Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Al-Dirayah

TEORI AL-ṢARFAH DAN RELEVANSINYA TERHADAP KEOTENTIKAN AL-QUR’AN Ayu Annisa; Pathurrahman; Andy Hariyono
Al-Dirayah Vol. 11 No. 1 (2023): Jurnal Al-Dirayah
Publisher : STIQ al-Lathifiyyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis teori Al-Ṣarfah dan menjelajahi relevansinya terhadapkeotentikan Al-Qur’an. Konsep Al-Ṣarfah menjelaskan bahwa ada upaya Allah Swt untuk mencegah manusia danmencabut kemampuan, motivasi, ilmu, dan pengetahuan yang diperlukan untuk menandingi Al-Qur’an. KeotentikanAl-Qur’an menjadi fokus utama dalam penelitian ini, dengan penekanan pada pemahaman yang lebih mendalamtentang teori Al-Ṣarfah terhadap interpretasi dan pemahaman Al-Qur’an. Penelitian menggunakan studi pustakauntuk meninjau teori Al-Ṣarfah dan keotentikan Al-Qur’an dari berbagai sumber yang relevan. Hasil penelitian inimengungkapkan bahwa teori Al-Ṣarfah memiliki relevansi yang signifikan terhadap keotentikan Al-Qur’an. Dalamproses analisis, teori Al-Ṣarfah mempertimbangkan konteks kebahasaan, dan perbedaan budaya pada saatpenurunan wahyu. Pemahaman yang lebih mendalam tentang teori Al-Ṣarfah dapat memberikan wawasan yangberharga bagi pemahaman dan interpretasi Al-Qur’an. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam bidangstudi Al-Qur’an dan ilmu-ilmu terkait. Temuan penelitian ini dapat digunakan untuk memperkaya pemahamankeagamaan, bahwa teori Al-Ṣarfah mempinyai sisi lain terkait keotentikan Al-Qur’an dan mengembangkan pemikirankritis dalam memahami wahyu yang terkandung dalam Al-Qur’an.
EKSISTENSI TUHAN MENURUT K.H. MISBAH MUSTHOFA (Studi Analisis QS. Al-Baqarah [2]: 186 dalam Tafsir Tāj al-Muslimīn) Ayu Annisa; Halimatussa’diyah; Lukman Hakim Husnan
Al-Dirayah Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Al-Dirayah
Publisher : STIQ al-Lathifiyyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pandangan K.H. Misbah Musthofa tentang eksistensi Tuhan melalui studi analisis terhadap penafsiran pada ayat QS. Al-Baqarah [2]: 186 dalam kitab tafsirnya yang berjudul Tajul Al-MusliMin. Penelitian ini melibatkan peninjauan literatur terkait pemikiran K.H. Misbah Musthofa, pendekatan tafsirAl-Quran, dan analisis kontekstual terhadap ayat yang menjadi fokus penelitian. Metodepenelitian yang digunakan adalah metode deskriptif-analitis. Pertama, akan dilakukan peninjauan literatur untuk memahami terkait eksistensi Tuhan. Kemudian, tafsir Tajul Al-Muslimin yang mencakup ayat QS. Al-Baqarah [2]: 186 akan dianalisis secara mendalam untuk memahami penafsiran K.H. Misbah Musthofa terhadap ayat tersebut. Analisis akanmelibatkan identifikasi argumen dan pemahaman konteks ayat yang relevan dalam tafsirTajul Al-MusliMin. Dalam penelitian ini, akan diperhatikan bagaimana K.H. Misbah Musthofamenggambarkan eksistensi Tuhan dalam konteks ayat tersebut, serta kontribusipemikirannya terhadap pemahaman umat Islam tentang eksistensi Tuhan. Hasil penelitianini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang pandangan
HIKMAH ASMA’UL HUSNA DIAKHIR AYAT AL-QUR’AN (Memahami Makna Ar-Razᾱq dan Implikasinya Pada Generasi Sandwich) Ayu Annisa; Pathur Rahman; Deden Mula Saputra
Al-Dirayah Vol. 9 No. 1 (2022): Jurnal Al-Dirayah
Publisher : STIQ al-Lathifiyyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendalami hikmah penggunaan Asmaul Husna, khususnyapemahaman terhadap nama ar-Razᾱq, yang muncul pada akhir ayat Al-Qur'an. Fokuspenelitian ini terutama difokuskan pada implikasi pemahaman tersebut terhadap generasisandwich, yaitu generasi yang berada di antara tanggung jawab merawat orang tua danmerawat anak-anak mereka sendiri. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis teksAl-Qur'an dan studi literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahamanmendalam terhadap Asmaul Husna, khususnya ar-Razᾱq, dapat memberikan wawasan yangmendalam tentang konsep rezeki dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari. Implikasipemahaman ini pada generasi sandwich dapat memperkaya perspektif mereka terhadap peranmereka sebagai penyedia rezeki dan pengelola tanggung jawab keluarga. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami nilai-nilai spiritual yang terkandung dalam Al-Qur'an dan menggali potensi pengaruh positifnya terhadap kehidupan sehari-hari, khususnya dalam konteks generasi sandwich. Implikasi praktis dari penelitian ini dapat membantumasyarakat, terutama generasi sandwich, untuk mengelola peran mereka dengan penuhkesadaran dan memahami konsep rezeki secara holistik.
KONTEKSTUALISASI HADITS MENANAM POHON TERHADAP FENOMENA DOOMSDAY NEWS Ayu Annisa; Emilia Sari
Al-Dirayah Vol. 10 No. 2 (2022): Jurnal Al-Dirayah
Publisher : STIQ al-Lathifiyyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to contextualize the hadiths that talk about the importance of planting trees, butin this case the authors link it to the context of dealing with the Doomsday News phenomenon.Refers to the dissemination of information that often describes a doomsday situation or animpending catastrophe. Although the hadith does not specifically address this phenomenon,there is relevance that can be explored for planting trees as a response to people's concernsabout an uncertain future. This study uses a qualitative approach by analyzing hadiths andrelated literature which provide insights about the Doomsday News. Data was collected througha literature study of hadith books as well as relevant religious literature through the social,historical, and religious background of the hadith and contextualized to society. The results ofthis study are expected to provide an in-depth understanding of the message contained in thehadith with the Doomsday News phenomenon. This research can provide practical guidance forthe community in dealing with anxiety and uncertainty regarding the future, by prioritizingenvironmental values. As well as being able to contribute to religious understanding regardinghuman responsibility in providing a more holistic view when facing frightening news about thefuture. In addition, this research can also be a basis for further research on the relationshipbetween religion, the environment, and actual social issues.