Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Journal of Innovative and Creativity

Konsep Pendidikan Nilai (Karakter) Menurut KH. Abdurrahman Wahid dan Ibnu Sina Fajar Indriyani; Mukh Nursikin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.205

Abstract

Pendidikan nilai merupakan aspek penting dalam sistem pendidikan Islam yang bertujuan membentuk individu yang berakhlak mulia dan bermoral tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan konsep pendidikan nilai menurut KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan Ibnu Sina serta relevansinya dalam pendidikan modern. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui studi pustaka terhadap berbagai literatur yang membahas pemikiran kedua tokoh tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gus Dur menekankan pendidikan yang inklusif, demokratis, dan berbasis nilai-nilai pluralisme serta kemanusiaan, sedangkan Ibnu Sina lebih menekankan keseimbangan antara intelektual, moral, dan spiritual dalam pendidikan. Kedua pemikiran ini tetap relevan dalam sistem pendidikan saat ini dan dapat dikombinasikan untuk menciptakan model pendidikan yang tidak hanya mencetak individu cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan etika yang tinggi.
Pendidikan Karakter Di Era Society 5.0 Pada Lembaga Pendidikan Ardina Maharani; Mukh Nursikin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1576

Abstract

This article aims to analyze character education in the era of society 5.0 in educational institutions. Character education is very important to instill in students in the current era. The era of society 5.0 is a concept that emphasizes the integration between technology and humans in achieving social and sustainable welfare. This research is a library research, where data is obtained through references to books, articles, and scientific papers related to the topic of discussion. The results showed that the development and implementation of character education in the era of society 5.0 in educational institutions brought significant changes to education and teachers must be ready to face changes by mastering technology and developing skills. It is also expected to form a young generation that has morals and Pancasila values which include honesty, creativity, discipline, communication skills, innovation, self-confidence, tolerance, and the ability to interact socially and communicate well in the school, home, and community environment.
Implementasi Pembiasaan Keagamaan dalam Membentuk Karakter Siswa di Madrasah Ibtidaiyah Asas Islam Kalibening Ardina Maharani; Mukh Nursikin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4252

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi pembiasaan keagamaan di Madrasah Ibtidaiyah Asas Islam Kalibening dalam membentuk karakter siswa. Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan Temuan menunjukkan bahwa berbagai program pembiasaan keagamaan, seperti Rabu Qur’ani, shalat Zuhur berjamaah, shalat Dhuha, membaca Al-Qur'an, dan kegiatan ziarah kubur, terbukti efektif dalam menanamkan nilai-nilai religius dan membentuk karakter positif pada siswa. Artikel ini menyimpulkan bahwa pembiasaan keagamaan yang terstruktur dan konsisten memiliki peran krusial dalam pendidikan karakter di lingkungan madrasah. Pembiasaan keagamaan di Madrasah Ibtidaiyah Asas Islam Kalibening terbukti efektif dalam membentuk karakter siswa.
Studi Komparatif Implementasi Model Pembelajaran STAD (Student Team Achievement Divisions) dan Model Pembelajaran Konvensional pada Materi Fikih di Madrasah Ibtidaiyah Ardina Maharani; Mukh Nursikin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4253

Abstract

This study aims to examine and compare the effectiveness of the STAD (Student Team Achievement Divisions) cooperative learning model with the conventional learning model on student learning outcomes in Fiqh material at Madrasah Ibtidaiyah (MI). Low PAI learning outcomes are often caused by conventional teacher-centered methods, which make students passive. Therefore, there is a need for innovative learning models that can increase student participation. This study uses a literature review method by analyzing various secondary data sources, such as scientific journal articles, books, and research reports published in the last five years. The collected data were analyzed qualitatively using content and comparative analysis techniques. The results of the literature review show that the STAD (Student Team Achievement Divisions) learning model is significantly more effective in improving student learning outcomes than conventional models. The application of STAD (Student Team Achievement Divisions) has been proven to be able to foster motivation, learning activities, and student collaboration through teamwork, individual quizzes, and team recognition. In addition, this model also contributes to the formation of positive character traits, such as responsibility and cooperation. Based on these findings, it is concluded that the STAD (Student Team Achievement Divisions) model is a superior alternative for teaching Fiqh in MI, encouraging the creation of a more interactive and student-centered learning environment.
Pendidikan Karakter Cinta Damai Sebagai Fondasi Kehidupan Harmonis Riski Handayani; Mukh Nursikin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4640

Abstract

Tulisan ini mengkaji tentang implementasi nilai Pendidikan KarakterCinta Damai sebagai Fondasi Masyarakat Harmonis di SMP Negeri 1 Bawen Kabupaten Semarang. Tujuannya adalah untuk mendeskripsikan implementasi pendidikan karakter cinta damai pada siswa di SMP Negeri 1 Bawen Kabupaten Semarang Jawa Tengah Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter cinta damai di SMP Negeri 1 Bawen telah dilaksanakan dengan baik melalui berbagai program dan kegiatan, seperti budaya sekolah 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, dan Santun), pembelajaran di kelas, program layanan BK, Jumat Tematik, classmeet dan gelar karya, ekstra pramuka, serta projek penguatan profil pelajar Pancasila dengan membuat video literasi tentang sekolah anti bullying. Faktor pendukung pendidikan karakter cinta damai di SMP Negeri 1 Bawen antara lain kemauan dan semangat anak, dukungan pihak sekolah, kerjasama yang baik antar guru dan staf karyawan, serta kesadaran guru dan warga sekolah akan pentingnya pendidikan karakter. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa pendidikan karakter cinta damai telah berhasil membentuk karakter siswa yang ramah, sopan, santun, dan cinta damai.