Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENGARUH KEPRIBADIAN, KECERDASAN EMOSIONAL DAN KUALITAS KERJA TERHADAP PENGEMBANGAN KARIR DI PT. TENANG JAYA SEJAHTERA KARAWANG. Azmi Amrulloh; Muhammad Kosim; Nining Yuningsih
Prosiding SEMANIS: Seminar Manajemen Bisnis Vol. 2 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Prosiding SEMANIS: Seminar Manajemen Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap Perusahaan dalam melakukan aktivitasnya memiliki tujuan yang harus dicapai, dan untuk mencapai tujuan tersebut setiap Perusahaan harus pandai dalam memilih strategi,terutama dalam perencanaan sumber daya manusia. untuk itu PT. Tenang Jaya Sejahtera sangat penting untuk memperhatikan Sumber Daya Manusia dari segi Kepribadian, Kecerdasan Emosional dan Kualitas Kerja yang dimiliki setiap karyawan. PT.Tenang Jaya Sejahtera sebagai salah satu Upaya yang menentukkan suatu keberhasilan dari sebuah Sumber Daya Manusia,fenomena yang terjadi dimana karyawan dalam melakukan tugasnya kurang paham disebabkan kepribadian yang tidak baik,kecerdasan emosional yang kurang serta kualitas kerja yang tidak tercapai sehingga karyawan tidak mampu mengembangkan karier. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Kepribadian, Kecerdasan Emosional dan Kualitas Kerja terhadap Pengembangan Karier PT. Tenang Jaya Sejahtera. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini karyawan PT Tenang Jaya Sejahtera. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini,penelitian kuantitatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini,teknik sampling jenuh yaitu teknik pengambilan sampel dengan mengambil seluruh anggota populasi digunakan sebagai sampel, sampel yang digunakan dalam penelitian ini yakni seluruh karyawan PT. Tenang Jaya Sejahtera yang berjumlah 50 orang digunakan sebagai sampel. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebar kuesioner pada 50 orang responden. Teknik analisa yang digunakan dalam penelitian ini ,teknik analisis data menggunakan uji instrumen, uji asumsi klasik,uji validitas, uji reliabilitas, uji analisis regresi linear berganda, uji T, uji F, uji hipotesis, dan koefisien determinasi dengan menggunakan alat bantu program SPSS versi 26,0. Berdasarkan tabel hasil uji T semua variabel, Kecerdasan Emosional memiliki nilai paling tinggi sebesar 6.234, maka dapat disimpulkan bahwa Kecerdasan Emosional memiliki pengaruh dominan terhadap pengembangan karier.
Technopreneurial Mindset dan Knowledge Management di Kalangan Wirausahawan Perempuan: Peningkatan Produktivitas dan Kinerja Nining Yuningsih; Ilham Muhammad Mardiputra; Eka Avianti Ayuningtyas; M R Rafli Ramdani; Fitria Amalia
Jesya Vol 9 No 2 (2026): ARTICLES : RESEARCH JUNI 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Washliyah Sibolga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36778/jesya.v9i2.2914

Abstract

Dominasi perempuan dalam sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan pilar utama stabilitas ekonomi nasional, namun keberlanjutannya di era Industri 4.0 terhambat oleh keterbatasan literasi digital, digital anxiety , dan rendahnya efisiensi operasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Technopreneurial mindset terhadap Performance Growth melalui peran mediasi ganda dari Knowledge Management dan Productivity pada UMKM yang dipimpin oleh perempuan. Berlandaskan integrasi Theory of Planned Behaviour (TPB) dan Resource-Based View (RBV), riset ini menggunakan pendekatan kuantitatif kausal-asosiatif. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner campuran (mixed-mode) kepada 158 wirausahawan perempuan di Kabupaten Bekasi, khususnya di koridor industri Jababeka, menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dieksekusi dengan metode Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil analisis struktural (inner model) membuktikan bahwa seluruh hipotesis yang diajukan diterima dengan tingkat signifikansi yang sangat kuat. Technopreneurial mindset terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap knowledge management. Selanjutnya, knowledge management ditemukan berkontribusi positif dan signifikan secara langsung baik terhadap Productivity maupun Performance Growth. Analisis jalur juga mengonfirmasi bahwa Productivity harian memiliki pengaruh positif signifikan dalam mendorong Performance Growth usaha jangka panjang. Temuan ini menegaskan bahwa kesiapan mental berbasis teknologi tidak secara otomatis memicu pertumbuhan bisnis, melainkan membutuhkan kapabilitas knowledge management sebagai intangible resource untuk menyerap keterampilan teknis dan mengoptimalkan produktivitas operasional. Implikasi riset ini menekankan pentingnya program pendampingan teknologi terstruktur bagi UMKM perempuan guna mentransformasikan pola pikir inovatif menjadi ketahanan ekonomi yang riil agar mampu naik kelas dan keluar dari lingkaran ekonomi subsisten.
PENGARUH PEMANFAATAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE, MEDIA SOSIAL, DAN INOVASI PRODUK TERHADAP KEBERLANJUTAN USAHA DI KAB. BEKASI Cut Farrah Aurelia; Nur Rifa Lutfiah; Fynka Ramadhani; Dian Rachmawati; Nining Yuningsih
Prosiding SEMANIS: Seminar Manajemen Bisnis Vol. 4 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Prosiding SEMANIS: Seminar Manajemen Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemanfaatan Artificial Intelligence, media sosial, dan inovasi produk terhadap keberlanjutan usaha di Kabupaten Bekasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner kepada 100 pelaku usaha, yang selanjutnya dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan Artificial Intelligence tidak berpengaruh signifikan terhadap keberlanjutan usaha. Sebaliknya, media sosial dan inovasi produk terbukti berpengaruh positif dan signifikan, dengan inovasi produk sebagai faktor yang paling dominan. Temuan ini menunjukkan bahwa keberlanjutan usaha lebih ditentukan oleh kemampuan pelaku usaha dalam berinovasi serta memanfaatkan media sosial secara efektif, sementara adopsi teknologi Artificial Intelligence belum dimanfaatkan secara optimal. Kata kunci: Artificial Intelligence, media sosial, inovasi produk, keberlanjutan usaha
PELATIHAN KEPEMIMPINAN DAN KERJASAMA TIM (TEAM BUILDING) BAGI PENGURUS LEMBAGA SWADAYA MASYARAKAT DI DESA JATIREJA Nining Yuningsih; Ilham Muhammad Mardiputra; Eka Avianti Ayuningtyas; M R Rafli Ramdani; Lutfi Abdul Hadi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.58875

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas individu dan kolektif pengurus Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Desa Jatireja melalui penguatan aspek kepemimpinan dan kerja sama tim. Masalah utama yang diidentifikasi di lapangan meliputi dominasi pola kepemimpinan tradisional yang bersifat top-down, koordinasi tim yang masih lemah, serta sistem manajemen administrasi organisasi yang belum terstruktur dengan baik. Metode pelaksanaan dirancang secara partisipatif dan bertahap menggunakan pendekatan experiential learning yang meliputi tahapan sosialisasi, pelatihan simulasi, penerapan teknologi manajemen sederhana, serta pendampingan dan evaluasi intensif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman peserta terkait prinsip kepemimpinan partisipatif dan kemampuan manajerial praktis. Keberhasilan ini dibuktikan dengan terbentuknya struktur organisasi yang memiliki pembagian kerja (job description) yang jelas serta draf rencana kerja tahunan yang lebih terukur. Pelatihan ini terbukti berhasil mengubah tata kelola organisasi dari yang sebelumnya bersifat insidental menjadi lebih profesional, transparan, dan terencana. Simpulan dari kegiatan pengabdian ini adalah bahwa penggunaan pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman sangat efektif dalam mendorong transformasi perilaku organisasi serta kemandirian lembaga di tingkat desa.