalam pengelolaan ekowisata mangrove. Beberapa kegiatan ang dilakukan adalah dengan menginventarisasi lokasi yang akan dijadikan lokasi ekowisata mangrove, pembibitan dan penanaman pohon MPTS dan jenis mangrove, dan menginventarisasi jenis-jenis produk yang akan dikembangkan dan dijual untuk menambah pendapatan kelompok nelayan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa lokasi ekowisata mangrove dan pembibitan serta penanaman mangrove yang cocok berada di Dusun 1, Desa Lama, Hamparan Perak. Adapun produk yang dapat dikembangkan adalah hasil tangkap nelayan, seperti ikan dan udang. Selain itu kuliner juga dapat dikembangkan di desa ini, seperti kelapa muda dan makanan khas desa tersebut. Kelompok nelayan ini sangat antusias dengan adanya kegiatan pendampingan ini dan berharap dapat berlanjut untuk tahun-tahun berikutnya