Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Efektivitas Aerobik Exercise Kombinasi Walking Exercise Terhadap Penurunan Kadar Glukosa Darah Pasien dengan Diabetes Mellitus Tipe 2 Haslina, Haslina
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v4i4.1412

Abstract

Diabetes mellitus adalah hiperglikemia yang disebabkan oleh resistensi insulin dan kegagalan sel beta pankreas, hal ini disebabkan salah satunya oleh kurangnya aktifitas fisik. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuktikan pengaruh kombinasi arobic exercise dan walking exercise terhadap terhadap penurunan kadar glukosa darah pasien dengan diabetes mellitus tipe 2. Penelitian ini menggunakan Quasy Experiment dengan pendekatan Pre- Post test control gruop design. Populasi penelitian adalah pasien Diabetes mellitus di wilayah kerja Puskesmas Gading Kota Surabaya. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik consecutive sampling sesuai dengan kriteria inklusi dengan total 40 pasien. Intervensi kombinasi Aerobic exercise dan Walking exercise dilakukan 3 kali perminggu selama 4 minggu, sehingga total latihan sebanyak 12 kali. Pengukuran nilai GDS dilakukan sebelum (pre-test) diberikan intervensi dan setelah 4 minggu pemberian intervensi dilakukan (post test) . Alat yang digunakan yaitu Glukose Test Meter dan lembar observasi Analisa data menggunakan Man Whitney Test. Hasil didapatkan perbedaan kadar glukosa darah pada kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Nilai rata-rata pada kelompok perlakuan yaiu 172,60 dan nilai rata-rata pada kelompok kontrol yaitu 211,70 dengan nilai p value 0,000 (p <0,05). Hasil uji beda 2 kelompok didapatkan nilai signifikansi p value 0,006 (p <0,05). Latihan arobic dan walking exercise dapat menurunkan kadar glukosa darah pada pasien diabetes mellitus tipe 2 setelah diberikan latihan aerobic kombinasi walking exercise selama 12 kali latihan atau selama 1 bulan dengan durasi latihan 30 menit dengan latihan aerobic low impack
Waspada terhadap masalah gizi melalui pesan pedoman umum gizi seimbang (PUGS) Haslina, Haslina
Jurnal Pengembangan Rekayasa dan Teknologi Vol. 1 No. 1 (2017): Mei (2017)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jprt.v14i1.533

Abstract

Lite mengubah gaya dan perilaku telah dimakan membangkitkan masalah gizi, yaitu masalah yang lebih dan  gizi kurang dengan risiko berbagai penyakit yang ditimbulkan, Upaya overcomings masalah gizi menyesuaikan diri hidup  sumur dan teratur dengan hidangan mengkonsumsi sehari-hari dengan komposisi zat gizi yang seimbang berdasarkan  pada keseimbangan gizi umum panduan pesan (PUGS). PUGS penuh 13 pesan utama. lt penting  untuk mengetahui dan dipraktekkan oleh semua orang di semua kelompok dan lapisan masyarakat untuk sumur hidup,  Kata kunci: gaya hidup, masalah gizi, PUGS
Sosialisasi Titik Kritis Keamanan Pangan dan Pembuatan Produk Saus Tomat Di SMK N 4 Kendal Azkia, Mita Nurul; Nofiyanto, Erwin; Haslina, Haslina
TEMATIK Vol. 5 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/tmt.v5i1.11602

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa SMK N 4 Kendal terkait titik kritis keamanan pangan dan keterampilan memproduksi saus tomat yang aman serta berkualitas. Kegiatan dimulai dengan menjalin kemitraan dengan pihak sekolah dan menyusun media komunikasi berupa leaflet yang berisi informasi keamanan pangan dan tahapan pembuatan produk. Sosialisasi dilakukan melalui ceramah interaktif, menitikberatkan pada aspek kebersihan bahan baku, peralatan, serta proses pengolahan. Evaluasi sebelum dan sesudah program menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman siswa, dengan rata-rata pemahaman meningkat dari 60-70% menjadi di atas 80-90%. Metode yang diterapkan terbukti efektif dalam menyampaikan materi secara praktis dan aplikatif. Selain memahami konsep teoretis, siswa mampu mempraktikkan keamanan pangan dalam pembuatan saus tomat, termasuk memilih bahan alami tanpa tambahan berbahaya. Program ini diharapkan berkontribusi pada peningkatan kesadaran dan kesiapan siswa untuk terlibat di industri pangan.