Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Optimasi Waktu Kalsinasi Karbon Aktif dari Bunga Cemara Laut (Casuarina equisetifolia) dalam Kombinasi dengan Bleaching Earth untuk Pemurnian Minyak Jelantah Radhiatul Fadila; Umar Kalmar Nizar
MASALIQ Vol 5 No 3 (2025): MASALIQ: Jurnal Pendidikan dan Sains
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/masaliq.v5i3.6040

Abstract

Used cooking oil is a byproduct of repeated frying processes that undergoes quality degradation due to continuous oxidation and heating, resulting in harmful compounds such as free fatty acids, peroxides, and polymers. This study aims to evaluate the effectiveness of purifying used cooking oil using a combination of two adsorbents: activated carbon derived from Casuarina equisetifolia (beach she-oak) flowers activated with NaOH, and bleaching earth. Activated carbon was synthesized through calcination at varying durations of 45, 60, 75, and 90 minutes to determine the optimal condition. The oil quality was evaluated by measuring acid number, saponification value, density, moisture content, and functional group analysis using infrared spectroscopy (FTIR). The results indicate that activated carbon calcined for 60 minutes produced the best outcomes, reducing the acid number from 14.92 to 5.07 mg KOH/g, increasing the saponification value to 43.33 mg KOH/g, achieving a density of 0.8693 g/mL in accordance with national standards (SNI), and reducing moisture content to 0.4330%. FTIR analysis showed decreased intensity in carbonyl groups and the disappearance of hydroxyl groups, indicating effective removal of polarized and oxidized compounds. These findings demonstrate that the combination of activated carbon from Casuarina equisetifolia flowers and bleaching earth is an effective and environmentally friendly purification method, supporting the sustainable use of biomass waste as adsorbent material.
METODE ATOMIC ABSORPTION SPECTROPHOTOMETRY UNTUK MENDETEKSI KANDUNGAN LOGAM BESI (Fe) DAN MERKURI (Hg) DALAM LIMBAH OUTLET Risma Sari; Nola Gusvita; Umar Kalmar Nizar; Charles Banon
SAINTI: Majalah Ilmiah Teknologi Industri Vol. 20 No. 1 (2023)
Publisher : Politeknik ATI Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52759/sainti.v20i1.194

Abstract

Limbah menjadi persoalan kontemporer seiring kepadatan penduduk yang semakin meningkat. Setiap rumah tangga yang tinggal di perkotaan pasti akan membutuhkan tempat pembuangan air limbah. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan kadar logam besi dan merkuri. Ini dilakukan untuk memastikan kadar dari logam besi dan merkuri yang ada pada outlet sesuai dengan persyaratan yang telah ditetapkan. Efek samping dari logam besi dan merkuri jika pada outlet didapatkan jumlah kadarnya yang terlalu banyak maka outlet tersebut tidak dapat dialirkan langsung ke pemukiman warga, yang jika dialirkan maka dapat membahayakan kesehatan dari masyarakat. Uji kuantitatif yang yang dilakukan untuk menentukan kadar logam besi dengan metode nyala api secara atomic absorption spectrophotometry pada panjang gelombang 248.3 nm dan menentukan kadar logam merkuri dengan metode Mercury Vaporizer Unit (MVU) secara atomic absorption spectrophotometry pada panjang gelombang 253.7 nm. Hasil pengujian kadar logam besi pada sampel outlet yaitu sebesar 0.1969 mg/L. Sedangkan kadar merkuri pada sampel outlet yaitu sebesar 0.0012 mg/L, berdasarkan PerMenLH RI No 05 tahun 2014 dapat disimpulkan bahwa kadar logam besi (Fe) dan merkuri (Hg) yang terkandung di dalam air limbah outlet berada di bawah baku mutu lingkungan yang telah ditetapkan