Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Profil Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Peserta Didik SMA di Kecamatan Selong pada pelajaran Biologi Berdasarkan Taksonomi SOLO Muhammad Asfian Nusfi Asri; A. Wahab Jufri; Gito Hadiprayitno; AA Sukarso
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3.751

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur profil kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik SMA berdasarkan taksonomi SOLO di kecamatan Selong, membandingkan kemampuan  berpikir tingkat tinggi peserta didik laki–laki dan perempuan, serta membandingkan kemampuan berpikir peserta didik sekolah negeri dan sekolah swasta. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian ditentukan dengan teknik purposive sampling yaitu kelas XI dari dua sekolah negeri dan dua sekolah swasta di kecamatan Selong Lotim. Sampel penelitian berjumlah 40 orang dengan sebaran masing–masing 10 orang di setiap orang. Kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik diukur dengan instrumen yang dikembangkanan dengan mengacu pada taksonomi SOLO yang terbagi menjadi 5 level, yaitu prastructural, unistructural, multistructural, relational, extended abstract dengan kategori rendah, sedang, dan tinggi. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik di kecamatan Selong berdasarkan taksonomi SOLO yaitu 44,5% peserta didik dengan kategori rendah, 47% dengan kategori sedang, dan 8,5% dengan kategori tinggi. Kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik laki–laki dan perempuan berdasarkan taksonomi SOLO yaitu 40% laki–laki dan 49% perempuan dengan kategori rendah, 53% laki–laki dan 41% perempuan dengan kategori sedang, 7% laki–laki dan 10% perempuan dengan kategori tinggi. Kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik SMA negeri dan SMA swasta berdasarkan taksonomi SOLO yaitu 28% SMA negeri dan 61% SMA swasta dengan kategori rendah, 55% SMA negeri dan 39% SMA swasta dengan kategori sedang, 17% SMA negeri dan 0% SMA swasta dengan kategori tinggi.
Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Android Terintegrasi Game Logika Fidiani Fidiantara; Abdul Wahab Jufri; Gito Hadiprayitno
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3.741

Abstract

Pengembangan sumber belajar berbasis android menjadi salah satu solusi dalam proses pembelajaran pada era digitalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan produk bahan ajar berbasis android terintegrasi game logika yang selanjutnya disebut dengan BABAGO; 2) menguji kelayakan BABAGO; 3) menganalisis respon peserta didik terhadap BABAGO. Jenis penelitian ini adalah research and development (R&D) dengan menggunakan model ADDIE. Subjek uji coba penelitian yakni peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 15 Mataram. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan pembagian kuesioner. Data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif dengan menggunakan Flesch Kincaid Grade Level (FKGL) dan kuantitatif menggunakan statistik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) BABAGO meliputi unsur-unsur: a) identitas, b) kompetensi dasar, c) petunjuk penggunaan, d) materi, e) praktikum mandiri, f) kuis, dan g) game logika: 2) BABAGO terbukti layak digunakan dilihat dari hasil validasi ahli sebesar 0,92 (sangat valid) dan uji keterbacaan dengan menggunakan Flesch Kincaid Grade Level (FKGL) sebesar 7,9 (mudah dipahami): dan 3) peserta didik memberikan respon positif terhadap BABAGO dengan respon sebesar 0,76 (baik). Dapat disimpulkan bahwa BABAGO terbukti layak dan dapat digunakan dalam proses pembelajaran.
Profil Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Peserta Didik SMA di Kecamatan Selong pada pelajaran Biologi Berdasarkan Taksonomi SOLO Muhammad Asfian Nusfi Asri; A. Wahab Jufri; Gito Hadiprayitno; AA Sukarso
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3.751

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur profil kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik SMA berdasarkan taksonomi SOLO di kecamatan Selong, membandingkan kemampuan  berpikir tingkat tinggi peserta didik laki–laki dan perempuan, serta membandingkan kemampuan berpikir peserta didik sekolah negeri dan sekolah swasta. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian ditentukan dengan teknik purposive sampling yaitu kelas XI dari dua sekolah negeri dan dua sekolah swasta di kecamatan Selong Lotim. Sampel penelitian berjumlah 40 orang dengan sebaran masing–masing 10 orang di setiap orang. Kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik diukur dengan instrumen yang dikembangkanan dengan mengacu pada taksonomi SOLO yang terbagi menjadi 5 level, yaitu prastructural, unistructural, multistructural, relational, extended abstract dengan kategori rendah, sedang, dan tinggi. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik di kecamatan Selong berdasarkan taksonomi SOLO yaitu 44,5% peserta didik dengan kategori rendah, 47% dengan kategori sedang, dan 8,5% dengan kategori tinggi. Kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik laki–laki dan perempuan berdasarkan taksonomi SOLO yaitu 40% laki–laki dan 49% perempuan dengan kategori rendah, 53% laki–laki dan 41% perempuan dengan kategori sedang, 7% laki–laki dan 10% perempuan dengan kategori tinggi. Kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik SMA negeri dan SMA swasta berdasarkan taksonomi SOLO yaitu 28% SMA negeri dan 61% SMA swasta dengan kategori rendah, 55% SMA negeri dan 39% SMA swasta dengan kategori sedang, 17% SMA negeri dan 0% SMA swasta dengan kategori tinggi.
Sediment Carbon Stocks and CO₂ Sequestration Capacity in the Bagek Kembar Mangrove Essential Ecosystem Area, West Lombok Eni Suyantri; Gito Hadiprayitno; Didik Santoso; Karnan; M. Liwa Ilhamdi; Pahrurrozi
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 14 No. 2 (2026): June
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bioscientist.v14i2.19485

Abstract

This study aimed to analyze and compare sediment organic carbon stocks, bulk density, and estimated carbon dioxide (CO₂) sequestration in natural and revegetated mangrove areas within the Bagek Kembar Mangrove Essential Ecosystem Area (KEE), Sekotong, West Lombok. Sediment samples were collected to a depth of 100 cm and analyzed using the Loss on Ignition (LOI) method. The results showed that bulk density ranged from 1.19 to 1.50 g/cm³ and tended to decrease with increasing sediment depth. Sediment organic carbon stocks were higher in the natural mangrove area (591.49 Mg C/ha) than in the revegetated mangrove area (575.39 Mg C/ha), with the greatest carbon accumulation observed at depths of 61–100 cm. This difference indicates that natural mangroves have a slightly greater capacity for carbon accumulation than revegetated areas, likely due to more stable stand structure and sediment dynamics. Estimated CO₂ sequestration followed a similar pattern, reaching 2,170.55 Mg CO₂/ha in the natural mangrove area and 2,111.68 Mg CO₂/ha in the revegetated mangrove area. These findings provide a scientific contribution by addressing data gaps on sediment organic carbon stocks and estimated CO₂ sequestration in mangrove ecosystems in Lombok. They also strengthen the basis for conservation- and restoration-oriented management to support climate change mitigation in coastal ecosystems.
Diseminasi Hasil Penelitian Serapan CO₂ pada Semai Mangrove sebagai Upaya Mitigasi Perubahan Iklim di Kawasan Ekowisata Bagek Kembar Eni Suyantri; Imam Bachtiar; Gito Hadiprayitno; Gde Cahyadi Wirajagat; Didik Santoso; Sri Aprilia Nur Larasati
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 2 (2026): April-Juni 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i2.3298

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di Kawasan Ekowisata Bagek Kembar, Lombok Barat, dengan tujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai peran ekosistem mangrove sebagai penyerap karbon dioksida (CO₂) dalam mitigasi perubahan iklim. Kegiatan dilakukan melalui metode sosialisasi, diskusi interaktif, serta diseminasi hasil penelitian terkait estimasi serapan CO₂ pada vegetasi semai mangrove. Hasil penelitian menunjukkan bahwa vegetasi semai mangrove memiliki cadangan karbon sebesar 3,19 ton C/ha yang setara dengan serapan sebesar 11,71 ton CO₂/ha. Nilai ini menegaskan bahwa meskipun berada pada fase awal pertumbuhan, mangrove telah berkontribusi signifikan dalam menyerap CO₂ dari atmosfer melalui akumulasi biomassa. Pendekatan partisipatif dalam kegiatan ini meningkatkan pemahaman masyarakat tentang hubungan antara rehabilitasi mangrove dan penurunan emisi gas rumah kaca. Tingginya partisipasi peserta dalam diskusi menunjukkan meningkatnya kesadaran akan pentingnya mangrove sebagai solusi mitigasi perubahan iklim berbasis ekosistem. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong munculnya inisiatif lokal dalam pengembangan ekowisata berbasis konservasi. Hasil ini menunjukkan bahwa penyampaian hasil penelitian secara langsung efektif dalam meningkatkan literasi lingkungan dan keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan mangrove secara berkelanjutan.
Distribusi Horizontal Burung di Kawasan Ekowisata Mangrove Bagek Kembar, Lombok Barat Sri Aprilia Nur Larasati; Gito Hadiprayitno; Prapti Sedijani; I Wayan Suana; Eni Suyantri
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 13 No. 4 (2025): December
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bioscientist.v13i4.17300

Abstract

This study aims to determine the horizontal distribution of birds based on habitat type, namely fish ponds, rehabilitated mangroves, and natural mangroves, located in the Bagek Kembar Mangrove Area. Observations were conducted in June-July at the Bagek Kembar Mangrove Area, Sekotong. This research uses a transect method, following the paths found at three observation locations. Bird observations were conducted twice, in the morning (06:30-09:30 WITA) and evening (15:30-18:30 WITA). The results recorded 57 species, with the dominant habitat for finding bird species being the natural mangrove area, which has a fairly dense and diverse vegetation structure. The horizontal distribution of birds in the Bagek Kembar Mangrove Area is illustrated using CANOCO for Windows 4.5 with a PCA (Principal Component Analysis) diagram. This study concludes that bird diversity is higher in natural mangrove habitats compared to fishpond and rehabilitated mangrove habitats, making this area important for supporting conservation and the development of birdwatching ecotourism.