Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Archive of Community Health

GAMBARAN PERSEPSI IBU MENYUSUI TENTANG PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF BAGI IBU BEKERJA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TABANAN II Ni Luh Putu Ratna Dewi; Ni Wayan Armini; Listina Ade Widya Ningtyas
ARCHIVE OF COMMUNITY HEALTH Vol 10 No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Udayana Berasosiasi Dengan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/ACH.2023.v10.i02.p14

Abstract

ABSTRAK Pemberian ASI secara eksklusif adalah pemberian ASI tanpa makanan dan minuman tambahan lain pada bayi berumur nol sampai enam bulan. Kurangnya pengetahuan tentang manfaat ASI, gencarnya promosi susu formula serta banyak ibu menyusui yang meninggalkan bayi mereka untuk bekerja menyebabkan tingkat pemberian ASI Eksklusif rendah. Tujuan penelitian untuk mengetahui persepsi ibu menyusui tentang pemberian ASI Eksklusif bagi ibu bekerja. Data yang digunakan adalah data primer, jenis penelitian yg digunakan adalah deskriptif. Penelitian dilakukan di semua posyandu yang ada di wilayah Puskesmas Tabanan II yang memiliki bayi yang lahir di bulan Maret – September 2022. Sampel penelitian sebanyak 58 orang dengan menggunakan total sampling. Karakteristik responden yaitu mayoritas berumur 20 – 35 tahun, pendidikan terakhir SMA/SMK, bekerja > 8 jam sehari, adanya dukungan suami dan keluarga terhadap pemberian ASI dan pengetahuan yang cukup tentang pemberian ASI Eksklusif untuk ibu bekerja. Identifikasi persepsi positif diperoleh dari ibu berumur 20-35 tahun, pendidikan tinggi, ibu bekerja >8 jam, suami dan keluarga mendukung, serta pengetahuan cukup dalam pemberian ASI. Kesimpulan pada penelitian ini sebagian besar responden memiliki persepsi positif terhadap pemberian ASI eksklusif. Kata Kunci: Persepsi, ASI Eksklusif. ABSTRACK Exclusive breastfeeding is breastfeeding without other additional food and drinks for infants aged zero to six months. Lack of knowledge about the benefits of breastfeeding, intensive promotion of formula milk and many breastfeeding mothers leaving their babies to work have caused the rate of exclusive breastfeeding low. The aim of the study was to determine the perceptions of breastfeeding mothers about exclusive breastfeeding for working mothers. The data used is primary data, the type of research used is descriptive. The research was conducted at all Posyandu in the Tabanan II Health Center area which had babies born in March - September 2022. The study sample was 58 people using total sampling. The characteristics of the respondents were that the majority were aged 20-35 years, graduated from high school/vocational school, worked > 8 hours a day, husband and family support for breastfeeding supported as much as 81.0%, and sufficient knowledge about exclusive breastfeeding for working mothers. Identification of positive perceptions was obtained from mother aged 20-35 years, higher education, working mothers >8 hours, supportive husbands and families, and adequate knowledge of breastfeeding. The conclusion was that the majority of respondents have positive perceptions of exclusive breastfeeding. Keywords: Perceptions, Exluive breastfeeding.
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN WANITA USIA SUBUR TENTANG PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI DI DESA MUNDEH TAHUN 2023 Juliani Waisnawati, Ni Kadek; Erawati, Ni Luh Putu Sri; Widya Ningtyas, Listina Ade
ARCHIVE OF COMMUNITY HEALTH Vol 10 No 3 (2023): Desember 2023
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Udayana Berasosiasi Dengan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/ACH.2023.v10.i03.p07

Abstract

ABSTRAKKanker merupakan pertumbuhan yang tidak normal dari sel-sel jaringan tubuh yang berubah menjadi ganas. Wanita termasuk golongan risiko tinggi terkena kanker payudara. SADARI merupakan salah satu cara yang efisien dan efektif sebagai pendeteksi dini kanker payudara. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan di Desa Mundeh tahun 2021 terdapat kejadian kanker payudara sebanyak lima orang (0,66%). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan wanita usia subur tentang pemeriksaan payudara sendiri. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional yang dilakukan pada bulan Maret-April 2023 di Desa Mundeh. Teknik sampling yang digunakan adalah probability sampling dengan metode random sampling. Sampel berjumlah 88 orang. Pengumpulan data dengan kuesioner. Hasil penelitian menunjukan sebagian besar responden yang berusia >35 tahun (74,5%) memiliki pengetahuan baik. Mayoritas WUS berpendidikan SMP (70,0%) memiliki pengetahuan baik dan sebagian besar WUS yang bekerja (70,7%) memiliki pengetahuan baik. Diharapkan WUS lebih aktif mencari informasi tentang kanker payudara dan diimbangi dengan tenaga kesehatan yang terus gencar memberikan informasi terbaru tentang kanker payudara sehingga masyarakat lebih memahami pentingnya melakukan SADARI sejak dini.Kata Kunci: Pemeriksaan SADARI, Pengetahuan, WUS.