Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI TATA KELOLA INDEKS PENYAKIT DALAM MENUNJANG PELAPORAN REKAM MEDIS DI RUMAH SAKIT X Wiwik Lestari; Johni S. Pasaribu; Erix Gunawan
Media Bina Ilmiah Vol. 18 No. 7: Februari 2024
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33758/mbi.v18i7.697

Abstract

Dalam keseharian tidak mungin kita menghindari teknologi, pun saat bekerja, teknologi informasi sudah menjadi bagian yang tidak bisa di pisahkan, namun ketidak merataannya perkembangan teknologi masih kentara pada jeni jenis pekerjaan yang banyak melibatkan data manual dan pengambilan keputusan secara konvensional, dalam penelitian kali penulis membuat perancangan sistem informasi menggunakan metodologi AGILE dengan harapan akan membantu meringankan dan memperbaiki sistem konvensional yang ada dalam hal ini melibatkan proses indeksing penyakit secara konvensional yang menjadi pemicu timbulnya permaslahan seperti: 1) waktu pelaporan yang lama; 2) isi laporan yang kurang akurat; 3)pengambilan keputusan menjadi kurang meyakinkan, dengan adanya perancangan sistem ini diharapkan akan mampu mengatasi hal hal yang timbul akibat metode konvensional
Media Pembelajaran di Sekolah Dasar Berbasis Kearifan Lokal Hutan Mangrove Wiwik Lestari; Vivi Uvaira Hasibuan; Stelly Martha Lova; Fitri Yani
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 5 No 2 (2021): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v5i2.2580

Abstract

Pendidikan berbasis kearifan lokal merupakan aktualisasi pembelajaran yang berorientasi pada penanaman nilai-nilai budaya dan kebiasaan masyarakat setempat. Dalam hal ini pendekatan etnopedagogi di sekolah dasar perlu diimplementasikan dengan strategi maupun media pembelajaran inovatif yang mampu menarik perhatian siswa untuk memahami dan mengaplikasikan kearifan lokal hutan mangrove di Paluh Merbau. Penelitian ini menggunakan mixed methods dengan strategi triangulasi konkuren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etnopedagogi sebagai pendekatan pembelajaran yang diimplementasikan melalui kegiatan pembelajaran yang menyajikan media berbasis kearifan lokal lebih efektif. Dalam penggunaan media berbasis keunggulan lokal hutan mangrove dalam proses pembelajaran diiringi dengan berbagai aktivitas bermain, sehingga menciptakan pembelajaran yang aktif, inovatif, kreatif, efektif, dan menyenangkan (PAIKEM). Hal ini menunjukkan bahwa pendekatan etnopedagogi berhasil diterapkan pada pembelajaran di sekolah dasar jika pelaksanaannya disajikan dengan kegiatan pembelajaran inovatif seperti media belajar pendukung berbasis kearifan lokal.
Penyuluhan Seks Sebagai Upaya Pencegahan Pelecehan Seksual di Sekolah Dasar Waluyo, Sujoko; Vivi Uvaira Hasibuan; Wiwik Lestari; Yani, Fitri
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat METHABDI Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat METHABDI
Publisher : Universitas Methodist Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46880/methabdi.Vol5No2.pp237-242

Abstract

Research on the prevention of sexual harassment in elementary schools requires a holistic approach involving all parties. A total of 25 elementary school students participated in this activity. Through material delivery, group discussions, and role-playing, participants were provided with a comprehensive understanding of various forms of sexual harassment, their impacts, and preventive and response measures. Evaluation results showed a significant increase in participants' knowledge and attitudes. Quantitative data analysis indicated a significant disparity between participants' pre-test and post-test scores (W=17.5; p=0.003), with the average post-test score exceeding the pre-test score. This finding indicates that after participating in the activity, participants' understanding of sexual harassment issues significantly improved. Further analysis of each item in the questionnaire revealed that the most significant difference occurred in questions regarding the types of sexual harassment (W=8; P<0.001). These results indicate that before participating in the activity, most participants were unaware that some of the behaviors they experienced or witnessed constituted sexual harassment. The program emphasized the importance of clear policies and procedures, education and training for teachers, school personnel, and students, and parental participation in prevention initiatives. Furthermore, the event emphasized the importance of creating a safe and inclusive school climate, as well as ongoing monitoring and evaluation of existing policies and programs. Collaboration with third parties was also deemed necessary to provide additional resources and support. By implementing these measures, elementary schools are expected to provide a safe and supportive environment for all children, build a healthy learning environment, and encourage overall child development. The strong collaboration with SD Kartini made this activity a success, and it is hoped that it can serve as a model for similar activities in the future.