Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Profil Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Peserta Didik SMA di Kecamatan Selong pada pelajaran Biologi Berdasarkan Taksonomi SOLO Muhammad Asfian Nusfi Asri; A. Wahab Jufri; Gito Hadiprayitno; AA Sukarso
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3.751

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur profil kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik SMA berdasarkan taksonomi SOLO di kecamatan Selong, membandingkan kemampuan  berpikir tingkat tinggi peserta didik laki–laki dan perempuan, serta membandingkan kemampuan berpikir peserta didik sekolah negeri dan sekolah swasta. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian ditentukan dengan teknik purposive sampling yaitu kelas XI dari dua sekolah negeri dan dua sekolah swasta di kecamatan Selong Lotim. Sampel penelitian berjumlah 40 orang dengan sebaran masing–masing 10 orang di setiap orang. Kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik diukur dengan instrumen yang dikembangkanan dengan mengacu pada taksonomi SOLO yang terbagi menjadi 5 level, yaitu prastructural, unistructural, multistructural, relational, extended abstract dengan kategori rendah, sedang, dan tinggi. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik di kecamatan Selong berdasarkan taksonomi SOLO yaitu 44,5% peserta didik dengan kategori rendah, 47% dengan kategori sedang, dan 8,5% dengan kategori tinggi. Kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik laki–laki dan perempuan berdasarkan taksonomi SOLO yaitu 40% laki–laki dan 49% perempuan dengan kategori rendah, 53% laki–laki dan 41% perempuan dengan kategori sedang, 7% laki–laki dan 10% perempuan dengan kategori tinggi. Kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik SMA negeri dan SMA swasta berdasarkan taksonomi SOLO yaitu 28% SMA negeri dan 61% SMA swasta dengan kategori rendah, 55% SMA negeri dan 39% SMA swasta dengan kategori sedang, 17% SMA negeri dan 0% SMA swasta dengan kategori tinggi.
Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Android Terintegrasi Game Logika Fidiani Fidiantara; Abdul Wahab Jufri; Gito Hadiprayitno
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3.741

Abstract

Pengembangan sumber belajar berbasis android menjadi salah satu solusi dalam proses pembelajaran pada era digitalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan produk bahan ajar berbasis android terintegrasi game logika yang selanjutnya disebut dengan BABAGO; 2) menguji kelayakan BABAGO; 3) menganalisis respon peserta didik terhadap BABAGO. Jenis penelitian ini adalah research and development (R&D) dengan menggunakan model ADDIE. Subjek uji coba penelitian yakni peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 15 Mataram. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan pembagian kuesioner. Data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif dengan menggunakan Flesch Kincaid Grade Level (FKGL) dan kuantitatif menggunakan statistik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) BABAGO meliputi unsur-unsur: a) identitas, b) kompetensi dasar, c) petunjuk penggunaan, d) materi, e) praktikum mandiri, f) kuis, dan g) game logika: 2) BABAGO terbukti layak digunakan dilihat dari hasil validasi ahli sebesar 0,92 (sangat valid) dan uji keterbacaan dengan menggunakan Flesch Kincaid Grade Level (FKGL) sebesar 7,9 (mudah dipahami): dan 3) peserta didik memberikan respon positif terhadap BABAGO dengan respon sebesar 0,76 (baik). Dapat disimpulkan bahwa BABAGO terbukti layak dan dapat digunakan dalam proses pembelajaran.
Profil Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Peserta Didik SMA di Kecamatan Selong pada pelajaran Biologi Berdasarkan Taksonomi SOLO Muhammad Asfian Nusfi Asri; A. Wahab Jufri; Gito Hadiprayitno; AA Sukarso
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3.751

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur profil kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik SMA berdasarkan taksonomi SOLO di kecamatan Selong, membandingkan kemampuan  berpikir tingkat tinggi peserta didik laki–laki dan perempuan, serta membandingkan kemampuan berpikir peserta didik sekolah negeri dan sekolah swasta. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian ditentukan dengan teknik purposive sampling yaitu kelas XI dari dua sekolah negeri dan dua sekolah swasta di kecamatan Selong Lotim. Sampel penelitian berjumlah 40 orang dengan sebaran masing–masing 10 orang di setiap orang. Kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik diukur dengan instrumen yang dikembangkanan dengan mengacu pada taksonomi SOLO yang terbagi menjadi 5 level, yaitu prastructural, unistructural, multistructural, relational, extended abstract dengan kategori rendah, sedang, dan tinggi. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik di kecamatan Selong berdasarkan taksonomi SOLO yaitu 44,5% peserta didik dengan kategori rendah, 47% dengan kategori sedang, dan 8,5% dengan kategori tinggi. Kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik laki–laki dan perempuan berdasarkan taksonomi SOLO yaitu 40% laki–laki dan 49% perempuan dengan kategori rendah, 53% laki–laki dan 41% perempuan dengan kategori sedang, 7% laki–laki dan 10% perempuan dengan kategori tinggi. Kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik SMA negeri dan SMA swasta berdasarkan taksonomi SOLO yaitu 28% SMA negeri dan 61% SMA swasta dengan kategori rendah, 55% SMA negeri dan 39% SMA swasta dengan kategori sedang, 17% SMA negeri dan 0% SMA swasta dengan kategori tinggi.