Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Media Teknik Sipil

Karakteristik Marshall Campuran Aspal Porus dengan Penambahan Polyurethane Pria Rizky Candra; Henri Siswanto; Boedi Rahardjo
Media Teknik Sipil Vol. 19 No. 1 (2021): Februari 2021
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jmts.v19i1.14681

Abstract

Porous asphalt mempunyai kelemahan yaitu stabilitas yang rendah, maka perlu usaha untuk meningkatkannya. Modifikasi aspal polyurethane menjadi alternatif untuk meningkatkan performa porous asphalt. Penelitian bertujuan untuk menganalisis karakteristik aspal porous dengan penambahan polyurethane. Kadar polyurethane, yang dipakai adalah 0%, 1%, 2%, 3%, dan 4% terhadap berat aspal. Metode analisis yang digunakan adalah parameter Marshal. Hasil penelitian yang didapat adalah polyurethane meningkatkan performa aspal porous, yaitu penambahan polyurethane dalam aspal porous meningkatkan stabilitas, flow, dan MQ, dan menurunkan VIM. Berdasarkan nilai stabilitas maka kadar aspal polyurethane terbaik adalah  2%.
Analisis Kemampuan Membayar dan Kemauan Membayar Pengguna Jasa Angkutan Umum Trayek AL (Arjosari-Landungsari) Kota Malang Ahmad Affandi; Henri Siswanto; Bambang Supriyanto
Media Teknik Sipil Vol. 22 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jmts.v22i1.30680

Abstract

Transportasi umum di Kota Malang masih menghadapi tantangan rendahnya jumlah pengguna meskipun pandemi Covid-19 telah berakhir. Penelitian ini berfokus pada analisis karakteristik pengemudi dan pengguna angkutan umum di rute AL, serta menilai kemampuan membayar (ATP) dan kesediaan membayar (WTP) pengguna. Pengumpulan data dilakukan melalui survei lapangan dengan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua pengemudi angkutan umum di rute AL adalah laki-laki, dengan mayoritas berusia 51-65 tahun. Penghasilan harian mereka berkisar antara Rp50.000 hingga Rp100.000, dan sebagian besar memiliki pengalaman mengemudi lebih dari 20 tahun. Kendaraan yang digunakan sebagian besar berusia lebih dari 20 tahun. Dari sisi pengguna, mayoritas adalah perempuan berusia 31-50 tahun, dengan penghasilan bulanan antara Rp1.000.000 hingga Rp2.000.000. Frekuensi penggunaan angkutan umum ini sebagian besar berkisar antara 2-4 kali per minggu. Penelitian juga menemukan bahwa ATP pengguna rute AL adalah Rp4.334,43, sedangkan WTP hanya Rp4.043,01, yang berada di bawah tarif saat ini. Hal ini menunjukkan perlunya peningkatan kualitas layanan untuk menarik lebih banyak pengguna, sehingga angkutan umum dapat menjadi pilihan yang lebih menarik di Kota Malang.