Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)

Pengaruh Konsentrasi KOH dan K2CO3 pada Pembuatan Elektrolit Bio-baterai dari Limbah Kulit Pusing Ambon (Musa Paradisiaca) Putri, Nabilah Ayunisa; Abu Hasan; Nugroho, Didiek Hari
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 5 No. 4 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-Agustus 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v5i4.23640

Abstract

Limbah kulit pisang merupakan sumber biomassa yang berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan elektrolit ramah lingkungan dalam bio-baterai. Penelitian ini mengkaji pengaruh jenis dan konsentrasi pelarut KOH dan K2CO3 terhadap karakteristik elektrolit bio-baterai dari kulit pisang ambon (Musa paradisiaca). Metode yang digunakan bersifat eksperimental dengan variasi konsentrasi pelarut (0,5 M–2 M) dan massa kulit pisang (15 g dan 30 g). Parameter yang diamati meliputi tegangan, arus, daya listrik, pH, konduktivitas, kapasitas, korosi elektroda, serta uji aplikasi pada lampu LED dan mini fan. Hasil menunjukkan bahwa KOH 1 M dengan 30 g kulit pisang menghasilkan daya maksimum 14,52 mW dan kapasitas 172,53 mAh, meskipun dengan tingkat korosi elektroda yang tinggi. Sebaliknya, K2CO3 lebih stabil dan tidak terlalu korosif, namun daya listriknya lebih rendah. Uji aplikasi menunjukkan bio-baterai dapat menyalakan LED selama 3 jam 28 menit dan mini fan dengan kecepatan penuh. Dengan demikian, limbah kulit pisang berpotensi sebagai bahan elektrolit bio-baterai, dengan jenis dan konsentrasi pelarut sebagai faktor kunci optimasi kinerja dan ketahanan.
PENGOLAHAN SERAT PELEPAH NIPAH (NYPA FRUTICANS) YANG DIPROSES SECARA FISIKA-KIMIA SEBAGAI BAHAN BAKU TEKSTIL Selvia; Dewi, Erwana; Nugroho, Didiek Hari
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 5 No. 06 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-December 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v5i06.24039

Abstract

Industri tekstil di Indonesia memiliki peran penting dalam perekonomian nasional, namun tetap bergantung pada bahan baku sintetis berbasis impor yang berdampak negatif terhadap lingkungan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan alternatif bahan baku yang ramah lingkungan dan tersedia secara lokal. Pelepah nipah ( Nypa Fruticans ), yang merupakan limbah pertanian di daerah pesisir Indonesia, mengandung senyawa lignoselulosa seperti selulosa, hemiselulosa, dan lignin, sehingga berpotensi diolah menjadi serat tekstil alami. Proses ekstraksi serat dilakukan menggunakan alat dekortikator, dilanjutkan dengan perendaman dalam larutan NaOH konsentrasi 4%, 5%, dan 6% selama 60 hingga 300 menit, serta tahap bleaching menggunakan NaClO. Analisis komponen kimia meliputi kadar selulosa, hemiselulosa, dan lignin menggunakan metode Chesson-Datta . Hasil terbaik diperoleh pada perlakuan dengan larutan NaOH 6% dengan waktu perendaman 300 menit, yang menghasilkan kandungan selulosa sebesar 49,73%, hemiselulosa 17,84%, dan lignin 8,71%. Nilai kekuatan tarik mencapai 171,03 MPa. Penurunan signifikan kadar lignin dan hemiselulosa menunjukkan keberhasilan proses delignifikasi, sementara peningkatan kadar selulosa berkontribusi terhadap kekuatan tarik serat. Hasil ini menunjukkan bahwa serat pelepah nipah berpotensi digunakan sebagai bahan baku tekstil ramah lingkungan.